Bringing Out the Dead

Bringing Out the Dead

Download Indonesian Subtitle

Release info

Bringing Out The Dead 1999 1080p WEBRip x265-pahe ink
A Commentary by Akbar Dahlan
Takarir dari sub resmi.

Tags

other
Published on: 2024-07-22
Downloads: 144
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Film ini berlatar di kota New York...

awal tahun 90-an."

Diterjemahkan oleh Akbar Dahlan

Malam dimulai dengan suara letusan.

Sebuah tembakan di dada. Perdagangan narkoba yang gagal.

Semua tanda menunjukan akan jadi akhir pekan panjang...

panas, lembap, sinar bulan.

Aku ahli dalam pekerjaanku.

Aku sudah melihat tanganku bergerak dengan cepat dan terampil.

Tapi tahun lalu, aku mulai kehilangan kendali.

Situasinya memburuk.

Sudah berbulan-bulan aku tidak menyelamatkan siapa pun.

Aku butuh malam yang tenang, dan beberapa hari istirahat.

- Amb. Empat. - Ya.

"Kam. Empat" Kepada lokasi darurat ini.

Perumahan, 4 lantai. Jalan 32 barat, 417.

77-D, Jalan 24 barat, 177.

Wanita ini bilang ada kecoa masuk ke telinga. Tidak bisa dikeluarkan.

Dia bilang dia mengalami henti jantung.

Kamar mandi pria di Grand Central. Seorang pria membakar celananya.

- Mundur. - Apartemen yang mana?

- 5-A. - Ya Tuhan, itu Pak Burke.

Kenapa selalu lantai paling atas?

Mereka sudah sampai.

Di sini.

Ini ayahku. Kami sedang menonton TV, dan dia memukul dadanya...

- Ke samping. - Dia mengunci diri di kamar mandi...

Aku bilang aku akan menelepon kalian, dan dia bilang tidak.

- Sudah berapa lama dia tidak bernapas? - Tidak tahu. Sepuluh menit.

Dua puluh. Wanita di telepon berusaha menjelaskan cara CPR.

- Bisakah kalian melakukan sesuatu? - Kami akan coba yang terbaik.

Dia sedang menangis. Aku tidak pernah mendengar dia menangis.

Tekan ini setiap tiga detik.

Selesai!

- Nona, mundur. - Selesai! Selesai!

Cukup.

- Selesai! - Nona, mundur.

Ayah!

Dalam beberapa tahun terakhir, aku mulai percaya bahwa roh-roh...

meninggalkan tubuh dan tidak ingin kembali.

Roh-roh marah dengan tempat di mana kematian meninggalkan mereka.

Aku tahu ini terdengar gila memikirkan seperti itu...

tapi aku yakin kalau aku melihat...

akan terlihat Pak Burke...

berdiri di jendela...

memantau, menunggu kami selesai.

Serahkan padaku. Minta 83 untuk Kedaruratan.

Maaf.

Kamu punya musik?

- Apa? - Musik.

Akan membantu jika ada lagu yang dia suka.

John...

putar Sinatra.

- Apa? - Putar Sinatra.

Ada apa, Johnny?

Frank, bisa berhenti.

Tidak bisa. Dia masih punya denyut nadi.

Kamu bercanda?

Apakah dia akan sembuh?

Jantungnya berdetak. Bawa tandu.

Bantu keluargamu. Pergi bersama ibu dan saudaramu.

Bantu keluargamu. Mereka butuh kamu. Bantulah dirimu.

Untuk keluarga.

Aku harus fokus agar pikiranku tidak melayang...

di perjalanan singkat ini.

Aku tumbuh di lingkungan ini...

dan di sinilah aku banyak bekerja sebagai paramedis.

Di sini lebih banyak hantu per meter persegi...

daripada di tempat lain.

"RS. Bunda Kasih Sayang"

"Darurat"

Berhenti! Kalian berdua.

Pasienmu dalam kondisi buruk. Mereka tidak akan suka padamu.

- Tidak ada yang mencintai aku, Griss. - Tempatnya sudah penuh.

Griss, biarkan kami masuk.

Sesukamu.

Aduh, kakiku!

Jangan berhenti. Terus jalan.

Kamu bilang sudah memakai kokain selama 3 hari...

dan sekarang jantungmu berdebar...

dan kamu mau bantuan kami.

Sejujurnya, aku tidak lihat alasan kenapa kami harus membantu.

Jika aku salah, tolong koreksi.

Kami yang jual kokain kepadamu? Kami yang taruh di hidungmu?

Tolong, bolehkah aku minum air?

- Diam, orang bodoh! - Aku cuma mau segelas air!

Jangan coba-coba. Kami tidak terima pasien baru.

Seharusnya kamu diberi tahu. Aku tidak bisa menerima.

Dia datang dari 49 dan 10. Tempatmu yang paling dekat.

Lalu aku letakkan di mana?

Dia mau ke sini. Katanya perawat di sini yang terbaik.

- Aku cuma mau air! - Baiklah.

- Aku akan usir seseorang dari tiga. - Permisi.

Kamu kelihatannya orang baik.

Dan tidak akan menolak segelas air kepada orang yang menderita.

Aku tidak bisa meninggalkan pasienku.

- Bisa diam? - Sialan. Astaga.

Apa ini? Kita terjebak.

Lihat yang ini. Dia butuh semuanya.

- Apa yang salah dengannya? - Seharusnya kau tahu, kamu anggap dia mati.

Kamu bilang dia sudah mati.

Dia membaik.

Aku benci mengumumkan seseorang mati di telepon. Membaik, ya?

Mata tetap terbuka dan melebar. Menjadi koma.

Kami ambil tandu. Letakkan dia di tiga dekat overdosis.

Dia akan jadi prioritas terakhir, seharusnya tidak ada di sini.

Begitu banyak teknologi. Sia-sia!

Silakan duduk. Dokternya segera datang.

- Bisa beri kami informasi? - Tolong, mundur.

Tolong, mundur. Kubilang jauhi tempat ini.

Lihat, jangan paksa aku untuk lepas kacamata hitamku.

Serangan jantung pertama di usia 45. Seharusnya sudah di ICU 10 jam lalu.

Ada 3 jenazah seperti yang kamu bawa.

Di sana, dua pasien dengan AI DS. Satu berusia 12 tahun dan membengkak.

Ibunya tidak menandatangani "Jangan Dihidupkan Kembali".

"Mati penuh kasih" tidak begitu dalam bahasa Spanyol.

Merupakan dosa menyadap anak ini.

Ada 3 overdosis lagi dari narkoba yang disebut Red Death.

- Apa itu? - Campuran heroin...

dan entah apa lagi... mungkin asam amino.

Saking kuatnya, mereka meminumnya dengan alkohol biji-bijian.

Dosis Narcan harus 10 kali lipat.

Saat mereka sadar, hati-hati. Mereka jadi agresif.

- Dia salah satu dari mereka? - Tidak, ini Noel.

Dia sering di sini. Sudah lama tidak muncul.

Dia kejang dan hampir mati. Minum larutan hipertonik.

Minum sampai ginjalnya mengeluarkan garam.

- Ini misteri. - Dokter, kamu jenius.

- Bantu aku. - Beri dia air!

Kalau minum lebih banyak air, dia akan mati!

- Hazmat, henti jantung. - Tidak ada denyut nadi.

CPR. Milagros, satu peridural. Odette, panggil Dr. Stark.

Kita butuh dia segera. 400 joule.

Mau air? Aku kasih air. Orang menyebalkan.

- 600 joule. - Selesai!

Setiap hari kamu mabuk sampai jatuh. Kenapa kami harus bantu kamu?

Besok kamu akan mabuk lagi dan jatuh sekali lagi.

Griss, dia mau keluar!

Ayo keluar sini.

Noel?

Ini aku. Mary Burke dari Jalan 49.

Mary, aku sangat haus.

Mereka tidak mau kasih aku air. Tolong?

Aku ambilkan sedikit.

Aku tidak akan melakukan itu.

Dokter bilang dia mengidap penyakit langka.

Dia punya hidup yang berat. Tumbuh di jalan kami.

Dia agak terganggu, tapi itu bukan alasan...

untuk tidak memberikan air kepada orang malang itu.

Ayahku sedang sekarat, Noel.

Restoran China akan tutup dalam lima menit.

Aku sudah ingin makan Lomein daging sejak aku bangun. Bagaimana?

Begitu makanan masuk mulut, mereka akan panggil kita.

Belok sini. Salah. Tempatmu di 11.

Akhirnya. Kemana saja kamu?

Pengemudi ambulans, kenapa kamu menatap?

Kamu sebentar lagi akan mengikutiku. Kamu rasa dia datang?

Sebentar lagi kamu akan mengikutiku.

Kamu memang rekan yang hebat, Frank. Kalau aku jalan, aku sudah sampai lebih cepat.

Aku lapar, dan kamu sibuk ngobrol dengan pelacur. Bikin gila.

Kamu mau bawa aku ke dunia orang gila bareng kamu?

- Apa? - Aku baru ingat.

Betapa bodohnya. Aku makan itu tadi malam.

Aku tidak bisa makan makanan yang sama dua malam berturut-turut.

Hampir pukul 2. Apa yang harus kulakukan? Kamu mau makan apa?

- Aku tidak lapar. - Kamu tidak makan.

Aku makan.

Hanya kopi dan wiski. Kamu beruntung masih hidup.

Aku tahu.

Ayam goreng dan kentang. Ayo.

Hantu Rose semakin dekat.

Sudah enam bulan sejak aku kehilangannya. Seorang gadis jalanan...

asma, usia 18 tahun.

Biasanya aku menghapus pengalaman buruk.

Aku lupa, tapi dia tidak pernah menyerah.

Sekarang dia datang menjadi saksi dari semua itu...

semua yang telah hilang.

Roh-roh ini bagian dari pekerjaan.

Setiap gedung sudah pernah mengalaminya.

Mata jenazah. Jeritan orang tercinta.

Setiap tubuh meninggalkan jejaknya.

Rasakan itu dekat dengan orang yang sedang sekarat.

Baiklah. Yang menakutkan sekarang lebih brutal.

Roh-roh yang tidak selesai.

Pembunuhan. Kekacauan. Overdosis.

Menuduhku ada di sana, sebagai saksi dari aib...

yang tidak akan pernah hilang.

Matikan.

- Apa? - Radio.

Tangga Empat, kami punya 10-22.

Perumahan, 6 lantai. Jalan 32 barat, 534.

Ayo. Harusnya bagus.

Kebakaran tidak pernah bagus. Orang-orang mati di dalamnya.

Orang-orang terbakar dan tidak bisa bernapas.

Itulah alasan kita ada. Ayo.

Jangan tantang aku.

- Kamu terbakar karena stres. - Aku masih terbakar.

Aku panas, dan kalau kamu mendekat, kamu akan terbakar.

6-3Zebra. 6-3Zebra.

- Zebra tiga, aku butuh kalian. - Lihat?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left