The first 163 lines.
(Katanya setelah mantan kepala akademi berhenti,…)
(…digantikan sementara oleh wakil kepala yang muda dan hebat.)
(Mengubah dan menegakkan gaya sastra Fu.)
(Melihat lebih baik daripada mendengar.)
(Biar kulihat sendiri di Akademi Kerajaan,…)
=Siswi Akademi Kerajaan=
=Episode 1=
Nona Besar datang.
Sudah datang, cepat.
Patuh.
Tuan Muda!
Bulan ini, sudah tiga kali kuda terkejut.
Kali ini adalah Nona Song.
Tak masalah.
Tabrak saja.
Namun, dia adalah putri dari Tutor Agung Song.
Kalau begitu, percepat.
Lagi pula, dia akan menghindar.
Yan Yunzhi ini tak menolong, malah percepat.
Aku… Apa yang harus kulakukan?
Tuan Muda, kuda sudah berhenti.
Apa Anda terluka?
Benar-benar orang yang aneh.
Nona.
Bagaimana?
Apakah Nona terluka?
Semua salahmu.
Merusak hal baikku.
Di jalan ada orang dungu.
Di kereta ada orang aneh.
Kalian, orang-orang Kota Bianjing, tak bisa berterima kasih, ya?
Sudah bagus aku tak memukulmu, masih mau berterima kasih?
Benar-benar sombong.
Kuberi tahu padamu.
Aku bisa menolongmu dari depan kereta.
Aku juga bisa melemparmu kembali.
Aku…
Apakah kau tahu siapa yang kau singgung?
Ini adalah putri Tutor Agung Song, Song Jiayin.
Apakah kau berani menyinggung nasibmu?
Memangnya kenapa kalau Tutor Agung Song?
Memangnya kenapa kalau Song Jiayin?
Aku tak pernah memandang manusia berdasarkan status.
Jika mampu, maka tangkaplah aku.
Aku adalah Sang Qi.
Sang Qi?
Gadis liar dari mana?
Kelak kau akan menderita.
Tuan Muda terus melihatku seperti ini, apakah ingin berterima kasih?
Tidak perlu.
Saya, Sang Qi, membela kebenaran juga bukan hanya satu dua hari.
Sayang sekali.
Tak bisa berbicara.
Kenapa tak bisa berbicara?
Bagus!
Bagus!
Nona, kini meja sudah penuh, maaf.
A-Qi.
Cepat naik.
Zhuo Wenyuan!
A-Qi, lelah, 'kan?
Ayo, mari.
Ayo.
Domba bakar, kaki domba kecap, iga bakar, talas goreng.
Tambah hidangan sampingan.
Bola plum asam manis.
Labu madu.
Tambah lagi jahe yang sedikit pedas.
Bisa dibilang paling enak.
Dari kecil aku mendengar bahwa…
…kau sangat suka makan domba panggang Restoran Qingfeng.
Tampaknya kau tak berbohong.
Siapkan dengan cepat.
Baik.
Tamu, silakan.
Tuan ke-3.
Tuan ke-7, duduklah.
Kenapa begitu telat?
Aku bertemu seseorang.
Kenapa tiba-tiba berpikir untuk kembali?
Sudah umurnya.
Saatnya belajar di Akademi Kerajaan.
Akademi Kerajaan?
Aku tak salah dengar, 'kan?
Akademi Kerajaan adalah akademi tertinggi Dinasti Song.
Selalu hanya merekrut siswa dari kaum bangsawan…
…yang berumur 14 hingga 17 tahun.
Kalau siswi, aku sungguh tak pernah dengar.
Semua hal pasti ada awalnya.
Aku bisa meminta kesempatan kepada Kaisar,…
…mengirimku ke Akademi Kerajaan, dan menjadi siswi pertama.
Tak mudah untuk menjadi orang pertama.
Aku sudah memutuskan.
Ini adalah harapan terakhir kakakku.
Dia ingin aku meneruskan ambisinya.
Belajar di Akademi Kerajaan.
Zhuo Wenyuan.
Tak peduli botol terakhirmu atau bukan, harus berikan padaku.
Jika berani mengabaikan Keluarga Song,…
…akan kuhancurkan gedung kalian.
Cepat pergi!
- Kenapa… - Kenapa…
Belajar cara bicaraku?
Pantas saja, tadi masih berani melapor nama dan tidak takut.
Ternyata ini adalah wanita baru yang digoda Tuan Muda Zhuo.
Tuan Muda Zhuo.
Kau benar-benar menerima semua wanita yang menyukaimu.
Nona Song.
Tak boleh berkata seperti itu.
Ini adalah Nona ke-2 keluarga Menteri Militer Sang, Sang Qi.
Kau adalah gadis liar yang lahir di perbatasan itu?
Baru pulang ke Bianjing, pantas saja tak tahu aturan.
Mempermalukanku di depan calon suamiku.
Tuan ke-7.
Kapan kau menikah?
Bahkan memanggilmu calon suami.
Tuan ke-7.
Tak baik 'merebut arak' dua gadis, 'kan?
Uang arak aku bayar duluan.
Apakah tadi kau bilang gadis itu adalah Sang Qi, adik Sang Yu?
Bertemu langsung memang lebih baik.
Memang kenapa jika kau putri tunggal Menteri Militer?
Meski aku tak bisa berbuat apa-apa padamu,…
…tapi orang Gedung Qinfeng ini harus memberiku penjelasan, 'kan?
Lihat, dia lumayan cantik.
Hanya saja tak tahu apa yang dipikirkannya.
Setiap hari berkelahi dan marah-marah.
Benar-benar tak berhenti sama sekali.
Benar.
Apa yang kau bicarakan?
Memujimu.
Nona Song, aku sedang memujimu.
Keanggunanmu membuat orang terpesona.
Apakah masih perlu dikatakan?
Kau berulang kali muncul di hadapanku dan mencari masalah.
Tak mungkin ingin mendapatkan perhatianku, 'kan?
Sama sekali tak perlu.
Meskipun ada, kau menyerah saja.
Jika membuatku marah, harus menanggung akibatnya.
Seret pelayan toko ini!
Tunggu!
Nona Song.
Pelayan ini juga memiliki orang tua.
Kau tak perlu berbuat begini, 'kan?
Bagaimana aku menanganinya, apa hubungannya denganmu?
Lagi pula, dia bersalah…
…karena kau telah merusak hal baikku.
Kalau begitu, Nona Song katakanlah, bagaimana aku merusak hal baikmu?
Asalkan kau bisa tidak menyulitkannya,…
…aku bersedia untuk membantumu menyelesaikan hal baikmu.
Hanya dengan kau mungkin bisa mencari kesenangan?
Nona Sang.
Bagaimana kalau kita bertaruh?
Buat Yan Yunzhi terima kantong uangmu.
Yan Yunzhi?
Siapa itu Yan Yunzhi?
Tuan muda yang tadi turun dari kereta kuda.
Rupanya dia.
Pelajar berwajah putih yang tak bisa membuka mata…
…dan tak bisa berbicara ini.
Deskripsi ini cukup sesuai.
Aku jelas-jelas tampan dan mataku berbinar.
Tak pernah mendengar penilaian seperti ini.
No comments yet. Be the first to leave one.