The first 200 lines.
Maafkan aku.
Saat ini,
aku membutuhkan jiwamu.
Jika dia membawa kontraknya,
kamu akan menyelamatkan Lucca?
"Episode 11"
Aku harus.
Kontrak adalah kontrak.
Jika Pak Seo gagal membawa kontrak untuk jiwanya...
Lucca akan meninggal.
Itu bukan urusanku.
Jika Lucca meninggal,
Pak Seo mungkin akan menyerah memberimu jiwa kelas satu.
Pak Seo tidak boleh menyerah.
Dia harus memberiku jiwa kelas satu.
Kamu mau ke mana?
Aku harus menyelamatkan Lucca lebih dahulu.
Kontrol tekanan darahnya.
Siapkan semuanya. - Siapkan epinefrina.
Apa dia akan kembali? - Tidak.
Dokter.
Bersihkan.
Pak Kepala, sirkulasinya kembali.
Dokter.
Naikkan tekanan darahnya. - Baik.
Ya. Mari kita beri tahu dia.
Mari kita beri tahu dia semuanya.
Sebenarnya,...
Sebenarnya,
pria yang kamu cari,
Seo Dong Cheon... - Pak Ha!
Tekanan arteri pulmonalis menurun
dan ventrikel kanannya kembali ke ukuran yang tepat.
Aku belum pernah melihat sesuatu seperti itu.
Astaga. - Kamu baik-baik saja?
Dokter. Terima kasih banyak.
Terima kasih.
Terima kasih.
Lucca selamat.
Lucca bertahan.
Astaga.
Tahukah Ayah arti
di balik perbuatan Ayah?
Ayah memberitahuku bahwa hidup dan mati
adalah takdir semua manusia.
Ya, itu benar.
Sepuluh tahun lalu, iblis tertentu pernah mencampuri kehidupan
seorang anak laki-laki yang ditakdirkan untuk meninggal.
Dia melakukannya atas nama penyelamatan oleh iblis.
Bocah sepuluh tahun yang tergeletak di meja operasi
sayangnya harus meninggal.
Itu berarti kamu akan kehilangan segalanya.
Mereka harus tiba di Chicago tepat pada waktunya
dan bertemu dokter spesialis jantung, Dokter Kim Jeong Heon.
Hanya dengan begitu kita bisa menyelamatkan putramu.
Satu-satunya alasan Tuhan membiarkanmu berbuat sesukamu
adalah karena Dia memercayai manusia.
Dia percaya mereka akan memilih kebaikan daripada kejahatan
bahkan di masa-masa kelam.
Bahkan kontrak yang dibuat antara iblis dan manusia
merupakan sebuah janji
yang memungkinkan hanya karena Tuhan mengizinkannya.
Jika Dia begitu hebat,
kenapa Dia membiarkan Ayah menyelamatkan anak itu?
Karena jika ayah tidak melakukannya,
kamu yang akan melakukannya.
Maksud Ayah, Ayah sengaja tidak mematuhi-Nya
agar Ayah bisa menyelamatkanku dari hukuman?
Dia tidak pernah memberimu izin
mencampuri hidup mereka bagaimanapun kontraknya.
Sementara itu, Ayah mencampuri kehidupan manusia
terlepas dari kontraknya
demi putra tersayang Ayah.
Ayah pikir aku akan tersentuh jika Ayah melakukan sesuatu seperti itu?
Ayah ingin aku meneteskan air mata seperti manusia biasa?
Tidak akan pernah ada perdamaian sejati
ketika luka kebencian begitu dalam dan menyakitkan.
Makin Ayah melakukan sesuatu seperti ini, aku akan makin kotor.
Tidak.
Berhentilah di sini, Putraku.
Jika kamu pergi lebih jauh, kamu tidak akan pernah bisa kembali.
Sudah terlambat untuk kembali.
Bukankah itu yang Ayah inginkan?
Maksudmu kita harus membiarkannya meninggal?
Anak kecil itu memiliki takdir kehidupan dan kematiannya sendiri.
Ayah akan membiarkan pembunuh itu hidup?
Itukah yang diinginkan Tuhan?
Sebusuk apa pun seseorang, mereka tetap anak-anak Tuhan.
Kamu tidak bisa menentang kehendak Tuhan.
Jika anak itu harus meninggal, pembunuh itu juga harus meninggal.
Dia harus meninggal sepuluh kali lebih menyakitkan.
Itu akan menjadi alasan keberadaan Ayah.
Kita harus membiarkan manusia mengurus urusan manusia.
Kita hanya perlu
mengawasi mereka.
Jiwa anak itu sudah menjadi milik Tuhan.
Tidak.
Mulai sekarang,
aku memilih untuk tidak mengikuti Tuhan.
Ayah memohon kepadamu
untuk melepaskan manusia malang itu.
Ayah mohon. - Ayahlah yang harus berhenti.
Jangan menghalangiku.
Jangan pernah
muncul di hadapanku lagi.
Putraku.
Apa ini?
Dia... Dia ayahmu?
Dia ayahmu?
Apa... Apa dia juga iblis?
Kamulah penyebab semua ini.
Apa yang kulakukan?
Kamu pikir kamu siapa sehingga berhak mencampuri kehidupan putraku?
Beraninya kamu bermain-main dengan nyawa putraku!
Siapa... Siapa kalian? Apa urusan kalian?
Apa yang hendak kalian lakukan? Hei!
Kamu pikir kamu siapa? Kenapa kamu mempermainkan putraku?
Siapa kamu? Katakan!
Ayah.
Ayah!
Putraku.
Tolong hentikan.
Di sinikah
tempat manusia berpura-pura menjadi dewa?
Jadi, bukan kamu yang menyelamatkan Lucca?
Kamu pria yang beruntung.
Pria tua yang kamu lihat tadi mungkin menjual otak-otak di sini.
Tapi dia utusan Tuhan, jadi, dia bisa menyelamatkan orang.
Ada variabel tidak terduga, tapi kesepakatan kita
sama sekali tidak berubah.
Apa maksudmu?
Aku ingin kamu membawa jiwa I Gyeong
dalam batas waktu yang dijanjikan.
Lalu akhirnya kamu bisa memiliki jiwa yang merdeka
seperti yang kujanjikan.
Selamanya.
Kenapa aku harus membawa jiwanya?
Ada makhluk lain yang memiliki kemampuan
untuk membunuh dan menyelamatkan manusia selain dirimu.
Kenapa aku harus menepati kesepakatan yang telah kita buat?
Bagaimana aku bisa memercayaimu?
Pak Seo.
Menurutmu takdir itu apa?
Takdir manusia ditentukan oleh Tuhan.
Tapi ketika manusia datang ke dunia ini,
mereka dilahirkan hanya dengan satu takdir.
Tuhan tidak bisa mengubah takdirmu hanya karena Dia menginginkannya.
Tapi kamu memiliki satu kesempatan
untuk mengubah takdirmu sepanjang hidupmu.
Saat itulah kamu meneken kontrak denganku.
Demikianlah kamu bisa mengubah takdirmu.
Berkat kontrak kita, takdir Lucca juga bisa berubah.
Kamu dan Lucca bisa hidup dengan takdir yang berubah itu
selama sepuluh tahun.
Kenapa aku harus menepati janjiku kepadamu?
Bagaimana aku bisa yakin bahwa ini tidak akan terjadi
kepada Lucca kembali setelah aku memberimu jiwa I Gyeong?
Itulah yang ingin kutanyakan.
Justru itulah maksudku.
Pikirkanlah.
Lucca sudah ditakdirkan untuk meninggal sepuluh tahun lalu.
Tapi takdirnya telah berubah.
Setelah sepuluh tahun, dia ditakdirkan meninggal hari ini.
Kalau begitu...
Kalau begitu, kenapa pria tua itu menyelamatkan Lucca?
Itu berarti kalian bisa ikut campur kapan pun kalian menginginkannya.
Itu berarti kalian bisa mengubah takdir kami sesuka kalian.
Karena jika ayah tidak melakukannya,
kamu akan melakukannya.
Maksud Ayah, Ayah sengaja tidak mematuhi-Nya
agar Ayah bisa menyelamatkanku dari hukuman?
Pria tua itu bisa agak ikut campur.
Tapi berkat dirinya,
Lucca bisa hidup walaupun kamu belum
memberiku jiwa I Gyeong.
Jika kamu memikirkannya,
kita berdua hanya sedikit beruntung.
Lucca diberi takdir baru
yang disebut kehidupan. - Takdir baru?
Tuhan tidak mencampuri takdir manusia.
Dan pria tua itu tidak akan mengganggu pekerjaan kita lagi.
Jadi, cepat berikan kontrak I Gyeong kepadaku.
Jika kuberikan kepadamu... - Maka kontrak kita
akan diperbarui.
Dan jiwamu
akan merdeka selamanya.
Berjanjilah padaku tidak akan terjadi apa pun pada Lucca.
Jika kamu gugup, cepat berikan kontrak I Gyeong kepadaku.
Begitu kontrakmu diperbarui,
keinginan pertamamu juga akan otomatis diperbarui.
Apa manusia punya istilah tertentu untuk ini?
Apakah ini disebut jaminan ganda?
Berjanjilah padaku
bahwa tidak akan terjadi apa pun pada Lucca.
Aku berjanji padamu
demi harga diri Tuhan.
Pak Ha, kamu mau ke mana?
Apa dia masih dioperasi?
Pak Ha!
Apa aku tampak seperti lelucon bagimu?
No comments yet. Be the first to leave one.