The Legends

The Legends (招摇)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

THE LEGENDS 招搖 E40
A Commentary by kibedul

Tags

other
Published on: 2019-05-08
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Xiao Ai!

- Kakak Zi Yu! - Xiao Ai.

Bagaimana situasi Sekte Wan Lu?

Lu Zhao Yao tampaknya sedang sakit.

Gu Han Guang terus pergi ke Aula Wu Er.

Tapi aku tak tahu cerita sebenarnya.

Xiao Ai.

Tak kusangka kau mengkhianati Sekte Wan Lu juga!

Kakak Zi Yu, mereka melihat kita sekarang.

Jika mereka tak disingkirkan,

Aku takkan bisa kembali ke Sekte Wan Lu.

Pengkhianat!

Dibunuh atau dikuliti, lakukan sesukamu!

Terjemah Indonesia oleh: Iyey

THE LEGENDS 招搖

~ Episode 40 ~

Qin Qian Xian.

Akhirnya kita bertemu.

Bentuk sejatimu?

Aku dengar kau selalu berbelas kasih.

Kenapa kita tidak bersenang-senang?

Kalian jangan panik.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Jiang Wu!

Jangan sakiti orang sendiri!

Sungguh tercela!

Entah mereka atau kau yang mati...

kau pilih sendiri.

Su Fan.

Tutup matamu.

Bacalah Mantra Hati.

Buka matamu setelah selesai.

Ya, Kepala.

Bahkan doa tak bisa menyelamatkanmu.

Qin Qian Xian.

Datanglah kemari!

Sepertinya kau siap membiarkan mereka mati.

Mereka tak bersalah.

Tidak ada yang tak bersalah.

Termasuk dirimu.

Apa aku bukan hasil dari kecerobohanmu?

Majulah!

Su Yan.

Bukan niatku untuk menyerang Paviliun Qian Chen.

Jiang Wu menebar perselisihan diantara kita.

Kami hanya ingin menghukum Qin Qian Xian.

Kami tak berniat menyakiti orang tak bersalah.

Saat ini, Jiang Wu ingin kita semua mati.

Kita harus bekerja sama melawan musuh.

Tarik formasi dan bekerjasama dengan kami!

Bagaimana jika menangani racun gelap Jiang Wu dulu?

Senior Su Yan, jangan lakukan itu!

Jin Xiu licik dan tak tahu malu. Jangan percaya padanya.

Semuanya, letakkan senjata kalian!

Letakkan senjata?

Apa kau ingin dibunuh oleh racun gelap?

Dengan mengandalkan kekuatan kita melawan racun gelap ini...

menunda sama saja dengan bunuh diri!

Begitu juga orang-orang Paviliun Qian Chen.

Hanya dengan memasuki Paviliun Qian Chen,

dan membantu Qin Qian Xian membunuh Jiang Wu,

Ada peluang bertahan hidup!

Su Yan, kami meletakkan senjata.

Hidup kami ditanganmu.

Jika kau masih ragu, kau akan membantu musuh.

Dan mencemari nama Paviliun Qian Chen!

Mundur. Kita tangani racun jahat Jiang Wu dulu.

Semua murid, aktifkan Segel Matriks Bumi.

Serang Jiang Wu bersama!

Kau bisa membunuhku sekarang.

Tapi nyawa mereka semua ada di tanganku.

Dengan sekali remas...

semua orang di Paviliun Qian Chen akan mati.

Sudah kau putuskan?

Kepala!

Kepala!

Kepala!

Qin Qian Xian.

Kekuatan Abadi milikmu sekarang menjadi milikku.

Mulai sekarang...

Kau takkan bisa melakukan pembantaian.

Aku sudah mendapatkan apa yang aku inginkan.

Aku serahkan sisanya padamu.

Su Yan.

Kau harus menyerahkan Hati Teratai ke Sekte Wan Lu.

Kepala, jangan khawatir.

Kepala!

Terima kasih Kepala Qin karena tak membunuh kami!

Mulai sekarang,

Paviliun Qian Chen tak ada hubungan dengan Sekte Zongmen!

Jiang Wu.

Bukankah kita setuju aku memimpin murid-murid sekte Zongmen,

hanya untuk mengancam mereka?

Bagaimana kau bisa lepas kendali?

Tak hanya melukai murid-murid Paviliun Qian Chen,

Kau hampir membunuh para murid dari Sekte Zongmen juga!

Saat ini, reputasiku buruk di Sekte Zongmen. Kau...

Meski mengiris-iris tubuhmu...

takkan cukup menghapuskan kebencianku!

Jika kau tidak setuju...

kau bisa membunuhku.

Tapi kau tak mampu melakukannya.

Siapa yang bisa kau salahkan?

Sudahlah.

Jangan marah lagi.

Jika kau marah, ketampananmu akan hilang.

Selain itu...

semuanya baik-baik saja, bukan?

Tapi itu beresiko!

Bagaimana jika Qin Qian Xian tak mau mengakui kekalahan?

Aku akan membunuh sampai dia melakukannya.

Kau orang yang pintar.

Jangan pedulikan prosesnya.

Yang penting adalah hasilnya.

Kau ingin menjadi Ketua Sekte Zongmen, kan?

Aku berikan itu padamu.

Apa maksud ucapanmu?

Meski kau memiliki reputasi buruk,

Aku bisa membuat orang-orang di Sekte Zongmen yang membencimu,

tunduk di hadapanmu.

Kau hanya perlu mendengarkanku.

Akan kupaksa mereka...

menunjukkan rasa hormat kepadamu.

Ah Rong.

Tidak perlu menyelamatkanku.

Surat penting!

Ada apa? Mengapa gelisah sekali?

Kelopak mata kananku berkedut.

Perasaanku tidak nyaman.

Aku terus merasa sesuatu akan terjadi.

Apa yang akan terjadi?

Apa katamu?

Sesuatu terjadi pada Qin Qian Xian?

Menggunakan nyawa para murid Sekte Zongmen,

Jiang Wu mengancam Qin Qian Xian.

Demi menyelamatkan mereka,

Qin Qian Xian sekarang tak sadarkan diri.

Apa ini benar?

Tidak mungkin.

- Aku harus menyelamatkan Pamanku. - Tunggu!

Apa Jiang Wu masih di Paviliun Qian Chen?

Dia sudah lama pergi.

Setelah Qin Qian Xian pingsan,

Jiang Wu tampaknya tak ingin merusak Paviliun Qian Chen.

Dia kesana mencari Qin Qian Xian.

Dia akan baik-baik saja.

Kirim orang ke Paviliun Qian Chen,

dan lihat apa yang bisa kita bantu.

- Aku... - Aku tidak akan mencegahmu.

Tapi bawa Shi Qi untuk melindungimu.

Hanya itu yang bisa kita lakukan saat ini.

Sudah malam. Kenapa kau belum tidur?

Apa kau merasa kurang sehat?

Aku terlalu banyak tidur di siang hari.

Aku tak bisa tidur di malam hari.

Jadi ingin berjalan-jalan.

Entah bagaimana, malah membawaku Aula Leluhur,

dan berpapasan denganmu.

Ayahku datang ke dalam mimpiku.

Jadi, aku kesana untuk membakar dupa.

Dulu...

ayahmu adalah orang yang sangat dihormati di Sekte Zongmen.

Tapi sayangnya,

Aku dengar Sekte Xu Zong memiliki kitab.

Jika meng-kultivasi-nya, dia akan memiliki kekuatan tertinggi.

Mungkin, itu bisa mematahkan kutukan pada Klan Jiang.

Kau mungkin tidak tahu.

Meskipun kami mewariskannya ke generasi berikutnya,

tak ada yang berani meng-kultivasi itu.

Mengapa demikian?

Sebagian besar catatan dalam kitab,

menentang jalan kebenaran Sekte Zongmen.

Ia memiliki aura pembunuhan yang kuat.

Juga, sangat sulit mengendalikannya.

Sangat disayangkan.

Sayang sekali kau orang yang baik hati.

Kau menyelamatkan orang-orang,

tapi tak bisa menyelamatkan dirimu.

Tabib tidak menyembuhkan dirinya sendiri.

Aku berhutang budi padamu.

Tapi aku tak bisa membalasnya.

Aku merasa malu sendiri.

Rawatlah dirimu sendiri agar kembali sehat.

Kami membutuhkanmu kembali di Sekte Zongmen,

untuk mengambil alih.

Terima kasih.

Ini.

Meskipun kami mewariskannya ke generasi berikutnya,

tak ada yang berani meng-kultivasi itu.

Sepertinya...

Sekte Xu Zong memang memiliki kitab rahasia.

Jika aku meng-kultivasi itu,

aku mungkin bisa mengembalikan kekuatanku.

Aku menang!

Aku menang!

Aku menang.

Aku menang.

Ah Wu, ada apa?

Ah Wu.

Bukankah kau yang menghentikanku?

More Indonesian subtitles for The Legends

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left