Crazy City (mi-chin do-si / 미친도시)

Crazy City (mi-chin do-si / 미친도시)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Crazy City 2018 BluRay x264 AAC FMZM
A Commentary by Doyan_Nonton

Tags

BluRay
x264
Published on: 2022-03-13
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tuan Lee.

Yang benar saja.

Jangan lakukan ini.

Ayo.

Berengsek.

Kemari kau.

Tolong aku.

Kakak, jangan. Kita telah mengubur bertahun-tahun masalah ini.

Dia bekerja di sini. Dia pantas mendapatkan uang.

Lihatlah si berengsek ini. Dia masih tidak tahu. Kita bunuh dia.

Diam kau.

Dia kabur.

Kembali kemari.

Kau baik-baik saja?

Tunggu, bukankah kau pria yang tempo hari?

Kau tahu dia?

Dia orang dari pelayanan publik yang dipukuli anggota geng.

Benarkah?

Haha..

Apa dia baru saja tertawa?

Kau baik-baik saja?

Dasar sial, berengsek sekali, bukan?

Dengarkan aku.

Katakan ya.

Ya, benar-benar sial.

Kau harus mengatakannya dengan benar.

Aku sudah mengatakannya dengan benar.

Terima kasih.

Ayo masuk. Ayo.

Ayo masuk.

Selamat siang, Pak.

Selamat datang kembali. Apakah mereka orangnya?

Benar.

Bagaimana kabarmu?

Baik.

Duduklah, Kawan.

Hei, apa nama gangster yang melakukannya? Elai.

Ibu. Ibu.

Sayang.

Byung-su. Kau baik-baik saja? Apa yang terjadi?

Kenapa denganmu?

Berbaringlah. Ada apa?

Ada apa ini? Kenapa kau tidak mau berbaring? Dokternya akan datang.

Aku harus berangkat kerja.

Tidak. Kau tak boleh bekerja.

Ada yang harus diselesaikan hari ini.

Tolong hentikan dia. Aku akan memanggil dokter.

Oh, ya?

Apa yang kau lakukan?

Seperti yang kau lihat, mencoba pergi dari rumah sakit.

Apa? Dengan kondisi seperti itu?

Dokter, tolong hentikan dia.

Ayah.

Kau tidak boleh pergi dulu. Bukan saatnya bersikap keras kepala.

Aku baik-baik saja. Lihatlah.

Lihat ini.

Tidak, sayang.

Aku tidak tahu. Dasar keras kepala.

Sayang, sayang.

Suamiku.

Jangan, sayang.

Nama.

Kubilang nama.

Baek Gangjin.

Baek Gangjin. Dan kau?

Ki Dal-su.

Pak, tolong. Kami hanya melakukan apa yang disuruh.

Sudah kubilang untuk menakutinya, bukan memukulinya.

Berengsek. Kau bermain-main denganku?

Kau bilang kau akan mengurusnya setelah kita memukulinya?

Duduk. Duduk.

Dia bilang akan memberi kita 10.000 untuk ini.

Kita masih punya 2.000 untuk tabungan.

Apa? 10.000?

Tidak, kurasa pegawai tidak memikirkan soal gaji.

Hanya untuk memukul orang inginkan 10,000 won? Tak dapat dipercaya.

Detektif Kwon, segera siapkan surat penangkapan.

Baiklah, aku mengerti.

Apa kesalahan yang telah kulakukan?

Aku akan memanggil pengacara.

Lepaskan mereka. Kau tahu akibatnya jika menahan orang tak bersalah?

Semua yang kau katakan akan digunakan untuk menuntutmu di pengadilan.

Kau bisa menyewa pengacara, tapi tidak bisa membayar pekerjamu?

Apa kau sudah gila?

Halo, selamat datang.

Ya, halo.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Oh.

Ketua, kau datang pagi?

Begitulah.

Apa kau dengar yang sudah Moon lakukan kali ini?

Apa lagi yang terjadi?

Ya.

Gadis Vietnam dari tempat barbekyu yang waktu itu.

Oh, dia. Yang bermata bulat dan berwajah kecil.

Kurasa dia keluar dari restoran dan mulai bekerja di pabrik kain.

Tapi mereka tak memberinya uang selama tiga sampai empat bulan...

...dan Moon pergi ke sana untuk menolongnya dan dikeroyok.

Tunggu. Tapi kenapa Moon melakukan itu?

Sial. Kau mengagetkanku. Bagaimana aku tahu?

Moon adalah orang yang selalu ingin tahu. Itu bukan hal baru, benar?

Itu sangat menjengkelkan.

Ya, begitulah.

Tn. Moon.

Kau tidak kedinginan?

Kenapa Anda tidak tinggal di rumah sakit lebih lama lagi?

Ada yang harus kulakukan hari ini.

Ya ampun.

Orang ini. Buanglah pakaian ini...

...dan belilah yang baru. Ya ampun.

Ya Bos, sudah terlambat 3 bulan.

Tolong perbaiki dulu.

Baiklah, akan kulakukan. Baiklah.

Maaf. Aku terlambat.

Tuan Moon.

Kau baik-baik saja? Kenapa tidak dirawat lebih lama di rumah sakit?

Tidak apa-apa.

Bingkainya bengkok.

Apa maksudmu?

Apa kau tidak lihat? Gelasnya kosong.

Semuanya, Bos kita akan pergi ke Hong Kong.

Ya, aku suka itu. Ya benar.

Ini bagus sekali.

Tolonglah kami sekali saja.

Baik, baik.

Tn. Choi, kuberi kau tumpangan.

Apa kau sungguh-sungguh?

Nona, bisakah kalian memberi kami waktu sendiri?

Baiklah.

Ayo, minumlah.

Baik, Bos.

Kerja bagus.

Terima kasih, Bos.

Hei, tidak secepat itu.

Kenapa kau melakukan ini?

- Ambillah. Ambillah. - Baik.

- Tn. Choi Sang. Tn. Choi Sang juga. - Ya.

- Aku tidak apa-apa. - Ini hanya sedikit. Terimalah.

Baiklah, terima kasih.

Terima kasih.

Bos, maaf sudah merepotkanmu setiap kali. Hari ini biar aku yang bayar.

Apa kau tidak keberatan?

Tentu saja.

Bos, kalau begitu mari kita nikmati bersama.

Bagaimana aku bisa meyakinkannya?

Harusnya aku mengirimkannya ke departemen lain seperti kata Choi.

Tidak, Bos tidak akan mengizinkannya.

Kenapa dia begitu menyukainya?

Tuan Oh.

Tuan Oh, kau baik saja?

Pembuangan sampah di pasar tersumbat. Akan kuperiksa.

Apa yang kau katakan? Aku akan mengirim orang lain.

Bagaimana kalau kau beristirahat 2 atau 3 hari lebih lama?

Tidak, aku takkan membiarkan itu terjadi. Aku tidak bisa..

Kau benar-benar keras kepala. Baiklah, kau boleh pergi.

Sampai jumpa nanti.

Dasar orang itu..

Kau lihat? Jaket ini sangat lusuh. Kenapa dia masih menyimpannya?

Kudengar dia membelinya untuk pernikahannya.

Paling tidak ini berumur 20 tahun.

Apa? 20 tahun?

Aku masih menyukainya.

Hah?

Dia tampan, dia baik, dia berjuang demi keadilan.

Apakah dia pahlawan super?

Oh, ya?

Kalau begitu kau harus menikah dengan orang seperti Moon.

Apa kau bilang?

Oh, senior.

Kenapa kau seperti ini padaku?

Ke mana Moon pergi?

Dia sedang keluar untuk memeriksa wilayah hukum.

Bos ketua sedang mencarinya. Bilang padanya untuk menemuinya.

Baiklah.

Apa kabarmu, saudaraku?

Ya Tuhan. Lihatlah dirimu.

Aku tahu perasaanmu tapi kau juga harus memikirkan dirimu sendiri.

Istirahatlah 1 bulan. Aku akan memindahkanmu ke bagian lain.

Tidak apa-apa.

Dengarkan aku, Yunior. Aku ingin kau lebih rileks.

Jangan dipikirkan dan ambillah ini.

Apa ini?

Belilah mantel.

Dan buang saja jaket lusuh itu.

Ketua.

Anggap saja hari ini aku tidak ada di sini.

Aku memang tak punya gaji triliunan tapi bukan berarti aku begitu miskin.

Jaket ini mungkin terlihat konyol tapi bisa kupakai 10 tahun lagi.

Aku cukup puas dengan pekerjaanku. Aku sudah terbiasa sekarang.

Ya ampun, kau membuatku frustasi.

Sepertinya semua orang sudah pergi.

Apa yang membawamu kemari?

Apa aku harus punya alasan? Aku hanya ingin makan malam.

Benarkah?

Semua orang sudah pergi jadi aku bisa datang nanti.

Apa aku datang terlambat?

Omong-omong apa sekarang kau sedang sibuk?

Tidak juga. Hanya ada beberapa pekerjaan yang harus dikerjakan.

Bagus kalau begitu. Ayo kita makan malam bersama.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left