This Is Us

This Is Us

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

This is Us S02E17 - This Big, Amazing, Beautiful Life 720p x265
A Commentary by Riikean
Mungkin cocok juga untuk video versi lain. Silakan dicoba saja yes wkwkwk

Tags

720p
720
x265
Published on: 2018-03-08
Downloads: 37
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya di This Is Us...

Kau tahu yang kupikirkan saat pertama kali dengar namamu?

Kupikirkan ungkapan "déjà vu."

Karena kau sedikit mengingatkan diriku

saat aku seumuran dirimu.

Mereka menarik tuntutanya.

Aku di sini untuk putriku.

Aku punya kehidupan yang besar, menakjubkan, indah.

Dah, Randall.

Dan jika aku melihat diriku dalam dirimu...

Kami hanya mau yakinkan

bahwa kau aman dan kau dirawat dengan baik.

Kami sedang usaha.

jika melihatmu memberiku

perasaan déjà vu yang manis,

Kurasa itu artinya akan terjadi padamu, juga.

Nenek, aku takut.

Sayang, tidak ada yang perlu ditakutkan.

Aku dulu di sini bersama ibumu.

Rasanya seperti kemarin.

Rasanya seperti déjà vu.

Sayang, dengar.

Baiklah, Rebecca, satu dorongan kuat lagi sekarang.

Ini dia.

Terus dorong, terus dorong.

Baiklah.

Ini dia.

Pria pertama keluar,

dan dia terlihat bagus...

Kau dengar itu, sayang? Kita dapat anak laki-laki!

Kita dapat anak laki-laki...

Selamat datang ke dunia, Deja.

synced and corrected by susinz Alih Bahasa oleh Riikean

Nenek, aku tidak bisa. Sudah kubilang, punggungku masih nyeri.

Ya, punggungmu.

Aku dengar dua kali terakhir.

Akan kupanggilkan suster untuk ambilkan sesuatu untuk nyerimu.

Tapi aku mau kau gendong putrimu.

Kenalilah dia.

- Biarkan dia mengenalmu. - Dia tumbuh di dalam diriku.

Kurasa kami saling mengenal dengan cukup baik.

Tidak. Kau tidak mengenalnya. Tidak juga.

Kau harus menggendongnya.

Kau takkan pernah lupa saat pertama kau bersatu dengan bayimu.

Nenek, aku lelah saja.

Kau tidak lelah.

Kau hanya kesal dengan Dennis.

Kau dan ibumu sama saja...

selalu cemas soal pria.

Tapi cewek sayang, aku akan langsung bicara padamu sekarang.

Aku tahu kau baru 16tahun,

tapi waktu bermain sudah habis.

Dan ini saatnya kau dewasa.

Anak ini di sini sekarang,

dan dia layak dapatkan ibu yang mengutamakan dia.

Jadi...

Jaga kepalanya.

G.G.!

Deja, sedang apa belum tidur?

Ini hampir tengah malam. Dimana ibumu?

Scoot.

Ayo. Scoot.

Cewek sayang,

apa kau berikan brosku?

- Tn Beruang hanya meminjamnya. - Ya, sebaiknya dia

sungguh menjaganya, karena aku tahu dimana dia tinggal.

Oke,

apa yang kita baca malam ini?

Goodnight Moon.

Goodnight Moon! Pilihan yang bagus!

Itu favoritku.

Biar kulihat.

Ah, ini dia.

Okay.

Sekarang...

"Di dalam ruang hijau yang besar

Ada telepon.

Dan sebuah balon merah.

Dan gambar sapi..."

"...melompati bulan."

"Dan ada 3beruang kecil duduk di kursi

Dan dua anak kucing

Dan sepasang sarung tinju."

"Dan sisir dan sikat dan semangkuk bubur.

Dan wanita tua pendiam yang berbisik 'hush.'"

"Selamat malam kamar,

Selamat malam bulan,

Selamat malam sapi yang melompati bulan,

Selamat malam cahaya

Dan balon merah."

"Dan selamat malam kebisingan...

yang ada dimana-mana."

Kenapa anak itu ditinggalkan sendirian di rumah ini?

Nenek... ayolah.

Aku nina bobokan dia, aku menidurkanya.

Aku baru dari tempat Brandon.

Tempatnya 2blok dari sini.

Aku secara praktek bisa melihatnya dari sana.

Aku bersama Deja seharian. Aku hanya pikir...

Kau pikir kau bisa saja beri makan dia pizza dingin

dan berpakaian seksi dan keluar dan bersenang-senang?

Nenek jangan bicara padaku seperti itu. Aku bukan anak kecil.

Jadi kau pikir kau sudah dewasa?

- Aku 19tahun. - Oh, jadi kau

cukup dewasa untuk bersih-bersih di sini

tanpa aku memandang rendah dirimu?

- Aku bersih-bersih. - Kapan?

Kenapa nenek selalu bilang aku tidak bersih-bersih?

Kau cukup dewasa untuk bayar tagihan ini?

Karena kau pakai semuanya

dan kau tidak bayar apapun.

Nenek pikir aku suka bergantung pada nenek? /Aku tidak tahu,

Shauna, karena kau yakin tidak mencoba untuk mengubahnya.

Jika kubisa, aku mau.

Aku akan di kampus sekarang bersama teman-temanku.

Aku tidak akan di sini membesarkan bayi.

Aku tidak pikir kau akan ada d sini juga.

Maaf.

Aku tahu.

Apa kupakai semua atau tomat kaleng?

Dua-duanya.

Aku tidak bisa tanggung ini untukmu.

Tidak selamanya.

G.G.?

Aku baik-baik saja, sayang.

Nenek.

Nenek.

Kumohon. Tolong! Seseorang tolong!

Nenek. Ayo, bernapas untukku. Bernapas.

Kau tidak bisa tidur juga?

Kita akan apa sekarang?

"Di dalam ruang hijau yang besar

Ada telepon

Dan balon merah.

Dan gambar sapi melompati bulan."

"Dan ada tiga beruang kecil duduk di kursi..."

- Bersiaplah! - Siap.

- Siap! Mulai! - Siap.

- Ayo. - Oh, Tuhanku.

- Kau akan kalahkan... - Ambil!

- Okay, kocok! - Okay, okay.

- Oh, Tuhanku! - Ayo! Kejar dia!

Betapa cepatnya dirimu!

Okay. Kalian lihat yang ibu lakukan?

Hati-hati, Kev! Hati-hati.

Kau lihat rompiku?

Di kamar mandi.

Mereka matikan airnya.

Ibu dibayar hari Jumat.

Kita bisa mandi di tempat Ny. Johnson sampai airnya kembali.

Sekarang 8:15, Bu. Ibu harus pergi sekarang.

Ibu tahu.

Selamat ulang tahun.

Terima kasih, sayang.

Ambil barangmu. Ibu antar kau ke sekolah.

Tidak bisa. Sam akan marah jika ibu terlambat lagi.

Biarkan dia marah. Ini ulang tahun ibu,

dan ibu mau antar cewek sayang ibu ke sekolah.

Okay.

Tagihan listrik di sini.

Aku taruh di kotak surat kemarin.

Ibu bisa apa tanpamu?

Aku kalahkan semua cewek di kelas dalam lari cepat.

- Oh, yeah? - Ya.

Tn. Troxell buatku berlomba melawan anak laki-laki.

- Benarkah? - Yeah.

Maka kau mungkin kalahkan ibu.

Bu.

Hentikan. Aku tidak akan berlomba dengan ibu di jalanan.

Baiklah.

Jam berapa ibu pulang kerja?

Ibu punya tambahan jam, jadi jam7.

Jam7 seperti jam7 atau jam7 seperti jam10?

Okay, jangan jadi cerdas.

Jam7 seperti jam7. Kenapa?

Aku buatkan makan malam untuk ulang tahun ibu,

dan jangan tanya apa, karena itu kejutan.

Okay. Yakinkan saja kau tidak buat gosong.

- Seperti waktu lalu. - Lepaskan. Lepaskan...

Manny bilang apaaaaaa!

Hey, ini Shauna.

- Tinggalkan pesan. - Bu.

Bu, ibu dimana?

Aku melukai diriku

Permisi.

Permisi, tolong. BIsakah kau... aku melukai tanganku.

Okay, okay.

Let's get you all wrapped up.

- Bagaimana rasanya? - Baik.

Sekarang, ini akan gatal selama beberapa minggu,

tapi coba jangan garuk saja,

karena kita mau ini sembuh, okay?

Baiklah.

Permisi.

Deja, hai.

Namaku Linda.

Aku dari Child Services.

Hanya mau pastikan kau baik-baik saja.

Deja, kau bilang pada suster ibumu sedang kerja.

Dan kami telpon kantornya dan dia tidak ada di sana.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left