The first 200 lines.
Begitu kepercayaan antara bos dan sekretaris hancur,
kamu tahu bagaimana kelanjutannya.
Jeong Gal Hee.
Kamu dipecat.
Rahasia yang tidak boleh diungkapkan.
"Episode 13, Rahasia yang Tidak Boleh Diungkapkan"
Pernahkah aku memberitahumu
kenapa aku membantumu?
Kamu tahu soal arwana?
Ya. Sangat tahu.
Konon, arwana membawa keberuntungan.
Arwana ini peninggalan mendiang ayahku.
Ada orang yang lebih menghargai ikan daripada sekretarisnya.
Sudah berapa kali kukatakan?
Kubilang aku akan memberi Min Ik ikan ini,
jadi kalian harus memeliharanya dengan baik!
- Maaf, Pak. - Maaf, Pak.
Pokoknya, ikan ini harus tetap hidup.
Jika ikan ini mati, kalian juga akan mati.
Cepat sembuhkan!
Astaga.
"Pimpinan TnT Mobile, Do Wan Bae"
Ya, Pak. Kami sedang dalam perjalanan.
Ya, di persimpangan...
Kakak.
Pokoknya, ikan ini harus tetap hidup.
Jika ikan ini mati, kalian juga akan mati.
Kakak!
Sekretarisnya mati demi menyelamatkan ikan,
tapi perusahaan tidak menganggapnya sebagai kecelakaan kerja.
Karena jika itu dilaporkan sebagai kecelakaan kerja,
pimpinan akan ketahuan menyuruhnya bekerja di luar jam kerja
dan menerima suap berupa ikan seharga 100.000 dolar.
Jadi, aku menukar ikan itu
dengan ikan lain yang harganya 10.000 dolar.
- Dan dengan uang itu... - Eul Wang.
Dari mana kamu mendapatkan uang ini?
Aku membayarkan biaya kuliah putranya,
karena dia tidak pernah menerima kompensasi.
Saat itulah aku membentuk himpunan bernama Euldoguk.
Kami mengambil uang kotor dari mereka yang berkuasa
dan mengembalikan uang itu kepada mereka yang diinjak-injak.
- Tidak. - Kami menukar lukisan
yang mereka terima sebagai suap dengan lukisan tiruan.
Dan kami mengumpulkan sejumlah besar uang duka
yang bertentangan dengan UU antikorupsi untuk menggalang dana.
Kita, pekerja alih daya TnT Mobile
tidak pernah bisa beristirahat sedikit pun.
Tapi akhirnya, kita berhasil membuat ruang tunggu untuk kita!
Semua uang yang kami kumpulkan
digunakan untuk menyejahterakan pekerja alih daya.
Karena itulah kami bisa membuat ruang tunggu untuk sopir.
- Lantas kenapa? Astaga. - Maka itu, aku tidak bisa diam saja
- Nanti kutelepon lagi. - saat mendengar ceritamu.
Tutup saja dahulu.
Astaga, sial.
Hei.
Sudah berapa kali aku melarangmu makan di dalam mobil?
Tidak, Pak. Aku tidak pernah makan di dalam mobil
karena tahu Anda tidak menyukainya.
Lantas ini bau apa?
Mungkin bau itu berasal dari pemanas.
Kamu membodohiku? Hei, Bodoh.
Kamu pikir aku tidak bisa membedakan bau makanan dan pemanas?
Kamu pikir aku bodoh? Hei!
Hei!
Hei!
"Eun Jung Su, Rumah Sakit Hanguk"
Apa maksud Anda?
Kenapa perusahaan tidak mau menganggap ini kecelakaan kerja?
Presdir Sim mengamuk
dan bilang akan menuntutmu atas percobaan pembunuhan.
Aku baru saja menerima telepon dari pusat layanan,
dan dia bilang kamu secara sengaja menyebabkan kecelakaan
untuk membalas dendam karena dia melukai lehermu.
Apa?
Lantas siapa...
Siapa yang akan membayar lututku yang cedera?
Halo?
Pak Eun Jung Su?
Siapa kamu?
Aku Lee Eul Wang. Aku datang karena mendengar cerita dari Sekretaris Mo.
Euldoguk melaporkan kecelakaanmu sebagai kecelakaan kerja,
dan ini uang sejumlah 10.610 dolar, senilai dengan pengobatan 6 bulan.
Aku tidak tahu
apakah aku diizinkan untuk menerima uang ini.
Terimalah.
Karena inilah aku membuat organisasi ini.
Kalau begitu, sebagai balas budi, izinkan aku membantu Euldoguk
dengan cara apa pun.
Bagaimana, ya...
Aku akan melakukan apa pun untuk membantu.
Kalau begitu, bisakah kamu menjaga fail excel kami?
Aku merasa tidak nyaman jika fail itu disimpan di kantor.
Tentu saja. Apa pun yang Anda butuhkan, Bos.
"Bos"?
Ini alat melarikan diri otomatis.
Aku selalu membawanya sejak mulai bekerja
sebagai sopir di usia 20 tahun.
Aku ingin menjaga diri
jika terjadi sesuatu di dalam mobil.
Ada bos yang menjambakku karena tidak suka melihatku
selalu mematuhi rambu lalu lintas.
Dan ada bos
yang melempar puntung rokok kepadaku
karena aku memberikan jalan pada mobil lain.
Aku ingin mempunyai bos yang bisa kuhormati,
bukan sekadar orang yang punya jabatan tinggi.
Ha Ni bilang dia akan meninggalkan buku besar di kantor.
Tunggulah di sini sebentar.
Dia ke mana?
Di mana USB itu?
Astaga, aku sudah memberitahunya ini bersifat rahasia.
Ya, Bos.
Kurasa Direktur Do membawa USB yang berisi fail excel itu.
Jangan sampai dia melihat isi fail itu.
Bukankah Anda bilang Anda tahu dia menuju ke mana?
Sepertinya dia hendak menemui Dae Ju di Sungai Han.
Kalau begitu, pastikan Direktur Gi tidak sampai di tujuan.
Aku akan mengambil USB itu.
Hei, kamu sudah datang rupanya.
Siapa...
Andai saja...
Siapa kamu?
Andai saja aku tidak datang ke sana untuk mencari USB itu.
Aku ingin menyerahkan diri.
Apa?
Aku ingin membantu,
tapi aku makin memperparah keadaan.
Kini Direktur Do sudah melihat isi fail itu,
dan cepat atau lambat, dia akan tahu soal Euldoguk.
Aku akan menyerahkan diri
dan bertanggung jawab atas USB itu
serta kecelakaan yang menimpa Direktur Do.
Tidak.
Perusahaan dan Presdir Sim yang semestinya dihukum.
Kenapa justru kamu yang dihukum?
Tapi bagaimana jika
seluruh anggota Euldoguk dipecat?
Direktur Do
tidak bisa melihat wajah orang lain gara-gara aku.
Kenapa itu menjadi kesalahanmu?
Itu kesalahan ayahnya karena hanya merekrut pekerja alih daya
untuk memangkas anggaran pegawai perusahaan.
Dan itu pun kesalahan Presdir Sim karena memperlakukan
sopirnya seperti budak.
Aku akan memastikan Euldoguk baik-baik saja.
Pak Eun, pergilah ke suatu tempat dan istirahat selama beberapa hari.
Aku akan meneleponmu setelah situasi teratasi.
Kita akan naik mobil tua di Havana
dan melintasi Pantai Malecon.
Lalu, kita akan ke kelab salsa
dan menikmati minuman mojito.
"Rumah Sakit Sangmo"
Kenapa tiba-tiba ingin pergi ke Kuba?
Jika harus pergi, ajaklah pacarmu.
Anda tidak mendengarkanku, ya?
Aku sudah berjam-jam menceritakan kisah cintaku yang menyedihkan.
Ternyata, dua wanita yang kucintai
adalah wanita yang sama.
Jadi, kamu ingin aku meninggalkan pasienku dan ke Kuba bersamamu?
Siapa lagi yang harus kuajak?
Sekretarisku telah membohongiku.
Aku meragukan temanku. Lalu, keluargaku...
Keluargaku...
Sejak awal, aku tidak punya keluarga.
Biar kulihat.
Aku tidak bisa ikut ke Kuba, tapi aku bisa memeriksa lehermu.
Omong-omong,
jika dua wanita yang kamu cintai itu adalah wanita yang sama,
bukankah itu justru bagus?
Bagus?
Anda tahu bukan itu inti masalahnya!
Pasti dia punya alasan.
Sebenarnya, Anda memihak siapa?
Astaga. Baiklah.
Astaga, dasar wanita sialan! Sungguh penyihir yang kejam!
Dia menjijikkan sekali? Kamu sudah puas?
Sepertinya kamu teratur minum obat.
Berkat itu, penyakitmu tidak memburuk.
Jika tidak, kondisimu pasti makin parah.
Masa bodoh. Pokoknya, aku akan pergi.
Masih banyak tempat lain yang ingin kukunjungi!
Tidak kusangka
hanya tempat ini yang bisa kukunjungi.
Ini. Kamu boleh memilikinya.
Aku sudah bosan memainkannya.
Ya, Pak Park.
Bagaimana dengan nomor telepon rumah Pak Eun dan lainnya?
Baik.
Jika kamu berhasil menghubungi dia, tolong kabari aku.
Baiklah.
Siapa, ya?
Aku sudah dengar yang terjadi di kantor polisi.
Tapi saat kali pertamaku bertemu dengan Pak Eun, dia terlihat baik.
Dae Ju, karena kamu sudah memberikan surat pengunduran dirimu,
bagaimana kalau kita ke Kuba dan belajar menari salsa?
Untuk apa kamu ke Kuba?
Pemilihan presdir tiga hari lagi. Kamu tidak tahu itu?
Aku tidak tahu.
No comments yet. Be the first to leave one.