Release info

漂洋过海来看你---Across the Ocean to See You--E 24
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[Viki Version ] Perfectly synced for all versions. || Follow IG: sultan_khilaf_sub

Tags

other
Published on: 2017-07-30
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Episode 24 -

Kita sampai.

Kau tak mau naik untuk duduk sebentar?

Aku khusus meminta seseorang membawakanku teh merah dari Sri Lanka. Rasanya sangat enak.

Naiklah dan mencicipinya.

Mungkin lain hari. Sudah larut malam. Tidak baik jika dilihat oleh tetanggamu.

Selamat malam. - Itu benar. Memang sudah cukup malam.

Baiklah. Istirahat baik-baik. - Istirahat baik-baik.

Xiaoqiu adalah kakak kandungnya Shanshan.

Jika kau bilang Xiaoqiu lembut, baik, terpelajar, dan masuk akal, aku akan setuju. Jika kau bilang dia licik, aku pasti tidak setuju.

Tang Guoguo adalah adik kandungmu. Apa kau tidak tahu sifatnya?

Dia dan Shanshan dulu teman sekelas dan saingan. Tidak gampang bagi seorang wanita baik untuk muncul di sisimu.

Bukankah dia akan mengerahkan seluruh energinya untuk mendorong wanita itu ke orangtuamu?

Biar kujelaskan tentang ini. Hari itu, Xiaoqiu seharusnya bekerja lembur. Akulah yang memaksanya ikut ke rumah denganku.

Lagipula, siapa yang tahu apa yag akan kau pikirkan? Kau tidak mengenali iblis dan menuduh yang tak bersalah.

Kau benar-benar memukulnya? Kita susah berteman bertahun-tahun. Aku benar-benar salah tentangmu.

Baiklah. Aku ceroboh.

Tapi dia datang ke perusahaan kami, bergosip tentang kehidupan orang lain, dan bahkan mendorong wanita hamil. Dia salah juga, kan?

Halo. - Xiaoqiu, kau di mana?

Aku di rumah. Kenapa?

aku di pintu masuk utama gedungmu. Apa kau bisa turun ke bawah?

Baiklah.

Dr. Tang, kenapa kau datang?

Tak apa-apa. Aku sedang kesal jadi keluar untuk mencari udara segar. Aku tadi terus menyetir dan akhirnya sampai di sini.

Aku... tidak mengganggu istirahatmu, kan?

Tidak.

Xiaoqiu,

apa kau marah padaku?

Kau takkan percaya bahkan jika kubilang tidak.

Kau memanggilku Dr. Tang tadi. Jelas sekali kau masih belum memaafkanku.

Tang Ming, aku sudah memikirkannya. Aku masih tak mau kehilanganmu...

sebagai teman baik.

Baiklah. Aku tak apa-apa sekarang.

Mari bicara tentangmu saja. Kau bilang tadi sedang kesal. Kenapa? Apa ada sesuatu yang lain?

Zheng Chu dan aku bertengkar. - Zheng Chu?

Iya. Aku bahkan memukulinya.

Aku menyadari tidak banyak yang tertinggal dari pertemanan kami beberapa tahun terakhir.

Karena kau sangat tinggi, apa kau memukulinya dan meninggalkan memar padanya?

Menurutmu? - Kupikir kau pasti telah...

Sudahlah. Jangan cemas. Kalian berdua teman.

Tumis rebung dengan daging babi cincang, tumis daun mustard dan kacang panjang, ditambah satu telur orak-arik dengan tomat...

Hei, Su Mang, camilan ini belum kadaluarsa. Kenapa kau membuangnya di lorong?

Duh, kau tak bisa makan ini lagi. - Siapa bilang kau tak bisa memakannya...?

Hei, kau tidak akan ujian masuk kuliah. Kenapa kau menghitung waktu mundur?

Ini lebih penting daripada ujian masuk kuliah. Sini.

Lihat. Hasil usahaku dalam dua hari terakhir, lumayan, ya?

Hei, warna gordennya cukup bagus.

Ya, kan? Ini warna-warni. Bayinya juga akan senang melihatnya.

Kau membeli begitu banyak botol sampo Bayi Gajah. Apa kau mau buka toko?

Kenapa kau terlalu menghiraukan urusanku? Tak bisakah aku mengirim ini sebagai hadiah?

Hei, bahkan perangkat minum tehnya berubah?

Kau bahkan tak tahu tentang ini? Keramik kualitas rendah bisa menyebabkan kanker. Produk ini benar-benar aman. Sangat cocok untuk bayi.

Bukankah bayi memakai botol susu setelah lahir?

Kau tak pernah besarkan anak. Kau tahu apa? Ahli kehamilan bilang dalam membesarkan anak, kau harus mengajari mereka minum dengan berbagai peralatan.

Bagaimana jika dia tidak tahu cara menggunakan ini untuk minum di masa depan?

Oh, anakmu akan segera minum teh setelah dia lahir?

Siapa bilang perangkat teh dipakau hanya untuk minum teh?

Lalu ketiga Do Re Mi ini...

Ini yang paling penting. Lihat. Biar kuberitahu. Yang ini memurnikan formaldehida. Yang ini

disebut PM 2,5. (partikel halus di udara) Yang ini adalah Batang Oksigen Hutan. Dalam sepuluh menit,

ruangan akan tercium seperti alam.

Hei! Sini. Cepat. - Tidak... kenapa? - Aku mau mencoloknya untuk kau coba.

Ini sangat bagus. - Tidak. Tidak. Tak perlu repot-repot. Meskipun kau tidak mencoloknya, aku bisa merasakannya.

Mana mungkin? - Wah. Baunya sangat enak. Udaranya sangat bagus.

Itu tak mungkin. - Tidakkah kau merasa kau terlalu gelisah?

Siapa yang gelisah? Pindahkan barang itu ke sebelah sana.

Baik. - Gelisah?

Kau bercanda ya? Dalam kamusku, tidak ada yang namanya "gelisah."

Baiklah. Terlalu banyak stres bagi wanita hamil tidak baik.

Kehamilan adalah proses biologi normal bagi wanita. Itu bukan penyakit.

Bisakah kau tidak memeluk barang itu begitu? Kelihatannya kurang baik.

Aku cuma membiarkan bayinya merasakan udara segar lebih awal.

Kurasa gejala kehamilanmu ini takkan bisa disembuhkan dengan mudah.

Begini saja, untuk mencegah luka yang tak perlu, aku akan memindahkan bayi kecilmu ini ke tempatku.

Tidak. Ini adalah bayi kesayanganku.

Kapan terakhir kali kau memberi makan bayimu?

Urus saja Bangsawanmu sendiri. Jangan cemaskan ikanku.

Ada apa? - Tang Ming memintaku bertemu di tempat bertinju.

Dia memintamu ke sana untuk bertarung? - Itu untuk dipukuli. Dia masih marah tentang kejadian Guoguo.

Bagaimana jika kau bilang sedang sakit dan tak bisa pergi?

Kau takut aku dipukuli?

Siapa yang cemas kau dipukuli? Telepon aku kalau kau tak sanggup lagi. Aku akan membantumu memanggilkan ambulans.

Sebelum pergi, lebih baik siapkan makananku dulu.

Hei!

Apa? - Tak ada. Itu... Tolong kau bawakan sampah itu.

Baik.

Apa kau akan berhenti marah setelah sesi memukuli hari ini?

Bagaimana jika kubilang tidak?

Kalau begitu aku akan berpartisipasi kapan saja. Pokoknya, aku takkan melawan.

Kau membuatnya terdengar mudah. Kau...

Kenapa kau mengajaknya?

Tidak, kenapa kau datang ke sini?

Masalah ini dimulai olehku. Tentu saja, aku harus datang ke sini.

Kau sungguh berpikir aku akan diam saja membiarkanmu mati? - Tidak... ini tidak menyangkut dirimu. Pergi saja.

Dr. Tang, halo.

Halo.

Aku kemari hari ini untuk memberitahumu kejadiannya. Zheng Chu tidak sabaran, bodoh, dan keras kepala.

Siapa yang kau sebut bodoh? - Diamlah.

Aku takut dia takkan menjelaskan dengan benar dan takkan baik bagi semuanya, benar?

Yang terjadi waktu itu. Adikmu, Tang Guoguo, mendatangi perusahaanku dan menanyaiku apa Zheng Chu ayah dari anakku.

Kubilang bukan. Dan aku minta padanya tidak membawa urusan pribadi ke kantor, tapi dia tak mau dengar.

Dia juga menyebutkan perceraianku. Lalu, orang di kantor mulai mengerumuni kami. Situasinya agak kacau.

Ditambah lagi, aku memang kurang sehat. Guoguo membuatku jatuh karena dia tidak memperhatikan.

Zheng Chu jadi salah paham dan mengira Guoguo sengaja melakukannya makanya... Zheng Chu memukulnya.

Tentu saja yang dia lakukan salah. Dia terlalu impulsif, tapi mengenai adikmu, kau harusnya tahu benar tentang sifatnya.

Jika kita mempertimbangkan masalah ini, apa yang dia lakukan juga salah juga. Apa aku benar?

Aku tak mau hubungan kalian terpengaruh hanya karena aku.

Itu tidak sebanding. Dan juga,

siapapun ayah anakku, kupikir itu urusan pribadiku. Itu tak ada hubungannya dengan siapapun.

Dr. Tang, kau tak mungkin suka gosip semacam ini dan ingin tahu, bukan?

kau terlalu banyak berpikir. Aku tidak tertarik dengan kehidupan pribadimu.

Baguslah jika begitu.

Aku sudah paham yang kau katakan tapi laki-laki punya cara kami sendiri dalam bertindak.

Zheng Chu,

sini.

Cheers!

Hei! - Hei!

Suamiku membelikanku ini dari Paris.

Kau benar-benar sangat bahagia. - Cheers!

Lumayan...

Hi, Ross. - Saudari Ling!

Lihat Saudari Ling, masih sangat cantik.

Wow! Saudari Ling, semangat heroikmu tidak kalah dari sebelumnya.

Aku tidak pernah berpikir bahwa setelah bertahun-tahun,

kau masih akan yang mengesankan. - Ayo, sorakan!

Ketua Zheng, jangan minum lagi. Kau sudah minum terlalu banyak

Ayo Beri aku lagi. - Tidak, Ketua Zheng.

Ketua Zheng, ayo ke sana untuk beristirahat dulu. - Tidak apa-apa.

Aku baik-baik saja. Aku baik-baik saja. - Saudarai Meiling, ayo kita bicara lagi nanti.

Ayo minum lagi nanti. - Baiklah. Cheers!

Zheng Meiling ini benar-benar masih berpikir bahwa dia berumur tiga puluh tahun.

Lihat. Jika dia terus minum seperti itu,

dia akan mendapat masalah cepat atau lambat.

Ketua Zheng, mari.

Istirahatlah disini sebentar. Aku akan menyiapkan sup mabuk.

Tidak perlu. Aku tidak mabuk.

Kau masih bisa berbicara denganku tentang bisnis sekarang.

Aku bisa melakukannya kapan saja.

Ayo. Beri aku segelas lagi.

Kau tidak bisa minum lagi, Ketua Zheng.

Kau sudah terlalu banyak minum, Ketua Zheng.

Apakah kau pikir arak ini

adalah sesuatu yang ingin aku minum?

Apakah pesta hari ini adalah sesuatu yang aku inginkan?

Kedua wanita sebelumnya.

Salah satunya adalah nyonya muda Perusahaan Jiang Shi,

sedangkan yang satunya...

Putri pemilik Mode Liren.

Aku telah minum dengan ayah mereka sejak kecil.

Aimei adalah seperti sekarang ini karena minum dengan cara ini dari hari ke hari.

Apakah kau tahu itu?

Ketua Zheng, ini sangat sulit bagimu.

Menurutku tidak sulit.

Yang paling aku takutkan adalah bahwa setelah semua kerja kerasku

dalam mendirikan perusahaanku sendiri,

suatu hari nanti... tidak akan ada pengganti untuk itu.

Akuberharap Zheng Chu bisa membantuku

tapi dia menolak.

Yang paling aku takutkan adalah bahwa suatu hari nanti, tidak akan ada siapa pun

yang akan datang membantuku untuk mengelolanya Bila itu terjadi, itu berarti

bahwa perusahaan yang aku bangun dengan tanganku sendiri

akan lenyap.

Katakan padaku. Apa yang harus aku lakukan?

Ketua Zheng, rumah sakit menelepon

dan mengatakan bahwa laporan pemeriksaan fisikmu sudah keluar (siap).

Besok, biarkan aku menemanimu ke rumah sakit.

Aku tidak akan pergi. Ambilkan untukku.

Apa yang bisa terjadi pada tubuhku?

Tidak akan ada apa-apa.

Ketua Zheng, kalau begitu, jangan minum terlalu banyak.

Aku... - Pergilah mengurus para tamu terlebih dahulu.

Oke. - Pergilah.

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @Viki

Serang balik, Zheng Chu!

Berhentilah membiarkan dia memukulmu! Lawan balik!

Kau sangat bodoh! Lawan balik! Lawan balik!

Lawan balik, Zheng Chu! Hei!

Berhenti bertarung! Berhenti bertarung!

Berhenti! Berhenti bertarung!

Apakah kau sudah gila?! Masuk kesini begitu saja sangat bahaya!

Kau lah yang gila! Apakah kau memiliki kecenderungan untuk mengalami masokisme?

Dia memukulmu (keras) seperti itu, jadi mengapa kau tidak memukulnya kembali?

Ini adalah masalah antara laki-laki. Itu bukan urusanmu.

Apakah kau orang yang mulia dengan integritas yang tidak diragukan lagi?

Biarkan aku memberitahumu. Di medan perang,

melakukan yang terbaik untuk bertarung adalah rasa hormat tertinggi yang bisa kau berikan pada lawan, apakah kau tahu itu?

Lihat dirimu. Apakah kau terlihat seperti pria sama sekali?

Tidak. Ini tinju. Hal ini tidak sesuai untuk pendidikan atau perawatan prenatal. Keluar sekarang!

Siapa bilang itu tidak sesuai?

Aku akan membiarkan bayiku melihat dari dekat

sehingga dia akan tahu dari masa mudanya seperti apa orang yang tidak berguna.

Kau benar. - Orang yang tidak berguna, bertarung dengan baik.

Aku akan pergi dan mengenakan sarung tinjuku.

Pelayan. - Halo.

Aku ingin memesanan mie daging sapi direbus. - Oke.

Jangan menambahkan cabe, peterseli dan monosodium glutamat (MSG). Dan juga beri aku

tahu potong Yunnan.

Jangan tambahkan julienne wortel atau bawang.

Juga tambahkan lagi Rou Mo Jia (irisan daging yang terjepit dalam roti kukus). Daging yang bagus, diiris tipis, oke?

Katakanlah... kapan kau mulai menjadi sangat teliti dalam makananmu?

Across the Ocean to See You subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Across the Ocean to See You

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left