Don't Look Back

Don't Look Back (Ne te retourne pas)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Dont Look Back 2009 720p BluRay x264-WiKi-ind
A Commentary by Chietiez

Tags

BluRay
x264
720p
720
Published on: 2012-02-01
Downloads: 52
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

DON'T LOOK BACK

Ayo, Jeanne.

Robert..

Mari, silakan duduk.

Baiklah..

Kenapa kau memaksa?

Kenapa kau begitu tertarik menulis fiksi?

Kau tak menyukainya? /Tidak.

Maafkan aku, tapi aku lebih suka jujur.

Tak akan berhasil. Lupakan.

Aku ingin menulis kisah ini.

Kisahmu, Jeanne, bukanlah cerita atau novel.

Biografi yang kau tulis sangat mengagumkan.

Pembelajaran sejarah yang menggugah pikiran.

Bahkan petunjukmu sangat orisinil.

Itu bukan tulisan, itu jurnalistik.

Sungguh? Dan?

Aku benci itu.

Aku ingin berubah. Sebagai gadis kecil..

Itu sudah sangat lama sekali.

Kau butuh bahan dimana kau bisa bertahan.

Kenapa kau bersikeras menulis tentang masa kecil?

Tapi.. itulah yang memberiku inspirasi.

Masalahnya, bukan begitu.

Ada sesuatu disini.

Tapi hanya gambar-gambar terisolasi.

Sang Pahlawan mengamati tapi tak ada raga atau emosi.

Terlalu detil untuk suatu cerita yang tak terbukti benar.

Seluruh detil sangat penting.

Aku ingin deskripsinya sangat teliti.

Aku tahu, Jeanne, tapi deskripsinya terlalu dingin.

Kau tak cukup melukiskan kenanganmu sendiri.

Aku tak punya kenangan.

Tak ada hingga aku berusia 8 tahun.

Maafkan aku. Aku tak tahu.

Ibumu tak pernah mengatakannya. Kau pun tidak.

Tapi.. /Sudahlah!

Kami memiliki benda-benda, foto-foto. Ibuku mengatakan banyak hal..

Kenangan bukanlah informasi. Itu perasaan, emosi..

Kenangan menghindariku jadi itu membuatku tertarik.

Aku perlu menulis ini. Aku ingin menemukan masa kecilku.

Ada sesuatu yang hilang dalam kehidupanku.

Terima kasih atas waktumu.

Jeanne...

Kau baik-baik saja?

Ya..

Berapa banyak?

Satu.

Tiga buatku.

Nadia, pasang taruhanmu.

1.000.

Aku ikut.

Seribu masuk.

Naikkan 3 kali lipat.

Menyerah.

Baik.

Ikut, tambah 1.000.

Kutambah pot taruhannya.

Ayo, anak-anak.

Menggambar dan melapisi. Ayo.

Jeanne...

Nadia, mainkan.

Tunggu sebentar, sayang! Aku keluar.

Ia tak tertarik?

Tidak.

Kenapa Tidak?

Terlalu deskriptif, faktual, detil... Terlalu berkaitan dengan otak.

Detil? /Lupakan itu.

Biarkan ibu membacanya dan melihat.

Tidak, belum ada.

Barangkali autobiografi tidak tepat untukmu.

Ibu baca bukunya, 'Kisah-kisah Jeanne'.

Ini sudah 30 tahun!

Itukah ayah Mama? Itukah kakak Mama?

Apakah mereka baik?

Jangan khawatir, Sayang. Jangan khawatir, anakku.

Nadia, kau mau ikut?

Makan malam di klub.

Aku benci melihat ibu main.

Aku benci muka mereka. /Di tempat lain..

Tidak, aku lelah sekali.

Kau tampak lebih baik tanpa sorotan itu semua.

Sampai jumpa, Sayang!

Sampai jumpa, Nenek.

Akan kutelpon nanti.

Tunggu sebentar!

Robert itu memang bajingan. Bukumu sangat bagus!

Kubatalkan makan malamku. Aku akan tinggal di rumah.

Jangan, aku benci itu!

Hanya untuk kita. Anak-anak menyukainya.

Sudah, teruskan saja..

Ayo ,tersenyum.

Sialan!

Salah satu anak takut pada apel.

Aneh!

Cukup. Ayo makan!

Melihat-lihat kembali pekerjaanmu?

Tidak, bukan apa-apa.

Aku memiliki lebih banyak imajinasi.

Itu sudah usang. Gunakan saja apa yang menginspirasimu kini.

Ibu dulu mengatakan begitu juga.

Kalau begitu, mungkin itu ide yang buruk.

Lihat pada ayah. Bicara. Ini sedang direkam.

Kau akan selalu diperbudak pada hal ini.

Ia kesakitan! /Aku tak akan tinggal.

Lepaskan dia. /Tinggalkan aku sendiri!

Lupakan mejanya.

Hentikan, aku tak suka itu.

Lagi? Hentikan!

Menakjubkan.

Siapa yang mencuci piring?

Aku lelah atau kenapa?

Kelihatannya meja itu paralel dengan jendela.

Ya, seperti biasanya.

Kau pindahkan mejanya.

Kenapa kau memindahkan mejanya?

Meja itu sudah disana sejak kita pindah.

Aku tak keberatan selama kau menempatkan semuanya seperti semula.

Lea...

Apa-apaan ini?

Perubahan macam apa ini dan pandangan seperti apa?

Mungkin kasetnya melompati.

Kau amat kekanak-kanakan!

Ini untukku?

Tidak.

Apa film-mu bagus?

Hentikan, aku benci itu.

Kubiarkan kau bekerja. Aku layak mendapat penghargaan.

Aku akan buatkan coklat panas.

Selamat pagi.

Aku tak bisa membangunkanmu.

Mejanya masih disitu?

Apa? Jangan mulai itu lagi.

Aku juga berhak menentukan letak posisi dapur, kau tahu.

Mana madunya?

Letakkan semua ditempatnya kembali.

Mudah-mudahan kau ingat sebab aku ingat.

Tak bisa kuhabiskan waktuku, mencari barang-barang.

Tak ada yang menyentuh barang apapun.

Ada apa denganmu?

Kau pun mau memeriksa alat vitalku?

Sebelumnya ada di kanan dan ..

Lucu sekali.

Jeremie! Tangan di atas meja!

Ayo makan.

Lea, kau juga, duduk!

Ada apa dengan tanggal 27?

Siapa yang kau beri tanda?

Seseorang di seberang?

Kau sudah gila?

Tentu saja. Aku gila!

Pindahkan meja sialan ini!

Tenanglah! /Tidak!

Itu sedang mendidih!

Maaf. Maafkan aku.

Aku akan melakukannya!

Tak apa, bukan masalah besar.

Aku lelah.

Aku hanya lelah, oke!

Ayo kita tata rambutmu.

Hentikan!

Tidak! Tinggalkan aku sendiri, Ayah!

Hentikan!

Itu bukanlah pesta ulang tahun yang buruk.

Tetap duduk atau ibu akan melukaimu.

Aku suka rumah orang lain. Mereka aneh.

Aku tak suka ibunya.

Dia ratakan rambutku dan baunya seperti telur.

Telur mentah atau masak?

Ham, sepertinya.

Tak mungkin, tapi lanjutkan saja.

Kelakuan jahat.

Aku akan temukan sesuatu.

Sama sekali palsu, aku tak peduli!

Cukup untuk memecat dia.

Aku kehilangan waktu, pelanggan, kewarasanku..

Ia bukan hanya tak berkompeten,..

..ia mengejar kita. Dan ia akan menemukan kita!

Ada yang salah?

Tak ada apa-apa.

Pergilah sana.

Sampai jumpa.

Karyawan baru itu membuatku kesal. Ujung-ujungnya akan kupukul dia.

Kau.. kau ingin minum?

Burung kecil..

Ayo hinggaplah di tanganku...

Lea?

Ibu mengusir burungku!

Kenakan piyamamu. Nenek tak lama lagi.

Poster mana yang terbaik untuk Hari Woody Allen ktia?

Aku pilih yang itu.

Ada apa dengan semua ini?

Kau akan meninggalkan apartemen?

Tidak, itu hanya coretan.

Kau terobsesi dengan meja itu.

Ada yang tahu dimana kalung Bulgaria-ku?

Jeanne, jawab aku.

Aku melihat banyak perubahan dimana-mana. Meja dan semuanya.

Bahkan wajah, matamu.

Apa maksudmu?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left