The first 200 lines.
Ya.
Aku harus membuat pilihan untuk menjalani hidup yang kumau.
Kenapa kamu diam saja? Bagaimana menurutmu?
Begini
Aku tidak peduli
apa pun itu.
Omong kosong apa ini?
Kamu tidak peduli siapa yang menjadi tersangka?
- Tidak. - Tidak?
Aku akan berhenti.
Apa?
Aku akan berhenti
bekerja sebagai jaksa mulai hari ini.
Astaga. Dasar berengsek.
Bisa-bisanya kamu bercanda di saat seperti ini?
Aku tidak bercanda.
Jaksa Lee. Kamu tidak pernah mengatakannya.
Aku mengatakannya sekarang.
Aku akan segera menyerahkan surat pengunduran diriku.
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"Episode 11"
"Jaksa Lee Jae Sang"
Dia mengiming-imingiku dengan rencana asuransi
padahal dia berniat mengundurkan diri?
Apa?
Detektif Ra, aku yakin kamu tahu sesuatu.
Tidak.
Ini juga kali pertamaku mendengar soal ini.
Apa? Dia bahkan tidak bilang apa pun kepada istrinya?
Itu sulit dipercaya.
Bukankah ini ponsel Jaksa Lee?
Aku baru saja mengirim surel berisi persyaratanmu dan kontraknya.
Bacalah, lalu kita bisa bicara lagi,
Jaksa Lee, maksudku, Pengacara Lee.
Kamu benar-benar menyerah dalam hidup ini?
Kenapa kamu tiba-tiba memberitahuku tanpa membahasnya denganku?
Kepala Oh.
Apa kamu melihat harapan di kejaksaan sebagai organisasi?
Tidak.
- Apa? - Terutama, Departemen Kriminal.
Kita akan mengurus penjahat remeh sampai pensiun.
Ada banyak jaksa
yang bunuh diri karena beban kerja yang tidak manusiawi.
- Lee Jae Sang - Tapi kita selalu dimarahi.
Hanya jaksa yang mahir berpolitik
dan menjilat para petinggi yang akan dipromosikan,
tapi seluruh kejaksaan dikritik karena itu.
Kenapa aku harus melewati itu?
Lalu kenapa? Kamu akan membuka kantor pengacara?
Ya, baiklah.
Terkadang, jaksa lebih mirip pengacara.
Alih-alih mengurung orang jahat di balik jeruji,
jaksa mewakili para bedebah itu seperti pengacara mereka.
Jika akan seperti ini, lebih baik aku membela para bedebah itu
dan menerima uang serta ketenaran sebagai imbalannya.
Kamu benar-benar berengsek.
Apa yang kamu katakan kepadaku saat masuk Departemen Kriminal?
Kamu bilang, "Aku jaksa Korea. Bahkan jika tidak menghasilkan uang,
aku tidak ingin hidup seperti pengecut."
Aku ingin menjaga martabatku. Itu yang kamu katakan.
Kalau begitu, izinkan aku bertanya.
Kamu menjalani hidup hingga saat ini dengan menjaga integritasmu.
tapi kamu yakin tidak menyesali apa pun?
Kamu mempertahankan integritasmu, tidak seperti yang lain.
Kamu yakin hidup dengan harga diri, bukan seperti pengecut?
Aku sungguh tidak yakin aku tidak akan
menyesali ini.
Baiklah.
- Apa? - Aku mengerti maksudmu.
Mari berpamitan dengan baik.
Benarkah? Kenapa kamu menjadikannya semudah itu?
Sial.
Lantas kamu mau berpamitan sambil melakukan trip denganku?
Tidak, terima kasih.
Tapi
selesaikan kasus ini sebelum kamu berhenti.
Ayolah.
Ini kasus yang kamu ambil saat masih menjalani masa percobaan.
Aku membawanya kemari meski itu bukan yurisdiksi kita.
- Kepala Oh! - Jaga sikapmu saat kamu pergi.
Kamu harus menyelesaikan kasus ini sebagai tugas terakhirmu.
Aku akan mencari penggantimu sampai kamu melakukannya.
Mengerti?
Kenapa kamu tidak menahannya? Kenapa tidak?
Bagaimana aku menahannya? Dengan apa?
Semua ucapannya masuk akal.
Hei, Nona Bang.
Sejak ditunjuk,
aku menyewa kamar kecil di sebelah kantor kejaksaan
dan bekerja tanpa henti, siang dan malam.
Benar. Suatu hari,
polisi datang mengetuk pintuku di tengah malam.
Karena percakapanku dengan penyidik
tentang jasad yang dimutilasi dan penikaman,
orang di ruangan sebelah menelepon polisi
karena mengira aku penjahat.
Kamu tampak seperti itu.
Aku bekerja siang dan malam tanpa henti
yang akhirnya membuatku terus mengonsumsi obat.
Istriku menceraikanku dan bosku mulai membenciku.
Saat itulah aku sadar
bagaimana panah lurus mudah patah.
Aku tidak mau Jae Sang begitu.
Ada terlalu banyak pembunuhan dengan jasad termutilasi.
Kapan itu akan berakhir?
Tapi kita tidak bisa melakukan pemerkosaan.
Aku tidak mau.
Kalau begitu, kita pakai penyelundupan saja.
Pembunuhan oleh perampok.
- Jasad mutilasi - Kalian,
anggota baru sistem peradilan pidana.
Ambil ini.
Pelankan suara kalian atau seseorang akan memanggil polisi.
- Apa? - Minumlah.
Di sini tidak apa-apa karena kita dekat
dengan kantor kejaksaan,
tapi berhati-hatilah di tempat lain atau kalian akan kena masalah.
Aku tidak mengerti maksudmu.
Kalian tidak mengenalku?
Kalian tidak tahu Galileo legendaris Kantor Kejaksaan Segyeong?
Kalian seperti baru lulus ujian pengacara ke-45.
Kalian jaksa atau pengacara?
Aku penulis naskah,
bukan jaksa.
Aku seorang penulis skenario magang.
Kamu bercanda?
Kenapa kamu berhenti tanpa membahasnya denganku?
Aku berhak
memilih profesiku sendiri.
Aku tidak akan tinggal di rumah. Aku akan ke perairan lebih besar.
"Perairan lebih besar"?
Di mana?
Kamu bergabung dengan para preman di Firma Hukum Yulgaek?
Aku melihat pesan yang kamu terima.
- Kamu sudah memutuskan. - Benar.
Aku senang kamu melihatnya. Aku akan singkat saja.
Aku akan segera bekerja di Firma Hukum Yulgaek.
Kenapa kamu memutuskan itu sendiri?
Kenapa Firma Hukum Yulgaek?
Mereka hanya membela penjahat yang berkuasa.
Penjahat lebih baik daripada yang tidak kompeten.
Aku tidak bisa hidup seperti pecundang selamanya.
"Pecundang"?
Itukah yang kamu bilang barusan?
Apa yang membuatmu merasa seperti pecundang?
Hidup kita semenyedihkan itu bagimu?
Ya, semuanya menyedihkan.
Apartemen tua ini
dan mobil berumur 10 tahun yang kita kendarai membuatku kesal.
Menabung penghasilan kita untuk masa tua
benar-benar menyesakkan!
Kenapa...
Kenapa kamu menahannya selama ini?
Inikah yang kamu pikirkan selama ini?
Ini juga misteri bagiku.
Sejujurnya, aku tidak mengerti bagaimana aku bertahan hidup.
Apa?
Aku juga sudah gila karena berusaha memahami diriku sendiri.
Jadi, berhentilah membuatku pusing dan tinggalkan aku sendiri.
Jae Sang!
Astaga.
Suami tidak boleh tidur di sofa begitu lama.
Astaga, ini benar-benar kacau.
Badai besar akan mengamuk jika terus begini.
Badai macam apa?
Bukankah sudah jelas?
Pasangan menikah tidur terpisah setelah bertengkar.
Mereka akan segera berpisah, bukan?
Apa itu
yang terjadi saat seseorang tidur di sofa setelah bertengkar?
Tentu saja. Lihat saja nanti.
Mereka akan berpisah dalam sepekan.
Dalam sepekan?
Tempat jasadnya ditemukan jauh dari jalan utama.
Pelakunya pasti mengemudikan mobil, tapi menyeret jasadnya dari sana.
Pekerjaan paruh waktunya berakhir pukul 11 malam
dan perkiraan waktu kematian adalah tengah malam.
Bahkan dengan mempertimbangkan jangkauan galat,
dia pasti dibunuh di dekat sini.
Astaga, kamu mengejutkanku!
Ada serangga!
Aku yakin kamu lebih menakuti serangga itu.
Kita di situs ekologi. Tentu saja ada serangga di sini.
Dia benar.
Ini situs ekologi.
Apa?
Tempat ini adalah situs ekologi terkenal.
Aku yakin ada kamera inframerah
yang dipasang untuk mengamati burung dan hewan liar.
Kamu benar. Jika kita beruntung,
pembuangan jasadnya mungkin terekam kamera.
Telepon Nona Bang
dan minta dia melacak lokasi kamera dan mengamankan rekaman.
Tentu.
Tunggu.
Apa kita mengadakan konferensi pers hari ini?
Konferensi pers? Apa maksudmu?
Aku menerima pesan
bahwa Jaksa Lee akan mengadakan konferensi pers.
No comments yet. Be the first to leave one.