Hello, Me!

Hello, Me! (안녕? 나야!)

Download Indonesian Subtitle

Release info

안녕-나야!ㅡHello Me!ㅡE01-NEXT NF
안녕-나야!ㅡHello Me!ㅡE01 WEBDL NF
A Commentary by skysoultan
Netflix, Synced for NEXT. Runtime > 1:03:49.

Tags

other
Published on: 2021-02-17
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa kau tiba dengan selamat?

Tempat itu masih sama, bukan?

Hampir lupa. Aku belum memperkenalkan diriku.

Halo…

diriku.

EPISODE 1

AMBULANS

UNIT GAWAT DARURAT

Ayo, cepat!

Kenapa dia?

Kecelakaan lalu lintas.

- Tak sadar diri, napas pendek. - Tanda vital?

- Tidak stabil. - Ayo periksa.

Orang bilang, saat sekarat,

kamu akan terpikirkan banyak hal.

Namun, dalam kasusku,

hanya satu yang kupikirkan.

Kumohon…

Kumohon…

jangan sampai aku…

terbangun kembali.

- Jantungnya berhenti. Lakukan CPR! - CPR.

Siapkan defibrilator!

Tunggu sebentar.

- Apa yang kalian lakukan? - Naikkan sampai 150 Joule.

Hentikan.

- Kumohon, jangan lakukan apa pun. - Siap.

Kalian pasti sangat sibuk, tak perlu menyelamatkanku.

Kumohon!

Hidupku kali ini benar-benar hancur.

Tak ada cara lain selain dilahirkan kembali.

Naikan sampai 200 Joule.

Kejut!

Jantungku tak boleh kembali berdetak.

Hidup sebagai Bahn Ha-ni yang berusia 37 tahun ini…

Jantungnya kembali berdetak.

ada baiknya aku mati saja.

SAMPEL GRATIS

- Cumi-cumi bagus - Bagus

- Rasanya enak - Enak

- Kaya akan nutrisi - Kaya akan nutrisi

- Kakiku ada sepuluh, cumi-cumi sempurna - Kakiku ada sepuluh, cumi-cumi sempurna

Semua orang menyukainya

Cumi-cumi

Cumi-cumi

CUMI-CUMI BAGUS

Cumi-cumi

- Cumi-cumi bagus - Cumi-cumi bagus.

Cumi-cumi bagus

- Cumi-cumi bagus - Cumi-cumi bagus

- Rasanya enak - Rasanya enak

- Kaya akan nutrisi - Kaya akan nutrisi

Kakiku ada sepuluh, cumi-cumi sempurna

Semua orang menyukainya

Halo, Semuanya.

Cumi-cumi Bagus adalah camilan terbaru dari Penganan Joa.

Silakan mampir untuk mencicipinya.

Ayo, silakan.

Ini memang enak, tetapi tak boleh mengambil dua raupan.

Jika mau lebih banyak,

minta ibumu untuk membelikanmu camilan

yang dijual wanita muda ini.

- Bibi tua. - Apa?

Bibi sudah tua.

Hei, apa yang kau lakukan?

Rupanya kau ibu anak ini.

Ini camilan terbaru yang baru rilis hari ini.

- Ada promo beli satu gratis satu. - Kau sudah gila?

- Apa? - Kau memberi anakku makanan apa?

- Cumi-cumi Bagus. - Cumi-cumi?

Astaga, Nak! Bagaimana ini?

Tolong panggilkan ambulans!

Bagaimana ini?

Ha-ni, kau pasti sangat terkejut.

Aku tak apa-apa.

Bagaimana kondisi anak kecil itu?

Jangan ditanyakan.

Dia dirawat di rumah sakit, dan ibunya membuat keributan.

Kenapa?

- Ini bukan salah kita. - Apa pernah kita dikomplain

karena kita yang salah?

Pelanggan selalu komplain sesuka hati dan kita hanya bisa menerimanya.

Banyak sekali yang harus dikemas.

Kau sedang apa?

Kurasa aku akan dipindahtugaskan, jadi, aku berkemas dari sekarang.

Katanya ibu itu akan menggugat pasar swalayan dan perusahaan kita.

Dia akan menggugat?

Kau tak perlu cemas.

Aku akan berlutut dan memohon kepada ibu itu.

Namun, aku tak yakin akan berhasil.

- Pak… - Tunggu sebentar.

Ya, Sayang.

Kau mau anak kedua kita les piano?

Tak bisa. Kurasa aku akan dipecat.

Anak sulung kita pun harus berhenti les bahasa Inggris.

Kau benar-benar…

Silakan diminum.

Sudah kubilang, aku akan dipecat!

Globalisasi, apanya?

Hentikan! Atau kuceraikan kau.

Di rumah sakit mana…

anak itu dirawat?

Kenapa? Kau mau menjenguk anak itu?

Begitu, ya? Mau kuantar?

Kalian pasti bertanya-tanya, inikah sebabnya aku mau mati.

Tentu saja bukan.

Jika begitu, setengah pekerja di Korea pasti sudah bunuh diri.

Nona Bahn Ha-ni?

Siapa kalian?

Aku Lee Man-jin dari Kantor Polisi Gangnam.

Kau ditangkap karena tak bisa memenuhi panggilan.

Ada apa ini? Aku tak melakukan kesalahan apa pun.

Kita bisa membicarakannya di kantor polisi.

- Kau berhak diam… - Pak.

Maksudku, Detektif…

Tunggu sebentar.

Aku benar-benar tak melakukan kesalahan apa pun.

Bukan itu yang kubilang.

Yang benar saja.

- Kau percaya itu? - Sial.

Kenapa orang itu berkostum cumi-cumi?

Dia digugat mencemarkan nama baik,

dan ditahan karena tak pernah memenuhi panggilan.

- Aku tak melakukannya. - Sial.

- Astaga. Hentikan! - Kalian salah paham!

- Diam! - Sebentar.

- Lepaskan aku! - Kenapa pria mesum itu?

- Hentikan! - Kemari!

Cepat, masuk.

- Cepat masuk! - Namun…

Aku tak melakukannya.

Aku bukan orang seperti itu.

Sudah kubilang, aku tak melakukannya!

Aku sungguh tak melakukannya!

Apakah ada pertemuan yang lebih memalukan daripada ini?

Cumi-cumi dan pria mesum.

KLUB PACUAN KUDA PALIOS

- Bagaimana keadaan kudanya hari ini? - Sangat baik.

Pecundang harus mengabulkan permintaan pemenang.

Apa yang sedang kau rencanakan?

Menanglah jika kau ingin tahu.

- Tolong siapkan Andrea. - Baik.

Masih belum siap juga? Kau yang mengajakku bertaruh.

Tunggu sebentar.

- Ayo. - Hei.

Apa?

Kemari.

Sial.

Bulan lalu, kau bolak-balik ke luar negeri untuk main paralayang.

- Sekarang sudah bosan? - Ayah.

Bagaimana jika aku main paralayang dan mendarat di Korea Utara?

Aku bisa mati.

Jadi, sekarang kau berkuda?

Ayah tahu perasaan menunggangi Mimi dan berlari melintasi padang rumput?

Rasanya seperti angin, aku, dan Mimi…

menjadi satu.

- Konyol sekali. - Apa?

Kau pikir kau Pangeran Tampan?

Kenapa Ayah hanya mengomeliku? Do-yun juga ikut berkuda.

Dia hanya sesekali, tak sepertimu!

Aku tak hanya bermain.

Ayah, aku punya lebih dari 80 lisensi.

Bulan ini, aku dapat lisensi sebagai pelatih kuda.

Apa kau pernah menggunakan lisensi itu untuk menghasilkan uang?

Ayah tak akan mengomel jika kau bisa menghasilkan satu juta won sebulan.

Satu juta won?

Aku bisa dapat satu juta won dalam seminggu. Ayah bercanda.

Begitukah?

- Do-yun, mari kita bertaruh. - Ya.

Menurutmu, apa dia bisa menghasilkan satu juta won dalam seminggu?

Aku bertaruh…

dia tak bisa melakukannya.

Yang benar saja? Kau mengecewakanku.

Ayah, aku adalah Han Yu-hyeon.

Aku pantang menyerah.

Baiklah.

Kalau begitu, ayah beri waktu seminggu.

Kau harus menghasilkan satu juta won.

Jika berhasil, kau bebas menunggangi kuda, bahkan sapi sekali pun.

Ayah serius?

Ayah tak boleh ingkar janji.

"Selam bebas, paralayang, origami,

dansa, pengurus hewan piaraan, pencelupan alami,

membuat boneka beruang…"

"Mengukir makanan"? Lisensi apa ini?

Kira-kira begini.

Kau bekerja di dapur kelab malam?

Aku mempelajari semuanya sebagai hobi.

Sebagai hobi?

Lisensimu ada banyak, tetapi tak ada yang berguna.

Lisensiku masih ada banyak. Lihatlah lebih teliti.

Rupanya masih ada.

Lisensi hidangan Korea, Tiongkok, Jepang, Barat.

Bahkan ada lisensi barista juga.

Apa kau mau bekerja di restoran?

Tidak. Aku hanya akan bekerja untuk seminggu.

Carikan pekerjaan dengan bayaran tertinggi.

Pak, badanmu seperti penghapus.

- Semakin digosok, semakin berguguran. - Apa?

Bukan apa-apa. Silakan membalikkan badanmu.

More Indonesian subtitles for Hello, Me!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left