The first 200 lines.
Kau siap?
Itu pertanyaan bodoh.
Senin, 09:07 pagi. Pemeriksa: Hatch.
Subyek: Elizabeth Scott Keen.
Kita mulai. Sebelum Senin minggu lalu,
apakah Anda pernah atau sebelumnya ada kontak dengan Raymond Reddington?-/ Tidak.
Apakah Reddington bilang padamu sebelum menyerah pada FBI?-/ Tidak.
Apakah Anda pernah terbukti bersalah?
Terbukti? Belum.
Tolong jawab "Ya" atau "Tidak".
Apakah Anda pernah terbukti bersalah?
Kau buang waktu.
Apa Elizabeth Keen tahu kenapa Anda menyerah?
Dia bilang ingin kekebalan.
Dimana ia bersedia kerja sama, bocorkan nama-nama.
Nama apa?-/ Dia punya daftar.
Katanya ia bisa bilang nama penjahat kelas atas jika...
...Menhankam memberinya kekebalan.
Apa status hukumnya?
Pria itu bocorkan rahasia untuk jaringan Hofstad, untuk Syria.
Dia takkan dapatkan kekebalan.
Ceritakan soal penahanan. Siapa lagi yang tahu ia ditangan kita?
Termasuk kita diruangan ini, jumlah 26 orang.
Ingat, ia menghilang lebih dari 20 tahun.
Tapi ia tahu sesuatu yang tidak kau tahu. Soal Elizabeth Keen...
Katanya Ayahnya punya catatan kriminal?
Ya.-/ Sebelum Senin minggu lalu,
apakah Anda pernah atau sebelumnya ada kontak dengan Elizabeth Keen?
Tidak.
Dia bohong.
Apa Raymond Reddington tahu atau kenal suami Anda?
Namanya Tom Keen. Guru sekolah kelas 4.
Dia sekarang dalam keadaan koma.
Hampir terbunuh dalam pertengkaran dari kasus yang ditangani Keen.
Dia bisa selamat?-/ Situasinya tidak pasti.
Kau yakin suaminya tidak terlibat dengan Reddington?
Tidak.
Jujur saja, kami tidak tahu Reddington terlibat dengan siapa?
Lalu kenapa kita harus percaya dia?
Kau memberi pertanyaan salah.
Aku berusaha bantu kalian soal sesuatu yang penting.
Itu keputusan kalian untuk percaya atau tidak.
Tapi akan ada kecelakaan jam 11 pagi ini di Taman Decatur Industrial.
Aku akan kirimkan ambulans.
Kita harus putuskan cepat. -- Dia tahanan.
Dia bukan diposisi untuk bernegosiasi.
Beri hukuman main hakim sendiri. Lihat apa pembelaannya.
Dia hanya bicara pada Keen. -- itu bukan keputusannya.
Kami putuskan ia bicara pada...-/ Aku rasa kalian belum mengerti
betapa rumitnya situasi ini untuk diatur.
Reddington menjadi penengah dalam beberapa kejahatan internasional selama 20 tahun.
Dia punya akses untuk penjahat yang bahkan kita tidak tahu ada.
Dia baru saja bilang akan terjadi sesuatu di Taman Decatur Industrial.
Aku rasa kau tidak mengerti.
Kau bukan atasan divisi kriminal di Kemenhankam. Aku atasannya.
Jaksa Agung takkan terima kesepakatan itu.
Reddington adalah kriminal dan kami akan mengaku sudah menangkapnya.
Kantor kami akan berikan hukumannya.
Aku harap Anda mengerti bahwa... -- Tidak ada kesepakatan.
Jelas?
Ya.
Dan apa Anda menjawab ini dengan jujur?
Apa yang kita temukan?
Menyisir seluruh daerah. Beberapa tim periksa sekitar.
Pakai unit K-9. Hasilnya nihil.
Maksudku, lihat sekitar.
Ada 2 blok perumahan untuk bersembunyi dan...
Aku tidak tahu apa sasaran kita.
Aku butuh info lebih. Apa info spesifiknya?
Siapa pemberi info?
Kami punya informan yang senang permainkan kami.
Katanya butuh tim penyelamat disini jam 11. Ini sudah 11:20.
Tunggu lagi 20 menit lalu pergi.
Aku ingin tim bom, medis, semuanya pergi.
Kita punya masalah. Kereta penumpang menerobos masuk.
Apa? Ulangi?
Aku bilang ada kereta penumpang menuju arah kalian.
Diluar batas kecepatan.
Kosongkan area. Keluarkan semua orang.
Pergi! Kosongkan area!
Pergi dari sini! Cepat!
PEKERJA LEPAS
Benda yang kutemukan dibawah lantai bukan milikmu, 'kan?
Dia menaruhnya disana.
Pistol dan passport.
Katakan Reddington yang lakukan, dan bukan...
Andai kau bisa bangun dan jelaskan itu sendiri.
60 orang terbukti meninggal dan puluhan lainnya terluka
setelah kereta penumpang keluar jalur pagi ini di Taman Decatur Industrial.
60 orang tewas karenamu.
60 orang tewas karena kau tidak menjawabku serius, Harold.
Jika kau ingin selamatkan warga dan menangkap penjahat...
Perhatikanlah.-/ Mereka takkan penuhi tuntutanmu.
Sayang sekali.
Nama berikut dalam daftarku sangatlah licik.
Kereta itu. Bagaimana kau bisa tahu?
Aku tahu banyak hal. Tapi kereta itu tidak.
Aku tahu waktu, lokasi...
Tapi kereta itu suatu kejutan. -- Itu bukan aksi terorisme.
Lihat daftar korban, Harold.
Kau akan temukan pejabat wanita dari Albany.
Kelihatannya ia terlibat dengan orang jahat yang punya kuasa.
Kau bilang keluar jalur itu pembunuhan?
Aku tak bilang apa-apa.
Kecuali pada Elizabeth Keen.
Beritahu soal kecelakaan kereta itu.
Andai kau tahu seberapa jauh yang kutempuh untuk bisa menemuimu, Lizzy.
Namaku Liz bukan Lizzy. Untukmu, Agen Keen.
Aku sudah dengar tuntutanmu tapi kurasa kau belum dengar tuntutanku.
Jadi biar kuberitahu aturan mainnya.
Aku bertanya, kau jawab.
Bermain denganku, dan aku pergi.
Paham?
Bagaimana kabar Tom?
Mereka takkan memberimu kekebalan. Tidak mungkin.
Aku rasa mungkin.
Kalau tidak, kenapa aku disini? Aku dengan senang hati kembali ke perahu.
Beritahu soal kecelakaan kereta itu.
Apa yang ingin kau tahu? -- Semuanya.
Kecelakaan kereta itu bukanlah kecelakaan. Kau tahu itu.
Tapi yang tidak kau tahu, pelakunya...
...cukup produktif.
Dia bertanggung jawab atas beberapa pembunuhan terencana
seperti yang kali ini tersamar sebagai kecelakaan.
Harus kuteruskan?
Bangunan runtuh di Moscow,
kapal terbalik di Sungai Brahmaputra.
Ini adalah kejadian yang diliput dalam berita sore.
Tapi faktanya, lebih dari berita yang ada.
Tersembunyi antara bukti dan tersangka,
korban dan penyelamat, selalu ada pembunuhan.
Ini ulah pria yang menyamarkan pembunuhannya
dalam berita dibalik tragedi tiap hari.
Apa bukti yang kau punya?
Hasil kerjanya sulit dideteksi tapi korbannya ada disana.
Hakim naik banding di Ohio...
Diplomat Prancis tewas dalam kecelakaan pesawat.
Perhatikan baik-baik. Polanya akan muncul.
Lebih dari 7 tahun, lebih dari 3000 warga tewas.
Semuanya korban tak bersalah, ulah dari metode unik pria ini.
Selama 20 tahun aku bersembunyi,
aku belum pernah bertemu penjahat lain
yang memberi efek signifikan dalam populasi warga seperti dia.
Lawannya hanyalah pemerintah dan organisasi teroris.
Dan kalian belum pernah dengar dia.
Aku punya info pasti bahwa sasaran berikutnya di New York.
Kesempatan ini janganlah dipikirkan atau disia-siakan,
karena begitu ia selesai, dia pergi.
Pria ini punya nama?
Sebutannya "Pekerja Lepas".
Bagaimana kami bisa temukan dia? -- Bukan kalian. Tapi aku.
Apa kalian sahabat pena? Kalian saling kirim e-mail rahasia?
Aku tak punya e-mail, atau telpon atau alamat.
Aku senang berbisnis secara langsung.
Kau pernah lihat dia. -- Sekali.
Aku menjadi penengah beberapa pekerjaan.
Dia bekerja lewat perantara. Mungkin ia sedang tidak bekerja.
Mungkin sebaiknya aku atur pertemuan.
Mungkin harus.
Kau sebaiknya ikut.
Hanya kami berdua. Tanpa penyadap,
Tanpa agen bodoh yang menyamar.
Kalian ingin aku atur pertemuan, kalian harus percaya aku dengan sumberku.
Menyenangkan! Kau butuh gaun.
Dimana pertemuan itu?
Montreal.
Apa yang kau ketahui soal passport itu?
Passport apa?
Kau tahu maksudku, setahuku kau yang taruh disana.
Taruh apa, Lizzy?-/ Kotak.
Uang dan pistol. Beberapa passport.
Kepada siapa kau ceritakan ini? -- Apa? Tidak ada.
Kau ceritakan ini pada Cooper? -- Tidak.
Aku ingin kau buntuti Reddington ke Montreal.
Hubungi pasukan kita di Kepolisian Canada.
Aku minta pengawasan penuh.
Tangkap keduanya. Reddington dan kawannya.
Jika lapor polisi, mereka akan menuntutmu.
Jika pistol itu tidak terdaftar, itu salahi aturan.
Hukuman tiap passport ialah 25 tahun.
Dilain pihak jika kau langsung tanya dia, apa yang bisa terjadi?
Dia akan sangkal semua dan kau akan terus meragukannya.
Singkat cerita...
Situasi yang mustahil.
Sebelum kita lakukan ini, biar kuperjelas.
Aku tidak ingin berteman.
Aku tidak tertarik makan malam denganmu atau punya waktu untuk itu.
Kita temui kontakmu.
Kita dapat nama korban berikutnya dari Pekerja Lepas dan pergi. Mengerti?
Aku sepenuhnya setuju.
Tapi ini adalah restoran, dan ini jam makan malam.
Jadi, seperti apa tampang temanmu?
Tidak usah buru-buru.
Selamat malam, apa kabar?
Jika ada yang tanya, kau pacarku dari Ann Arbor.
Tentu saja tidak.
Baiklah. Kau bisa jadi putriku.
Selamat malam.
Ingin minum apa?-/ Aku pilih wine. Chardonnay?
Permisi, tolong berikan dia, Aviation Cocktail.
No comments yet. Be the first to leave one.