The first 200 lines.
= Episode 3 =-
Kalau kau menggunakanku, kau perlu 100 juta ditambah 10 juta.
Kalau begitu tunggu, aku akan kembali.
Kau akan mencari 10 juta itu?
Kalau begitu aku perlu... 120 juta.
Kau mengerti?
Permainan berakhir. Pergilah.
Ayo. Keluar.
Lepaskan dia! Apa salahnya?
Segera bawa dia, Nona.
Aku tidak punya urusan dengan anak SMA ini.
Jin Woo, ayo pergi.
Kau bilang kau tidak perlu apapun, selain uang!
Kau bilang akan membuktikan ketidakbersalahannya dengan uang!
Jadi kenapa tidak dengan uangku? Kenapa?
Manajer Pyun, bawa dia keluar.
Sana pulanglah! / Ayo.
Ahjussi! Ahjussi...! Aku bawa uang!
Dia begitu keras kepala! / Aku bawa uang!
Ahjussi, kumohon!
Singkirkan dia!
Kenapa harus dia? Apa dia sungguh pengacara?
Kenapa kau peduli dengan siapa aku bertemu?
Diterjemahkan oleh iam klo pers IDFLSubsCrew
Hyungnim... ada apa?
Kita akan mendengar keterangan saksi...
yang dijadwalkan kemarin.
Tapi, Pembela, kau tidak meminta saksi tunggal.
Ya. Kami.... tidak punya saksi... saat ini.
Kau tidak punya satupun?
Ya...a.
Gedung 20-story di Stasiun Gangnam...
Saat gugatan berakhir, pemindahan hak milik ke anda akan selesai.
Aku yakin padamu. Apa yang harus kupersiapkan untuk sidangnya?
Kami akan putar video yang anda tadi lihat di pengadilan.
Saat juri melihat ke anda...
yang harus anda lakukan adalah menangis.
Latihlah itu.
Tebakanmu benar.
Apa yang kubilang?
Pasti ada alasan Nam Gyu Man naik ke atap itu.
Kau mengenal Oh Jung Ah?
Kenapa dengan nama itu?
Saat kau mendengar kenapa, antenamu akan tegak lurus.
Kau bilang kalau Oh Jung Ah diundang ke pesta itu.
Dimana Nam Gyu Man tuan rumahnya, kan? Malam sebelum dia dibunuh.
Orang kita mengikuti Nam Gyu Man dan melihatnya masuk ke villanya.
Kau yakin? / Aku yakin, Hyungnim.
Ngomong-ngomong, dimana kau?
Aku lagi jalan masuk ke ruang sidang anak SMA itu.
Kau bilang kau tidak akan ambil kasus itu!
Sudah ya.
Aku datang.
Kau sudah menunggu lama.
Aku pembela dari terdakwa, Seo Jae Hyuk mulai sekarang.
Pem-pembela?
Apa ini sudah disetujui?
Aku Pengacara Park Dong Ho.
Aku ditunjuk sebagai pengacaramu oleh anakmu.
Saebonim, apa yang kau lakukan?
Ini tempat dudukku. / Kau baik saja.
Kau tidak gagap lagi?
Sudah kubilang padamu aku hanya gagap, saat di persidangan.
Nak, kau sama sekali tak tahu yang terjadi.
Aku sudah ambil alih permainan ini.
Kubilang padamu minum obat penenangmu dan segeralah pulang.
Kalian berdua, tolong tenang.
Kau sungguh pembela dari terdakwa?
Jika tidak, aku akan mengugatmu sebab mengganggu sidang.
Ini surat pertukaran pengacara.
Kalau kau tanda tangan disini, aku akan berjuang buatmu di sidang ini, Tn. Seo Jae Hyuk.
Dia pengacaraku.
Kau bilang siapa namamu?
Seo Jin Woo.
Ya, Jin Woo. Aku sedikit terlambat karena aku baru dari makan siang.
Saat aku lapar, aku tidak bisa bicara baik-baik.
Tapi ini belum terlambat, kan?
Kehadiranmu belum terlambat.
Kau tadi bilang tidak akan datang.
Kemarilah.
Jin Woo... dengar baik-baik.
Seseorang yang besar... yang tidak bisa kau bayangkan, terlibat dalam persidangan ini.
Mengerti?
Huh?
Aku mencium sesuatu.
Ya. Ya, aku mengerti.
Dia dapat pengacara baru.
Jadi apa?
Itu karena brengsek yang waktu itu.
Permainan berakhir dengan satu video dari kamera pengaman di TKP.
Oh, satu lagi.
Kau ada pesta penyambutan di villa di Seochon.
Dengan temanmu ini.
Pembela, silahkan penjelasanmu.
Aku meminta sidang ditunda.
Pernyataan pertamamu sebagai pembela meminta sidang ditunda?
Benar. / Apa alasannya?
Ada saksi penting dalam persidangan ini.
Dan aku sedang dalam proses menemukannya.
Kau lagi dalam proses menemukannya?
Sehari sudah cukup.
Aku membutuhkannya untuk persidangan yang adil.
Jaksa, kau keberatan atas permintaan pembela?
Aku juga penasaran akan saksi tersebut.
Aku tidak keberatan.
Jaksa Hong Moo Seok!
Kubilang ini sebelumnya... Persaingan profesional perlu di dalam persidangan.
Pernyataan itu jadi kenyataan.
Ini aneh kau dan aku berakhir di profesi yang sama.
Dan bertemu di sidang yang sama? Bagaimana aku mengatakannya...
Itu sangat menarik. / Tepat sekali.
Mari lakukan persidangan sesungguhnya.
Oh ya, kau tidak punya saksi, kan?
Kau sudah tahu, aku penasaran kenapa kau menyetujui permintaanku.
Kau baru mulai 5 menit lalu.
Kau bahkan tidak punya waktu membaca laporan polisi.
Kalau kita akan bertarung, kita harus bersikap adil.
Apa aku membawa saksi atau... aku seret penjahat sebenarnya berdiri disana...
Kau akan segera tahu tunggu saja.
Apa aku salah dengar?
Kau bilang, "penjahat sebenarnya"? / Kau tidak salah dengar.
Sampai ketemu di persidangan.
Jin Woo!
Kita harus menemui ayahmu!
Dia jelas menolaknya.
Kau kenal pengacara itu?
Hanya sedikit aneh kalau dia mengambil kasus yang semua orang menghindarinya.
Kenapa dia mengambil kasus itu?
Itu pasti karena uang.
Dia terkenal di bidang ini.
Dia akan lakukan apapun selama bayarannya cukup tinggi.
Perkenalanku terlambat. Aku Park Dong Ho.
Aku Seo Jae Hyuk.
Jin Woo pintar.
Kau punya anak luar biasa.
Aigoo.. terima kasih.
Sebelum sidangnya, ada satu pertanyaan yang aku harus tahu jawabannya.
Kita tidak lagi di ruang sidang, jadi beritahu aku kebenarannya.
Ya.
Tn. Seo Jae Hyuk, kau membunuh Oh Jung Ah, kan?
Kalau kau membunuh Oh Jung Ah, dan kau berencana dengan hilang ingatan...
Kau harus bekerja sama dengan pengacaramu.
Aku pernah lakukan beberapa kali, jadi aku bisa mengikuti alur rencanamu.
Pengacara Park! / Hak istimewa pengacara...
Pasal 317 KUHP mendefinisikan kewajiban merahasiakan.
"Pengacara dan pengacara terdahulu tidak diperbolehkan membocorkan rahasia kliennya."
Ahjussi! Kau tidak percaya ayahku?
Kalau tidak percaya, apa bedanya kau dengan detektif dan jaksa itu?
Diamlah!
Aku pembela ayahmu.
Jangan ikut campur.
Walau kau mengaku kalau kau membunuh Oh Jung Ah.
Aku tidak bisa memberitahu siapapun.
Tapi, aku harus tahu kebenarannya.
Apa yang disebutkan di pernyataan tertulis ini?
Kau menulis kalau kau membunuh Oh Jung Ah.
Kau akan terus menyangkalnya?
Kalau kau tidak bisa jawab, akui kalau kau membunuhnya.
Lalu kita bisa menyangkal itu pembunuhan tak disengaja dan membalikkan fakta.
Tidak peduli seberapa keras interogasi detektif...
Yang waras saja tidak akan mengakui membunuh seseorang jika mereka tidak bersalah?
Ada ancaman yang aku tidak mungkin melawan.
Kau masih tidak mau menulis pernyataanmu?
Aku tidak akan menulisnya.
Tidak mau menulis setelah membunuh seseorang?
Aku... aku tidak membunuhnya!
Itu benar! Aku tidak membunuhnya!
Dengar, Tn. Seo Jae Hyuk.
Kau tahu berapa banyak orang yang hilang tiap tahunnya?
Lebih dari 90.000!
89.000 dari mereka kembali...
Tapi 1000 yang lain tidak kembali.
Selamanya.
Keluargamu... kau punya satu anak?
Kami mencari orang-orang hilang...
Kau mau nama anakmu masuk daftar orang hilang?
Walau mayatnya mengapung di Sungai Han, kami akan proses itu tidak dikenali.
Anakku tidak tahu apapun! Dia tidak berbuat salah!
Anakku tidak tahu apapun... Anakku...
Jadi, akuilah kalau kau membunuh Oh Jung Ah...
Tulis beberapa baris.
Tn. Pengacara, meskipun aku tidak mengingat kejadian itu...
Ada ingatan yang terukir di hatiku.
Menyakitkan buatku hanya itu satu-satunya yang bisa kukatakan.
Tapi tiap waktu aku memikirkan Jung Ah...
Aku merasa tidak membunuhnya, jadi apa yang bisa kulakukan?
Aku tidak membunuhnya.
Kalau kau tidak mempercayaiku...
Kau tidak harus membelaku.
Baiklah. Mari mainkan semua ini dari awal.
Ini bayaranmu.
Berjanjilah padaku satu hal.
Kalau aku membebaskan ayahmu...
Kau akan gunakan kemampuanmu hanya padaku.
Huh? / Apa.... itu?
Ingatan fotografis? Hyperthymesia?
Kalau kau memutuskan melakukannya..
Kau akan dapatkan sertifikat pengacaramu tidak lama, meskipun buatku sampai 10 tahun.
Ini kontraknya. Tanda tanganilah.
Kau akan membeliku seharga 50.000 won?
No comments yet. Be the first to leave one.