Release info

Kono Healer, Mendokusai S01E11 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-06-20
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Banyak monster yang mengancam umat manusia.

Yang keluar untuk melawan adalah para petualang yang pemberani.

Sedangkan aku,

Arvin, adalah salah satunya!

Membentuk tim dengan Carla.

Hari ini juga akan melanjutkan petualangan yang berbahaya.

= DON'T HURT ME, MY HEALER! =

(SUNGGUH GEMBIRA, ANNA DAN SI ARWAH YANG TAK MUNCUL DI VERSI ASLI "DON'T HURT ME, MY HEALER!" KINI MUNCUL)

(ANIMASI MENUTUPI KEKURANGAN VERSI ASLI. EPISODE INI JUGA ADA LELUCON ANIMASI YANG POPULER.)

(TENTU SAJA, TIDAK DIJELASKAN, KALIAN JUGA MENGERTI. BUKALAH KALAU BERANI)

Ini... peti harta karun, ya?

(MELAINKAN MEMAKAI ALAT GAMBAR YANG SESUNGGUHNYA, MENGGAMBAR SETIAP GORESAN DAN MEWARNAINYA.)

Iya.

Namun...

Namun...

Tak menyangka, suatu hari bisa diprovokasi peti harta karun.

Bukan, melainkan diprovokasi papan tanda.

Lumayan, jarang-jarang bertemu hal begini.

Sungguh mengesalkan.

Meletakkan peti di tengah jalan, begini sudah jelas bermasalah.

Memang sangat aneh.

Baik, mari membukanya.

Inilah letak keanehannya.

Tidak membukanya?

Kita ini petualang, memakan tidak boleh bersisa, jadi, harus membukanya.

Pergilah memungut sisa makanan.

Si dungu mana yang akan membuka peti yang sudah begitu jelas bermasalah?

Mungkin hanya bisa memancing si dungu sepertimu.

Keterlaluan, barusan kau memarahiku dungu, ya?

Tunggu, mungkin saja kuda rumput laut.

Barusan kau memarahiku kuda rumput laut, bukan?

Kubilang kau itu dungu.

Kau bilang aku dungu?

Berapa kali pun kau tanyakan, aku tetap bilang begitu.

Namun, dungu yang kau katakan, maksudnya bodoh imut, bukan?

Aku beri satu kesempatan lagi.

Bukan.

Aku mohon.

Tidak mau.

Aku memohon padamu.

Kau sedang apa? Jangan menarikku! Lepaskan!

- Kalian berdua. - Ada apa?

Barusan aku melihatnya dengan keahlian perampok,

sepertinya tidak ada jebakan di dalam peti.

Namun, jelas-jelas sangat mencurigakan.

Apa karena sengaja diletakkan begitu jelas, malah tidak ada yang berani membukanya?

Meski tak tahu alasannya, mungkin benaran ada harta karun di dalamnya.

Tidak. Mana mungkin...

Namun, tetap ada kemungkinan walaupun sangat kecil.

Melihat peti, langsung ingin membukanya...

Buka. Buka. Buka.

- Sikat. Sikat. Sikat. - Jangan mendesak dengan menepuk irama.

Karena tidak ada jebakan, maka bukalah.

Menurutku, ini hanya lelucon.

Setelah dibuka dan tidak ada apa-apa, akan sia-sia saja.

Mungkin juga.

Sikat...

Tunggu sebentar.

Meskipun tidak ada jebakan di dalam peti...

Namun, mungkin ada jebakan di sekitar peti, jadi, hati-hati, ya.

Sudah terlambat.

Memang salah satu dari keahlian Arvin,

terjatuh ke lubang.

Ka... kau baik-baik saja?

Ada terluka, tidak?

Caramu memberi perhatian sungguh istimewa.

Bisa keluar, tidak?

Aku akan mencobanya.

Tidak bisa.

Aku teringat akan sesuatu.

Apa itu?

Altargaia mahir memetik tanaman obat dan sayuran gunung, ya?

Altargaia mahir memetik tanaman obat dan sayuran gunung, ya?

Ini sangat efektif untuk diare.

Sudah memetik sangat banyak.

Keahlian menyimpan Ryoko sangat bagus.

Setidaknya, aku memiliki keahlian perampok.

Carla itu anggota pekerja suci.

Hal ini masih diperdebatkan.

- Aku keberatan. - Diam.

Intinya, setiap orang memiliki karakter dan keahliannya masing-masing.

Cukup.

Sebaliknya, kau...

Anna.

Jangan mengatakan ini lagi.

Jangan menepukkan tanah ke kepalaku.

Jangan menilai seseorang dari sisi berguna atau tidak.

Selain itu, kau berdiri di atas jubahku, bukan?

Lagi pula, Tuan Arvin juga memiliki banyak kelebihan.

Coba katakan.

Yaitu... yaitu yang itu... Iya, bukan?

Berbicara dengan tidak jelas.

Bukan begitu.

Kelebihanmu begitu banyak sampai aku tak tahu sebaiknya menyebut yang mana.

Aku sekedar menghitungnya, kira-kira ada 200 juta kelebihan.

Omong kosong. Pasti satu pun...

Bukan. 200 juta...

Ini satuan yang hanya digunakan anak kecil saat berbohong.

Setidaknya, kau mengatakan ratusan.

Ratusan? Kau sok hebat.

Benar juga.

Lupakanlah. Aku memang tidak ada kelebihan.

Bukan begitu.

Kelebihan pertama,

dalam keadaan darurat, baju zirahmu bisa untuk membakar daging.

Omong kosong apa ini? Ini mana bisa dianggap kelebihanku?

Kelebihan kedua...

Dengarkan aku.

Tidak ada lagi?

Sudah terpikir olehku. Yang ini bagaimana?

Bisa membakar ikan.

Sudah tidak ada lagi, benar?

Carla, bukan begini.

Benar juga, aku melupakan hal yang terpenting.

Harus mengoleskan minyak dahulu,

jika tidak akan gosong.

Urutannya tidak penting.

Kenapa terus ambil alatku untuk dijadikan alat memasak? Tak seharusnya seperti ini.

Sekarang seharusnya mengatakan kelebihanku.

Pada saat begini seharusnya mengatakan hal yang menenangkan.

Apa? Bahkan, sayur juga bisa dibakar?

Sungguh adalah alat dari peradaban modern.

Bersihkan telingamu!

Jangan terlalu lelah.

Apa yang kau lakukan?

Bagaimana? Bisa keluar?

Alangkah baiknya jika bisa keluar.

Sangat aneh.

Kau mengatakan dirimu sangat aneh, ya?

Seharusnya saat aku melakukannya, pohon muda akan muncul dari dalam tanah.

- Duk, kau akan terdorong ke atas. - Ternyata bukan mimpi.

Sepertinya, aku memang tidak bisa dibandingkan dengan tokoh aslinya.

Berkeringat begitu banyak.

Tokoh aslinya?

Kau tidak mengetahuinya? Sangat terkenal.

Aku sama sekali tidak mengerti yang kau katakan.

Carla begitu berusaha agar bisa membantumu,

kau lebih seriuslah.

Bukan, aku terjebak, tidak bisa...

Sepertinya sudah bisa bergerak.

- Lihat! - Maaf.

Selanjutnya seharusnya bisa kulakukan sendiri.

Tunggu sebentar.

Biarkan aku membantumu.

Biarkan aku membantu.

Tidak perlu.

Jika lebih berusaha, seharusnya aku bisa keluar.

Tidak, jangan melakukan perlawanan yang sia-sia.

Tidak, aku mengatakan yang sesungguhnya.

Tidak, jangan sungkan.

Jika tidak berhati-hati, tubuhmu akan terbelah menjadi dua.

Serahkan padaku saja.

Tidak akan terbelah, tidak perlu.

Tidak, kemungkinan besar akan terbelah.

Lihatlah situasinya,

Carla pasti ingin membantumu.

Sangat merepotkan.

Baiklah.

Carla, bantulah aku.

Ten... tentu saja, tidak masalah.

Carla?

Baik, biasanya selalu merepotkannya,

gunakan kesempatan ini

untuk berbuat baik padanya agar kelak dia mau jika aku merepotkannya.

Hal baik tak boleh ditunda, cepatlah meminta bantuanku...

Seluruh tubuh sangat kotor,

carilah tempat untuk membersihkannya saja.

Beraninya kau mempermainkan perasaanku.

Lagi pula kemungkinan besar, kau pasti memikirkan yang tidak-tidak, benar?

Hantu, setan, iblis, pengikut ajaran sesat, raja kebijaksanaan sesat, raja kesesatan,

- monster, dan yang terpedaya oleh kegelapan. - Bukan, tunggu.

- Kesatria Sinar Suci. - Bercampur dengan pujian yang lumayan.

Semua panggilan ini sangat cocok untukmu, sungguh membingungkan.

Parade kesatria yang memalukan!

Baik.

Tidak mau dibuka?

Tidak ada jebakan di peti ini.

Dengan kata lain, jika tak dibuka, peti ini akan berada di sini selamanya.

Namun, sungguh banyak jebakan di sekitarnya.

Ini menunjukkan ada orang yang berniat buruk meletakkan peti ini di sini.

Jika begitu, tidak perlu dibuka. Lagi pula ini hanya tipuan.

Kau takut?

Karena masuk dalam jebakan yang sangat mudah, maka kau ingin pergi lebih cepat, benar?

Masalah ini sudah berakhir.

Sungguh tidak berdaya terhadapmu.

Sepertinya, tuan pengawal kita adalah seorang pengecut.

Baiklah, biarkan kubantu kamu membukanya.

Pengecut mundur saja.

Meski aku tidak berharap banyak pada peti ini,

mungkin saja akan muncul hewan hebat di dalamnya.

Mungkin hanya ular biasa.

Atau, mungkin ular yang hebat.

Tidak, mungkin saja Yamata-no-Orochi.

Apa yang kau lakukan?

Tidak sengaja.

Jangan mendadak berteriak begitu keras.

Maaf.

Aku tidak akan memaafkanmu.

Tidak bisa dimaafkan, aku akan menggunakan jalur hukum.

Sudah muncul, rahasia seni bela diri kuno.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left