The first 200 lines.
Episode 12 - Find Yourself
Contohnya, kau dan T-Rex
mungkin tahu bahwa salah satu dari kalian menyukai orang lain.
Jadi, ada yang mundur selangkah
dan tetap berteman dahulu.
Atau mungkin kau suka orang lain,
tapi T-Rex tidak terlalu buruk.
Jadi, kau berteman dengannya.
Teman semacam ini
punya sebutan yang sama.
Cadangan.
Baik, kalian bukan seperti itu.
Tentu saja bukan!
Ada orang yang suka menggoda.
Tapi aku tidak tahan.
Menggoda adalah kebutuhan emosional juga.
Orang yang tidak bisa menoleransi godaan
akan melewatkan setengah kenikmatan cinta.
Karena itu Chang Huan orang yang malang.
Kenapa kau menyebut kutu buku itu?
Untuk apa aku menggodanya?
Kami musuh yang akrab.
Namun,
mungkin T-Rex bukan cadanganmu.
Tapi mungkin kau cadangannya T-Rex.
Jika dia tidak bisa mendapatkan pujaannya,
masih ada gadis polos di sebelahnya.
Nona.
Bisakah kau lebih optimis?
Ye Luming bukan tipe presiden yang sombong seperti bayanganmu.
Aku tahu.
Presiden sombong tidak akan hanya berteman dengan wanita.
Tidak apa-apa.
Aku akan menjadi penakluk hatinya.
KANTOR DIREKTUR EKSEKUTIF
Masuklah.
Sekarang pukul 19.30.
Yang lain sudah pulang. Apa kau butuh bantuan?
Tidak perlu.
Kau tidak bisa membantu.
Toko swalayan akan mengadakan obral ulang tahun dalam dua hari.
Aku harus mengisi kembali perlengkapan kantor.
Aku izin besok pagi untuk mengunjungi klinik Tiongkok.
Jika aku tidak kerja lembur, aku tak akan menyelesaikannya.
Lanjutkan kerjamu.
Aku akan memijatmu.
Kita di kantor!
Sudah pukul 19.30. Tidak ada orang di sini.
Yang lain sudah pulang.
Pundakmu sangat tegang. Santailah.
Apa kau punya sepupu perempuan?
Tidak. Kenapa?
Tidak ada.
Tampaknya kau sangat tahu cara menghibur wanita.
Tanya saja langsung jika kau mau bertanya tentang mantan pacarku.
Jangan sembunyi-sembunyi.
Aku lebih suka kejujuran.
Aku hanya melakukan ini pada ibuku.
Di situ yang pegal.
- Di sini? - Ya.
Rasanya nyeri.
He Fanxing.
Yang benar saja. Aku harus bilang apa padamu?
Pak Li.
- Kami... - Berapa kali kubilang?
Jangan kerja lembur!
Kau bilang kau kurang sehat pagi ini dan butuh dipijat.
Tapi kau kerja lembur!
Kau menyulitkanku.
Aku tetap harus menyelesaikan tugasku.
Jangan diulang.
Yuan Song.
Kerjamu bagus saat di acara.
Kerja bagus.
Saat aku seusiamu,
aku masih bekerja sebagai tukang cat tembok.
Terima kasih, Pak Li.
Sebelumnya,
aku menyuruhnya jangan terlalu galak.
Dia bilang kau adalah mahasiswa adiknya.
Dia harus galak.
Kukira kau akan takut padanya.
Tapi tampaknya sekarang baik-baik saja.
Kau membantunya setelah bekerja.
Ini tugasku.
Ya, dia sangat bertanggung jawab.
Dia bilang
dahulu saat masih di rumah,
dia suka memijat ibunya.
Tadi dia memijatku.
Aku merasa lebih baik.
Kau beruntung, Fanxing.
Kau mendapatkan seorang putra.
Baiklah.
Segera pulang jika sudah selesai.
Aku akan pulang.
Tapi ingat,
kesehatanmu yang terpenting.
Mengerti?
- Sampai jumpa. - Dah, Pak Li.
Dah.
Apa kau terganggu
oleh ucapannya?
Dia bilang apa?
Apa aku harus terganggu?
Astaga.
Ayo kita selesaikan ini dan pulang cepat.
Nietzsche pernah bilang.
"Berani, lega dada,
menghina, kasar. Maka, kebijaksanaan menginginkan kita.
Dia adalah wanita dan hanya mencintai kesatria."
Artinya adalah
wanita sama dengan kebijaksanaan.
Orang yang berani menyelingkuhi kebijaksanaan
pasti sangat bodoh.
Dongya.
Itu hanya rumor.
Mantan pacarku bisa dihitung dengan satu tangan.
Berhenti berteriak, Ibu!
Aku harus menutup telepon, Sayang.
Aku harus membaca Injil untuk ibuku.
Ya.
Dia beragama Kristen.
Dah.
Hei.
Dongya-mu sangat cerewet.
Kalian bicara berjam-jam tiap malam.
Aku akan putus.
Aku tahu.
Tiap kali kau menyebut Nietzsche
dan filosofi tentang gadis,
aku tahu hubunganmu hampir selesai.
Wanita.
Kebijaksanaan adalah namamu.
Menerapkan kebijaksanaan dalam cinta hanya sia-sia.
Kau salah.
Hubungan membutuhkan kebijaksanaan besar.
Kau mungkin terlihat bodoh, tapi bijaklah.
Kau tahu apa yang perlu diminta.
Setelah itu kau bisa mengelolanya dengan mudah.
Tidak.
Hanya pria yang butuh itu.
Wanita hebat dalam memikirkan masa depan.
Apa kau sudah mulai memikirkan masa depan?
Kau tidak lihat kencan butaku di mal?
Bagaimana jika itu kebetulan?
- Bagaimana jika dia temanku? - Aku percaya!
Tanya saja apa pun yang kau mau di masa depan.
Kita bersaudara.
Kita tidak perlu menggunakan siasat dan trik.
Bukankah kau baru memakai krim tangan?
Itu untuk mengelupas kulit.
Ini untuk melembapkan.
Masker tangan.
Apa kau tahu?
Saat wanita berusia 30-an,
kulit mereka menurun
dan pipi merona mereka menghilang.
Tangan wanita sama pentingnya dengan wajah mereka.
Aku harus melindungi mereka.
Atau aku akan dikira seorang ibu!
Apa ada yang membuatmu marah lagi?
Canyang.
Bagaimana penampilanku?
Tidak buruk jika kau menahan perutmu.
Perutku terlihat?
Pegawai kantoran mana yang perutnya tidak besar?
Tidak mungkin. Aku harus diet.
Daging rebusku sudah datang.
Makananmu tiba.
Ya, terima kasih.
Ceker ayam.
Aku akan ambil bir. Minggir!
Bukankah kau bilang kau sedang diet?
Beratku tidak akan naik banyak
saat aku sedang datang bulan.
Nanti, aku akan minum teh untuk menghilangkan minyaknya.
Kau minum bir dingin saat datang bulan?
Aku akan menghangatkannya di mulut sebelum menelannya.
Kau luar biasa.
Ya. Aku akan segera ke sana.
Kau sudah di bawah.
Aku akan memakai sepatuku dan turun.
Ayah, Ibu. Temanku di sini. Aku akan ke klinik.
Temanmu yang berkenalan dari kencan buta?
Ya. Aku berangkat!
Hati-hati di jalan.
Kau selalu makan.
Cepat!
Apa yang kau lakukan?
Ayo kita lihat.
Qingfeng.
Mobil apa yang dikemudikan pria ini?
Kita terlalu jauh. Aku tidak bisa lihat.
Bagus jika kita punya teropong.
Dia keluar!
Dia tidak gemuk ataupun kurus.
Dia terlihat lumayan.
Dari penampilan kepalanya,
kau bisa menilai tubuhnya?
No comments yet. Be the first to leave one.