The first 189 lines.
Jika dia menetap satu hari lagi di Sekolah Menengah Xingzhi,
maka dia akan mengajarkan yang buruk kepada anak lain.
Saya sebagai orang tua tetap tidak akan setuju.
Hari ini dia harus dipecat.
Saya tidak setuju.
Maaf, semuanya.
Saya datang terlambat.
Kamu adalah Ibu guru Mo?
Kamu yang sebelumnya mewawancarai saya, kan?
Mungkin beberapa dari kalian tidak mengenal saya
Perkenalkan,
saya adalah Kepala Dewan Sekolah Menengah Xingzhi.
Masalah kali ini,
akan sepenuhnya diawasi dan diselidiki oleh saya.
=Wali Kelas TERBAIK!= Sub by WeTV & Ripped by skysoultan
♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
Tepat sekali kamu datang.
Guru ini mengajarkan anak saya untuk berhenti sekolah dan bermain game.
Dia harus dipecat!
Kalau kalian mencari alasan untuk membiarkan masalah ini begitu saja,
saya akan melaporkan kalian ke Kemendikbud.
Ibu Wei Wei,
saya sangat mengerti perasaan Anda.
Tapi saya rasa,
sebelum masalah ini diselidiki dengan jelas,
saya mohon untuk tidak sembarangan membuat kesimpulan.
Apa maksudnya sembarangan membuat kesimpulan?
Kenyataannya sudah jelas di depan mata,
dia sudah mengakuinya.
Apa lagi yang perlu diselidiki?
Tapi saya rasa, belum tentu seperti itu.
Apakah Anda pernah berdiskusi dengan anak Anda?
Apakah Anda pernah mendengar pendapat dia yang sebenarnya?
Dia masih anak-anak, masih belum memiliki pendapat sendiri.
Dia hanya bisa bermain game, dia...
Bukan hanya anak Anda,
tapi juga termasuk semua orang.
Ibu guru Mo Mo,
adalah seorang guru yang bagaimana,
saya rasa murid kelas XI-11
yang paling berhak bersuara.
Bagaimana menurut kalian?
Benar, benar, benar.
Memang benar.
Masuk akal.
Iya, biarkan para murid yang bersuara.
Jika Ibu guru Mo Mo memang
seorang guru yang kacau,
Anda seharusnya tidak akan takut jika mereka bersuara, kan?
Baiklah,
kalau begitu, mari kita dengarkan apa yang mereka katakan.
Terima kasih.
Semuanya silakan masuk.
Kenapa begitu banyak murid yang datang?
Mo Mo, kami ke sini untuk mendukungmu.
Iya, kami ke sini untuk mendukungmu.
Ibu guru, ada yang ingin kami sampaikan.
Kalian semua...
Guru-guru sekalian,
saya mewakili seluruh murid di kelas XI-11.
ingin memohon kepada para guru dan pemimpin.
Ini adalah petisi dari seluruh murid kelas kami,
berharap kalian dapat mendengarkan pendapat kami semua.
Saya tahu, selama ini,
kami adalah murid yang paling nakal di mata para guru.
Tapi kami dengan setulus hati berharap,
agar Ibu guru Mo dapat tetap berada di sini.
Iya, benar.
Kami berharap Ibu guru Mo tetap di sini.
Semuanya mengatakan bahwa kelas XI-11
merupakan kelas yang paling memusingkan di sekolah ini.
Tapi saya rasa belum tentu begitu.
Ibu guru,
ada yang ingin saya sampaikan.
Wei Wei, diam.
Ibu,
tidak bisakah Anda membiarkan saya menyampaikan isi hati saya?
Tidak bisa.
Hari ini, semua orang berkumpul di sini,
hanya untuk membicarakan pemikiran kamu yang kekanak-kanakan itu.
Kamu tidak tahu malu, ya?
Sudah berapa kali saya bilang,
yang saya lakukan bukan bermain game,
tapi itu adalah e-sport.
Saya ingin menjadi pemain profesional,
yang akan mewakili negara untuk berlomba
dan mengharumkan nama Bangsa.
Bisakah kamu realistis sedikit?
Berapa banyak orang yang bisa menjadi seorang juara dunia?
Di antara ratusan ribu orang pun, belum tentu ada satu orang yang bisa.
Kenapa kamu tidak bisa membuat Ibu lebih tenang,
dengan belajar dan kuliah dengan baik?
Tapi... apakah ujian masuk kuliah sangat mudah?
Bukankah saya juga harus bersaing dengan orang banyak?
Saya rasa, di dunia ini,
tidak ada hal yang mudah.
Semuanya bergantung pada kerja kerasmu sendiri,
dan apakah kamu bisa bertahan.
Bagaimana kamu bisa yakin bahwa kamu dapat bertahan?
Belajar adalah tugas utama dari seorang murid.
Bukankah sekarang kamu juga sudah ingin menyerah?
Itu... itu adalah dua hal yang berbeda.
E-sport merupakan impian saya.
Kenapa Anda tidak bisa mencoba untuk mengerti?
Kami sebagai orang tua hanya ingin kamu mencari pekerjaan,
dan menjalani hidup dengan tenang.
Kalau sekarang kamu berhenti sekolah,
lalu ternyata kamu tidak dapat bertahan,
bagaimana caranya kamu mencari pekerjaan,
dan menghidupi dirimu sendiri, tanpa sebuah riwayat pendidikan?
Jika sekarang kamu tidak mendengarkan perkataan saya,
lalu kelak kamu benar-benar menjadi seperti itu,
maka kamu akan menyalahkan saya kenapa tidak melarangmu,
dan kamu akan menyesali keputusanmu hari ini.
Saya...
Ibu,
saya tidak tahu apakah Anda masih mengingatnya.
Anda pernah memberitahu saya,
bahwa impian Anda dari kecil adalah ingin menjadi seorang penari.
Tapi karena tidak disetujui oleh keluarga,
akhirnya Anda harus memilih untuk menyerah.
Saya rasa, saat ini saya berada dalam keadaan
yang sama dengan Anda saat itu.
Jika hari ini saya menuruti perkataan Anda,
dan melepaskan e-sport.
Maka kehidupan saya kelak,
tidak peduli baik atau tidak,
saya mungkin akan menyesal seumur hidup.
Ibu,
Anda tidak berharap saya menyalahkan Anda seumur hidup, kan?
Lalu bagaimana jika kamu gagal?
Tidak peduli sukses atau gagal,
saya tetap tidak akan menyerah.
Nak,
jika kamu sudah pasti memilih e-sport
sebagai impian dalam kehidupanmu,
maka kamu harus memikirkannya dengan benar.
Kelak, tidak peduli
hambatan dan kesulitan apa pun yang kamu hadapi,
jangan pernah menyerah dengan mudah.
Karena ini adalah pilihan kamu sendiri.
Kamu harus bertanggung jawab atas pilihanmu.
Untuk terakhir kalinya Ibu bertanya kepadamu,
apakah kamu telah memikirkannya baik-baik?
Saya sudah memikirkannya dengan baik.
Saya pasti akan terus bertahan.
Nak,
sejak kamu kecil,
kamu tidak pernah membantah perkataan Ibu.
Ibu tidak tahu, apakah sekarang saya
harus marah atau harus bangga denganmu.
Jalan ini sangat berliku-liku,
tapi, tidak peduli kamu menjadi seperti apa,
Ibu akan selalu di sisimu untuk mendukungmu,
dan menemanimu.
Ibu, maksud Anda adalah....
Jadi, Anda telah menyetujuinya?
Dia sudah bukan anak-anak lagi.
Anak yang sudah dewasa, tidak akan mendengarkan perkataan Ibunya lagi.
Dia sudah memilih untuk mempertahankan impiannya,
maka saya akan mendukungnya.
Terima kasih. Terima kasih Ibu Wei Wei.
Saya yang seharusnya berterima kasih kepadamu.
Di saat tidak ada orang yang mengerti tentang impiannya,
bahkan saya sebagai Ibunya juga menentangnya,
ada kamu yang selalu mendukungnya.
Terima kasih.
Tidak perlu berterima kasih, ini juga merupakan kesalahan saya.
Seharusnya saya membahasnya dulu dengan Anda.
Ibu guru Mo,
bukankah Anda telah membahasnya dengan Ayah saya?
Dasar, anak bodoh.
Saya juga harus menunggu persetujuan Ibu kamu.
Ibu Wei Wei,
mengenai masalah Ibu guru Mo mendukung Wei Wei untuk berhenti sekolah,
apakah Anda masih akan mempermasalahkannya lagi?
Tidak akan, tidak akan.
Baik, karena orang tua Wei Wei
telah setuju Wei Wei cuti sekolah untuk sementara,
maka kami, pihak sekolah, harus lebih mendukung
murid kami agar bisa lebih berkembang di luar pelajaran.
Sekarang, Ibu guru Mo telah kembali.
Maka saya menyarankan agar
mengembalikan kelas XI-11 kepada Ibu guru Mo.
Bagus sekali!
Sudah puas, kan?
Hebat sekali! Hebat sekali!
Kepala Dewan Sekolah,
apakah masih ada instruksi lainnya?
No comments yet. Be the first to leave one.