The Judge from Hell

The Judge from Hell (지옥에서 온 판사)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Judge from Hell E02 1080p Disney+ Hotstar track3 [ind]
A Commentary by koleksifilmserial

Tags

webdl
Published on: 2024-10-08
Downloads: 122
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

The Judge from Hell

KARAKTER, TEMPAT, ORGANISASI, DAN KEJADIAN DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF.

AKTOR ANAK DAN HEWAN DIREKAM DALAM SITUASI AMAN

- Terdakwa, silakan beri pernyataan akhir. - Saya tahu kami tak bisa bertemu lagi,

tapi saya ingin berkata bahwa saya sangat mencintai Minjeong.

Terdakwa dengan ini diperintahkan

untuk membayar denda sebesar tiga juta won.

Terima kasih, Yang Mulia. Terima kasih!

Kumohon biarkan aku pergi.

Aku akan kembali. Tetaplah menjadi cantik.

Dia mati.

EPISODE 2

Bagaimana kalau kita bicara di tempat tenang?

Mau membicarakan apa denganku?

Kemarilah. Ini tak akan lama.

Baiklah.

Detektif, kenapa kau kemari?

- Kau masih bertanya? - Aku tak tahu.

Aku sudah menyuruhmu

untuk menjauh dari Cha Minjeong.

Sebenarnya...

ibuku meninggalkanku saat SMA

dan ayahku mengusirku saat menikah lagi.

Aku tumbuh tanpa orang tua.

Tutup mulutmu.

Tak semua anak telantar sepertimu.

Jadi, kau akan memukulku?

Kalau begitu, kau akan terlibat masalah.

Ya, aku akan menghabisimu,

lalu mengundurkan diri.

Ini benar-benar akan jadi penyalahgunaan kuasa.

Lepaskan.

Daon! Hentikan!

Bukankah kau Hakim Kang?

- Kita bertemu lagi. - Ya.

- Kau menangkapnya tanpa surat perintah? - Dia datang sendiri.

Bisakah kau ikut dengan kami atas tuduhan penguntitan Bu Cha?

Kau boleh menolak

dan pergi selama perjalanan. Kau juga berhak mendapat pengacara.

Mau bagaimana? Kami tak punya waktu.

Aku akan ikut kalian.

- Kita juga pergi. - Ke mana?

Bisakah kau melepasnya?

Kukira kau tak percaya adanya Tuhan,

tapi kenapa ada salib di mobilmu?

Kau tak percaya Tuhan, tetapi ingin masuk Surga?

Begitu?

Aku tak ingin masuk Surga.

Pasti tidak bisa.

Karena manusia yang mendahulukan tinjunya akan masuk ke Neraka.

Mobilmu sama anehnya denganmu.

Kenapa kau ke tempat Moon Jeongjun?

Untuk mengawasinya.

Aku ingin memastikan orang yang kubebaskan bersikap baik.

Ini semacam layanan purnajual.

- Omong-omong, kita mau ke mana? - Melakukan layanan purnajual.

Kumohon biarkan aku pergi.

Sebagai gantinya, bolehkah kubunuh orang tuamu?

Aku bertanya padamu.

CINTA MATI

MILIKKU SELAMANYA!

Cantik sekali.

Aku akan kembali. Tetaplah menjadi cantik.

Bagaimana setelah melihat hasil keputusanmu?

Apa kau merasa bersalah?

Sama sekali tidak.

Jika kau tak membebaskannya hanya dengan denda,

dia tak akan diserang seperti ini.

Bagaimana jika kuberi waktu setahun?

Apa ini tak akan terjadi dalam setahun?

Setidaknya, korban dan keluarganya

tidak akan merasa diabaikan oleh hukum.

Keputusanmu adalah pelanggaran sekunder.

Aku hanya memutuskan berdasarkan hukum.

Jangan kecam orang tak bersalah

dan salahkan hukum di negara ini.

Namun, kau yang memberi keputusan menurut hukum.

Ada banyak orang yang kehilangan nyawa dari kasus-kasus seperti ini.

Mereka muncul di berita dan membuat publik murka.

Maksudku, soal kejahatan mengerikan dengan hukuman ringan.

Lalu semua orang akan melupakan korban yang tewas.

Bagaimana jika ada korban lagi?

Itu akan dimulai dari awal.

Apa itu salahku?

Akan kuajukan surat perintah penangkapan Moon Jeongjun.

Apakah perlu melakukan investigasi?

Beberapa kunjungan wajib lapor seharusnya cukup.

Itu tugasku sebagai detektif untuk menentukan.

Kali ini dia tak akan bebas dengan mudah.

Karena tidak semua hakim sama sepertimu.

KANTOR POLISI NOBONG SEOUL

Kau memaksa masuk rumah Bu Cha, 'kan?

Tidak. Minjeong membukakan pintu untukku.

Dia memintamu masuk?

Ya.

Kau juga mengaku telah menyerang Bu Cha, 'kan?

Haruskah aku menjawabnya setelah sukarela datang kemari?

Kenapa kau membawa ini?

Seandainya Minjeong butuh memaku saat aku pergi.

Setelah kau pergi, Minjeong gantung diri di ruang tamu.

Apa dia mati? Tidak, 'kan?

Bukankah kau ingin dia mati?

Apa yang terjadi pada Minjeong?

Dia masih hidup.

Tolong pahamilah.

Permisi.

Akan kubuka. Satu, dua...

Bu Cha!

Bu Cha, jangan begini!

Potong talinya! Cepat!

Minjeong!

Astaga!

Kami sudah mengajakmu pulang bersama.

Kenapa kau tak mau dengar?

Ibu.

Maafkan aku.

Tapi tak bisakah Ibu merelakanku?

Aku sudah tak ingin hidup.

Syukurlah.

Aku tak bisa hidup tanpanya.

Dia berusaha bunuh diri karenamu.

Dia memang sering berlebihan.

Lagi pula, setiap pasangan pasti bertengkar.

Kenapa negara harus mencampuri pertengkaran kami?

Baiklah. Katakan saja di pengadilan

bahwa kekerasan itu hanya pertengkaran antarkekasih.

Karena sudah lama, aku boleh pergi, 'kan?

- Park Donghun. - Ya?

Ajukan surat perintah penangkapan.

Baik.

Apakah investigasi ini mungkin dilakukan?

Pria itu hampir membunuhnya.

Hakim mana yang tidak akan menyetujui?

Lihat apa bajingan itu?

Rasanya ingin kucongkel matanya.

Aku akan memanggilnya.

Hei. Kemarilah.

Sial!

Seharusnya kita lebih ketat menjaga kediaman korban.

Ini salahku.

Kau sudah mengusahakan yang terbaik.

Eunseop benar.

Pria itu yang jahat.

- Han Daon. - Ya?

Awasi dia dengan ketat.

Baik.

- Ini. - Ya.

SAYANG, KAU BAIK-BAIK SAJA? AKU SANGAT...

Ikutlah. Aku akan mengantarmu.

Tidak perlu.

Aku yang perlu mengantarmu.

Cepat ikut saja.

Sial. Dia sensitif sekali.

Hei, Moon Jeongjun.

Aku akan tidur di depan rumahmu setiap malam,

jadi, jangan coba-coba kabur.

Nomor yang Anda tuju...

Dia belum pulang dan tak menjawab telepon. Ke mana dia?

Jus... Maksudku, Hakim Kang.

Apa yang terjadi?

Kau terlihat muram. Apa yang terjadi semalam?

Apa kau sudah membereskannya?

Apa kelihatannya sudah beres?

Hakim Kang.

Rasanya menyegarkan setelah mandi.

Ini.

- Kau bercanda? - Benar juga.

Ini.

Omong-omong, apa yang terjadi?

Kau tak membiarkan wanita itu mati, 'kan?

- Dia masih hidup. - Apa?

Berarti kasus ini sudah selesai, ya?

Masih bernapas bukan berarti masih hidup.

Mentalnya sudah kacau dan dia tak punya keinginan hidup.

Apa itu masih bisa dikatakan belum mati?

Meski begitu, dokter yang menentukan apakah dia hidup atau mati.

Apa kita menentukan hidup dan mati menurut standar manusia?

Lalu untuk apa aku di sini?

Ya. Kau benar.

Meski begitu, Moon Jeongjun tak membunuhnya langsung...

Pembunuhan mental juga termasuk pembunuhan.

Ya, kau benar.

Namun, Han Daon masalahnya.

Aku merasa dia terus menggangguku.

Kalau begitu, singkirkan saja.

Kau tidak tahu aku hanya bisa mengirim orang yang pernah membunuh?

Justitia, pergilah ke dunia manusia,

lalu hukum sepuluh pembunuh yang tak menyesal

dan tak bisa diampuni.

Ambil nyawa mereka dan kirim ke Neraka.

Waktumu setahun.

Kita biarkan saja Han Daon.

Dia menyebalkan, tapi caranya menantangku

cukup menggemaskan.

Menggemaskan? Justitia, jangan bilang...

- Tidak. Jadi, diamlah. - Baik.

Intinya, kasus ini gagal, bukan?

Mungkin tidak jika perintah penangkapannya ditolak.

Astaga. Mana mungkin ada hakim buruk lain sepertimu?

Kau pikir tidak ada?

The Judge from Hell subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left