Beloved

Beloved (친애하는 당신에게)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Beloved E10 120627 HDTV x264 7209-iPOP
A Commentary by kurniawaty
Visit us @http://idfl.us

Tags

HDTV
hdtv
x264
720
HD
Published on: 2012-08-05
Downloads: 14
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Lihat!

Tak peduli apapun yang kau lakukan.

Kau tidak akan bisa bertahan dengan lelaki itu.

- Jika istrinya datang cepat atau lambat... - Apa?

Jin Se, apa kau baik-baik saja?

Apa kau memperlakukanku seperti seorang pemabuk?

Oh, kenapa kau melakukan ini?

Berani-beraninya kau memukul dia?

Aku menjadi bukan diriku sendiri setelah melihat gudang itu.

Akhirnya aku menemuinya.

Aku ingin ditenangkan, tidak...

Aku marah besar.

Keluarkan saja semuanya hari ini.

Apakah kita menyelesaikannya atau apapun itu, tolong!

Apakah kau tau kalau kau baru saja menggali kuburanmu sendiri, Seo Chan Joo?

Mulai sekarang,

bukan saja keluargaku,

tapi keluargamu juga di ujung tanduk.

- Ayo kita pergi kemana saja. - Jangan lakukan ini.

- Ayolah. - Jangan lakukan ini, Eun Hyuk!

Chan Joo, coba lihat aku.

Tolong jangan lakukan ini.

Chan Joo!

Episode 10

Kenapa kau tidak menjawab telpon?

Kukira sesuatu terjadi padamu.

Aku tertidur.

Untuk apa kau kesini?

Ayo bersiap-siap. Kita keluar.

Malam-malam begini?

Ayo. Kau perlu mendapatkan sedikit udara.

Pergi sajalah.

Untuk hampir sebulan,

kau tidak pernah keluar.

Kau bisa sakit, kalau kau terus begini.

Apa kau mencoba menenangkanku,

atau mengucapkan selamat?

Jangan terlalu sarkastik, Chan Joo.

Aku tau ini pasti berat untukmu.

Begitulah,

siapa yang perduli jika ini hanya untuk menghibur,

atau merayakan?

Untuk bercerai,

siapa yang bisa melakukan sesuatu yang menghibur?

Sebulan yang lalu,

Ketika kau melalui semua siksaan itu,

Aku tidak bisa melakukan apapun selain melihat.

Aku merasa sangat buruk.

Maafkan aku.

Tidak apa-apa.

Jangan berpikiran seperti itu.

Sebulan yang lalu,

Aku punya keluarga.

Aku punya pekerjaan.

Aku punya rumah, tapi...

Sekarang aku tidak punya satu pun.

Ketika aku memikirkannya,

Memang benar aku tersesat.

Tapi aku...

Kukira ini bukan kesalahanmu.

Jadi jangan menyalahkan dirimu sendiri.

Pemikiran bahwa semua itu adalah salahmu...

Tidak baik juga.

Hari itu,

Di depan bar jazz ini,

Jika kita tidak saling berlari mendekati,

Tidak,

Jika hari itu aku tidak meninggalkan anting-anting itu disini,

Apa yang akan terjadi pada kita?

Dari posisi kita masing-masing,

Akankah kita bisa hidup normal seperti yang lain?

Tidak,

Aku pasti akan menemukanmu bagaimanapun caranya.

Bagaimanapun,

Aku akan menjagamu mulai sekarang.

Jangan pernah kau ragukan itu.

Chan Joo,

Semua ini,

sudah terjadi.

Tak ada lagi jalan kembali.

Aku tau.

Sangat jelas.

Aku tau itu.

Aku dapat informasi bahwa dia sedang di restoran bersamanya selama 40 menit.

Dia juga sering datang ke tempatnya.

Seperti yang pernah kuberitahu waktu itu, Direktur Eksekutif Choi...

bekerja di perusahaan investasi seniornya,

Dia bekerja di sana sebagai konsultan untuk sementara.

Seo Chan Joo sedang menanti panggilan pekerjaan untuk bidang yang sama.

Dia masih mendapatkan resep dokter untuk mengkonsumsi pil tidur dari rumah sakit.

Okay, aku mengerti.

Ya ampun, apa-apaan ini?

Ini apa lagi?

Tanpa ibu rumah tangga,

Disini sudah seperti kandang babi.

Bagaimana kau bisa sakit selama 10 hari berturut-turut?

Kenapa kau tidak sekalian ambil cuti cerai saja?

Kan sudah kubilang kau tidak perlu datang.

Jika aku tidak datang,

Apa kau mau aku membersihkan mayatmu nantinya?

Apa itu saja yang bisa kau makan?

Apa kau mencoba untuk mati kelaparan?

Aku tau memang berat.

Tapi efek dari perceraian kadang-kadang memang bisa agak lama.

Pernikahanku gagal karena kami saling membenci,

Aku bukan diriku sendiri selama 6 bulan.

Aku marah dan depresi.

Phobia sosial, dan sampai paranoid tanpa alasan.

Aku merasa seperti masuk neraka.

Makin aku pikirkan, makin tidak masuk akal.

Terus terang saja, kau menemui wanita lain hanya untuk waktu yang singkat.

Bagaimana dia bisa melakukan hal ini padamu?

Bukan orang lain, tapi Chan Joo...

Tolonglah, pewaris grup?

Versi Cinderella pria di keluarga konglomerat?

Apa perbedaannya itu? Itu perselingkuhan walau bagaimanapun kau melihatnya.

Apa kau masih tidak suka mendengar yang jelek-jelek tentang Chan Joo setelah semua itu?

Kau benar-benar bodoh!

Kau harus semangat dan bangkit.

Aku tak bisa lagi memberikanmu cuti sakit.

Telponnya yang anda tuju sedang tidak aktif, Kami akan menghubungkan anda ke voice mail.

Aku diberitahu bahwa dia baru saja bertemu dengan Direktur Eksekutif Hong.

Kemarin...

Dia bertemu dengan reporter yang mengejar ngejar Grup Moon Ho.

Dan hari ini...

Dia bertemu dengan mantan eksekutif yang dipecat.

Terlebih lagi,

Mereka bertemu secara terbuka di lapangan terbuka.

Dia memohon untuk dipecat.

Apa kau masih menyimpan X-files yang dia serahkan padamu?

Ya, Pengacara Woo yang menyimpannya.

Jika dia memang ingin dipecat,

Maka aku harus berbuat demikian.

Jika itu memang keinginannya,

Waduh, Sudah berapa lama sejak kau pindah?

Apa kau mau membereskan kotaknya hari ini?

Lalu, sepertinya kau lebih baik dari yang kukira.

Kau keliatannya seperti hanya bisa merangkak selama setahun.

"Ahjumma"

Jika kau datang untuk menolong, tolong gunakan tanganmu daripada mulutmu.

Ini mau taruh dimana?

Taruh saja di lantai.

Disini?

Ngomong-ngomong,

Apa yang terjadi dengan Choi Eun Hyuk?

- Apakah dia sudah berpisah dengan istri kaya rayanya? - Ayolah.

Hei, apa lagi yang lebih penting dari dia sekarang?

Dia bercerai karena Eun Hyuk.

Bukankah seharusnya dia meninggalkan istrinya dan menolong dia?

Bukankah seharusnya begitu?

Chan Joo...

bercerai bukan untuk hidup dengan Choi Eun Hyuk.

Kenapa kau selalu mengait-ngaitkan mereka berdua?

Tak peduli apapun alasannya,

Hanya itulah satu-satunya cara untuk hidup dengan Choi Eun Hyuk secara terang-terangan.

Jika tidak, dia akan dikenal sebagai perusak rumah tangga seumur hidupnya.

Aku harus pergi sekarang.

Apa yang akan kau lakukan?

Kau mau kemana?

Pergi wawancara.

Apa kau mendapatkan pekerjaan?

Aku harus berpikir bagaimana meneruskan hidup.

Aku sekarang benar-benar sendirian.

Kau benar.

Kau datang lagi.

Apa kabar?

- Aoakah dia datang bekerja hari ini? - Tidak.

Seberapa sakit dia?

Telponnya masih tidak aktif.

Kuberitahu kau, Ran.

Sekarang ini, dia tidak akan menjawab telpon dari siapapun.

Apakah mungkin...

Bisakah aku mendapatkan alamat rumahnya?

Rumahnya?

Terakhir kali kau bilang padaku.

Dia sama sekali tidak makan.

Aku akan mencoba menaruh kotak makanan di depan pintu rumahnya.

Karena dia tidak makan ketika dia sakit.

Tapi tetap saja...rasanya tidak benar.

Aku mohon padamu, tolonglah.

Ya ampun,

Ini benar-benar!

Jangan beritahu dia kalau aku yang memberitahumu.

Hai, apa kau sudah mendengar berita rapat pemegang saham?

Ya, sudah.

Aku akan lebih memperhatikannya mulai sekarang.

Aku hampir sama sekali tidak memperhatikan masalah yang terjadi di Grup.

Aku terlalu banyak bergantung padamu.

Kau memang seperti itu.

Dan sekarang orang itu meninggalkan perusahaan.

Sebagai pemegang saham terbanyak,

Aku hanya ingin menjadi pengamat.

Apakah kau sudah melihatnya?

Belum.

Pergi cari dia dan selesaikan. Apa yang membuatmu begitu lama?

Aku akan menghukumnya sekarang, jadi dia bisa lebih baik.

Jadi,

apakah kau sudah memutuskan untuk bercerai dengannya?

Aku masih berpikir.

Apa lagi yang perlu kau pikirkan?

More Indonesian subtitles for Beloved

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left