The Devil Judge

The Devil Judge (악마판사)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

악마판사ㆍㅡThe Devil Judge E02ㅡㆍWEB-DL-VIU
A Commentary by MonoProbe
(Perfectly Synced)Subtitle oleh VIU, Resync untuk semua rilisan WEB-DL.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2021-07-05
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Alih bahasa oleh VIU Disinkronisasi ulang untuk versi WEB-DL

"Drama ini berlatar dalam distopia khayalan Korea,"

"dan semua tokoh, organisasi, dan peristiwa adalah fiksi"

Hakim Kim. Apa yang kamu lakukan?

Bagus, Hakim Kim.

Anda juga.

- Bagus. - Aku tidak melakukan apa pun.

Anda hebat.

Melihat keberhasilan kalian, bagaimana kalau kita makan malam?

Aku mau.

Ayo.

Kamu bisa menolak jika mau.

Aku ikut.

Akhirnya aku bisa tenang.

Aku sangat gugup hingga kupikir akan mengompol.

Hakim Kim, kamu baik-baik saja?

Ada lampu di mana-mana dan kamera fokus kepadaku.

Rasanya seperti berdiri telanjang di jalanan.

- Hakim Oh. - Ya?

Bisakah seseorang meneteskan air mata saat menguap?

Entahlah.

Kurasa aku meneteskan air mata tiap kali aku menguap.

Kenapa kamu bertanya?

Bukan apa-apa.

Jadi,

bukankah tadi itu menegangkan?

Merasakan seluruh negeri melihatmu.

Tentu saja mereka melihat Hakim Ketua Kang, bukan aku.

Bukan aku.

"Hakim Pembantu Kim Ga On"

Hakim Oh?

Syukurlah bukan aku.

Jika itu aku,

pasti aku akan mengacau karena gugup.

Kamu senang, bukan?

Dia mengundang kita makan malam.

- Senang? - Ya.

Mereka bilang ketua kita adalah pewaris keluarga hebat.

Itu artinya dia ahli pencicip makanan.

Pak Ketua, apa hobi Anda?

Bermain golf atau tenis?

- Aku berburu. - Berburu?

Jenis perburuan

seperti menembak kelinci dengan senjata?

Tidak, itu sama sekali tidak menyenangkan.

Makin kuat mangsanya, makin baik.

Ini tampak luar biasa.

Daging apa ini?

Itu daging babi hutan. Yang sangat besar.

Liar...

Aku punya izin berburu.

Tidak mungkin.

Itu benar-benar menegangkan.

Saat ia berlari ke arahmu, dengan giginya yang mulai tumbuh

dan kamu menembaknya di antara matanya.

- Enak? - Apa?

- Dagingnya. - Rasanya baru bagiku,

tapi rasanya dalam.

Aku iri kepadamu. Aku tidak bisa merasakan terlalu baik.

Bagiku, makanan lebih soal

perasaan mengunyahnya.

"Perasaan mengunyah"?

Aku memotong makanan dengan gigi seriku,

menghancurkan dengan gerahamku,

dan mengoyak-ngoyak dengan taringku. Perasaan itu.

Begitulah aku merasakan makananku.

Hewan yang punya taring, bukan manusia.

Bukankah manusia juga hewan?

Orang-orang menyebutnya gigi.

Apa masalahnya?

Omong-omong, apa maksud Anda tidak bisa merasakan apa pun?

Mungkinkah indra perasa Anda menjadi tidak peka

karena selalu makan makanan enak sejak kecil?

"Sejak kecil"?

Anda dimanjakan...

sejak lahir.

"Sejak lahir"?

Apa aku terlalu lancang?

Tidak. Kamu benar. Aku berasal dari keluarga kaya.

Tapi kamu tahu?

Almarhum ayahku

adalah rentenir.

Dia mengikuti jejak ayahnya. Sangat kejam.

Jadi, dia bedebah tidak berperasaan.

Hakim Kim.

Sepertinya kamu memahami inti dari bisnis peminjaman uang.

Keluargamu terlilit utang, bukan?

Apa Anda memeriksaku?

Kita akan bekerja sama.

Tentu saja kita harus saling mengenal.

Setelah kehilangan kekayaannya kepada penipu,

ayahmu bunuh diri, bukan?

Maaf.

Aku salah bicara.

Berpura-pura berhati baik padahal kamu bedebah yang tidak berperasaan.

Itulah inti bisnis peminjaman uang, bukan?

- Hakim Kim, Pak Ketua hanya... - Kamu benar sekali.

Menjual harapan dan dibayar dengan rasa takut.

Ayahku pergi mengaku dosa

tiap kali debiturnya bunuh diri.

Aku bilang, "Aku akan mengakui dosa-dosaku pada Yahweh."

Aku mengakui dosaku kepada-Mu tanpa menyembunyikan kejahatanku

dan Engkau memaafkan kelaliman dosaku.

Apa? Kamu tidak bisa membayangkan dibesarkan oleh orang seperti itu?

Aku permisi.

Hakim Kim.

Aku tidak enak badan.

Perutku lemah.

"Jangan berprasangka buruk dan inspeksi ilegal!"

"Beraksi melawan virus!"

Kenapa lama sekali?

Aku sedang safari.

Lagi? Cepatlah kemari.

Semuanya sudah siap.

Biarkan aku bersenang-senang sedikit lagi.

"Yayasan Tanggung Jawab Sosial"

Bedebah.

- Kamu baik-baik saja? - Bangun.

"Yayasan Tanggung Jawab Sosial"

Dasar berengsek!

Kamu baik-baik saja?

Astaga.

Astaga.

Maafkan aku.

Seharusnya kamu lebih berhati-hati.

Untuk membuat masyarakat kita lebih baik,

Yayasan Tanggung Jawab Sosial

bekerja sama dengan pemerintah

membantu mereka yang kurang mampu

yang tidak bisa menafkahi diri sendiri.

Saya menjumlahkan hukuman untuk ke-47 korban

dan putusannya total 235 tahun.

Persidangan itu lelucon baginya?

Hukuman 235 tahun?

Kamu merencanakan semuanya?

Kang Yo Han, si berengsek itu,

- menangis saat menelepon... - Itu...

Itu tidak mudah.

Aku sering mencobanya saat menjadi aktor.

Tapi sangat sulit memaksakan diri untuk menangis.

Entah bagaimana

Hakim Kang berhasil tanpa air mata palsu.

Apa dia memakai obat tetes mata atau semacamnya?

Saat aku menjadi aktor,

aku bisa lakukan hal lain, tapi tidak bisa paksakan diri menangis.

Itu sebabnya aku tidak pernah memainkan peran utama.

Tapi sekarang kamu memainkan peran utama.

Entahlah.

Apa aku sungguh memainkan peran utama?

Masalahnya, aku dikelilingi

karakter-karakter yang kuat.

Sejujurnya, aku masih belum yakin

peran apa yang harus kumainkan.

Kamu harus memahaminya.

Bukankah sudah jelas?

Kamu pemimpin

negara yang dalam bahaya.

Omong-omong, Menteri Cha,

kurasa Pimpinan Joo adalah kerugian besar bagimu.

Maksudku,

kamu sudah memenjarakan banyak pimpinan sejauh ini.

Kenapa kamu begitu kesal karena Pimpinan Joo jatuh?

Apa ada sesuatu yang tidak kuketahui?

Aku hanya asal tebak.

Membiarkan imajinasiku menjadi liar.

Kamu tahu aku punya imajinasi yang hebat.

Dahulu aku seorang aktor, seniman.

Tapi sidang pertama

dibuat olehmu,

bukan?

Yayasan tidak akan setuju.

- Salah satu penyumbang terbesar... - Tidak.

Pak Seo tidak tampak tidak senang.

"Yayasan Tanggung Jawab Sosial"

Menteri Cha.

Apa Pak Seo ada?

Dia sedang bermeditasi.

Seharusnya Anda membuat janji sebelumnya.

Minggir.

Beraninya sekretaris rendahan...

Ini tidak pantas, Menteri Cha.

"Tidak pantas"?

Bukankah kalian terlalu terburu-buru?

Hanya karena Presiden memperlakukanmu dengan hormat,

kamu pikir kamu orang penting?

Aku mengerti.

Bisa kita bicara?

Kamu tidak mendengarku?

Kamu kesal karena keadaan tidak berjalan sesuai keinginanmu?

Apa?

Kenapa kamu harus datang ke sini tanpa pemberitahuan

dan mengamuk?

Lihat siapa yang bicara.

Bukankah kamu yang merusak kesenanganku?

Kenapa bekerja sama dengan Kang Yo Han di belakangku?

Aku tidak mengerti maksudmu.

Jadi, kamu ingin berpura-pura bodoh.

Aku yakin Hakim Kang punya alasan.

Memenangi hati publik menggunakan kasus besar

mungkin bukan ide buruk untuk jangka panjang.

More Indonesian subtitles for The Devil Judge

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left