Our Love Story (Yeon-ae-dam)

Our Love Story (Yeon-ae-dam) (연애담)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Our Love Story 2016
A Commentary by bob_console88
Nikmatin aja...

Tags

other
Published on: 2018-10-30
Downloads: 96
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bob_Console

Kalian sudah periksa galerinya?

Jika belum, Kalian harus periksa sehabis pertemuan ini.

Di lantai satu,

Se-a, di Bagian A.

Jin-Yong, di bagian B.

Byung-ki, di bagian D.

Profesor Kim?

Aku berencana akan menampilkan gambar-gambar estetika metafisik,

menggunakan proyektor.

Untuk itu, Bagian C lebih baik dari Bagian D.

Kurasa itu tidak jadi masalah. Mereka sama saja.

Hanya bekerja dengannya.

Yoon-ju bisa menempati Bagian C.

Apa kalian merindukan seseorang?

Berkonsentrasilah untuk pameran dan juga karya kalian.

Cukup itu saja hari ini.

Aku jadi sedih.

Yoon-ju, inilah kenapa aku merasa sangat kesepian.

Tapi sepertinya, Prof. Kim memujimu.

Kau harus sportif.

Dia bilang, dia memikirkannya.

Apa yang salah?

Kau iri?

Apa aku iri?

Kau bicara tentang Jang Byung-ki yang seolah-olah pecundang disini.

Iri? Terserah.

Bob_Console

Halo.

Aku hanya bisa bayar dengan beratnya.

Jika kau ingin dapat uang lebih, ke toko buku bekas saja.

Ya, tidak apa.

Terima kasih.

Kau temukan sesuatu?

Ya.

Aku ingin tahu.

Kau punya papan kayu?

Ini bukan toko daur ulang. Untuk apa itu?

Kau yakin akan menggunakan barang-barang yang kau ambil dari sini?

Ya.

Jangan ambil yang mahal.

Aku tidak percaya kau masih melihatnya setelah perkelahian.

Apa?

Sejak perkelahian itu, ada satu hal yang kusuka darinya.

Seperti apa?

Jangan malu denganku.

Kau tahu?

Hentikan itu.

Kau sangat menyukainya? Aku saja tidak tahu.

Itu karena kau belum bertemu dengan pacar yang baik.

Ketika kau terus berusaha,

Kau pasti akan menemukan pasanganmu.

Dia datang.

Lama sekali.

Aku sangat menyesal, sayang.

Kau sangat kaku.

- Hai, Yoon-ju. - Halo.

Bagaimana kabarmu?

Baik.

Aku tahu kita akan bertemu lagi.

Bagaimana menurutmu?

- Haruskah aku mengunjungi ruang kerjanya. - Kau memalukan.

Ayo ke kamarku.

- Young-eun. - Ya?

- Aku harus memberimu uang sewa. - Tidak apa.

Aku mau tidur dulu. Malam

Bob_Console

Yoon-ju.

Sepertinya kau bekerja keras.

Karya seniku termasuk dalam bangunan itu.

Namun, aku hanya pekerja konstruksi, seperti memompa nikotin ke paru-paruku.

Apa yang dilakukan ayahku ketika semua orang bekerja keras?

Aku iri dengan Se-a.

Tapi Se-a tidak begitu baik.

Menjadi baik harus dilakukan dengan kemampuan seseorang.

Kemampuan seseorang itu perlu koneksi yang baik.

Aku butuh soju daripada kopi di hari seperti ini.

Ayo minum setelah bekerja.

Kau bisa membeli rumah dengan uang miras-mu.

Setelah semua yang kuajarkan, kau masih tetap tidak romantis.

Bagaimana bisa kau membandingkan miras dengan rumah?

Sial. Aku masih harus membayar uang sewa bulan ini.

Hei, kau.

Hai.

Apa itu?

Aku menemukannya dalam perjalanan kesini.

Sepertinya kau lelah?

Bagaimana kau bisa mengatur semuanya?

Yoon-ju?

Bagaimana kabarmu? Kau sudah temukan sesuatu?

Belum, aku hanya melihat-lihat.

Kau pasti punya sesuatu.

Aku iri denganmu.

Bob_Console

Hai, Yoon-ju. Kau datang.

Kau beruntung. Kau sudah makan malam?

Ya, sudah.

Kesini makan.

Kita seharusnya pesan lebih banyak lagi. Benar?

Duduklah.

Ini sumpit baru.

Terima kasih.

Aku duduk disini.

Kau tahu, kita bisa punya ikatan dengan daging ayam ini?

Sayang, haruskah nanti kita di ruang tamu saja...

- Kita sudah disini. - Kau tahu maksudku.

Makanlah.

Yoon-ju.

Seriuslah, kenapa kau tidak pacaran?

Kau itu sudah dewasa?

Aku masih belum mau pacaran.

Dia tidak pacaran?

Kau tidak pacaran?

Beberapa darinya, orang-orang seni, berkencan seperti orang gila.

Dia hampir jadi biarawati.

Kau yakin tidak ada yang salah denganmu?

Tidak mudah bertemu seseorang.

Aku punya teman. Dia sangat keren.

Apa kau tertarik?

Dia tampan, tinggi dan rambutnya tebal.

- Siapa? - Ingat Jung-su?

Dia lumayan tampan.

Ya, benar.

Yoon-ju, kau harus bertemu dengannya.

Aku tidak punya waktu.

Kau bisa meluangkan waktumu.

Jika kau tidak mau, aku yang akan melihatnya.

Ayam ini rasanya sangat buruk.

Ini aneh sekali.

Bagiku rasanya enak.

Bagaimana kalian berdua bisa bertemu?

Kami?

Nasib-lah yang menyatukan kami.

Hahaha!!!

Sial.

- Apa? - Kau memalukan.

Jadi bagaimana menurutmu?

Aku tidak yakin

Seandainya aku punya waktu untuk mengerjakannya.

Kita bisa mengerjakannya bersama.

Aku tidak meminta untuk bekerja secara gratis.

Kau akan dibayar dan bepergian untuk pameran di luar negeri.

Orang-orang sangat ingin mengerjakannya. Kau yakin tidak ingin pekerjaan itu?

Ya.

Baiklah. Pendapatmu sangat penting.

Aku mengerti.

Maafkan aku.

Tidak perlu seperti itu.

Sampai jumpa.

Selamat datang.

Tolong, satu bungkus "Dunhill Fine Cut Frost".

Sebentar.

Bisa aku lihat kartu identitasmu?

Aku tidak membawanya.

Aku perlu melihat kartu identitasmu.

Kemarin aku beli paket disini.

Kau tidak ingat aku?

Tidak, aku perlu melihat kartu identitasmu.

Kau menawarkan paket padaku kemarin.

Aku bisa membawa kartu identitasku nanti.

Maaf.

Aku selalu beli rokok disini.

Tolong ambilkan yang itu.

Rokok itu?

Ya.

Bisa aku lihat kartu identitasmu?

Ini.

Dia sangat kaku.

Apa aku terlihat muda?

Tidak bisakah dia mengatakannya?

Kau tinggal dekat sini?

Tempat kerjaku dekat dari sini.

Mampirlah kapan-kapan. Aku akan membelikanmu bir.

Terima kasih untuk rokok ini.

Lewat jalan ini dan kau akan sampai di ujung...

Belok kiri dan ada restoran.

Mampirlah ketempatku.

Bob_Console

Ada apa?

Bagaimana kabarmu?

Jangan bercanda. Kau sedang bicara dengan Tn Jang Byung-ki.

Aku sedang dalam proses.

Ada apa?

Jika kau keluar, aku juga ingin minum.

Jika kau mau.

Se-a, Yoon-ju ingin mabuk.

Wow. Itu sangat tidak biasa.

Bagaimana aku bisa menolak?

Untukmu? Tentu saja aku akan minum.

Karena kau sudah dewasa, kau yang bayar.

Aku bertanya-tanya kapan kau akan mengatakan itu.

Sekali-sekali, kau yang bayar.

Aku yang bayar. Ayo!

Aku membeku.

Dimana tempatnya?

Dimana?

Disana.

- Disana? - Ya ampun.

Ayo masuk. Ini dingin sekali.

Hei gadis-gadis, bangunlah. Terlalu mahal disini.

Our Love Story (Yeon-ae-dam) subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left