The first 200 lines.
"Episode 23"
Hei.
Apa yang sudah kamu lakukan pada aktorku?
Jangan.
Kini dia tidak bisa ikut syuting.
Apa yang akan kamu lakukan sekarang?
Pak...
Apa?
Wang Joon.
Wang Joon.
Apa?
Apa kamu baik-baik saja?
Ma Wang Joon. Apa yang kamu lakukan?
Katakan padaku.
Wang Joon sangat sopan.
Seorang pria menampar wanita. Dia langsung turun tangan.
Kalian semua melihat di lokasi syuting. Bukankah begitu?
- Ma Wang Joon! - Bukankah begitu?
- Dia... - Bukankah begitu?
Maksudku, seorang wanita baru saja ditampar.
Jahat sekali kalian semua hanya diam saja.
Bukankah kalian seharusnya bertindak seperti Wang Joon?
Kami paham, jadi, lepaskan pelukanmu.
Lepaskan.
Sutradara.
Kamu harus menyelesaikan masalah.
Jangan sampai kita digosipkan
ada yang ditampar begitu musim kedua dimulai.
Ayo batalkan syuting hari ini.
Tutup mulut kalian kecuali jika ingin drama kita gagal.
Tim Real, mari bicara.
- Baik. - Kita sudahi dahulu.
Terima kasih, sampai jumpa. Hari yang menegangkan.
- Apa kamu baik-baik saja? - Sampai jumpa.
Hari yang luar biasa. Sampai jumpa. Selamat tinggal.
Kami tidak menggunakan kacang untuk membuat kulit silikon.
Bahkan kulit kacang pun tidak.
Tidak masuk akal jika dia mengalami reaksi alergi.
Hal yang tidak masuk akal itu sudah terjadi.
Apa aku satu-satunya yang melihat hal mengerikan di lehernya?
Sutradara. Sebenarnya, aku alergi kacang juga,
tapi aku tidak bereaksi.
Apa kamu melihat kulit yang ada di leherku?
Itu dibuat dengan silikon yang sama, sama dengan milik Wang Joon.
Aku tidak bermasalah sama sekali, tapi Wang Joon...
Mungkinkah dia tanpa disadari makan kacang di suatu tempat?
Apa itu masuk akal?
Berhenti bicara omong kosong!
Sutradara. Sejujurnya,
aku melihat seseorang meninggalkan ruang persiapan kami.
Apa?
Bisakah kita memeriksa kamera pengawas?
Ya.
Tidak perlu.
Tim Wang Joon meminta
agar mereka tidak melihatmu lagi.
Kalau begitu...
Apa kamu tidak mengerti?
Timmu.
Kalian dipecat.
- Apa? - Apa?
Pak.
Aku minta maaf. Itu semua salah kami.
Ini salahku karena tidak mengamankan bahan kami.
Aku tidak akan membuat alasan.
Memang seharusnya tidak.
Kita hanya mengalami satu insiden yang mungkin saja sebuah kesalahan,
dan kamu memecat kami begitu saja?
Apa yang bisa aku lakukan?
Selama Nona Eom ada di tim, Pak Geum berkata dia akan menarik
semua aktornya dari proyek saluran kita.
Kalau begitu
aku saja yang berhenti.
- Hei, Eom Da Da. - Da Da.
Kamu yang paling tahu
sebagus apa timku.
Kita sudah bersiap untuk musim kedua.
Rekan timku tidak berbuat salah.
Bisakah kamu biarkan mereka melakukan tugas mereka?
Tolong, Pak.
Young Gu.
Aku senang kamu menahan diri.
Aku sangat gugup kamu akan memukul si botak atau apalah itu.
Aku ingin memukulnya,
tapi aku tidak boleh lakukan hal yang membuat pacarku kesulitan.
Kamu hampir manusia sekarang.
Kamu lebih baik dariku.
Hei. Bagaimana keadaannya?
Menurutmu bagaimana?
Kamu lamban sekali.
Berarti kamu dipecat.
- Astaga. - Astaga.
Ya. Hanya aku.
Hanya kamu?
Apa kamu baik-baik saja?
Tentu saja aku baik-baik saja.
Da Da, apa kamu serius?
Kamu akan membawa Yoo Jin dan Bo Won
dan baik-baik saja.
Aku tahu betapa sulitnya kamu bekerja pada musim pertama
dan sebaik apa kamu melakukannya sampai akhir musim kedua.
Yoo Jin juga.
Dasar.
Kamu memang pandai berkata-kata.
Hati-hati.
Kamu seharusnya di rumah sakit.
Untuk apa kalau aku tidak lagi kesakitan?
"Satu, Ma Wang Joon masuk rumah sakit".
"Dua, kacang Ma Wang Joon".
Kacau sekali.
Tidak mungkin Da Da melakukannya.
Siapa pelakunya?
Apa kamu tahu sesuatu?
Aku tahu.
Siapa itu?
Seseorang memanggil Young Gu.
Jika orang tahu tentangmu,
semuanya akan berakhir untukmu, aku, dan Da Da.
Paham?
Dialah yang paling aku curigai.
Tidak, tidak mungkin dia.
Aku pernah menggunakan kulit silikon berkali-kali untuk syuting.
Aku lebih tahu dari siapa pun tidak ada kacang sedikit pun di sana.
Seseorang sudah merencanakan ini.
Kamu bilang padanya aku ada di sini?
Dia bilang sudah membeli bubur telur.
Hanya itu yang kamu makan saat sakit.
Sudah kubilang.
Aku akan menjagamu sampai akhir musim kedua.
Menampar wanita di depan umum kamu sebut menjagaku?
Apa kamu dalang di balik kejadian ini?
Wang Joon.
Dia bahkan tidak tahu kamu alergi kacang.
Kata siapa?
Apa dia mengatakan itu?
Asisten Sutradara bilang begitu dalam perjalanan ke rumah sakit.
Bahwa dia mendengar
Pak Geum dan Da Da sambil membagikan roti lapis.
Pak Geum. Bagaimana nasib tim Real?
Mereka akan tetap bekerja.
Bagus sekali.
Tanpa Nona Eom.
Apa?
Pekerjaan ini baginya lebih berarti daripada hidupnya.
Ini bisnis keluarga yang dirintis ayahnya!
Apa yang bisa kulakukan?
Itu keputusan sutradara.
Tentu saja, menurutku itu sangat disayangkan.
Bukan begitu?
Aku yakin sudah memberitahumu Eom Da Da-lah yang akan menderita.
Apa?
Aku tidak akan mengejarmu.
Cacat pada produkku?
Aku tidak bisa membiarkan itu.
Kalian berdua silakan pergi.
Bagaimana jika kamu sakit di malam hari? Aku tidur di sofa.
Tidak apa-apa.
Pulang dan tidurlah dengan nyaman.
Aku butuh waktu untuk berpikir sendiri
siapa kira-kira dalang di balik ini.
Silakan.
Syutingnya ditunda.
Dinginkan tubuh dan kepalamu.
Paham?
Sudah.
Itu semua yang aku kerjakan.
Bawa semuanya ke lokasi syuting dan bekerjalah dengan tenang.
Pasti repot harus datang ke sini sebelum syuting.
Menurutmu kami bisa bertahan tanpamu?
Kenapa khawatir? Kamu akan baik-baik saja.
Aku takut Pak Geum akan mengeluh
jika dia tahu aku masih membantu kalian.
Lantas kamu akan mengerjakan proyek lain?
- Dasar. - Dasar.
Pak. Bisakah kamu berhenti bersikap sebebal itu?
Bukan begitu. Faktanya adalah,
rumor tentang apa yang terjadi hari ini menyebar bak kebakaran...
Maaf.
Bagaimana kalau
aku berbicara dengan Wang Joon?
Kyu Ri. Pak Ma sedang dalam perawatan.
Kamu juga begitu.
Kamu harus mendapatkan catatan dokter untuk tamparan itu.
Aku terkenal kuat dan sehat.
Aku baik-baik saja.
Coba lihat ini.
"Jangan cemaskan aku, Penggemar."
Tagar, "Aku baik-baik saja, Penggemar".
Da Da.
Dia sama sekali tidak dalam perawatan.
Dia pasti mengunggah ini agar orang tidak menyalahkan Da Da.
Kurasa kita sudah selesai.
Kita bubar sekarang?
Baik.
- Ayo pergi. - Tunggu.
Kamu tetap di sini, Young Gu?
Ya.
Da Da. Apa kamu tinggal bersama sepupumu?
Adik ipar kami...
Keluarlah. Akan kujelaskan semuanya di luar.
No comments yet. Be the first to leave one.