The first 200 lines.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Sejauh apa pun kami mencoba pergi dari keluarga...
di mana pun kami tinggal,
meski kami melakukan hal yang berbeda,
kami harus pulang untuk Natal.
Natal kami seperti di keluarga lain.
Kami makan, minum, mencoba menipu satu sama lain.
Selalu seperti itu.
Kau ingat semuanya?
Katakan lagi.
Ibumu tak boleh makan setelah tengah malam,
kakakmu tak suka bawang putih,
dan nenekmu suka dipanggil "Manis".
Itu tak lucu.
Apa yang begitu buruk dari mereka?
Namun tahun ini,
semuanya akan berbeda.
HOLIDAY SECRETS
Halo?
Nenek!
Ljubi?
Halo?
Vivi?
Hei!
Vivi...
Ada apa?
Eva.
Dia meninggal.
Dia tak duduk di jendela.
Dia selalu duduk di jendela saat aku masuk,
- atau melakukan Twice Chi. - Tai Chi.
Dia tak pernah berbaring, tak pernah!
Halo!
Eva?
Ljubi?
Kami sampai!
- Mereka mungkin di atas. - Ya.
Ikut denganku.
Vivi, kau sudah tiba!
Halo!
Ada apa? Sudah berapa lama Nenek begitu?
Ljubi menemukannya begini.
Dia tak bernapas lagi.
Dia dingin seperti batu.
Memang dingin di sini.
Kututup jendelanya.
- Jangan! - Jangan!
Apa yang kita lakukan sekarang?
Kita tak bisa meninggalkannya begini.
Mari tunggu Sonja dulu.
- Ibu akan datang? - Tentu.
Vivi.
Halo, Bu.
Apa itu mutiara Eva?
Eva bilang bisa untukku.
Mantel bulunya juga.
Dia baru saja meninggal!
Menurutku kita biarkan pemuda ini melakukan tugasnya.
Aku?
Tugas apa?
Kau dari rumah pemakaman?
Ibu, ini pacarku.
Hai, aku Moritz. Senang bertemu.
- Dokter belum dipanggil? - Sonja, jangan rumah sakit!
Kita telepon Hans.
Baiklah.
Maaf, siapa namamu lagi? Fritz?
Bukan, tapi Mauschitz!
Moritz, namaku Moritz.
Kenapa jendela ditutup?
Tak ada udara di sini!
Nenek!
Nenek tidak mati!
Dia tak mati.
Sonja!
Hai, Bu.
Ini keajaiban!
Nenek mau duduk?
Halo, namaku Moritz.
Kau pakai kalung Alma?
Kau tahu Alma benci saat kau lakukan hal itu.
Panggilkan Alma.
Kita makan kue sekarang.
Lebih baik bilang kita minum schnapps.
- Dia pasti datang! - Nenek,
Alma sudah lama meninggal.
Baik, aku buat kopi saja.
Sialan.
Alma!
Tidak.
Bu, kumohon.
Terlalu dingin hari ini.
Biarkan Ibu. Ibu akan pergi!
Bu, ayo kubuatkan kopi.
Kopimu tak enak.
Ibu ingin pulang.
Ibu ingin ke Berlin!
Bu, Berlin...
Berlin ke arah sana.
Ke sana!
Ibu ingin ke Berlin untuk Natal, bukan?
Peduli amat soal Natal.
Orang tahu cara berpesta di Berlin.
Selalu ada pesta di sana.
Ibu!
Halo! Selamat pagi!
Selamat Natal!
Kuantar angsamu.
Itu dia.
Dia mencuri pianoku, itu dia!
Hentikan, Bu. Maafkan dia, Walter.
Pianomu hilang?
Tidak, sudah hilang sejak 1942.
Gestapo yang ambil, bukan Walter.
Takkan pernah kulupakan wajah itu!
Panggil polisi.
Bibiku ingin menikahi anjingnya.
Kini dia di panti jompo yang bagus di Hamburg.
- Baik, terima kasih, Walter. - Halo!
Eva?
Ya.
Aku datang untuk bekerja.
Kita bicara di telepon.
Benar. Aku hanya sedikit...
Ini ibuku, Alma.
Halo.
Aku Walter.
- Bu, tolong ikut denganku. - Tidak, dia ambil pianoku.
- Kembalikan pianoku! - Bu, Sonja akan datang.
Ibu bisa jalan.
Ibu lupa Sonja akan datang, 'kan?
Ikut dengan kami.
Selamat Natal!
Ya.
Sampai jumpa nanti.
Ibu telepon polisi. Mereka harus cari piano Ibu di rumah pria itu.
Ibu sudah menelepon polisi empat kali minggu lalu.
Tiga kali.
Ibu pikir tetangga kita meracuni istrinya.
Kapan kau terakhir melihatnya?
Mereka tak percaya lagi.
Maaf, ibuku...
Ibuku bingung beberapa bulan terakhir ini.
Rakia...
Schnapps buatan rumah untuk Natal.
Tidak untukku.
Sedikit saja?
Kubawakan untukmu.
Membuatmu berkata jujur.
Ai Živili.
- Ai Živili. - Ya.
- Bagaimana Eva, Hans? - Dia tidur lagi.
Kuduga dia terkena strok ringan.
Apa dia kesakitan?
Kurasa tidak, tapi aku harus melakukan MRI.
Di rumah sakit.
Kutelepon ambulans.
- Mustahil! - Jangan!
Kami janji tak ada rumah sakit.
Itu tak mungkin, dia harus diawasi.
- Jika dia strok lagi? - Dia tak mau meninggalkan rumah.
Dia baik-baik saja belakangan ini.
Dia belum keluar sejak wisuda Lara.
Ini hari Natal, Hans.
Baiklah.
Aku kembali nanti.
Jika ada apa-apa,
segera telepon aku, ya?
Aku serius.
- Dah. - Terima kasih.
Mau anggur lagi?
Oh, ya.
Ibu ingin bilang sesuatu.
Ibu hilang kontak beberapa bulan ini, sebab...
Ibu ikut 12 langkah.
Ke mana?
Alcoholic Anonymous?
Ya, Ibu sudah tak minum...
selama 16 minggu!
Ibu, itu hebat!
- Ya. - Aku senang untuk Ibu.
Jadi, kita tak bersulang?
Tentu saja!
Tak apa. Bersulang!
- Bersulang. - Ya.
- Bersulang. - Ya.
Ya, dan...
Ibu di langkah lima kini.
Artinya...
mengakui ke diri sendiri dan orang lain kesalahan kita dan...
meminta maaf.
Baik, itu dia!
Wah, rasanya menyenangkan!
Kalau begitu, bersulang!
Bersulang.
- Apa dia baru saja minta maaf? - Jangan begitu.
Ya, kami juga ingin mengatakan sesuatu.
Aku ke mana jika Eva meninggal?
- Ljubi. - Tak ada yang butuh aku.
Aku harus bagaimana? Ini rumahku juga.
No comments yet. Be the first to leave one.