The first 200 lines.
PERSEMBAHAN NETFLIX
Para pengunjung,
kami akan tutup beberapa menit lagi.
Tiga kepada pusat.
Alarm berbunyi di bagian perkakas.
Sial!
Hei! Berhenti!
Tarapara.
Tarapara.
Berapa kali kau kemari, Hector?
Tujuh.
Apa kataku terakhir kali?
Banyak hal.
Kata terakhirku sebelum kau bebas.
Tak ada kelonggaran lagi.
Lalu apa kataku sebelum itu?
Tak ada kelonggaran lagi.
Jadi, apa kesimpulanmu?
Kau bohong.
Kau tahu bedanya benar dan salah?
Pemanas nenekku rusak di panti wreda.
Itu benar atau salah?
Salah.
Mencuri skuter?
Masuk mal tanpa izin?
Kepemilikan senjata?
Diperparah dengan perampokan?
Kau membuat seorang satpam cedera parah.
Kepalanya terbentur dan tiga hari koma akibat bius.
Aku tak menyentuhnya. Salahnya sendiri.
Katakan saja itu salah.
Nenekku menanti tiga pekan agar pemanasnya diperbaiki.
Apa itu membenarkan tindakanmu?
Tidak, kurasa tidak.
Aku menyesal mencuri pencukur listrik itu.
Kenapa aku di sini?
Apa maksudmu? Kau tak dengar?
Siapa yang melapor?
Apa kakakku?
Aku yakin kau orangnya.
Dengar, ini buku Kode Kriminal .
Ini mencakup semua hal yang melanggar hukum.
Jika tertera di sini, itu salah.
Ini. Bawalah bersamamu ke tempat aku mengirimmu.
Karena setelah bebas dalam dua tahun, kau sudah dewasa
dan harus menanggung akibatnya.
Sebaiknya kau hafalkan isinya.
Selamat pagi. Ayo, keluar.
- Ini terlalu pagi. - Jangan mengeluh, ayo.
- Selamat pagi. Ayo, Mario. - Sial.
Selamat pagi, Hector.
KODE KRIMINAL
Pengacara, bagikan sebagian pasal itu, jangan dilahap semuanya.
Hei, jangan berisik.
Dan berhenti tertawa
Kalian akan butuh dia saat terlibat masalah nanti.
Kami tak akan bermasalah saat keluar dari sini.
Berhenti,
berpikir,
dan bertindak.
Mendengar berbeda dengan memperhatikan.
Jika mengikuti naluri, kita lakukan kesalahan.
Hanya ini pedoman dan cara kita untuk menghindari konflik.
Kita harus belajar berpikir
untuk mengenali antisosial, pikiran spontan, pikiran jahat,
dan mencegah semua itu sebelum memengaruhi pikiranmu.
Mengubah semuanya menjadi pikiran baik dan berguna.
PENGACARA - GAGAL PECUNDANG
Kalian dalam usia remaja akhir,
dan segera, tanpa disadari, kalian masuk usia dewasa.
Ada apa ini? Apa yang lucu?
Mari lihat.
Hector, tolong duduk.
Mau kupanggil satpam?
Berengsek!
Si pengacara itu mulai lagi!
Hei, mau ke mana kau? Berhenti!
Ayo, cepat!
Berhenti!
Itu dia!
Ayo, jalan, cepat!
Selamat kembali, Pecundang.
Kau mengalahkan rekormu, Pengacara?
Selamat kembali, Sobat!
Apa permainanmu ini sepadan dengan dikurung selama satu pekan?
Bisa bawakan delapan gulung selotip?
Yah, sepuluh lebih baik.
Keluar.
Terus berjalan. Bagus. Teruskan, lihat belakang. Bagus.
Ya, bagus.
Benar.
Teruskan, bagus, lihat belakang.
Bagaimana pekanmu?
Ya, bagus, terus berjalan.
Kenapa? Kau mau ikut mereka?
Anjing hanya untuk penyandang cacat.
Tidak.
Tidak, mereka untuk siapa pun yang kesulitan berbaur.
Kau harus lakukan apa?
Merawat, mengajak berjalan, bermain,
mengajarkan trik,
terhubung dari hati,
dan saling berbagi.
- Mereka tinggal di sini? - Tidak.
Mereka datang satu pekan sekali.
Aku tak tahu soal anjing.
Itu tujuannya, untuk belajar.
Semuanya sudah diambil.
Kurasa masih sisa satu.
Mari kita lihat.
Ayo?
Terima kasih.
- Hai. - Hai.
- Kau Roman, 'kan? - Ya.
- Boleh lihat sisa anjingnya? - Tentu.
Kami selamatkan dia pagi ini saat perjalanan kemari.
Pasal berapa dalam Kode Kriminal tentang kekejaman dan penelantaran?
337.
Seluruh pemilik anjing ini melanggar Pasal 337.
Kenapa aku harus belajar cara mengurus anjing?
Untuk belajar mengurus dirimu sendiri.
Kau menyebutku anjing?
Sedikit, ya.
Aku ingin menceramahimu soal kepribadian, tapi...
- Tidak perlu. - Ya.
Aku simpan saja ceramahku.
Siapa namanya?
Dia belum punya nama. Kau boleh menamainya.
Apa sebaiknya dikeluarkan? Dia ramah dan lembut.
Dia mirip domba.
Jangan beri nama itu.
Awas, jangan sampai terinjak.
Lihat anjingnya. Fran, dia tahu kau majikannya.
Ayo, lihat anjingnya.
Lihat anjingnya, awasi mereka.
Ayo, terus berjalan.
Lihat, pengacara dengan para pecundang!
Akhirnya, dia temukan tempatnya!
Kalian sedang apa? Diam.
Enyah, kalian hanya iri.
Ayo, terus berjalan.
Terus berjalan, ayo.
Ayo, terus berjalan.
Bagus, ayo, terus berjalan.
Jangan berhenti.
Hector.
Ini, dia menunggumu. Bagus.
Ayo, ke sana dan bentuk lingkaran.
Domba.
Sebut namanya dan beri makan, dia akan memahami namanya.
- Domba. - Bagus.
Pertama, dari kepala ke ekor.
Duduk.
Ya, benar, bagus.
Tangan.
Domba.
- Duduk. - Benar, bagus.
Sempurna, bagus.
Ayo, Domba. Ayo.
Sebelum kita mulai,
penting bagi anjing mengetahui cara duduk dan menghampiri.
Kau tak mau bermain?
Hai.
PERILAKU ANJING
Gusimu sehat, tapi ada plak gigi.
Lompat!
Kau tak mau bermain?
Tak apa-apa.
Aku juga tak mau.
Domba.
Hai.
Domba. Diam.
Berputar. Bagus.
Kau seharusnya senang.
- Kenapa? - Karena dia diadopsi.
Ini berkat kau.
Kau membuatnya supel, penurut, dan penuh kasih.
Kini, dia punya rumah, seorang majikan.
Aku majikannya.
Hector, aku sudah bilang dari awal, mereka bukan milikmu.
Mereka untuk membantumu. Kau dan Domba saling membantu, 'kan?
Fokus saja dengan itu. Kau pandai mengurus dan melatih anjing.
Lihat, kami membawa anjing lain. Kau bisa mengurus yang ini.
Aku tak mau melatih anjing lain.
Aku mau melatih anjingku.
Hector.
Hector, jangan.
Hector, tunggu...
- Hector! - Si pengacara mulai lagi!
Hector, berhenti!
Berhenti!
Hector!
Hector!
Hector!
Kemari!
Ayo, jalan.
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
DIJUAL
Ya?
Kapan dia kabur?
No comments yet. Be the first to leave one.