The first 200 lines.
NAMA ORANG, PERISTIWA, DAN LATAR BELAKANG DALAM DRAMA INI HANYALAH FIKSI
PARK KITAE
Aku Han Yihan, pengacara Kantor Hukum New-Hope.
Siapa ini?
Begini... Ada masalah.
Apa yang terjadi.
Ya... Ada kecelakaan.
Silakan
jika kau ingin dibunuh tanpa jejak.
Menyingkirkanmu di sini bahkan tidak sulit.
Bagaimana? Bagaimana ini bisa terjadi?
Dia diserang oleh seorang tahanan.
Di sini. Lehernya ditusuk dengan sikat gigi yang patah.
Lehernya terluka parah dengan sayatan di trakeanya.
Tidak ada yang bisa kulakukan untuk menyelamatkannya.
Tidak ada fasilitas atau tenaga medis memadai,
jadi, kami tidak bisa menjalani operasi yang layak.
Siapa tahanan yang menyerangnya?
Begini...
Dia narapidana hukuman mati.
- Narapidana hukuman mati? - Ya.
Namanya Nam Hyukchul.
Dia dihukum mati dan dipenjara enam tahun lalu.
Nam Hyukchul?
Bisakah kami menemuinya sekarang?
Tidak, dia sangat gelisah,
jadi, kami membiusnya agar tidur.
Dia akan bangun besok paling cepat.
Aku akan memindahkannya
ke penjara di Kantor Kejaksaan Wilayah Seoul Pusat.
Apa?
Kau bisa memanggilnya sesuai kebutuhan. Kenapa harus bertindak sejauh itu?
Aku cemas menyerahkan tersangka pembunuhan pada orang yang tak bisa mengendalikannya.
Siapkan dia untuk dipindahkan.
Akan kulaporkan ini kepada Kepala Sipir.
Aku akan ikut. Biar kusampaikan sendiri.
Baik, tolong tunggu sebentar.
Silakan telepon.
Jangan sentuh dia.
Kami akan memeriksa dia secara mendetail di BFN.
Benar.
Dia harus diautopsi.
Jaksa Geum, ikutlah denganku.
Kepala Sipir setuju menemuimu.
Yihan, terima kasih
sudah menyelamatkan orang yang mengkhianatimu.
Jika kau berterima kasih, jangan pernah mengkhianatiku lagi.
Aku akan memihakmu kali ini.
Aku serius.
Kalau begitu, maafkan aku sedikit saja, ya?
EPISODE 4
KANTOR HUKUM NEW-HOPE
Park Kitae meninggal?
Dia akan dibebaskan besok. Kenapa?
Pelakunya Gu Jingi.
Seharusnya aku mengantisipasi dia akan melakukan ini.
Dia membelah dada Seokju dan mengambil jantungnya
meskipun Seokju masih hidup.
Aku terlalu ceroboh. Ini salahku.
Kalian juga bisa dalam bahaya. Jadi...
Hentikan omong kosong itu.
- Hei, kau. - Aku benar, bukan?
Jika tahu ini akan terjadi, jangan jadi dokter atau pengacara.
Jadi peramal saja sana.
Orang lain membunuh pria itu. Kenapa kau yang merasa bersalah?
Apa aku salah?
Aku wanita yang setia.
Banseokwon rumah sakit terbaik di Korea,
tapi tidak ada yang mau mengoperasi ayahku dan dia malah mau dikirim ke RS lain.
Tapi kau berhasil menyelamatkannya.
Aku berhenti menjadi reporter untuk membalas kebaikanmu.
Jika kau bersikap seperti ini, mana mungkin aku tidak frustrasi?
Dia benar.
Jika bukan karenamu, aku sudah menjadi anak buah gangster.
Jangan bilang begitu.
Benar.
Jika aku berhenti sekarang,
Gu Jingi akan mendapatkan keinginannya.
Mari kita buat dia menyesal
karena menjadi dokter
yang tidak menghargai nyawa manusia.
Dokter Park, seorang dokter bedah torakoplastik
yang sedang diadili atas pembunuhan dan kelalaian profesional,
dibunuh oleh narapidana hukuman mati dari lapas yang sama.
Pak Nam adalah produsen alat medis
yang dihukum mati enam tahun lalu
karena membunuh seorang dokter di Banseok University Medical Center
dengan botol pecah yang dia sajikan di tempat hiburan dewasa.
Kebanyakan narapidana hukuman mati ditahan di lapas,
tempat narapidana yang belum terbukti bersalah ditahan,
sampai hari eksekusi mereka.
Itu sebabnya Pak Nam, narapidana hukuman mati,
dipenjara di lapas yang sama dengan korban, Dokter Park.
Narapidana hukuman mati yang tidak bersalah?
Negara yang menarik.
Mari kita dengar pernyataan Han Yihan, pengacara medis korban,
- Mengenai detail kasusnya. - Han Yihan.
Pengacara spesialis malapraktik medis.
Nama saya Han Yihan, pengacara korban.
Mendiang difitnah atas kejahatan medis
dan dikurung di lapas.
Sebagai pengacara, saya akan meminta kejaksaan
dan Banseok University Medical Center bertanggung jawab atas kematiannya.
Demi menghindari tanggung jawab atas kematian pasien,
Banseok Medical Center melimpahkan semua kesalahan kepada satu dokter.
Ini menyebabkan penangkapan paksa oleh kejaksaan,
yang menjadi alasan utama kematian korban.
Beraninya kau.
Saat autopsinya selesai,
kami akan mengajukan keluhan ke Banseok University Medical Center
dan mengungkap kebenaran di balik kematian korban yang mengerikan
untuk membuat mereka bertanggung jawab.
Selain itu, kami akan secara cuma-cuma mewakili
semua korban malapraktik dari Banseok University Medical Center.
Saya berjanji kami akan berjuang untuk mereka sampai akhir.
Demikian pernyataan Pengacara Han Yihan.
Dia menyatakan mendiang korban tidak bersalah,
tapi kejaksaan menekannya terkait penyelidikan kejahatan medis.
Saat itu,
seharusnya aku mendengarkanmu.
Sudah terlambat, tapi kita harus membereskannya, 'kan?
Sebelum terlalu terlambat.
Ya, aku akan melakukannya.
Baiklah.
Kerja bagus.
Soohee.
Kurasa kata-katamu tadi agak berlebihan.
Kenapa?
Memang benar Nam Hyukchul membunuh
seorang dokter di Banseok University Medical Center enam tahun lalu
dan Park Kitae di dalam kurungan.
Aku hanya menyampaikan fakta.
Ada sesuatu yang disebut pencemaran nama baik.
Itu seperti medali untuk reporter.
Kau akan membelaku jika aku dituntut?
Tentu saja.
Terima kasih banyak, Soohee.
Kau membuat laporan lanjutan tentang kasus ini sejak sidang terakhir
dan bahkan menyiapkan segmen terpisah untuk kami.
Ini berita eksklusif. Aku yang berterima kasih.
Apa rencanamu sekarang?
Mereka terang-terangan dicela, jadi, tidak akan tinggal diam.
Terima kasih banyak sudah mengunjungi Banseokwon.
Banseokwon bertujuan
membuat para anggota kami tidak merasa seperti di rumah sakit.
Kalian bisa menikmati banyak keuntungan jika mendaftar keanggotaan.
Kalian berdua sangat cocok di pusat kami.
Kami punya banyak fasilitas berbeda di setiap lantai.
Pusat kebugaran kami dilengkapi dengan mesin terbaru
dan pelatih paling memenuhi syarat untuk membantu kalian tetap bugar.
Lumayan.
Mau lanjut ke sana? Mari.
Kami merefleksikan lapangan dan area hijau
dari banyak klub golf terkenal di Korea dan luar negeri.
Cobalah.
Pukulan bagus.
Serta pusat antipenuaan kami yang mewah
akan menyegarkan tubuh dan pikiran para anggota kami yang kelelahan.
Dari lantai delapan ke atas adalah hotel dan griya tawang kami.
Para VIP luar negeri kami bisa datang dan menikmati kunjungan mereka.
Di antara banyak VIP, Banseokwon bertujuan
menjadi pusat antipenuaan dan layanan kesehatan termewah
untuk masyarakat satu persen teratas.
- Kedengarannya bagus. Aku suka. - Terima kasih.
Kepala pusat antipenuaan.
Namaku Yoo Gayeon. Senang bertemu dengan kalian.
Izinkan aku melayani kalian dengan segenap hati. Mari.
Suatu kehormatan kalian datang.
Mau ke lantai berapa?
Sayang, bukankah ada lantai khusus untuk tamu VIP?
Benar, boleh kami melihat tempat itu juga?
Maafkan aku.
Lantai itu hanya untuk anggota spesial kami.
Kalian berdua masih muda. Masih banyak kesempatan untuk itu.
Kenapa kau di sini?
Keluarga mendiang ingin aku mengamati autopsi.
Mereka bilang akan sedih jika datang dan melihatnya.
Kenapa kau harus mengamatinya?
Dia sudah meninggal, pengadilan akan membatalkan dakwaannya.
Tugasmu sebagai pengacara sudah selesai, 'kan?
Sidang pidana sudah berakhir.
Tapi gugatan perdata terhadap Banseok University Medical Center baru dimulai.
Serta ada yang harus kuperiksa dengan kejaksaan.
BADAN FORENSIK NASIONAL
Terima kasih atas waktumu.
Kau saksi di TKP saat kematiannya,
jadi, aku ingin mendengar pendapatmu.
Sama-sama. Aku lebih nyaman datang ke sini
daripada ke kejaksaan.
Waktu saat ini, pukul 15.32. Autopsi dimulai sekarang.
Doa dalam hati.
Di sana. Foto lagi.
Pisau bedah.
Ya, penyebab kematiannya adalah
pendarahan hebat karena arteri karotis putus
dan syok hematogenik.
Aku tidak bisa menemukan penyakit lain.
Semudah itukah memotong arteri karotis seseorang?
Pelaku menikamnya dengan brutal,
jadi, salah satu serangannya pasti masuk ke arteri.
No comments yet. Be the first to leave one.