The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 11"
Kembalikan dia! Kembalikan anakku!
Jantung bayinya berhenti berdetak sebelum Anda melahirkan.
Nyawa Anda juga bisa terancam.
Tidak. Itu tidak mungkin.
Dia tidur denganku,
bernapas denganku, dan tertawa denganku.
Lantas, dia seharusnya hidup denganku.
Jadi, kenapa? Kenapa?
Tanpa bayimu, kamu tidak ada.
Tolong jangan lakukan ini. - Tidak.
Kembalikan bayiku.
Kembalikan bayiku!
Kembalikan dia!
Banyak hal sedih terjadi hari ini.
Pada saat Anda kehilangan bayi,
seorang ibu lainnya meninggal usai melahirkan putra kembar.
Aku merasa kasihan kepadanya.
Dia tidak menikah dan sendirian.
Dia hidup kesepian dan mati sebatang kara.
Dia punya seorang kakak, jadi, kami akhirnya menghubunginya,
tapi kakaknya belum juga datang.
Kurasa dia berbohong soal memiliki kakak.
Pilihan Anda bijak.
Dia anak yang sehat.
Tampaknya dia mengambil gizi dan semuanya
dari anak yang satu lagi di dalam kandungan.
Ibunya
sungguh
telah tewas? - Sayangnya,
dia tewas 22 jam lalu.
"Klinik Kandungan Sebit"
Bagus.
Maaf aku tidak menemanimu.
Udaranya dingin.
Bayi kita tidak boleh sakit.
Baiklah. Ayo masuk.
Hei.
Mi Ok.
Mi Ok.
Mi Ok! Mi Ok-ku yang malang.
Tidak.
Tidak.
Kenapa kamu membunuh ibumu yang malang?
Kenapa kamu membunuh satu-satunya saudara sedarahku?
Ibumu yang malang.
Bagaimana denganmu?
Bagaimana denganku?
Ibu tahu
dia mudah takut dan naif.
Tidak bisakah Ibu hanya menakutinya?
Bagaimana bisa Ibu...
Ibu bisa mulai makan siang.
Mereka akan membawakan bubur untuk Ibu.
Ibu bangkit dari kematian. Kamu mau ibu memulai hidup baru
dengan makanan rumah sakit yang tawar?
Bawakan ibu bubur abalone.
Jangan sampai Ji Sup tahu.
Tunggulah sebentar lagi.
Akan ibu berikan kembali
Grup Gangin dan Hae Rim untukmu.
Berikan ibu sedikit waktu.
Sedikit saja.
Ibu ragu apakah boleh datang dengan tangan kosong.
Ibu tidak bisa membawakan bunga
dan makanan.
Pada situasi seperti ini,
menenangkannya adalah pilihan terbaik.
Ibu tidak boleh menangis.
Ibu amat cemas.
Jae Wook?
Tidak mungkin.
Ada apa? Ada apa dengan Jae Wook?
Tunggu sebentar di sini.
Aku pasti salah lihat.
Tidak mungkin.
Tidak mungkin.
Ada apa?
Lepaskan.
Lepaskan! Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Biarkan aku pulang!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku! Sekarang juga!
Tenanglah. Alarmnya menyala,
jadi, mereka akan segera memperbaikinya.
Tidak apa-apa. Semua akan baik-baik saja.
Kenapa kamu melakukan ini kepadaku? Tolong aku!
Keluarkan aku dari sini!
Tidak apa-apa. Bertahanlah.
Ini akan segera berakhir.
Tidak apa-apa.
Ibu pergi ke mana?
Apa dia pergi sendiri?
Liftnya menyangkut.
Tidak. - Kurasa ada orang di dalam.
Buka pintunya! Biarkan aku keluar!
Keluarkan aku dari sini!
Apa yang kamu lakukan?
Keluarkan aku!
Beraninya kamu menghina ayahku?
Kamu yang menghinanya!
Apa yang kamu perbuat kepada ibuku?
Kita bertemu lagi.
Saat itu semua bermula dengan kesalahpahaman
dan itu terjadi lagi hari ini.
Apa?
Lift tiba-tiba berhenti,
jadi, dia syok.
Tampaknya dia punya kenangan traumatis
dan dia gemetaran.
Begitu saja? - Ya.
Jadi, jangan langsung menyimpulkan.
Bawa dia ke suatu tempat untuk menenangkan diri.
Ayo pulang.
Tolong cepat.
Baik, Bu. Ayo.
Apa katamu?
Semenit bagaikan setahun bagiku.
Tolong dipercepat.
Han Ji Sup tiba-tiba bergerak,
jadi, ada penundaan sedikit.
Akan kupastikan tidak ada masalah untuk ke depannya.
Jika ada masalah bahkan sedikit saja,
semuanya berakhir.
Mengerti?
Apa yang terjadi?
Dia pergi dengan bersemangat. Kenapa sekarang begini?
Banyak omong tidak akan membantunya.
Anggota Dewan sudah pulang.
Kenapa dia tidak dirawat di rumah sakit?
Kurasa dia hanya harus menenangkan diri.
Tidak apa-apa. Aku senang di rumah.
Aku hanya butuh istirahat.
Dia membutuhkan obatnya, Hae Rim.
Baik.
Minum ini dan tidurlah. Kamu akan merasa lebih baik.
Aku bahkan tidak bisa menelan air sekarang.
Aku akan meminumnya nanti.
Kumohon. Ini demi dirimu.
Kamu sudah merasa lebih baik?
Kamu tampak lebih kurus.
Ini berkat yang terselubung.
Aku akan menganggap ini diet.
Terserahlah. Jika kamu memang lebih kurus,
memangnya kamu amat gemuk sebelumnya?
Bawa dia masuk.
Hae Sol bermain dengan Nenek sampai tadi
dan membeli es krim dengan bibinya.
Masuklah.
Baik. Tolong masak makan malam yang enak.
Apa?
Kenapa dia...
Aku akan...
"Hubungi Kami"
Sulit bagi lulusan universitas untuk mendapatkan pekerjaan.
Akan kuhubungi kamu jika ada lowongan untuk tukang parkir.
Kamu mengenalku, bukan?
Ya, halo. Anda pemilik gedung, bukan?
Apa istriku pergi ke suatu tempat?
Kamu belum dengar?
Apa? - Kudengar ibumu sakit.
Dia harus menarik depositnya
untuk membayar biaya rumah sakit,
lalu membatalkan sewanya.
Aku merasa tidak enak.
Maaf, Suh Ra.
Aku amat menyesal.
Setiap hari pasti terasa seperti siksaan
karena utang yang tidak bisa dia bayar.
Dia tidak bisa mendapatkan pekerjaan lain.
Dia tidak punya sumber penghasilan,
jadi, aku cemas dia akan menyerah dan bunuh diri.
Utang yang tidak bisa dia bayar.
Sung Hae.
Diam.
Kubilang makan dengan perlahan. Kamu sudah kembali?
Walaupun kamu mau menemuiku...
Aku tahu kamu baik,
tapi tidak tahu kamu punya sayap.
Apa? Sayap?
Kamu malaikat yang memberikan makanannya, padahal sudah lapar.
Hei. Kurasa kita harus mengakhirinya.
Apa? - Aku tamak.
Malaikat sepertimu terlalu membuatku kewalahan.
Jaga dirimu.
Apa maksudmu? Hanya kamu jodohku.
Aku tidak mau menjadi malaikat dan kehilanganmu.
Aku lebih baik menjadi iblis dan bisa bersamamu.
Aku bersungguh-sungguh. Hanya kamu yang kucintai.
Lepaskan selagi aku masih bersikap baik.
Aku mencintaimu.
Aku sungguh mencintaimu.
Aku menginginkanmu setiap malamnya.
Haruskah kita membuat bayi malam ini?
Jika kita membuatnya di asrama belajar,
anak kita akan menjadi amat pintar, bukan?
Kubilang hentikan! Aku tidak mau punya anak.
No comments yet. Be the first to leave one.