I Want To Be Boss

I Want To Be Boss (Ai拼才会赢)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Ai Ping Cai Hui Ying 2025 CHINESE NF WEB-DL DD 5 1 H 264-playWEB
A Commentary by tedi
Retail NF | 2:03:06

Tags

webdl
Published on: 2025-06-21
Downloads: 65
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kekurangan tenaga kerja selalu menjadi isu global.

Dengan kemajuan teknologi robot AI yang pesat,

pemerintah juga akan membawa Singapura menuju era baru robot AI.

Ada banyak pekerjaan di Singapura

yang tidak dapat menemukan kandidat yang cocok

sehingga membuat stres semua orang.

Sekarang

akan ada solusinya.

Sialan, para pekerja asing akan kehilangan pekerjaan.

Tak hanya mereka saja, semua orang akan kehilangan pekerjaan.

Tempo hari, seorang penjual robot mendekatiku.

Dia memuji kecanggihan robotnya.

Harganya bagus. Aku jadi mempertimbangkannya.

Kini harganya cukup mahal.

Kami masih mencari dan memperhitungkannya.

Kau bisa bilang begitu sebagai bos.

Pekerja seperti kami sedang dalam masalah.

- Kalau begitu, jadi bos saja. - Ya.

Aku mau.

Bisakah kau mempekerjakanku sebagai bos?

Aku akan langsung mengundurkan diri.

Apa kalian gila? Sekarang semua orang membeli robot.

Untuk apa mereka mempekerjakan manusia?

Sebagai bos perusahaan logistik, akankah kau membeli robot?

Ya.

Namun, aku belinya nanti.

Aku akan beli saat versi bajakan keluar karena harganya akan lebih murah.

- Bujet. - Bujet.

Membeli yang versi bajakan?

Bagaimana jika kabelnya tertukar, dia menggila, dan membunuh keluargamu?

Tak mungkin! Hal itu tak akan terjadi.

PERUSAHAAN KATERING KIM HENG

Aku punya banyak bakat.

Namun, aku sangat mahir memasak.

Saat tinggal di kampung, aku biasa membantu ayahku di dapur.

Orang-orang mengantre sampai ke Jurong.

Di mana kau tinggal?

Di Jurong.

Bahkan sekarang, aku memasak untuk keluargaku.

Jika bukan aku yang memasak, mereka tak mau makan.

Wow.

Bos, kau punya banyak restoran.

Izinkan aku menjadi kepala koki di salah satu restoranmu.

Paman Ong, saat ini restoran kami tak membuka lowongan untuk kepala koki.

Adakah posisi lain yang mau kau coba?

Menjadi bos.

Wow.

Bos.

- Apa kredensialmu? - Tidak ada.

Sejak aku masih muda, banyak orang yang meremehkanku.

Cita-citaku adalah menjadi manajer.

Berikan saja aku meja, kursi, dan laptop.

Biarkan aku mengurus semua karyawan. Itu saja.

Kau? Mengurus karyawan?

Setelah kau sebutkan, sepertinya ada posisi yang cocok untukmu.

Maukah kau konsul…

Konsultan? Boleh juga!

Aku punya pengalaman bertahun-tahun.

Apa pun yang mereka tanyakan, aku bisa menjawab semuanya.

Oke.

Selamat, Paman Ong.

Perubahan posisi.

Terima kasih.

PENJAGA PINTU

Posisinya salah.

Yang benar "Konsultan", bukan "Penjaga Pintu".

Ada tulisan yang kurang.

Oke, maaf.

Ini dia.

Terima kasih.

PENJAGA PINTU MASUK

Salah lagi.

Apa yang salah? Bukankah sudah kutambahkan?

Aku tahu, tapi seharusnya di dalam, bukan di luar.

Di dalam adalah Konsultan. Di luar adalah Penjaga Keamanan.

Perbedaannya sangat besar.

Paman Ong, aku hanya menuruti perintah. Jika ada pertanyaan, tanya Bos saja.

Kau pikir aku tak berani?

Aku sudah merawatnya sejak dia bayi!

Celaka.

Suamimu sudah pensiun?

Usianya masih muda dan jabatannya tinggi.

Dia dapat dana pensiun dan Tapera.

Bagus untuk kalian.

Kalian bisa menjalani kehidupan tanpa beban sekarang.

Yang terpenting adalah mengatur dana pensiun mereka.

Saat pria punya uang, sikap mereka berbeda.

Sebaiknya hati-hati.

Suamiku tak berguna.

Sudah 40 tahun dia menjadi pengawas,

tapi aku bahkan tak tahu apa yang dia awasi.

Semoga dia segera mendapatkan dana pensiun

agar aku bisa jalan-jalan ke luar negeri.

Apakah kau mengelola semua uangnya?

Awalnya dia menolak, tapi aku terus berdebat dengannya

sampai dia memberikan gajinya.

Namun, dia tak senang.

Sudah seharusnya begitu.

Uang berbicara, jadi, kita butuh uang untuk berbicara.

Ya.

Kami sudah tua, tapi masih sering bertengkar.

Tak ada yang mau mengalah.

Sulit juga untuk anak-anak.

Pemerintah telah mendorong

agar setiap keluarga membeli robot humanoid

untuk meningkatkan hubungan keluarga dan perkawinan.

Manusia menciptakan robot.

Namun, kini manusia yang dikendalikan oleh robot?

- Ironisnya. - Aku setuju.

Aku tak akan merasa nyaman jika ada robot di rumah.

Kau harus terbiasa.

Masyarakat makin maju setiap hari.

Kita harus mengikuti perkembangan zaman.

Sudahkah mau mencoba permainan itu?

Bisakah kau mengajariku lagi?

Dengan begitu, aku bisa ajari suamiku

dan berbagi topik umum daripada berdebat sepanjang hari.

Akan kuajari permainan menyenangkan ini.

Kau bisa mendapatkan uang dan juga teman baru.

Kau juga bisa bertemu banyak pria tampan.

- Lihat! - Lihatlah pria tampan ini.

Paman Ong,

bukankah Paman bilang Paman mau meja, kursi, dan laptop,

juga mengatur orang-orang di perusahaan?

Itulah yang dilakukan petugas keamanan.

Kau mengatur keluar dan masuk orang dalam perusahaan.

Astaga, bukan begitu maksudku.

Jika ayahmu ada di sini, dia akan tahu persis apa maksudku.

Paman Ong, sebenarnya, perusahaan ini sedang bertransisi

menuju arah baru pemerintahan.

Robot AI dan automasi…

Automasi? Aku bisa itu.

Setiap hari, aku bisa berkata,

"Selamat pagi, selamat siang, selamat malam."

Aku bisa secara otomatis mengirimkannya kepadamu…

Terima kasih, tapi tolong berhentilah mengirimiku

foto-foto salam orang tua ini.

Foto-foto orang tua apa? Aku hanya menunjukkan rasa peduli.

Aku mengirimkannya agar pagimu indah.

Ya, aku akan menghapusnya setelah kau mengirimkannya kepadaku.

Sebelumnya kau bilang ingin menjadi bos?

Ya.

Bos apa?

Apa ada lowongan?

- Aku sudah merencanakannya untukmu. - Sungguh?

Oke.

Ini dana pensiunmu.

Totalnya ada $150.000.

Ada $150.000?

- Ya. - Sebanyak itu?

Kau bisa menemukan rekan bisnis dan mulai perusahaan bersama.

- Kau bisa jadi bosnya. - Sungguh?

Ya! Ingatlah, kau harus jadi CEO, sama sepertiku.

- Menurutmu, aku sungguh bisa? - Ya.

Hari ini ulang tahunku, tapi tiba-tiba kau memintaku pensiun.

Kau sangat tidak perhatian.

Tidak perhatian?

Lihatlah sebaik apa kami memperlakukanmu.

Oke.

Selain dana pensiun, kami juga sudah mempersiapkan arloji ini.

Ayah secara khusus memintaku memberikan ini kepadamu.

Arloji itu sangat langka.

Kami ingin berterima kasih atas kontribusimu

kepada perusahaan ini selama lebih dari 40 tahun.

Terima kasih.

- Bagaimana? Paman suka? - Ya.

- Berapa harganya? - $28.000.

Jadi, total semuanya $180.000.

$180.000?

Wah, banyak sekali.

Oke, aku akan pensiun.

- Aku punya permintaan kecil. - Apa itu?

Tolong dicairkan.

Baiklah, tak masalah.

Apa kau dapat tunjangan sekaligus untuk pensiun?

Semuanya, aku turut berduka.

Steven.

Bosmu memperlakukanmu dengan baik.

Da bahkan memberimu arloji, tapi kau masih tak senang?

Aku merasa senang dan tidak senang secara bersamaan.

- Mengapa kau tak senang? - Aku kehilangan pekerjaanku.

Semua orang di rumah akan memandang rendah padaku.

Hei, aku mau kari ayam.

Kami tak menjualnya hari ini.

- Uang pensiunmu $150.000? - Ya.

Apakah itu akan bertahan seumur hidupmu?

Jika digabung dengan Tapera, jumlahnya pasti banyak.

- Uangnya ada di dalam. - Apa?

Pegang ini.

Dengar.

Kau ini…

Wah! Apa kau gila?

Kau mencairkan $150.000?

Aku tak pernah lihat uang sebanyak ini.

Lihatlah aku sekarang. Apa aku sudah terlihat kaya?

Ya.

Kau membawa uang yang sangat banyak.

Bagaimana jika ada pencuri?

Aku tak takut pencuri. Aku lebih takut istriku yang mencurinya.

Bisakah kau membantuku mencari ide?

I Want To Be Boss subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left