The first 200 lines.
Puluhan mil disana adalah kota tersebut.
Bisa mencium harum beras.
Bagaimana kalau aku sapu kota itu dulu.
Tahun lalu sudah kita sapu.
Barang bagus sudah dibawa pergi.
Sekarang dunia kekeringan, barang berharga cuma tanah jagung itu
Jarak berapa hari lagi?
Tak sampai sebulan.
Jalan, jangan mencolok.
Saat panen, kita sapu habis.
Jalan.
Tahun ini rusuh.
Jagung sudah hampir matang, perampok akan datang.
Kita bersusah payah, dirampas penjahat.
Bagaimana kita bisa hidup.
Kita sudah bayar tahunan.
Harusnya pejabat melindungi kita.
siapa yang pernah lihat pejabat melindungi kita.
Semuanya penakut.
Manusia bertemu Huang Shu, mereka sudah kabur entah kemana.
Apa masih akan urusi kita.
Apa kita serahkan semua pada penjahat?
Lalu lompat ke danau.
Jangan harap.
Air danau sudah kering.
Cuma satu jalan.
Bagaimanapun akan mati.
Harus mati terhormat.
Kita lawan Huang Shu.
Aku tak setuju.
Paman, kenapa?
Huang Shu pembunuh sadis.
Kalau kalah, kita adalah 200 nyawa.
Aku menentang juga.
Kenapa?
lni sangat jelas bunuh diri.
Aku sudah korbankan nyawa, apa masih akan takut.
Benar, tapi kita cuma petani.
Petani sudah bernasib ditindas.
Kenapa?
Kamu takut apa.
Sedang apa.
Langit sudah mau runtuh.
Hidup seperti apa ini.
Kalian sungguh pengecut.
Kita cari Hua Gui Ye saja.
Jalan...
Hua Gui Shu.
huang Shu akan datang merampas pangan.
Hati cemas.
Berikan ide.
Anjing panik akan lompat tembok.
Cepat lambat akan mati.
Lebih baik lawan mereka.
Siapa yang sedang bicara?
Hei Wa.
Tidak boleh.
Hei Wa cuma emosi.
Kita cuma petani, mengerti bertani saja.
Siapa yang bisa perang? l Siapa yang dilahirkan sudah bisa perang?
Bukankah semua karena didesak.
Kalau gagal menyeret nyawa seluruh penduduk.
Para leluhur.
Mohon wujudkan dirimu.
Lindungi generasimu lewati bencana ini.
Lindungi kami.
Benarkah kamu tak takut mati?
Aku terpikir cara hadapi Huang Shu.
lde apa?
Setelah melayaniku, aku baru beritahu.
lstri.
Hei Wa...
Aku sudah mau mati.
Sudah ada ide, desa kita akan selamat.
Desa sudah ada harapan.
lde apa?
Yi Xi Dao Ke bisa menolong kita
Ada di Luo Yang Ji.
Paman istriku ada di Luo Yang
Sepupu bibinya adalah pemimpin kecil Yi Xi Dao Ke.
Jika Yi Xi Dao Ke bersedia bantu kita.
Desa kita ada harapan.
Harga Yi Xi Dao Ke tidak kecil.
Bagaimana kita bayar mereka.
Benar.
Sekarang sedang kekeringan, tempat kita cuma ada jagung.
Bagaimana kalau kita coba kumpulkan lagi.
Kamu bermimpi.
Tahun lalu Huang Shu datang, siapa lagi yang masih punya perak.
Jika Yi Xi Dao Ke tak muncul, kita cuma bisa tunggu mati.
Dunia kekeringan.
Pangan seperti emas.
Jika Yi Xi Dao Ke bersedia bantu kita.
Setelah panen, kita beri dia 20 karung pangan.
lni.
Kamu coba lihat.
Selamatkan desa kami.
Kenapa harus bantu kamu.
Kami bisa memberimu pangan.
Kamu berani menghinaku.
Orang ini sungguh gagah.
lnilah Yi Xi Dao Ke.
Kita tak sanggup undang.
Mau sewa penginapan dengan jagung ini.
Tidak bisa, pergi...
Bos, mohon bantu.
Tidak, pergilah...
Kami datang dari jauh.
Mohon bantu kami.
Dibelakang halaman.
Tapi cuma semalam.
Terima kasih...
Sebelah sana.
Saat seperti ini masih bisa tidur.
Hari ini tanggal 1 bulan 8.
Jagung kita sudah matang.
Benar.
Kita sudah tinggalkan rumah 10 hari.
Hei Wa.
Kalau besok masih belum bisa temukan paman istrimu.
Kita akan terlantar di jalanan.
Berharap besok akan ada keajaiban.
Kamu tak berperasaan.
Mengagetkan aku.
Aku tak sanggup jalan lagi.
Aku mau makan kue.
Kita tak punya uang.
3 keping.
Aku bekerja denganmu, tak perlu gaji. Cukup makan kue.
Saat seperti ini siapa yang butuh pekerja
Bos, berbuat baik, anak ini sudah kelaparan.
Aku akan lapor pada pejabat.
Mohon berbuat baik.
Baiklah.
Paman.
Siapa pamanmu.
Pergi...
Jangan makan lagi.
Paman.
Hei Wa.
Kalian duduk dulu, aku ambilkan makanan.
Ada apa cari kami.
Mewakili desa kami berterima kasih.
Langsung bicara inti permasalahan.
Kue telah datang.
Silahkan.
Cobalah.
Jangan terburu.buru.
Bertemu orang seperti ini, cari untung.
Apa saat kalian datang, ada yang lihat?
Tak ada yang lihat.
Tak mau orang lain tahu kami ada hubungan dengan Yi Xi Dao Ke.
Siapa menindasmu, berarti melawanku.
Ge Da sudah kembali...
Dimana Hei Wa mereka? Kenapa tak pulang?
Mereka di Luo Yang. l Apa sudah bertemu Yi Xi Dao Ke?
Apa mereka akan datang? l Datang.
Beri aku makanan dulu.
Yi Xi Dao Ke mau sebagian hasil desa.
Tidak.
Sama dengan merampas.
Setujui mereka.
Tak boleh.
Tak boleh berikan. Kita makan apa.
Sia.sia bekerja setahun.
Menyisakan separuh.
Lebih baik daripada direbut semua.
Tuan.
Silahkan.
Di depan sudah tiba.
Sudah tiba, disini tempatnya.
Memang tempat bagus.
Yi Xi Dao Ke.
Bagaimana kita hadapi penjahat itu.
lde bagus.
Kita pergi ke desa, para saudara sudah menunggu kita.
Baiklah.
Mereka sudah datang.
Merepotkan keempat pendekar pedang.
Kami orang kasar, tak bisa bicara manis
Tapi pedang kami dikeluarkan, sulit untuk ditarik
ltu sudah pasti.
Jadi buat perjanjian dulu.
Setelah berhasil, berikan separuhnya dengan senang.
lya.
Seluruh penduduk desa takkan berani main.main.
Silahkan...
Bagus.
Seorang nona sudah umur 18 tahun.
Jangan maju lagi.
Bagus.
Apa yang mereka lakukan?
Setiap pagi mereka latihan pedang.
Semua penduduk memuji ilmu mereka.
Semua orang bilang Huang Shu pasti bukan tandingan mereka.
Selain latihan, apa lagi yang dilakukan?
Hei Ma dan Ge Dan temani mereka minum.
Minum.
Semangka yang besar dan manis tiba...
Semangka bagus, berapa? l Sekeping.
No comments yet. Be the first to leave one.