Specials

Release info

Father Is Strange E26-E52(END)
A Commentary by panjik92
Kredit ke penerjemah asli.

Tags

other
Published on: 2018-07-20
Downloads: 48
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

Siapa bilang kamu boleh menikahinya? Tidak boleh.

Ibu sudah meminta maaf kepada Hye Young.

Ya, ibu meminta maaf. Ibu tidak mengizinkanmu menikahinya.

Ibu tidak akan pernah mengakuinya sebagai menantu.

Omong kosong.

Lantas, kenapa meminta maaf?

Kenapa kamu mengungkitnya terus? Aku kini membahas pernikahan.

Sama saja.

Bagaimana bisa kamu mengubah sikapmu seperti ini?

Kamu memohon dan menangis, memintanya menemukan Jeong Hwan.

Bagaimana bisa kamu kini menentang pernikahannya?

Kamu tidak punya rasa malu.

Kamu tidak tahu apa-apa.

Kamu tahu perbuatannya kepadaku?

Apa yang sudah Hye Young lakukan kepada Ibu?

Dia datang menemui ibu di kafe

dan mengancam bilang renovasi ilegal dan semacamnya.

Ditambah lagi, kami bahkan berjabat tangan

dan dia meneriaki ibu, "Kamu mengerti?"

Ibu, itu tepat setelah insiden di kantor polisi.

Tidak penting kapan. Kalian bahkan tinggal bersama

dan dia tahu aku ibumu.

Bagaimana bisa dia bersikap amat lancang kepada ibu?

Bagaimana bisa ibu menerimanya sebagai menantu dan melihatnya?

Ibu tidak bisa melakukannya. / - Ibu...

Ibu tidak akan pernah mengizinkanmu menikahinya.

Aku tetap akan menikahinya walaupun Ibu menentangnya.

Apa? Lantas, kenapa bilang?

Kalian berdua bisa langsung menikah. Kenapa meminta restu ibu?

Ibu!

Keluar dari rumah ini sekarang juga.

Keluar jika kamu tetap mengabaikan dan tidak mendengarkan ibu.

Baiklah.

Aku akan berkemas dan keluar sekarang juga.

Kamu mau ke mana? Kamu mau menemuinya?

Kamu tidak boleh pergi. Kembali kemari sekarang juga.

Kamu mau dia melakukan apa?

Dia tidak boleh menikahinya selama aku masih hidup.

Dia tidak boleh menikahinya.

Jeong Hwan, kamu boleh mengabaikan perkataan ibumu.

Apa katamu?

Kukira kamu aneh sejak menemukannya dan kembali.

Kamu sudah gila? Kamu mau menikahi keluarga itu?

Kenapa kamu tiba-tiba memutuskan mau menikah?

Katamu kamu tidak mau menikah.

Aku memutuskan untuk mengambil risiko menikah.

Aku tidak mau kehilangan Jeong Hwan.

Kuputuskan kuambil kesempatan itu. / - Kamu tidak harus mengambilnya.

Kamu tidak harus punya semangat bertualang untuk hal seperti itu.

Walaupun kamu tidak mau menikahi orang lain selain dia,

ibu tidak akan mengizinkanmu menikahi keluarga itu.

Aku amat mengerti kecemasan Ibu.

Kamu mengerti dan bilang begitu? / - Tapi

aku tidak menikahi keluarga itu.

Aku menikahi Jeong Hwan.

Kamu bermain kata dengan ibu?

Kamu tidak tahu ibunya seperti apa?

Dia menganut nilai-nilai yang amat berbeda dengan kita.

Bukan hanya itu masalahnya. Dialah orang

yang menghina ibumu.

Ibu selalu tahu keanggunan bukan sesuatu yang bisa didapat

dengan membalut diri mengenakan merek mewah.

Tapi bagaimana bisa dia amat lancang dan kasar.

Nilai-nilai dan standarnya semua berkaitan dengan uang.

Dia merendahkan dan menyepelekan orang-orang miskin.

Dia juga suka memandang rendah.

Serta tidak punya sopan santun.

Itu salah. Saat mampir pagi-pagi beberapa hari lalu,

dia meminta maaf dengan sopan dan hormat kepada kita.

Dia hanya begitu karena putranya kabur darinya dan rumah.

Tunggu, apakah kamu

memutuskan menikahinya karena yang terjadi hari itu?

Astaga, tidak. Bukan itu alasannya.

Kini ibu bahkan tidak menyukai pria itu.

Saat kali pertama kami mengetahui kalian tinggal bersama,

dia berlari kemari dan meminta maaf, bilang mau menikahimu.

Lalu beberapa hari kemudian,

kalian putus karena dia tidak mau menikah.

Setelah itu, dia terpuruk dan menghilang.

Dia muncul beberapa hari kemudian dan bilang mau menikahimu?

Dia amat tidak konsisten dan bimbang.

Bagaimana bisa ibu merestuimu menikahi pria yang berubah pikiran?

Bukan dia yang selalu berubah pikiran.

Aku orangnya.

Pikiran dan perilakuku terkait pernikahan sedikit berubah.

Memikirkan pernikahan biasanya membuatku takut dan ngeri,

tapi satu-satunya pria yang membuat aku berpikir bisa mencobanya

adalah Jeong Hwan.

Sudah ibu bilang.

Kamu tidak bisa menikahi seseorang hanya karena menyukainya.

Ayah mengerti perkataanmu.

Tapi ayah juga setuju dengan ibu.

Ayah tidak mau kamu menikahi keluarga itu.

Tapi

akan ayah pikirkan karena kamu bilang sudah berubah pikiran.

Baiklah.

Tolong pertimbangkan.

Tidak ada yang perlu dipertimbangkan.

Kecuali dia bereinkarnasi dengan orang tua yang berbeda,

ibu tidak akan mengizinkanmu menikahi pria itu.

Astaga.

Kenapa tiba-tiba berubah pikiran?

Setelah kami putus, aku menyadari aku membutuhkannya.

Kakak tahu bagaimana orang bilang hidup itu sekotak cokelat, bukan?

Aku mau melihat cokelat apa yang akan kudapatkan.

Akankah Kakak baik-baik saja?

Aku mengerti alasan Ibu menentangnya.

Kata Kakak, ibunya cukup merepotkan.

Kakak yakin ibunya tidak merestui juga.

Kakak akan menjadi menantunya.

Aku mau menanyakan sesuatu karena tidak begitu paham situasi.

Siapa ibu pria

yang Hye Young pacari?

Kalian semua mengenalnya?

Dia pemilik gedung ini.

Dia dahulu kejam kepada kami sebagai induk semang.

Itu artinya keluarganya kaya.

Jangan salah paham. Aku tidak bermaksud seperti itu.

Tapi Ibu amat menentangnya.

Ya.

Itu bisa dimengerti.

Jadi, kamu sudah memutuskan, bukan?

Ya. Kakak harus membantuku.

Aku memang menduga ini, tapi Ibu lebih keras dari dugaanku.

Omong-omong, bukankah Kakak harus memperkenalkannya dahulu?

Tentu saja. Akan segera kakak atur.

Apakah pria itu tepercaya?

Ya! Itulah alasanku mau menikahinya.

Baiklah. Kami memercayaimu.

Ibu dan Ayah belum merestuinya,

tapi selamat.

Selamat, Kak Hye Young.

Astaga, aku masih tidak percaya

Kakak memutuskan untuk menikah.

Selamat, Hye Young.

Terima kasih, Semua.

Aku juga tidak bisa percaya

kamu dan Pak Cha akan menikah.

Kalian bekerja bersama, bukan? / - Ya.

Tapi aku sungguh benci dia akan menjadi mertua Kakak.

Jangan terlalu khawatir.

Kakak sudah memastikan untuk berhati-hati

sebelum berjalan ke kandang harimau.

Apa maksud Kakak?

Malam yang indah, bukan?

Aku, Byun Hye Young, memutuskan untuk menikah.

Bagaimana? Kamu mau meminta maaf atau kita bertemu di pengadilan?

Dengan hormat, aku harus memberitahumu

bahwa kamu amat lancang dan merendahkan.

Sudah paham?

Tidak mungkin.

Aku bersumpah itu tidak boleh terjadi.

Hai! Selamat pagi.

Biarkan kakak lebih dahulu.

Aku juga harus ke kamar mandi.

Kakak tidak boleh menyela seperti ini.

Jeong Hwan menunggu kakak di luar sekarang.

Lantas, Kakak boleh lebih dahulu. / - Ya, silakan.

Terima kasih.

"Aku tahu"

Kamu seharusnya memberitahuku bahwa kamu mau datang.

Aku bahkan tidak berias karena harus bergegas.

Kamu tetap terlihat cantik.

Lantas, apakah itu tato celak?

Di mana?

Hei, aku produser acara televisi.

Aku bisa tahu kamu berias atau tidak.

Kamu tampak luar biasa. Mengagumkan.

Dia tidak akan memasak?

Hei, kamu tidak memasak?

Maaf.

Masak saja sendiri.

Aku harus pergi.

Kamu mau ke mana?

Sayang, apakah kamu... Tunggu.

Apakah kamu

pergi menemui nona itu?

Pasti begitu.

Kamu mau bilang apa kepadanya?

Aku bertanya kamu mau bilang apa kepadanya?

Kamu mau bilang bahwa kamu menentang pernikahannya?

Tidak, aku tidak menemuinya.

Aku mau menemui orang tuanya.

Orang tuanya?

Kenapa kamu menemui mereka?

Ibunya pasti menentang pernikahan mereka.

Putraku bahkan tidak mendengarkanku,

jadi, percuma berbicara dengannya. Akan lebih baik

menemui orang tua gadis itu dan mengakhiri kekacauan ini.

Kamu benar-benar...

Kenapa kamu tidak bisa memahamiku?

Aku lebih baik mati.

Aku tidak bisa menerimanya sebagai menantuku.

Aku bahkan tidak bisa tidur kemarin malam.

Memikirkan menghadapinya dahulu membuat jantungku berdetak kencang.

Bahkan tanganku gemetar dan aku serasa akan mati.

Bagaimana bisa kuterima gadis semacam itu sebagai menantuku?

Kamu dan Jeong Hwan

More Indonesian subtitles for My Father is Strange

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left