Release info

아직 낫서른 Not Yet Thirty E09 WEB-DL iQIYI 💚
A Commentary by ParkMinYoung
‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏ ‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‏‏‎ ‎‏‏‎ ‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2021-03-24
Downloads: 33
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 113 lines.

[28 April 1999. Besok hari tempat duduk baru.]

[Ji-won, apa kau bisa duduk dengan orang yang kau suka?]

[Guru bilang kita bisa duduk dengan siapa saja.]

[Aku akan tidur lebih awal dan bangun pagi!]

[Dari menulis buku harian kita demi mengerjakan PR...]

[Sampai menulis coretan kecil di sudut meja sekolah kita...]

Hei, kau tidak menggambar kacamatanya, dan rambutku diikat dua!

Aku tidak mau melakukan ini.

Angkat tteokbokki kalian.

- Bersulang. - Bersulang.

[Bahkan semua coretan di dinding kedai tteokbokki favorit kami.]

[itu lebih seperti teriakan daripada senandika.]

[Tangisan hening yang tampaknya tidak berarti ini]

[terkadang memiliki pengaruh yang jauh lebih besar]

Hye-ryeong, kau tidak pergi?

- Hei, Hye-ryeong. - Ya?

Kalian bisa pergi lebih dahulu. Aku harus mencari sesuatu.

Kalau begitu, kami akan pergi.

[Itulah alasan kenapa kita masih terobsesi dengan status pesan.]

[Pacar yang mengkhawatirkanku dan benci saat aku menemui pria lain.]

Aku memakai pelantang suara.

Selamat datang!

Namaku Lee Hye-ryeong.

Kau pasti tahu tentangku.

Tidak, hanya spekulasi.

Tapi yang ingin kuketahui adalah

bagaimana Nona Lee Hye-ryeong bisa menemukanku?

Aku tahu lewat akun media sosialmu

bahwa kau pelanggan tetap di sini.

Jadi, aku memutuskan untuk menunggu sampai kau muncul.

- Itu gegabah. - Itu namanya putus asa.

Aku akan langsung ke intinya.

Apa hubunganmu dengan Seung-yoo?

Itu

harus kau tanyakan sendiri kepada Pak Lee Seung-yoo.

Kau tidak perlu datang menemuiku.

Aku tidak akan putus dengan Seung-yoo.

Jadi, jika memacarinya sekarang,

kau harus memutus hubungan dengannya lebih dahulu.

Aku sudah setahun bersamanya.

Dia seniorku di kampus.

Aku jatuh cinta pada pandangan pertama, lalu mengejarnya.

Kau tidak perlu memberitahuku semua ini.

Lalu kami terus menjalin hubungan yang baik.

Sampai kau datang.

Tapi aku

tidak tahu tentangmu.

Seung-yoo tidak pernah menyebutkan apa pun

- tentangmu. - Sekarang kau tahu persis siapa aku.

Jadi, kau harus berhenti di sini.

Dia tidak akan menolak jika kau mengakhiri hubungan kalian.

Dia seperti itu.

Baginya, kau hanya rasa penasaran.

Apa kau tahu betapa tidak menyenangkannya

percakapan ini?

Sayang sekali. Keberadaanmu sendiri tidak menyenangkan bagiku.

Aku tidak ingin membesar-besarkan masalah ini,

jadi, aku datang untuk meluruskan masalah.

Membesar-besarkan?

Kau bisa saja berkhayal dan berpikir Seung-yoo sungguh mencintaimu.

Mempertaruhkan nyawamu demi cinta,

itu akan menyulitkan semua orang.

Tidak sepertimu, aku agak terlalu tua untuk memberikan segalanya demi cinta.

Umur tidak penting dalam hal cinta.

Bukankah kau hanya ingin percaya kau bisa mengendalikan diri seperti itu?

Kita harus

merayakannya malam ini.

Maafkan aku.

Aku ada rencana dengan teman-temanku malam ini.

Maaf.

Kenapa hari ini panas sekali?

Kuharap akan turun hujan deras.

Kenapa kopi ini pahit sekali?

Astaga, panas.

kau manis sekali. Kenapa Ran-ju tidak menyukaimu?

Tidak lagi.

Apa?

Tunggu, kemarin, apa kalian berdua...

Sepertinya malam kalian menyenangkan.

Mereka di sana syuting "Love and War",

tapi kalian syuting film romantis.

Dunia ini sangat tidak adil.

Kenapa mereka bicara lama sekali

tentang bedebah yang bahkan tidak bisa didaur ulang?

Kenapa kau membuat kopi ini pahit sekali?

Kau yang membuatnya.

Pak Lee adalah editorku.

Apa itu artinya kau akan terus menemuinya?

Itu artinya kami juga rekan bisnis.

Bisakah kau pergi sekarang?

Kau membuat keributan di kafe temanku.

Maaf jika aku menyinggungmu hari ini.

Tolong sampaikan permintaan maafku kepada temanmu.

Tapi ada satu hal.

Apa kau sungguh tidak tahu?

Siapa yang menelepon selarut ini?

Aku akan meneleponmu nanti.

Aku sibuk bekerja sekarang. Aku akan meneleponmu nanti.

Apa kau berpura-pura tidak tahu padahal sudah tahu?

Atau

kau mungkin tidak mau repot untuk mencari tahu.

Kau mengerti sekarang, bukan?

Hei, Seung-yoo.

Aku sedang di luar.

Tidak apa-apa.

Ya.

Ya.

[Aku selalu tahu yang sebenarnya, tapi tetap berpaling dari itu.]

Lalu embuskan napas. Bagus.

Tarik napas.

Itu bagus, Ran-ju.

Embuskan napas.

Kau hebat, Ran-ju.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left