Release info

여름아 부탁해 Home for Summer E07 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-05-08
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Home for Summer"

"Lee Young Eun, Yoon Sun Woo"

"Kim Sa Kwun, Lee Chae Young"

"Kim San Ho, Na Hye Mi"

"Kim Ye Ryung, Kim Hye Ok, Lee Han Wi"

"Kang Seok Woo, Moon Hee Kyeong"

"Song Min Jae"

"Home for Summer"

"Episode 7"

Kamu di sini, Sang Mi.

Aku baru saja akan meneleponmu.

- Kenapa? - Ada peralatan yang tidak berfungsi

dan semua pemesanan ditunda.

Begitu, ya?

Kenapa kamu kemari pukul sebegini?

Untuk apa lagi? Tentu saja untuk perawatan.

- Tapi peralatannya tidak berfungsi. - Benarkah?

- Minum teh di kantor ayah saja. - Baiklah.

Sang Mi.

Bagaimana jika kamu berhenti menganggur dan bantu ayah?

- Membantu apa? - Mengelola rumah sakit.

Bagaimana bisa aku mengelola rumah sakit jika tidak tahu apa pun?

Kamu pasti bisa. Kenapa bilang tidak bisa?

Kamu tidak tahu bahwa kamu terdaftar sebagai direktur rumah sakit ini?

Itulah yang dilakukan semua orang.

Kalau begitu, bujuk Sang Won melakukannya.

Ayah, bagaimana bisa aku membujuknya jika dia lebih memilih menjadi koki?

Jika kamu tidak bisa, berhentilah mencari alasan

dan bekerja di sini.

Aku benar-benar tidak tertarik.

"Dokter Han Jun Ho"

Masuklah.

Ada apa?

Apakah aku mengganggumu?

Aku keluar lagi saja?

Tidak, tapi ada apa?

Kamu pasti tidak menyukai dasi-dasi yang kuberikan.

Semuanya mahal.

Aku bertanya kenapa kamu kemari.

Kenapa sikapmu kasar sekali?

- Apa? - Kamu berlagak bodoh.

Kamu muncul dan menolongku saat aku dalam masalah,

tapi saat aku berterima kasih dan mencoba membalasmu,

kamu menjauh dariku seolah-olah tidak terjadi apa pun.

Kenapa kamu bersikap seperti ini?

Tidak ada alasan. Apakah itu masalah?

Ya, kamu membuatku bingung.

Apa yang membuatmu bingung?

Ini tidak akan terjadi jika kamu mengirimiku SMS

setelah menerima hadiah yang kukirimkan.

Tapi kamu juga tidak mengirim SMS atau menjawab teleponku.

Kamu bahkan tidak menyinggungnya saat kita bertemu.

Siapa pun pasti akan bingung, bukan?

Terima kasih hadiahnya. Itu sangat membantu.

Itu sangat membantu?

Aku punya cukup banyak dasi di rumah dan tidak membutuhkan lima lagi.

Jadi, kuberikan sebagai hadiah perpisahan kepada mantan kolegaku.

Benarkah?

Itu terlalu mahal dibandingkan sundaeguk.

Aku senang itu membantumu.

Kemari.

"Cintaku Jun Ho"

Nomor yang Anda hubungi...

Dokter, aku bisa mempersilakan masuk pasien yang sudah dijadwalkan?

- Ya, silakan. - Baiklah.

Silakan masuk.

Dia pasti sudah mendapat hasilnya. Kenapa dia belum menelepon?

Apakah gagal lagi?

Itu pasti mengerikan.

Ya, Sayang.

Geum Hui belum meneleponmu?

Ya, dia belum meneleponku.

Mungkinkah gagal lagi?

Kurasa begitu.

Bagaimana ini? Apa perlu aku yang meneleponnya?

- Biarkan saja dia. - Tapi...

Bagaimana jika dia menangis sendirian?

Malangnya putri kita. Aku kasihan kepadanya.

Astaga.

Aku harus berbuat sesuatu. Sudah, ya.

Aku akan meneleponnya.

Sudah kubilang biarkan dia. Halo?

Astaga. Yang benar saja.

"Ibu"

- Hai, Ibu. - Di mana kamu, Geum Hui?

Aku ada di taman sungai.

Sedang apa kamu di sana?

Ibu.

Maafkan aku.

Kamu tidak perlu meminta maaf kepada ibu.

Kamu telah berusaha.

Kamu hebat, Nak.

Jangan menangis, Geum Hui.

Jika kamu menangis, ibu akan sedih.

Aku tidak menangis, Ibu. Aku tidak akan menangis.

Kamu sudah menelepon Jun Ho?

Tidak. Belum.

Dia pasti menunggu telepon darimu. Teleponlah dia.

Selain itu, jangan murung karena ini bukan salahmu.

Mengerti?

Ya, Ibu.

Lekas pulanglah.

Ibu tidak mau kamu berkeliaran di luar sendirian.

Baiklah.

Begitu rupanya. Baiklah.

Jangan terlalu sedih, Sayang.

Baiklah. Sampai jumpa.

- Program bayi tabungnya gagal lagi? - Ya.

Aku kasihan kepada kakakku, Ayah.

Ayah mengerti.

Astaga. Kenapa kamu mengasihani kakakmu?

Bukan apa-apa.

Ada apa kamu kemari?

Ini waktunya makan siang.

Tapi katamu, kamu hanya akan makan dua kali sehari.

Sudahlah. Jangan khawatir.

Omong-omong, apakah putri sulungmu punya masalah?

Pagi ini, kalian membicarakan soal tes darah.

Tidak. Dia tidak punya masalah.

Jangan membohongiku. Sudah jelas dia punya masalah.

Masalah apa yang dia miliki?

Bu. Anda tidak bisa paham

bahwa suasananya sedang tidak enak?

Itu sebabnya aku bertanya.

Kebahagiaan bisa berlipat ganda jika diceritakan,

kesedihan bisa berkurang setengah jika diceritakan, kamu mengerti?

Menceritakannya dengan keluarga sudah cukup. Jangan ikut campur.

Kamu pengangguran? Kenapa kamu masih di rumah?

- Bu! - Dia bukan pengangguran.

Dia ini aktris.

Dia aktris?

Kalau dipikir-pikir, kamu tampak tidak asing.

Kamu bermain di drama apa?

- Aku akan berbelanja pakaian kerja. - Baiklah.

Hei. Aku bertanya drama apa yang kamu mainkan?

Dia tidak bermain di drama.

Dia biasanya bermain di reka ulang acara TV.

Begitu rupanya. Pantas saja.

Apa maksud Anda?

Dia juga akan segera tampil di drama.

Ayah.

Kenapa?

Kamu menonton "I Need a Wife"?

Astaga. Kamu bermain di drama itu?

Tidak. Bukan sekarang.

Akan ada peran baru wanita simpanan di drama itu.

Putriku mendapatkan peran itu.

Dia cocok untuk peran itu.

Apa? Apa maksudmu?

Dia cocok untuk peran wanita simpanan.

Selamat, Nak.

Apa menu makan siangnya?

Lauknya sama dengan sarapan disertai nasi.

Aku tidak mau makan makanan yang sama.

Tolong masakkan saja ramyeon untukku.

Baiklah. Jika kamu menunggu di kamarmu, akan kuantarkan.

Baiklah.

Kenapa Ayah menyewakan kamar untuk orang seperti dia?

Kamu mau pengembalian uang?

Aku tidak bisa memakainya karena sangat tidak nyaman.

Tidak bisa pengembalian uang. Tukar saja dengan yang lain.

Kalau begitu, akan kupilih yang harganya 100 dolar.

Kembalikan selisihnya dengan uang tunai.

Dengar, Bu.

Atau aku akan menelepon dewan perlindungan pelanggan.

Astaga. Dasar kamu...

Kalau begitu, bawa kartu kredit ke sini.

Kartu kredit?

Aku butuh kartu kredit yang dipakai agar bisa kubatalkan transaksinya

atau bayarlah untuk yang baru.

Bawakan aku kartu kredit menantu perempuanmu.

Aku akan membatalkan transaksinya.

Kalau begitu, aku rela rugi 20 dolar,

jadi, bayar aku selisihnya.

Maksudmu, kamu mau transaksi pengembalian uang ilegal?

Kamu juga tidak akan rugi.

Aku tidak bisa melakukan transaksi ilegal.

Baiklah. 50 dolar.

Aku bisa membeli televisi dengan uang ini.

Astaga.

Haruskah kuberi dia setengah uang ini?

Tidak. Aku tidak mampu menolong orang lain.

Seok Ho, Anak Nakal, kenapa kamu berakhir seperti itu?

"I Need a Wife"

Pak Oh.

Astaga. Penulis hebat datang jauh-jauh ke sini.

Ini suatu kehormatan bagiku.

Lama tidak bertemu.

Aku menikmati dramamu. Menarik.

Aku juga menikmati "The Iron Lady".

Aku diminta mengarahkan drama setelah yang ini. Tidak masalah?

Aku merasa terhormat.

- Maaf. Ini dari penulis. - Silakan.

Halo?

Kenapa?

Tapi Wang Geum Ju yang terbaik di antara semuanya.

Begitu, ya. Sejujurnya, itu juga agak membuatku khawatir.

Aku mengerti. Kalau begitu, kami akan pilih Jang Ah Young.

Ya.

Ada apa?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left