Braven

Braven

Download Indonesian Subtitle

Release info

Braven 2018 720p BluRay x264-[YTS AM]
A Commentary by dhimaznovian
Resync dari Bandar1 untuk versi YIFY/YTS.am

Tags

BluRay
x264
720p
720
TS
YTS
Published on: 2018-09-09
Downloads: 157
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino

Itu muatan terakhir?/ Ya.

Baiklah. Semua siap!

Hei, Joe, aku sedang istirahat./ Istirahat, ya?

Ya. Kau pernah dengar itu?/ Tidak.

Badai akan datang.

Antar muatannya besok pagi. Menginaplah malam ini di sini.

Tidak. Aku akan baik saja.

Aku akan kembali besok dan menyelesaikan beberapa urusan.

Baiklah.

Kau membawa rantai?/ Ya, aku membawa rantai.

Jika kau terjebak, pastikan membuat simpul S pada rantai banmu.

Apa ini, masa pembekalan? Aku mengerti.

Lagipula, jika kondisi jalan sudah tak memungkinkan,

Aku akan menginap di pondokmu.

Kau masih sempat jika berangkat sekarang.

Menjauhlah dari pondokku.

Hati-hati di jalan, kawan.

Selalu, teman.

Hei!

Ayah! Bagaimana ayah tahu aku di atas sini?

Karena burung memberitahu ayah, itu sebabnya.

Mereka mulai berkicau karena aku terlalu dekat dengan sarang mereka.

Mereka beritahu kau itu akan datang?

Gerhana bulan./ Tidak, jangan!

Berhenti!/ Kau merindukan aku, sayang?

Ya. Ini sudah tiga hari.

Lima hari, sayang.

Charlotte tangkap Ibumu. Selamatkan Ibu!

Berhenti!

Lepaskan aku. Tidak, jangan macam-macam!

Kau sebaiknya beri aku ciuman. Beri aku ciuman.

Supnya di kompor. Kemari. Beri aku ciuman.

Sampai bertemu malam ini.

Baiklah./ Sampai nanti malam.

Jika kau masih terjaga saat aku pulang nanti,

Aku anggap itu pemanasan./ Apa itu?

Ayah tak tahu apa yang Ibumu bicarakan.

Di mana kakekmu?

Memasang lampu Natal. Di belakang sana.

Ya, lampu Natal. Itu petualangan sebenarnya.

Dia di garasi. Semoga berhasil dengan itu.

Baiklah.

Kau pergilah siapkan sup.

Charlotte, kau mau adik?

Ny. Braven, sampai bertemu malam ini.

Ya.

Saat aku pulang, Joe Braven, saat aku pulang...!

Aku mencintaimu.

Hei, Ayah.

Hei.

Apa yang kau lakukan?

Ayah kemari untuk mencari sesuatu.

Lampu Natal.

Sebelah sini, Yah.

Kupikir itu...

Itu seharusnya diatas sini.

Letakkan barang-barang sesuai tempatnya.

Kau selalu letakkan barang-barang sesuai tempat semestinya.

Akan aku usahakan. Bersulang.

Apa ini?/ Itu bir cokelat.

Rasanya seperti susu kocok.

Makan malam sudah siap. Ayo.

Ayah?

Ya.

Ayah ketiduran lagi.

Tidak.

Ya.

Kau menyebut ayah pembohong?/ Berhenti!

Ayah selalu ketiduran.

Itu karena ini waktunya untuk tidur.

Itu boneka Piggy.

Tapi Ayah belum selesaikan ceritanya.

Sungguh?/ Ya, sungguh.

Baiklah, sampai di mana kita?

"Hewan hutan bermain petak umpet."

"Bethany Bear sembunyi di guanya."

"Dia ketiduran dan teman-temannya tak bisa menemukannya."

"Musim dingin berubah menjadi musim semi."

"Dan dia dimahkotai juara petak umpet terbaik..."

..."dari seluruh hutan." Tamat.

Berhenti!

Selamat malam, babi.

Jangan lakukan itu lagi.

Ayah menyayangimu./ Aku juga sayang Ayah.

Aku selesaikan gelang untuk Kakek. Boleh aku berikan itu padanya?

Kakek mungkin sudah tidur, sayang, begitu juga denganmu.

Kita berikan itu padanya besok. Matikan lampunya.

Ayah menyayangimu.

Ayah?

Astaga, jangan lagi.

Hei, Ayah.

Halo?

Joe, hei, ini Mike dari Trinity Bar.

Ya, dengar, kau sebaiknya kemari.

Ya, ayahmu ke sini lagi./ Permisi?

Waktunya kita untuk pulang.

Ayo.

Ayo, sayang./Aku tidak.../ Hei!

Joe!/ Aku mengerti.

Aku segera ke sana./ Linden, jangan!

Hei, ada apa?/ Ayah di Trinity lagi.

Aku segera kembali./ Baiklah.

Kau tak apa?

Tidak, aku mengerti.

Ya, aku mengerti. Baiklah, terima kasih, Harris.

Orang yang berkelahi dengannya...

...dalam tahap bebas bersyarat karena serangan bersenjata,

Jadi dia tak mau mengajukan tuntutan, tapi...

Kita ada masalah, Joe.

Itu menyiksaku melihat Ayahmu seperti ini,

Jika ini terulang lagi, aku harus menahan dia.

Dan juga kau.

Ya, aku mengerti.

Kami selesai menjahitnya karena itu cedera kepala.

Ayah!

Halo, Sayang.

Ayah, apa yang terjadi dengan wajahmu?

Ayah bergulat dengan Kakek.

Bagaimana keadaannya?/ Kami baru selesai menjahitnya.

Pergilah temui Kakek, oke?/ Oke.

Karena itu cedera kepala, aku perintahkan MRI.

Bagaimana kelihatannya./Bagus, tapi bagaimana dia terlibat perkelahian?

Dia berpikir wanita di bar itu adalah istrinya.

Itu salahku. Aku seharusnya menjaga dia.

Apa dia sendirian saat kalian berdua bekerja?

Aku menjadwalkan jam kerjaku saat Joe sedang pergi,

Tapi terkadang sesuatu terjadi.

Sejak kecelakaan ayahmu tahun lalu,

Kondisi kejiwaannya semakin memburuk.

Biar aku bicara dengan ahli saraf lain, mengerti?

Dia akan melakukan pemindaian penuh./ Tidak, kami sudah selesai dengan itu.

Berarti aku sarankan kau pertimbangkan pengawasan yang lebih baik.

Aku tak mau masukkan ayahku ke panti jompo.

Dengar, itu bukan satu-satunya pilihan.

Apa dia sudah boleh pulang?

Pikirkanlah, Joe.

Ya.

Baiklah, Sayang. Ayo kita pulang, waktunya kau tidur.

Baiklah.

Sampai nanti, Ayah.

Kita bertemu di rumah./ Ya.

Itu...

...anaknya Donny.

'Kan?

Itu Charlotte, Ayah.

Itu cucumu.

Ya, itu benar.

Ya, Charlotte.

Ayo kita pulang, Ayah.

Kau siap, berengsek?

Hei.

Jangan macam-macam denganku, kawan.

Seberapa sering kau melakukan perjalanan ke Utara?

Setiap dua minggu.

Baiklah, ada supir lain yang menempuh perjalanan ini?

Kita takkan melibatkan orang lain.

Kenapa tidak? Begitu caramu mengembangkan sayap, melanjutkan.

Tak ada orang lain yang bisa kau percaya dalam kesepakatan ini?

Ini bukan soal kepercayaan,

Aku hanya tak mau melibatkan orang lain.

Itu sebabnya kau akan selalu menjadi pesuruh.

Tak masalah. Aku hanya perlu mengambil uangku.

Pegangan!/ Apa-apaan ini?!

Demi Tuhan.

Apa-apaan, kawan?

Sialan.

Apa-apaan ini?

Astaga./ Ada apa denganmu!

Kau hanya perlu mengendarai truknya!

Kita harus keluarkan barangnya dari sini sebelum ada yang datang.

Bajingan. Ambilkan tas dan kapakku.

Sialan!

Di mana itu?/ Di sana.

Berikan senternya padaku!

Di sini?/ Buka itu.

Benar begitu.

Itu trukku, bung!/ Sialan.

Itu mobil trukku!/ Tenang.

Buka kayunya.

Bung, kembali ke sini. Cepat.

Astaga, itu kokain yang banyak.

Aku tahu. Membuatmu bergairah, bukan?

Cepat. Masukkan ke tas./ Ini, masukkan ke tas.

Bajingan.

Sial.

Sialan. Kita harus padamkan apinya, kawan.

Kita harus singkirkan kokain ini sebelum polisi datang.

Cepat masukkan ke tas!

Bung, pikirkan ke mana kita akan pergi.

Baiklah.

Kita tak terlalu jauh dari pondok atasanku.

Ini beberapa mil dari sini. Kita akan menyimpan ini di sana.

Baiklah, ayo.

Sayang, apa yang kau lakukan?

Ini hampir jam 1 pagi.

Aku hampir selesai. Kembalilah ke dalam.

Joe.

Lihat aku.

Hei.

More Indonesian subtitles for Braven

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left