The first 200 lines.
"Episode 61"
Apa masalahnya?
Apa cukup penting hingga kita bertemu seperti ini?
Ini tentang Sang Hyuk.
Hye Rim mengandung bayi Sang Hyuk.
Itu benar.
Ini mungkin sulit dipercaya, tapi dia sedang hamil tiga bulan.
Mertuaku akhirnya bahagia
karena Sang Hyuk berhubungan dengan wanita yang sesuai untuknya.
Aku pikir mereka berdua akan menikah.
Kamu tidak perlu memberitahuku tentang hal ini.
Fakta bahwa dia hamil dan akan menikah dengan Sang Hyuk
sama sekali tidak ada hubungannya denganku.
Itu benar.
Tapi aku pikir kamu harus tahu agar tidak terus berharap.
Semoga berhasil dalam menyelesaikan proyekmu.
Silakan masuk.
Kamu masih di sini.
Silakan duduk.
Aku tahu ini bukan urusanku,
tapi Kyung Shin memberitahuku tentang Dokter Oh.
Aku dengar dia hamil.
Itu...
Aku minta maaf.
Itu semua terjadi begitu tiba-tiba, jadi, aku bingung harus berbuat apa.
Tidak perlu memikirkannya.
Sudah seharusnya
kamu menikahinya demi bayinya.
Apa?
Bagaimana kamu bisa mengatakan itu bila kamu tahu siapa yang kucintai?
Aku sudah melupakanmu.
Jadi, aku lebih suka untuk tidak membicarakan hal itu.
Nikahi saja Hye Rim,
memiliki bayi, dan hidup bahagia.
Aku tahu aku agak keterlaluan bila mengatakan ini,
tapi kupikir aku harus memberitahumu untuk membuatmu merasa tenang.
Aku akan pulang sekarang.
Apa kamu sudah bertemu Ji Young?
Ya, aku memberitahunya apa yang perlu dia ketahui.
Dia perlahan-lahan akan mulai merelakannya.
Kamu harus mengurus Min Kyung
agar dia tidak menimbulkan masalah.
Berikan dia uang jika itu yang dia inginkan.
Aku harus menelepon Sang Hyuk dan memastikan dia sadar.
Hei, ini aku.
Apa kamu sudah bicara dengan Hye Rim?
Apa keputusanmu?
Tidak ada yang berubah.
Aku sudah menjelaskannya kepada Hye Rim.
Aku tidak akan menghindari tanggung jawab sebagai ayah bayi,
tapi itu tidak berarti aku akan menikah dengannya.
Apa kamu tidak mendengarkanku?
Aku sudah bilang agar kamu setidaknya mencobanya.
Maafkan aku, Kak Hyun Joon.
Aku bahkan tidak ingin mencobanya.
Astaga, kurasa aku tidak punya pilihan.
Aku hendak menunggumu untuk memberi tahu Ibu dan Ayah.
Tapi kurasa aku yang harus memberi tahu mereka.
Sayang, biarkan saja dia.
Salah bila memaksanya menikah.
Jadi, kita harus mengabaikan tanggung jawab dan diam saja?
Jangan terburu-buru memberi tahu orang tuamu.
Beri tahu orang tuamu saat mereka berdua pasti menikah.
Sayang.
Kenapa terburu-buru?
Aku punya kabar baik untuk kalian.
Hye Rim mengandung bayi Sang Hyuk.
- Apa? - Apa?
Ayah pikir dia hamil menggunakan donor sperma.
Maksudmu, itu semua bohong?
Kenyataannya tetap begitu.
Tapi ternyata, dia menggunakan sperma
yang disimpan Sang Hyuk sebelum dia bercerai.
Maksudmu, dia menggunakan sperma itu tanpa seizinnya?
Ya, sepertinya begitu.
Tapi aku pikir Hye Rim memang menyukai Sang Hyuk.
Bagaimana kamu mengetahuinya?
Apa kamu sudah menanyai Hye Rim?
Ya, aku bertemu dengannya kemarin.
Karena situasi sudah seperti ini,
bukankah seharusnya kita menikahkan mereka?
Ya, tentu saja.
Astaga.
Apa kita akan memiliki cucu lagi?
Selain itu, Hye Rim akan menjadi ibunya?
Astaga, aku tidak percaya ini.
Sayang, apa kamu sebahagia aku?
Tentu saja.
Kita akan punya cucu.
Kita harus mempercepat pernikahan mereka.
Ya, aku setuju. Ini kabar baik.
Astaga.
Tapi Sang Hyuk sebenarnya menolak untuk menikah.
Itu yang aku khawatirkan.
Dasar berengsek. Minta dia ke rumah sekarang.
Ya, katakan kepadanya untuk datang kemari.
Dia jelas harus pulang.
Dia akan punya bayi.
- Hei. - Aku baru memberi tahu Ayah.
Ayah ingin kamu ke rumah sekarang juga.
Tidak ada yang ingin kukatakan.
Anak nakal itu. Aku mungkin...
Sang Hyuk akan bersikap bijak.
Dia tidak akan bisa mengabaikan anaknya sendiri.
Jangan terlalu mendesaknya.
Cobalah meyakinkannya dengan bersimpati kepadanya.
Bersimpati tidak akan ada gunanya.
Dia mungkin sangat terkejut karena semuanya terjadi tiba-tiba.
Tunggulah sampai Hye Rim benar-benar melahirkan.
Sang Hyuk tidak akan mengabaikannya.
Dia tidak akan bisa berhenti memikirkan bayinya.
- Begitukah menurutmu? - Tentu saja.
Aku sangat marah pada Hye Rim saat dia salah mendiagnosis
kondisi Tae Woong.
Tapi sekarang, aku sangat bangga kepadanya.
- Apa kamu merasakan hal yang sama? - Ya.
Omong-omong, berapa umurnya?
Dia sebaya dengan Sang Hyuk.
Tidak, tunggu. Aku pikir dia lahir setahun sebelumnya.
Itu berarti dia setahun lebih tua.
Itu satu kekurangan.
- Bukankah dia terlalu tua? - Astaga, memangnya kenapa?
Itu tidak masalah asalkan dia melahirkan dengan benar.
Dia seorang ginekolog,
jadi, dia mungkin punya akses ke berbagai teknologi ilmiah.
Setelah dia melahirkan bayi ini,
dia bisa menggunakan sains untuk melahirkan bayi yang lain.
Ya, kamu benar.
Kita akan memiliki menantu dokter.
Benar sekali. Aku sangat bahagia.
Dia bukan hanya seorang dokter, tapi juga mengandung cucu kita.
Benar sekali.
Astaga.
Para gangster itu memaksaku membayar semua kerugian mereka.
Dari mana aku akan mendapatkan uang?
Astaga, kenapa aku meminta gangster menginvestasikan uang mereka?
Jika aku memberi tahu Ji Young
tentang tabrak lari yang dilakukan Kyung Shin,
apakah dia bisa mendapatkan uang damai?
Dia mungkin akan mencoba membunuhku lebih dahulu.
- Di sini? - Ya, Pak.
Apa Pak Shin ada di kantornya?
Siapa Anda?
Dia ayahnya Pak Shin, Presdir Shin Tae Jong.
- Silakan masuk, Pak. - Baik.
Ayah.
Kenapa kamu sangat terkejut?
Jika Ayah datang untuk berbicara tentang Hye Rim,
maka tidak ada yang ingin kukatakan kepada Ayah.
Ji Young, apa kamu baik-baik saja?
Bagaimana jika kita keluar sebentar?
Tidak.
Apa? Dia presdir Grup A One.
Benarkah?
Dia...
Dia sangat karismatik.
Apa? Apa itu berarti Pak Shin benar-benar putra konglomerat?
Kamu lihat? Sudah kubilang aku pernah mendengar rumornya.
Jika aku tahu tentang ini, aku akan bersikap lebih baik.
- Kamu mulai lagi. - Apa?
Astaga.
Ayah senang ini terjadi.
Menikahlah saja dengannya.
Aku tidak bisa melakukan itu, Ayah.
Lalu apa kamu akan menelantarkan bayimu?
Seorang pria harus mampu melindungi anaknya.
Ayah tidak peduli bagaimana ini bisa terjadi.
Kamu tetap harus bertanggung jawab atas anakmu sendiri.
Itulah yang membedakan pria sejati.
Ayahmu benar.
Aku telah bekerja untuk ayahmu selama 30 tahun,
dan dia selalu mencemaskan tentang penerusnya.
Keluargamu sangat kesulitan untuk mendapatkan cucu.
Ayahmu sudah tua sekarang.
Jangan sampai ini merusak hubunganmu dengan ayahmu lagi.
Dia benar. Itu hanya akan menjadikanmu putra terburuk.
Terima kasih sudah bekerja keras.
Sebaiknya kamu terus melakukan itu.
Aku akan terus mengawasimu.
Pak Shin, bagaimana kamu tega melakukan ini?
Sudah sangat sulit bagi Ji Young untuk datang bekerja setiap hari.
Kenapa ayahmu harus datang dan memperburuk keadaannya?
Ada apa?
Aku sangat ingin hubunganmu dan Ji Young berhasil.
Tapi apa kamu tahu apa yang ayahmu lakukan kepadanya?
Dia diam-diam menculiknya
dan mengatakan padanya bahwa dia akan menghancurkan
kehidupan kami jika dia tidak memberikan bayinya.
Dia bahkan mengatakan akan menyebabkan kecelakaan
saat aku wajib militer agar dia bisa melukaiku.
Apa kamu tahu betapa marahnya keluarga kami karena itu?
Ji Young bekerja di sini
bukan karena dia tidak punya tempat tujuan lain.
Ada banyak perusahaan yang ingin merekrutnya sekarang.
Dia hanya memilih bekerja di sini
untuk tetap setia dan membantu mengembangkan bisnismu.
Kamu tidak boleh melakukan ini kepadanya.
Se Young, maafkan aku.
Aku...
Ji Young, bisakah kita bicara sebentar?
No comments yet. Be the first to leave one.