The first 200 lines.
Seo Jun, begini...
Jika ayah merestuinya, apa kamu akan menikah?
Tentu.
Maka menikahlah.
Apa? Apa Ayah bilang?
Kamu boleh menikahi So Yu
jika itu yang kamu inginkan.
Apa Ayah serius?
Ya, tentu saja.
Apa masalahnya?
Apa?
Apa tekanan darah Ayah agak tinggi?
Atau jantung Ayah bermasalah lagi?
Tidak, bukan itu.
Lalu kenapa Ayah tiba-tiba seperti ini?
Apa kamu tidak ingin menikah?
Aku ingin menikah.
Maka menikahlah!
Astaga, anakku.
Astaga, anakku yang malang.
Anakku yang malang.
Aku merasa sangat kasihan kepadanya.
"So Yu"
"Episode 74"
Tunggu. Sekadar melamar tidak seru.
Ya, aku harus melamarnya dengan memberi kejutan.
Bagaimana sebaiknya aku melamarnya?
Hei.
Aku ingin bertanya apa kamu sudah sampai di rumah.
Bukankah aku yang seharusnya menanyakan itu?
Kamu mengantarku sampai ke rumah.
Omong-omong, apa hal baik yang terjadi?
Kenapa kamu terus tertawa?
Kamu baru tertawa lagi.
Kamu tertawa lagi.
Ada apa? Kenapa kamu terus tertawa?
Ada masalah apa?
Bagaimana kamu bisa tidur?
Aku minum obat tidur. Apa kamu juga mau?
Aku Bang Yoon Tae. Aku tidak bergantung pada obat.
Seo Kyung, kenapa kamu menikahi aku?
Kamu tahu alasannya. Kenapa kamu tiba-tiba bertanya?
Karena aku mendadak merasa penasaran.
Apa kamu dipaksa menikahi aku, alih-alih menikahi Seo Hyung?
Bukankah kamu menikahi aku karena kamu setidaknya
sedikit tertarik kepadaku saat kencan buta?
Katakan kepadaku.
Kamu tertarik kepadaku, bukan?
Anggap saja begitu.
Aku sungguh mengantuk karena minum obat tidur.
Mari kita luruskan semuanya sebelum tidur.
Dahulu kamu mencintaiku, bukan?
Tapi karena aku bersikap keras kepadamu dan mengabaikanmu,
kamu marah. Itu semua karena kamu marah, bukan?
Bukan karena ada yang salah denganku,
tapi itu murni karena amarah, bukan?
Hei.
Apa kamu tidur?
- Dasar berengsek. - Apa?
Hei, kenapa aku berengsek?
Tidak, bukan kamu.
Jika bukan aku, lalu siapa? Siapa yang berengsek?
- Hei, katakan. - Biarkan aku tidur. Aku mengantuk.
Bagaimana kamu bisa tidur dalam situasi ini?
Jika aku menjadi kamu, aku tidak akan berani tidur
meski aku minum 100 butir obat tidur.
Kamu kejam. Kamu sungguh kejam.
Begitu aku menjadi ketua,
kamu yang akan dihukum lebih dahulu.
Aku akan memastikan semua orang tahu kamu berselingkuh,
dan aku akan menghakimimu di hadapan ayahmu.
Dasar berengsek.
- Halo? - Apa yang kamu lakukan?
Jangan sok ramah.
Kita tidak cukup dekat untuk mengobrol selarut ini.
Jangan meneleponku mulai sekarang. Aku tidak ingin melihatmu lagi.
Baiklah.
Omong-omong,
boleh aku beri tahu Bibi Seo Kyung kita tidur bersama?
Tinggal dengan mertuamu telah mengubahmu menjadi penakut.
Aku pikir kamu tidak pernah ingin aku menelepon lagi.
Jangan coba-coba mengancamku dengan kenyataan bahwa
kita tidur bersama.
Itu tidak ada artinya.
Apa maksudmu?
Kalau begitu, apa aku tidur dengan hantu?
Aku mabuk dan membuat kesalahan.
Kesalahan?
Pria selalu mengatakan itu.
Mereka melakukan kesalahan ketika mereka sadar.
Lalu mereka bersikap seolah-olah tidak ingat apa pun.
Apa itu membuatmu merasa lebih baik?
Aku serius. Aku tidak ingat satu hal pun.
Sepuluh menit...
Tidak. Lima menit setelah aku tiba, aku pingsan.
Bibi Seo Kyung tampaknya orang yang kolot.
Aku ingin tahu apa dia akan mengerti
jika kamu memberitahunya itu karena aku mabuk.
Apa yang kamu inginkan?
Aku ingin biaya tunjangan anak dalam jumlah besar.
Apa?
Hei, aku tidak punya cukup uang untuk itu.
- Apa perlu aku beri tahu satu cara? - Apa itu?
Aku dengar kamu membuka toko peralatan medis
milik Soo Kyung dengan uangmu sendiri.
Juallah dan berikan itu kepadaku.
Aku tidak bisa melakukan itu.
Ada apa denganmu?
Dia tahu Seo Kyung berselingkuh,
tapi dia tidak memberitahumu karena dia serakah.
Apa kamu akan menutup mata tentang hal itu?
Apa dia menyarankan agar kalian memeras uang darinya?
Aku tidak punya niat mengancam siapa pun.
Tapi begitu Soo Kyung memergoki mereka berciuman,
dia langsung meminta uang kepadanya.
Apa kamu tahu berapa banyak yang dia minta pada awalnya?
- Berapa? - 500.000 dolar.
Apa? Apa? 500.000 dolar?
Jadi, aku katakan padanya bahwa kita harus mengabaikan apa yang terjadi
karena itu bisa menghancurkan pernikahanmu.
Tapi apa kamu tahu apa yang dia katakan kepadaku?
Dia bertanya bagaimana dia bisa melepaskan kesempatan sebesar itu.
Dia menjadi sangat marah dan melarangku ikut campur.
Soo Kyung sungguh mengatakan itu?
Katanya kamu tidak akan membelikan mantel bulu apalagi syal bulu
meski dia memberitahumu sesuatu atas kesetiaan sebagai adikmu.
Kamu seharusnya tidak sepelit itu kepadanya.
Bocah itu, Soo Kyung, sungguh mengatakan itu kepadamu?
Tentu saja. Kenapa aku berbohong kepadamu?
Soo Kyung, aku akan...
Ibu harus makan lebih banyak.
Baik.
Aku memberi tahu Nona Yoon untuk tidak datang.
Kenapa?
Karena aku ingin mengantar Ibu berangkat ke kantor hari ini.
Se Hyun, tentang apa yang ibu katakan kemarin...
Jangan menganggapnya terlalu serius.
Aku akan menganggapnya serius.
Apa?
Aku menyadari bahwa aku terlalu egois.
Aku pikir Ibu serakah dan fokus pada betapa sulitnya hal itu bagiku.
Tapi mulai sekarang, aku yang akan memikul beban Ibu.
Se Hyun.
Aku akan membantu Ibu membalas
dendam Ibu.
- Pak. - Pak.
- Haruskah aku menunda pertemuan? - Tidak, aku baik-baik saja.
Kenapa tatapan matamu seperti itu?
Sepertinya kamu siap memberontak.
Pak Bang.
Ya?
Kamu menuduhku membuat rumor palsu, bukan?
Aku akan segera mengakhirinya.
Jadi, sebaiknya kamu bersiaplah.
Apa yang baru saja terjadi?
Apa itu memang Hong Se Hyun?
Saat kami merilis produk baru kami untuk musim FW,
kami juga akan melanjutkan kolaborasi dengan Woodroffe.
Kami saat ini menandatangani kontrak agar produk kita
dapat dijual di total 97 toko
termasuk pusat perbelanjaan dan mal terkenal di Amerika.
- Itu luar biasa. - Astaga.
Dan satu hal lagi. Ada masalah
di dalam perusahaan mengenai rumor palsu.
Apa yang kamu lakukan? Ini pertemuan eksekutif.
Kita akan mengadakan rapat dewan direksi
untuk mencari tahu apa rumor itu benar atau tidak.
Dan aku akan memberi tahu para manajer tim untuk memastikan
rumor itu tidak dilebih-lebihkan atau disebarluaskan.
Aku minta maaf karena membuat cemas semua orang.
Pak Bang, ada yang ingin ditambahkan?
Tidak.
Kalau begitu, mari kita akhiri pertemuan ini.
"Rumah Sakit Universitas Daehan"
Bu Hong sudah memberitahuku semua yang baru saja kamu katakan.
Tapi apa ada hal lain?
Setidaknya bisakah kamu memberi pria tua ini harapan?
Apa kamu dalam proses mengembangkan obat baru?
Maafkan aku.
Tapi karena itu penyakit yang sangat langka,
tidak banyak dana dikucurkan untuk menemukan obatnya.
Kalau begitu,
apa maksudmu dia harus mati begitu saja?
Tolong beri tahu kami pusat penelitian yang kamu tahu
yang menangani penyakit langka.
Kami akan membayar biaya penelitian
meski itu berarti kami harus menjual seluruh perusahaan.
Bu Hong.
Mereka akan mengadakan rapat dewan direksi.
Jika anggota dewan mengetahui bahwa rumor itu benar,
tamat riwayatku.
"Presdir, Bang Yoon Tae"
Apa yang akan aku lakukan?
Apa yang harus aku lakukan, Sekretaris Woo?
Kenapa pintunya terbuka?
Ada apa?
Kenapa kamu melotot seperti itu kepadaku?
Kamu tahu bahwa Seo Kyung selingkuh,
tapi tidak memberitahuku?
Aku datang sekarang untuk memberitahumu.
No comments yet. Be the first to leave one.