OB/GYN Doctors (산부인과 여의사)

OB/GYN Doctors (산부인과 여의사)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Obstetrics and Gynecology Doctors S01 VIU WEB-DL ID
A Commentary by Alexvo89
VIU Subtitle

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2023-01-12
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"OB & GY"

"Jang Seo Hee"

"Go Joo Won"

"Seo Ji Seok"

"Song Joong Ki, Lee Young Eun"

"Lee Ki Young, Jung Ho Bin, Ahn Sun Young"

"Yun Woon Kyung, Lee Seung Hyung, Kim Dong Gyun"

"Episode 1"

"Rumah Sakit Hankuk"

Lewat sini.

Kepalaku...

Kecelakaan beruntun 8 mobil. - Sudah memanggil operasi ortopedi?

Satu korban hamil. - Bagaimana dengan OBGYN?

Dokter.

"Ambulans"

Dokter Ahn. Dia butuh dokter kandungan.

Tapi aku...

Ada yang bisa kubantu?

Anak sulung kami memukul perutku

dan itu sudah lama terasa sakit.

Anak sulungmu?

Dia anak berusia lima tahun.

Dokter Jung. - Hei.

Apa korban kecelakaan mobil itu belum datang?

Belum. Tapi dokter Jung...

Apa...

Katanya anaknya yang lima tahun memukul perutnya.

Biar aku yang di sini.

Kamu, naiklah dan pantau pasien bersalin.

Dia terlalu lemah. Dia terus mengejan.

Panggil jika kepalanya muncul. - Baik, Pak.

Kamu saja yang bantu persalinan. - Aku?

Baik, Pak.

Ayo.

Usia kandunganmu 34 pekan.

Ada rasa sakit di perut atas dan bayinya tidak banyak bergerak.

Kamu tidak kehilangan cairan.

Hasil USG-mu bagus.

Apa perutmu sakit? - Ya, sedikit.

Bayinya tidak banyak bergerak.

Tidak ada lagi yang sakit dan kamu tidak kehilangan cairan.

Benar. Aku baik-baik saja.

Haruskah aku mengirimnya ke atas dan memeriksa pergerakan janin?

"Ambulans"

Korban kecelakaan tiba.

"Ambulans"

Usia kehamilannya 40 pekan.

Dia sadar tapi sangat kesakitan di bagian kaki kanannya.

Aku melihat darah mengalir di antara kakinya.

Aku curiga ketubannya pecah dan plasentanya lepas.

Baik, bawa dia masuk. Cepat.

Semua akan baik-baik saja. Bertahanlah. Tidak apa-apa.

Ambilkan USG. - Baik, Pak.

Apakah sakit sekali? - Ya, sakit.

Aku curiga plasentanya lepas.

Plasentanya lepas?

Bayi masih sehat, lakukan rontgen pada ibunya,

berikan pertolongan pertama, dan kirim dia ke atas.

Setelah selesai,

minta ahli ortopedi untuk datang ke ruang persalinan.

Baik, Pak.

Permisi. Dokter.

Pergilah ke ruang persalinan. - Baik, Dokter.

Ini tidak mendesak, tapi dia butuh operasi untuk retak tulang paha.

Bagaimana bayinya?

Sementara baik-baik saja, tapi dia mengalami pendarahan

kita harus mempertimbangkan terjadinya plasenta lepas.

Begitu dokter OBGYN melakukan operasi sesar,

kami akan segera mengoperasinya.

Kamu sudah mengatur operasinya?

Para perawat sudah siap,

tapi kami tidak punya cukup ahli anestesi.

Mereka meminta menunggu 30 hingga 40 menit lagi.

Sekitar 30 sampai 40 menit? - Benar.

Di mana yang sakit?

Perut atasku.

Apakah sakit?

Masih bisa ditahan.

Bagaimana sakitnya?

Rasanya seluruh perutku gemetar.

Kamu pernah dioperasi sebelumnya?

Apa kamu melahirkan anak pertama secara alami?

Tidak. Aku punya miomektomi, dan anak pertamaku

dilahirkan dengan operasi sesar.

Kita akan melakukan operasi sesar darurat.

Tolong siapkan ruang operasi.

Siapa kamu?

Aku Seo Hye Young dari OBGYN. Aku mulai bekerja hari ini.

Ini keadaan darurat. Tolong siapkan ruang operasi.

Apa kamu direktur baru dari OBGYN?

Ya, benar.

Seperti yang kudengar.

Maaf, tapi menyingkirlah. Kamu sadar apa yang kamu lakukan?

Dia lebih mendesak.

Anaknya yang berusia lima tahun memukulnya sedikit.

Dia mengalami kecelakaan beruntun delapan mobil dan pendarahan.

Kamu tidak tahu siapa yang lebih mendesak?

Kita tidak bisa melakukan dua sesi sekaligus.

Kita tidak punya cukup ahli anestesi pada pukul sebegini.

Kita harus menunggu 30 menit.

Tentu saja, dia lebih mendesak. Kamu tidak melihat pendarahannya?

Tolong biarkan dia dioperasi dahulu.

Dia mengalami patah tulang paha dan mengalami pendarahan,

tapi kondisi bayinya jauh lebih baik.

Kamu harus belajar membedakan keadaan darurat.

Tunggu apa lagi? Bawa dia ke atas.

Baik, Pak.

Kamu tidak dengar itu?

Bayinya dalam kondisi kritis! Pindahkan dia sekarang!

Baik, Bu.

Ayo.

Hati-hati.

Mereka bilang 30 menit.

Siapkan operasi sekarang. Pindahkan dia.

Satu, dua, tiga. - Tiga.

Dokter. Apa bayiku dalam bahaya?

Kurasa rahimmu pecah.

Kami harus mengeluarkan bayinya.

Aku akan mulai dengan bius lokal.

Panggil ahli anestesi. - Baik, Bu.

Nyalakan monitor dan hubungi NICU. - Baik, Bu.

Siapkan 100 cc lidokain.

Pisau bedah.

Ahli anestesi belum datang.

Kita tidak punya waktu menunggu. Bayinya dalam bahaya.

Tolong selamatkan bayiku.

Ini akan sakit.

Dokter. Kamu akan membiusnya hanya dengan bius lokal?

Tolong jaga tanda vitalnya stabil sampai ahli anestesi tiba.

Tekanan darahnya jangan turun. - Baiklah.

Kita akan membiusnya dengan anestesi lokal.

Baik, Bu. Kain kasa.

Kenapa...

Dia tidak dibius.

Tarik. Satu, dua, tiga. - Satu, dua, tiga.

Pec... Pecah.

"Sebagian dari janin keluar dari rahim"

Kain kasa.

Apa yang kamu lakukan? Kamu sudah gila?

Apa itu pecah?

Dia kehilangan banyak darah. Hati-hati dan jaga tanda vitalnya.

Sial. - Kain kasa.

Tolong selamatkan bayiku.

Tarik napas yang dalam.

Si aneh itu.

Kain kasa.

Alat isap. - Alat isap.

Dokter... Tangan bayi...

Pisau bedah.

Baiklah.

Gunting Kelly.

Baiklah.

Karena bayinya berhasil keluar, kita hentikan pendarahannya.

Bagaimana dengan rahimnya?

Kita harus menyelamatkannya.

Terima kasih.

Alat isap.

Dari menyayat kulit hingga mengangkat bayi, butuh dua menit?

Tiga setengah. Dia bintang besar.

Kamu lihat dia mengangkat bayi itu?

Setiap gerakan tepat.

Aku tahu. - Ayo.

"Episode 1: Tolong Bunuh Bayiku"

Selamat pagi.

Kamu bermalam di luar lagi.

Siapa? - Siapa lagi? Kamu, Dokter Wang.

Memangnya kamu istriku?

Rumah sakit ini terlalu kecil. Tidak ada privasi.

Aku pria lajang.

Tolong hormati kehidupan pribadiku.

Tentu.

Bagaimana denganmu? Kamu berselingkuh?

Apa maksudmu?

Apa yang sebenarnya kamu kenakan?

Kamu payah sekali.

Aku sedang datang bulan. Aku depresi, itu alasannya.

Aku menghibur tubuhku yang malang

yang terjebak dengan seragam ini.

Lalu kenapa? Ada masalah dengan itu?

Jadi...

Jika kita taruh penyaring airnya di sini,

kabelnya akan terekspos.

Jika kita taruh di sini, itu akan menghalangi.

Kamu akan memutuskan atau tidak?

Mungkin kita harus...

Hai. Bagus. Syukurlah kalian di sini. Kemarilah.

Orang-orang itu.

Mereka selalu melakukan pembangunan di sini.

Ya, tapi lihatlah betapa senangnya direktur pusat itu.

Dia bekerja keras untuk anggaran itu. Jadwal.

Kepala bagian kita juga menyukainya.

Dia belum pulang karena pembangunan.

Direktur barunya satu angkatan denganmu.

Kamu tahu siapa dia? - Aku tidak peduli.

Satu, pewaris yang kaya. Dua, pelajar.

Nomor tiga tidak akan datang, jadi aku lewat.

Siapa yang kamu inginkan? - Aku ingin pekerja keras.

Siapa pun itu, lihat waktunya.

Jika orang itu belum datang,

ada yang salah dengan sikap mereka.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left