Release info

미운 우리 새끼 My Ugly Duckling E79
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Guest: Song Ji Hyo. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-03-20
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Gun Mo yang Gigih"

Astaga, itu Gun Mo.

Setiap aku melihat foto itu,

menurutku fotonya bagus.

Saat itu dia di usia 20-an.

"Ada foto baru di area foto"

"Batman Returns"

"Gun Mo datang dengan helm Batman"

Apa dia habis bersepeda?

"Dia berusaha keras"

"Dari awal, dia sibuk melakukan sesuatu"

Luar biasa.

Luar biasa.

"Selalu mengkhawatirkan mendengar dia mengatakan, 'Luar biasa'"

"Ada benda hitam tidak dikenal"

- Apa itu? - Luar biasa.

Dia...

Apa yang dia bawa kali ini?

"Sejak awal dia sudah gelisah"

"Karena penasaran, Seung Ri pun maju"

Seung Ri.

Mundurlah sedikit.

"Dia menghalangi layar"

Tarik kursimu.

"Monitornya ada di sini"

"Sepertinya itu sesuatu yang aneh"

"Dia berusaha memasukkannya lewat pintu"

Itu tampak sangat tidak biasa.

"Itu terlalu besar untuk dibawa masuk"

"Satpam melihatnya"

"Dia membukakan pintu untuk Gun Mo"

Begitu cara memasukkannya.

Bahkan satpam pun melihatnya.

Dia membukakan pintu untuk Gun Mo.

Dia berpikir, "Gun Mo mulai lagi."

"Gun Mo mulai lagi"

Aku punya cerita tentang Gun Mo.

- Itu... - Kamu punya cerita?

Saat G-Dragon mengerjakan album solonya,

Gun Mo melakukan duet

untuk salah satu lagunya.

Dia datang dan berbaring di ruang rekaman.

Dia berkata, "Panggil aku jika kamu sudah siap."

"Dia bersantai"

Saat dia mendengarkan melodinya,

dia seketika mengerti dan mulai rekaman.

- Dia genius. - Ya.

Menurutku dia seniman sejati.

Tentu saja

dia seorang seniman sejati.

- Dia hebat. - Ya.

- Kurasa... - Dia bekerja sangat keras.

Dalam hal kerja keras, tidak ada yang bisa mengalahkannya.

"Gun Mo seniman sejati yang bekerja keras"

Terima kasih.

"Dia menyeret benda hitam tidak dikenal itu ke dalam"

"Dia menyeretnya di lantai"

Dia seperti menculik seseorang.

"Dia membawa kantong plastik hitam yang besar itu"

"Ke rumahnya"

"Apa itu?"

"Dia berusaha masuk ke lift dengan kantong itu"

"Tapi gagal"

"Astaga"

Astaga.

Apa yang akan dia lakukan? Itu tidak akan muat di lift.

Dia kesulitan.

"Dia memutuskan untuk menyeretnya dari tangga"

Ayolah.

Ayolah.

"Dia mau melakukan apa lagi?"

Apa itu?

"Kira-kira apa itu?"

Aku penasaran dengan isinya.

"Dia menaiki tangga"

"Dan akhirnya berhasil membawa benda hitam itu"

"Ke rumahnya"

"Kantong itu berguling"

"Dia merintih"

"Dia mencoba membukanya"

"Apa isi kantong hitam itu?"

Astaga.

Syukurlah bisa sampai ke sini.

"Kami tidak tahu apa isinya"

"Gun Mo masuk ke plastik hitam itu"

Astaga.

Syukurlah bisa sampai ke sini.

Kira-kira apa itu?

Dia bilang, "Syukurlah bisa sampai ke sini."

"Isi kantong plastik hitam itu adalah..."

Aku tidak tahu.

"Masih belum diketahui"

Ini hebat.

"Masih belum diketahui"

- Apa itu? - Ini hebat.

Apa itu sebuah bola?

Tapi itu tidak bulat. Ada bagian yang menonjol.

- Itu bukan bola. - Ini luar biasa.

"Jangan keluarkan"

Apa itu?

"Benda yang Gun Mo keluarkan dari kantong plastik itu adalah..."

Luar biasa.

"Ini adalah boneka maskot Mom's Diary"

"Yang sangat besar"

- Maskot Mom's Diary. - Maskot.

Dia sudah punya satu di rumah. Kenapa dia beli lagi?

Di mana dia beli itu?

"Selama setahun, maskot itu sudah menjaga lobi SBS"

- SBS. - Itu ada di stasiun TV SBS.

- Maskotnya. - Itu ada di lobi.

- Begitu rupanya. Di lobi. - Itu?

Ada boneka maskot raksasa di lobi.

- Dia membawanya pulang. - Itu yang dia ambil.

"Gun Mo membawa maskot di lobi ke rumahnya"

Kenapa dia mengambil maskot di stasiun TV itu? Kenapa?

Mungkin dia butuh itu untuk sesuatu.

Tiap kali Gun Mo melakukan sesuatu,

kita tidak akan pernah bisa memahami dia.

"Benar, tapi tetap saja"

Astaga, lihat dirimu.

Kamu bekerja keras selama setahun.

Kamu sering berfoto.

"Orang-orang berfoto dengan maskot itu"

Tapi kamu kotor.

Astaga, mereka seharusnya membersihkanmu.

Mereka hanya berfoto, ya?

"Ada jejak perhatian dan cinta orang-orang"

"Di boneka maskot yang menjaga lobi SBS"

Astaga, itu memang kotor.

Aku akan mencucimu hari ini.

Lalu kita akan menemui Woo Jin di Busan.

Yang benar saja.

"Apa? Woo Jin"

"Gun Mo membawa boneka maskot Mom's Diary ini pulang"

"Karena dia ingin tunjukkan pada Woo Jin, keponakan yang mirip dengannya"

- Astaga. - Astaga, keponakannya.

- Dia pasti sudah besar. - Mereka sangat mirip.

- Dia sudah lumayan besar. - Astaga.

"Demi Woo Jin, dia membawa pulang maskot itu"

"Gun Mo, paman yang berbakti"

Ayo kita bersihkan kamu.

"Ayo kita bersihkan kamu"

"Dia menyingkirkan kotoran di maskot dengan penyedot debu"

"Gun Mo, sang penggosok badan"

"Sang anak bekerja keras"

"Sementara ibunya menganggap itu konyol"

"Dia menyingkirkan semua debu di kepala dan tubuhnya"

Gigimu. Gigi. Tunjukkan gigimu.

"Dia bahkan membersihkan giginya"

Yang benar saja.

Lebih baik dibuang daripada dibersihkan.

"Dia membersihkan boneka maskot di rumah"

Aku belum pernah membersihkan bola mata seseorang.

Bertahanlah.

"Dia mencoba berbagi rasa sakit dengan ekspresi wajahnya"

"Dia membersihkan mata setelah membersihkan giginya"

Dia benar.

Kelakuannya tidak ada habisnya.

"Kelakuannya tidak ada habisnya"

"Apa dia membersihkan tubuhnya juga?"

Sedang apa dia?

"Apa dia membersihkan tubuhnya juga?"

"Dia bahkan menyedot debu di rambutnya juga!"

Bahkan rambutnya?

Astaga, dia membuatku pusing.

Apa yang salah dengannya?

- Rambutnya berdebu. - Tentu saja berdebu.

Itu ide bagus. Kita bisa menyedot debu di rambut jika berdebu.

Rambut kita tidak akan lepas juga.

"Diam"

"Usai menyingkirkan semua partikel debu"

"Gun Mo, sang penggosok tubuh, pergi ke suatu tempat"

Jangan bergerak.

"Tempat dia menyeret maskot berat itu adalah"

"Ruang utilitas miliknya yang berisi mesin cuci"

Kenapa kamu masuk ke sana?

Apa dia mencoba memasukkannya ke mesin cuci?

- Itu tidak akan muat. - Dia tidak akan berani.

- Itu tidak akan muat. - Tidak akan.

Boneka itu lebih besar daripada mesin cuci.

Dia membalikkannya.

Kenapa kepalamu besar sekali?

"Kepalanya yang besar menghalangi begitu masuk"

"Dia melihat mesin cuci itu"

Tidak akan muat.

"Gun Mo tahu kapan harus menyerah"

Tidak akan muat.

"Gun Mo tahu kapan harus menyerah"

Seung Ri, kamu pikir Gun Mo itu cerdas, bukan?

Ini sudah jelas.

- Dia kurang tanggap. - Apa kamu... Astaga.

Sebanyak apa pun aku suka membanggakan putraku, ini salah.

- Apa dia kurang tanggap? - Ya.

"Ibunya mengakuinya"

"Itu tidak benar, Sun Mi"

Baik. Tetaplah di sini.

Ayo terlihat elegan saat kita pergi ke sana.

"Terlihat elegan?"

"Gun Mo adalah pria elegan"

"Dia masuk ke kamar mandi kamar utama seperti pria sejati"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left