Release info

더 짠내투어ㅡSalty Tour E94 NEXT-VIU
더 짠내투어ㅡMore Salty TourㅡE16 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-10-02
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Pertunjukan burung belum berakhir"

"Mereka semua jatuh cinta dengan keindahan alam"

"Sangat disarankan untuk mengunjungi taman burung Malaysia"

"Mereka menikmati pemandangan malam indah Menara Kembar"

"Kami suka tur mewah"

"Dia bahkan memesan kepiting mahal tanpa ragu!"

"Kyu Hyun, kamu punya cukup uang?"

"Aku bisa melakukan apa pun untukmu"

"Rasa kepiting menobatkan Tur Kyu Hyun sebagai pemenang"

"Mereka mulai mengkhawatirkan Kyu Hyun saat mereka kenyang"

"Dia bangkrut karena pajak tambahan 12 persen"

"Dia menghabiskan banyak uang dan akhirnya pergi ke ruang hukuman"

"Tur Yong Jin dimulai dengan baik"

"Negara pertama yang akan mereka kunjungi adalah India"

"Dia memberi mereka berbagai makanan India terkenal"

"Pelanggan menyukai makanannya"

"Apa semuanya akan berjalan lancar untuk Tur Yong Jin?"

Sekarang kita menuju stasiun LRT.

Apa kita akan memakai transportasi umum sekarang?

Kamu punya kartu, bukan?

Tolong siapkan kartu kalian.

- Di sini menyegarkan. - Tempat ini ada penyejuk udara.

Ini yang terbaik!

Ini luar biasa, Yong Jin!

- Kamu merasa senang hari ini? - Ya.

Aku sudah mengatakan ini kepadamu.

Malaysia adalah negara multikultural.

Aku akan pastikan kamu bisa menyombong pada orang lain seolah

kamu mengunjungi berbagai negara selama turku.

- Sungguh? - Sungguh.

- Kita baru saja pergi ke India. - Ya, benar.

- Kita akan kunjungi India lagi. - Apa?

Kita mengunjungi kuil Hindu.

"Tempat suci untuk agama Hindu"

"Batu Caves"

Menurutku,

Batu Caves adalah sorotan turku.

Tempat ini bahkan disebutkan di buku Sejarah Dunia

yang dahulu kupelajari.

Ini tempat suci bagi agama Hindu.

Ini salah satu tempat yang harus dikunjungi.

"Halo. Apa kabar?"

- Kita akan ke India lagi? - India adalah negara besar.

Kenapa Hinduisme dari India...

Kamu ingin tahu kenapa Hinduisme menyebar di Malaysia?

"Penjelajahan Lee Yong Jin. Bab Satu, Malaysia dan Hinduisme"

Orang India datang ke Malaysia.

- Mereka bermigrasi di masa lalu. - Begitu rupanya.

Saat itulah Hinduisme menjadi salah satu agama terbesar di sini.

Itu juga alasan ada banyak orang India di sini.

Mereka punya dewa bernama Syiwa. Kamu tahu Dewa Syiwa, bukan?

Dewa Syiwa adalah simbol Hinduisme.

Putra kedua Dewa Syiwa diabadikan di Batu Caves.

Dikatakan juga dia pernah memasuki gua itu.

- Apa penjelasannya cukup? - Kita memasuki gua?

- Kita akan ke gua? - Ya.

Ya, kita akan pergi ke gua.

- Aku suka belajar. - Kamu sangat fasih.

Ya, benar.

Aku bahkan bisa menjelaskan dalam bahasa Inggris.

Tolong jelaskan dalam bahasa Inggris.

"Diam. Kamu harus berhenti bicara. Yong Jin bersikap tidak baik"

- Di sini. - Ayo naik kereta bawah tanah.

Kita turun di stasiun ketiga.

Ada banyak orang di kereta bawah tanah.

"Kereta bawah tanah penuh sesak"

Aku mengenalmu.

"Kamu mengenalku? Sam bangga"

Dari Jepang? Kamu melakukan itu...

Tidak. Aku dari Korea.

- Maaf. Kamu dari Korea. - Ya. Aku dari Korea.

Mari berfoto bersama.

- Ingin kutunjukkan pada putriku. - Terima kasih.

Baiklah.

"Putrinya sepertinya penggemar Sam Okyere"

Astaga. Dia terkenal.

- Halo. - Halo.

Astaga.

Apa kabar?

Dia selebritas Korea.

"Dia seorang selebritas dari Korea"

"Mereka kagum"

Kamu mengenalku?

"Siapa kamu?"

"Sayangnya, dia gagal mengenali Lee Yong Jin"

Aku melihatmu di acara Korea.

- Benarkah? - Ya.

Terima kasih.

Kami bagian dari keluarga kerajaan.

- Benarkah? - Benarkah?

Kenapa kamu bicara dengannya dalam bahasa Korea?

- Ya. - Aku bicara bahasa Korea?

Aku hampir gila. Sungguh?

Ya.

Selamat datang di Malaysia.

Selamat datang di Malaysia.

Terima kasih.

Selamat datang di Malaysia. Terima kasih.

"- Aku juga mau pergi. - Kamu mau ke mana?"

Dia tahu siapa Sam.

Dia bilang dia keturunan raja.

Seorang anggota keluarga kerajaan mengenali Sam.

Dia bagian dari keluarga kerajaan.

Ini luar biasa. Ini suatu kehormatan.

"Mereka menerima semangat tinggi mereka"

- Kita turun di perhentian ini. - Baiklah.

Kita akan naik KTM.

- Apa namanya? - KTM.

- KTM? - Ya.

Ini jalur kereta nasional.

Ini Stasiun Pusat. Ini mirip dengan Stasiun Seoul.

"Stasiun KL Pusat"

"Ini stasiun terbesar di Asia Tenggara"

Ini dia.

- Lihat ini. Kamu lihat ini? - Ya.

Kita akan naik kereta yang berangkat pukul 11.03 siang.

- Pukul 11.03 siang. - Batu Caves.

Sekarang pukul 10.52 pagi.

- Ya. Kita harus bergerak cepat. - Baiklah.

"Kita akan turun untuk naik kereta"

Butuh sekitar 40 menit untuk tiba di sana.

Tidak masalah bagiku.

Kita akan tiba di sana pukul 12 siang.

Batu Caves.

Kita naik KTM yang berangkat pukul 11.03 siang.

Permisi. Perjalanan ini 40 menit, bukan?

- Ya. Benar. - 40 menit?

Kursi kita sudah ditetapkan, bukan?

Tidak. Tidak ada penetapan tempat duduk.

Astaga.

"Komentar"

Ini akan menjadi perjalanan yang nyaman.

Lalu kenapa kamu bilang, "Astaga"?

Maksudku ini akan nyaman

karena kita bisa duduk di mana saja.

"Dia langsung teringat para warganet"

Kita akan naik kereta 2024 pukul 11.03 siang.

- Baik. - Waktu kita 8 menit lagi.

- Kereta datang. - Baik.

Kereta telah tiba.

Kereta tiba lebih cepat dari jadwal.

"Kereta tiba sebelum pukul 11.03 siang"

Ini kereta yang benar, bukan?

Tunggu...

"Tunggu"

"Kereta ini tidak menuju Batu Caves"

Ini bukan kereta yang benar.

Ini bukan kereta kita.

- Ini bukan kereta kita? - Bukan.

Tidak. Kemarilah.

Ini bukan keretanya.

Jika kita naik kereta ini...

Sungguh.

Kupikir ada yang janggal saat kereta tiba lebih awal.

Kurasa dia mencoba mengganggu turku.

Kurasa ada anggota mafia di sini.

Itu mengejutkanku.

Kita bisa naik yang tiba berikutnya.

- Baik. - Baik.

Masih ada di sini. Bagaimana kereta lain bisa berhenti di sini?

"Ucapannya benar"

"Kereta ini harus berangkat agar kereta ke Batu Caves bisa tiba"

"Apa kereta ini akan segera berangkat?"

Masinis kereta turun dari kereta.

Bapak mau ke mana?

"Masinis kereta turun?"

Tinggal satu menit lagi.

"Satu menit dan 20 detik lagi sebelum kereta tiba"

Apa artinya kereta ini akan menuju Batu Caves?

"Kereta ke Batu Caves adalah kereta nomor 2024"

Tunggu. Nomornya 2024?

Ini peron yang benar.

"Dia memeriksa nomor kereta"

Ini bukan kereta kita.

- Jantungku berdebar-debar. - Tidak.

- Sekarang pukul 11.03 siang. - Kini pukul 11.03 siang.

"Tinggal 15 detik lagi sampai pukul 11.03 siang"

"Kita harus naik kereta pukul 11.03 siang"

"Ada kereta lain di peron"

"Ini sudah pukul 11.03 siang"

Ada orang di kereta ini. Kemarilah.

Apa kereta ini tidak menuju Batu Caves?

"Bagaimana mungkin ini benar?"

Ini bukan kereta yang benar?

Tidak.

Dia bilang ini bukan kereta menuju Batu Caves.

Aku yakin ini bukan keretanya.

"Ini bukan kereta menuju Batu Caves"

Apa itu?

"Ada yang tidak beres"

Kereta menuju Batu Caves sudah tidak terdaftar di layar.

"Ada di layar beberapa saat lalu"

- Pasti sudah berubah. - Peron berubah?

"Tidak ada kereta menuju Batu Caves di peron lain"

- Bukan itu keretanya. - Keretanya menghilang.

Kamu sudah menemukan informasi soal ini sebelumnya?

Aku menjadi gugup sekarang.

Aku khawatir

- Aku gugup. - kita tidak bisa ke Batu Caves.

"Aku yang paling khawatir"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left