The first 166 lines.
Sudah musim panas, ya.
Silakan.
Takutnya kamu kepanasan, jadi pakailah ini.
Terima kasih, Shikimori.
Izumi, ayo kita berangkat!
Ya!
Habis ujian begini enaknya main sampai puas!
Lagi liburan begini jangan bahas soal ujian!
Tidak usah diungkit-ungkit lagi.
Itu salah kalian sendiri, 'kan?
Masih untung ada remedial.
Maaf membuat kalian menunggu!
Hari ini kita bakal main sampai puas!
Aye!
Wah, sudah kelihatan!
Sungai!
Padahal kita bawa Izumi, tapi ajaib banget cuacanya cerah begini!
Ucapanmu jahat juga, ya.
Ya, 'kan, Izumi?
Untung saja aku membuat banyak boneka penangkal hujan!
Kayak anak SD saja.
Intinya sekarang...
ayo kita pesta barbeku!
Mumpung aku belum makan apa-apa sejak pagi!
Banjir air liur.
Sudah kayak binatang.
Ayo!
Sayurannya aku taruh sini.
Ya!
Daging yang kutunggu-tunggu sampai diskon dari toserba!
Wah, kelihatan lezat.
Puji aku lagi.
Karena peralatan dan bahan-bahannya sudah siap semua...
Ayo kita bagi tugas.
Oke.
Bisa-bisanya dengan kemampuan payahmu itu malah mengambil pisau!
Entah kenapa aku lagi merasa jago saja.
Pernyataan tersebut dibuat oleh si pembicara.
Diam kamu!
Biar kami saja yang melakukannya.
Kamu duduk di sini.
Biar aku saja...
Malah muncul yang kayaknya bakal lebih parah!
Apa ini neraka?
Izumi, jangan gegabah dulu!
Oh, Dewa!
I-Izumi, kamu bisa memasak?
Ya.
Aku sering membantu orang tuaku, jadi kurasa lumayan bisa.
Kenapa aku tidak tahu?!
Izumi, kalau kamu bisa memasak,
bukannya kamu bakal jadi populer?
Tolong jangan bicara sembarangan!
Kamu juga mengincarnya, ya?
Kenapa kamu selalu saja merasa tersaingi olehku?
Kita jejerkan yang banyak!
Ide bagus!
Wah, dari suaranya saja sudah kedengaran lezat!
Sudah bisa dimakan, bukan?
Belum.
Jangan terburu-buru.
Sudah jadi!
Izumi, silakan coba ini...
Ahijo?
Kumasakkan buatmu.
Yang benar? Kelihatannya lezat!
Curang banget kamu, Izumi!
Aromanya sedap betul.
Menggiurkan.
Shikimori benar-benar serbabisa, ya.
A-Apa ada yang aneh?
Tidak, saking hebatnya aku jadi tidak bisa berkata apa-apa.
Aku sangat senang.
Selamat makan!
Sudah manis, pintar, jago olahraga, pandai memasak pula.
Shikimori benar-benar sempurna dalam segala hal...
Izumi!
A-Apaan ini?
Pedas!
Pahit!
Bukan, rasa manis!
Rasanya terlalu gokil sampai bikin lidahku jadi mati rasa!
Lah? Apa rasanya seaneh itu?
Ternyata Shikimori payah memasak.
Nih, tisu.
Mau minum?
Jus juga ada.
Izumi?
Muntahkan saja, nanti kamu bisa mati!
Tidak apa-apa.
Kamu sudah berusaha memasak ini untukku.
Aku juga sering salah bumbu saat memasak.
Bertahanlah, wahai tubuhku!
Aku harus...
bisa memasak makanan yang lezat.
Tunggu saja.
Ya.
Aku menantikannya.
Bolehlah.
Keren.
Kenyang banget!
Dia masih bisa makan.
Masa pertumbuhan memang seram.
Apa kalian tidak pengin makan yang manis-manis?
Ada yang bawa camilan tidak, ya?
Nih.
Aku membuat s'more dari camilan yang kita bawa.
S'more?
Terbuat dari marshmallow bakar lalu dilapisi oleh biskuit dan cokelat.
Teknik macam apa itu?
Oh, Dewa!
Hebat!
Sebenarnya...
aku ingin kamu memakan ini.
A-Aku makan, ya!
Dasar bagong!
Bagaimana?
Rasanya lezat.
Benarkah?
Ya.
Sampai-sampai aku ingin makan ini setiap hari.
Syu-Syukurlah kalau begitu!
Setiap hari katanya, Nyonya.
Kalian ini tidak senonoh.
Ma-Maksudnya bukan yang begitu!
Ya, 'kan, Shikimori?
Entah.
Jangan jail!
Ratu jail.
Kenyang banget!
Semua sudah dibereskan.
Bagus!
Waktunya meluncur ke sungai!
Aye!
Yang tadi itu...
lain kali kita makan berdua saja, ya.
Ya.
Wah, dinginnya.
Rasanya nyaman, ya, Shikimori.
Ya, ya.
Kamu kenapa?
Tidak! Di sungai itu menenangkan, ya.
Aku telah tiba!
Wah, keren!
Ada kerang!
Jadi populer di kalangan anak-anak!
Kerang dari mana coba?
Berenang saja, yuk!
Kerangnya aku kasih ke anak-anak saja.
Jangan dibawa ke sungai, ya!
Ya!
Baju renang zaman sekarang ada yang mirip pakaian barat, ya.
Boleh juga.
Be-Benar juga, ya!
Kalian juga ke sini!
I-Izumi, ayo kita ke sana juga.
Ternyata di sungai itu adem juga, ya.
Ini berkat semuanya.
Anak kecil juga terlihat senang.
Dia hanyut!
Micchon!
Jadinya kapan mau dipamerkan?
Itu, eng...
Kamu sudah susah payah beli ini demi pacarmu, 'kan?
Ka-Kayaknya...
aku tidak bisa.
No comments yet. Be the first to leave one.