Pisaasu

Pisaasu (பிசாசு)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Pisaasu 720p
A Commentary by Ahmad_Khan
Mohon dikoreksi kalau ada yg salah terjemahan

Tags

720p
720
Published on: 2019-11-06
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkah Oleh : Ahmad Khan

Oh tidak!

Apa yang terjadi? / Seorang pria bermobil hijau menabraknya.

Apa kau mencatat nomornya?

Sudah jauh sekali. Aku tak bisa melihatnya. / Astaga! Dia mengalami pendarahan hebat.

Angkat dia! / Tunggu, Pak. Akan kuambil Bajai-ku.

Madhu, tunggu di sini. Aku akan kembali, oke? / Akan kuhubungi keluarganya.

Mau kutampar ya. Kau tak lihat lampu merah nyala?

Maaf pak. Tolong maafkan kami. Ini darurat!

Nyonya, ini darurat! Kasus Kecelakaan. Tolong segera.

Berhenti.

Lepaskan tangannya. / Pak, lepaskan tangannya.

Pak...

Apa dia kerabatmu?

Tolong hubungi orang tuanya. Dia meninggal. Dorong ini ke dalam.

Pak, depan dan belok kanan.

Pak, dimana putriku?

Dimana dia? / Maaf Pak, dia sudah meninggal.

Oh tidak!

Oh tidak! Dokter, tolong selamatkan putriku.

Tolong selamatkan putriku, pak.

Aku akan bersimpuh di kakimu. / Pak!

Pak, tolong bangun. / Tolong selamatkan putriku.

Tuhan, tolong jangan ambil putriku dariku.

Silahkan ambil saja hidupku jika kau mau. Bhavani, sayangku!

Pak, bangun! / Ya Tuhanku jangan ambil dia dariku.

Pak, kumohon. Tolong selamatkan putriku!

Tolong selamatkan putriku!

Dia gadis piatu. Dia putriku satu-satunya.

Bhavani, sayangku!

Setelah beberapa hari

Siap. Mulai.

Hei! Musiknya sudah berakhir, apa yang kau mainkan musikmu sendiri?

Yugi, siapa yang mengarahkan musiknya? / Maaf pak.

Hei, Siddharth!

"Jalan di depan tak jauh..."

"Kehidupan, beban untuk berpegang teguh"

"Bersandar dan pinjamkan pundakmu..."

"Tuhan akan memberi isyarat di kakimu"

"Singkirkan kegelapan dengan cahayamu!"

"Bagikan mangkuk nasimu!"

"Bagikan mangkuk nasimu!"

"Sebuah kerikil melintasi di sungai, tak meninggalkan jejak"

"Dermaga bongkar yang tabah tak pernah membebani bumi"

"Di belakang setiap gelombang, lihatlah samudera lain!"

"Biarkan air mata kita manis!"

"Siapa yang memiliki pegas kebaikan yang ada di hatinya?"

"Ibu, ramuannya adalah susu"

"Siapa yang memiliki mata air welas asih di mata?"

"Tuhan, ramuannya adalah hidup"

"Dalam berkat tangan yang menerima, Dalam musik tangan yang merangkul..."

"Biarkan senyum mekar di mana-mana!"

Untuk sebuah Call Sheet , kau dapat 9000. Kau tak bisa melakukanya. Kau mengemis di sini!

Sepertinya kuakan kehilangan pekerjaanku karenamu.

Kenapa kau bersikap seperti itu di studio?

Hei... Berhenti!

Apa kau baru tabrak dan lari?

Hei!

Pak, aku tak lihat. / Tinggalkan dia, Bro.

Tinggalkan aku!

Apa maaf? Apa kau baru tabrak dan lari?

Apa Maaf? Maafkan aku, rupanya!

Jika dia mati, akankah maafmu mengembalikan hidupnya?

Kau harus ditembak di tengah jalan!

Sana kau!

Sana!

Apa yang sudah terjadi padamu? Kenapa bersikap sangat kejam?

Hanya karena seseorang jatuh di jalan. / Bukan hanya seseorang.

Apa kau kenal gadis yang meninggal itu?

Hanya karena seorang pria menjatuhkannya, kau menghajar pria pengendara motor ini!

Gadis itu... / Mati! Dia takkan kembali.

Sana, minum beberapa gelas bir!

Kemudian, pecahkan botol-botolnya dan lupakan gadis itu!

Sana!

Kehidupan kita di sini... Apa artinya?

Kenapa kau dilahirkan?

Kenapa kau kuliah? Kenapa kubicara di sini?

Ada orang yang datang... apa arti musiknya?

Jadi... Ada rokok?

Sebentar!

Permisi!

Aku mendengarkan lagu yang kau mainkan.

Penuh kebahagiaan. Itu yang kami diskusikan.

Bisakah kau memberiku 100 kembalian?

Terima kasih.

Tak salahkah minum?

Sepertinya tak satu pun menjawab pertanyaanku!

Hai, Magesh! / Bilang halo.

Bu Magesh, kapan lift akan baik lagi?

Kayaknya mereka kerja setiap hari. Tapi belum ada perbaikan.

Aku baru saja pulang. Masih belum makan.

Belum bisa putuskan apa yang mau dimakan. Kuharus lihat ke kulkas...

Tadi kumenaruh pembuka botolnya di sini?

Tutup teleponnya, Bu! Akan kutelepon nanti.

Siapa?

Hei, Magesh!

Apa yang kau lakukan? Masih belum tidur ya?

Mari.

Apa yang kau lihat?

Hei, Magesh!

Ada orang mengetuk pintu.

Hei, Magesh! Kau dari mana?

Kemana kau pergi jam segini?

Mari!

Dia tadi ke rumahku.

Dia mengetuk pintunya, Pak. / Benarkah?

Sebelumnya terima kasih. / Tak masalah, Pak.

Paman!

Bisakah kau membawa kami semua ke jalan yang di atas?

Kenapa? Bukankah kau biasanya yang membawa semuanya?

Kenapa kau berhenti, nak?

Kenapa kau menarik cepat sekali, sayang?

Berikan tasnya! / Kak, jangan ambil tasku.

Jangan ambil tasku!

Hei, berapa jumlahnya? / Sebotol wiski!

Tak masalah.

Apa ini? Orang yang pergi kembali?

Berikan tas anak itu.

Apa? Sok Pahlawan, ya?

Kak, pegang ini.

Hei, pegang kakinya!

Angkat dia!

Thilotama!

Hai, Thilotama! Ayo!

Enyah! Apa aku mengikatmu? Pergi saja!

Berbuat semua ini, apa kau tak pikir ada orang yang menentangmu?

Siapa yang akan menentangku? Siapa yang akan datang?

Hei, apa yang kau lihat? Enyah!

Kenapa menghiraukannya? / Menghiraukannya?

Siapa dia? / Aku tak kenal.

Apa dia itu penting bagimu?

Hei, Magesh! Berapa lama lagi kau akan main sendiri?

Mari. Ayo pergi.

Apa Siddharth? / Kumau pinjam pembuka botol?

Pembuka botol? / Kumohon!

Kapan kau beli rumah ini? / Tiga tahun yang lalu. Mengapa?

Sebelum kau pindah, apa ada orang bunuh diri di sini?

Ini rumah baru. Kami penghuni pertamanya.

Jika orang bunuh diri dengan keinginan yang tak terpenuhi, mereka bakalan kembali...

Kuminta kau datang ke sini agar aku kan merasa aman!

Aku takut, bro!

Aku tepat di sebelahmu. Jangan takut.

Pernahkah kau menonton film The Exorcist? / Ya.

Setannya datang terbalik... di tangga...

Diam dan tidur.

Jangan dorong aku, bro!

Bukan aku.

Bukankah kusudah bilang jangan mendorongku?

Hei, kapan aku mendorongmu?

Kau nggak mendorongku, kan? / Nggak.

Hei!

Hei!

Kemarilah, kalian!

Ayolah!

Kalian siapa? Apa yang kalian lakukan di jalan?

Pak, kami berasal dari keluarga yang baik.

...Di celana dalammu, ya?

Pak, ada hantu di rumahku.

Hah? / Ya.

Seperti Setan yang terbalik di tangga, dalam film The Exorcist?

Cerita apa yang kalian gulirkan di sini?

Pak, bisakah kau memberikan ponselmu?

Untuk apa?

Perlu menelepon teman dan memintanya membawakan pakaian.

Tolong percayai kami, pak.

Apa yang kalian lakukan?

304, hubungi Rumah Sakit Jiwa dan tanya apa ada dua yang hilang.

Pak, kami berdua pemain biola!

Kami memainkan musik Pak Ilaiyaraaja! / Sekarang, ini juga!

Tolong berikan ponselmu, pak.

Berapa nomornya?

Minum teh kalian? Lalu, pergilah! Bertanya-tanya apa yang ada di koran!

Apa kalian begitu bersemangat mengintip ke jendela tetangga?

Ini minumnya, ambillah!

Kita bisa bereskan masalah ini. / Bagaimana?

Ada biayanya.

Tak masalah. Kuharus keluar dari masalah ini.

Bagaimana kau akan membereskannya?

Dukun Amala!

Hei, taruh 50.000 rupee di atas meja.

50.000? / Berikan saja, bro!

Di tempat asalmu, di sumur di sebelah utara...

...seorang gadis muda telah tinggal.

Dia sudah berbaring di sana selama 27 tahun.

Ada luka di hatinya.

Karena sakitnya tak mau berhenti, dia datang mencarimu!

Luka itu karena perbuatan jahat yang dilakukan oleh salah satu kerabatmu!

Di dalam rahimnya ada janin berusia 4 bulan!

Ibu dan anak berbaring meringkuk. / Bagaimana kalau kita membawanya keluar dan menguburnya?

Jangan menyela!

Buat cradle dengan 80 gram emas.

Jika kau menguburnya di hutan yang sepi...

...dan jika kau berjalan tanpa berbalik...

...semua kengerian di rumah ini akan berhenti.

Kapan kita harus melakukan ritual ini? / Kita bisa melakukannya besok.

Rajesh! / Ya Bu!

Dimana uangnya? / Di dalam tas!

Tak ada di dalam tas! / Aku yang menaruhnya sendiri.

Lalu, kemana perginya?

Aku melihat dia menaruh uangnya di dalam tas.

Pisaasu subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left