The first 200 lines.
"Dengan banyaknya tamu, kami telah membuat"
"Kamus trivia rumah atap"
"Kompilasi kuis mengejutkan"
"Yang ramai dibahas di internet"
"Sesaat lagi"
"Kuis Mengejutkan Paling Dicari Peringkat 8"
Bong Joon Ho mendapat Palme d'Or Festival Film Cannes
untuk kali pertama dalam 100 tahun sejarah perfilman Korea.
Aku pernah membacanya.
"Parasite" karya Bong Joon Ho.
"Bong Joon Ho memenangi Palme d'Or"
Dia paling sering mengatakan "Cut"
saat di lokasi syuting.
Begitu rupanya. - Benar.
Lantas apa kata kedua yang paling sering diucapkannya?
Mudah sekali.
Ini terlalu mudah. - Kenapa semudah ini?
Bagiku juga mudah. Ini mudah.
Di film... - Kamu berteman dengan Bong Joo Ho?
Aku menyukai dia.
Kita tidak harus menulisnya. - Benar.
Benar. Tidak perlu. - Perlihatkanlah.
Karena "Cut" paling sering... - Ya.
"Bagus"?
"Bagaimana kamu bisa tahu?"
Itu jawabannya? - "Cut" juga berarti "Bagus".
"Cut" dan "Bagus". - "Cut", lalu "Bagus"?
Ya. - Bagus.
Ini pertanyaan pertama. - Mungkin juga.
Ini soal pertama. - Sederhana sekali.
Kyung Suk, silakan.
"Bagus".
Benarkah?
"Salah" berarti tidak masuk akal, bukan?
Berarti tidak masuk akal sama sekali.
"Mengatupkan bibirnya"
Aku tahu.
Aku menonton wawancara terbarunya dan dia sering sekali
menyebutkan Song Kang Ho. - Ya.
"Menyimak"
"Kang Ho!"
Tiba-tiba?
"Astaga, Kang Ho!"
Dia sering katakan "Kang Ho"? - Ya, Kang Ho!
Baiklah. Aku tahu.
Dia tahu jawabannya. - Apa?
"Ulangi sekali lagi."
"Ulangi sekali lagi"? - Ya.
"Bagus, tapi ulangi sekali lagi."
Mungkin saja. - Ini benar-benar kali terakhir.
"Salah"
"Jawaban ini juga salah"
Aku juga pernah mendengar cerita ini.
Kudengar dia sering meminta orang memonitor.
Dia meminta aktor memonitor.
"Menurutku bagus, tapi menurutmu bagaimana?"
"Monitor"? - Benarkah?
"Kita monitor bersama."
"Salah"
Mungkin urusan pribadi?
Tidak mungkin. - Dia
bertubuh besar. - Dia besar.
Kapan pun menyelesaikan sesuatu, dia pasti lapar.
"Kita lanjutkan setelah makan." - "Aku lapar."
"Ini jawabannya!"
Benar. - Salah?
Pasti yang mirip seperti itu.
"Makan dahulu sebelum kerja." - Ya. "Makan dahulu sebelum kerja."
"Salah"
Bukannya ada truk makanan? - Ya.
"Makanan..."
"Kapan truk makanan datang?" - Ya. "Kapan truk makanan datang?"
"Menurutmu itu jawabannya?"
"Reaksi apa ini?"
"Mengerjapkan mata"
Serius?
Benar.
Truk makanan? - Benar.
"Bagus!"
Truk makanan. - Luar biasa.
Tebakan bagus untuk soal pertama.
Bagus, bukan? - Berkat semua petunjuk tadi.
"Kyung Hoon luar biasa"
Sepertinya dia akan makan banyak.
Jawaban tepatnya adalah "Pukul berapa kita makan?"
"Pukul berapa kita makan?"
Dia paling sering mengatakan "Jam berapa kita makan" setelah "Cut"?
Makan siang?
Dia seperti kita.
Ya. - Bagus.
Di dunia perfilman yang terkenal
dengan lingkungan kerjanya yang tidak baik,
Bong Joon Ho terkenal membuat film sembari mengikuti
aturan legal jam kerja 52 jam sepekan.
Biaya produksi "Parasite"
meningkat hingga 13,5 juta dolar
karena dia terus menepati
UU Standar Ketenagakerjaan dan UU Upah Minimum.
Dia menepati jam makan
seperti jam kerja.
Biar bagaimana pun mereka mencari nafkah.
Semua hal di dunia Bong Joon Ho diperhitungkan
dan dibangun dengan rumit.
Kurasa karena itulah aktor bisa mendekatinya dengan nyaman.
Hal yang terumit adalah
dia selalu menepati jam makan.
Karena itulah mereka mengatakan mereka bekerja dengan senang.
Berita ini ramai dibicarakan.
Soal yang sangat bermakna. - Ya, sangat bermakna.
"Kuis Mengejutkan Paling Dicari Peringkat 7"
Pada tahun 2012, untuk peringatan ke-30 tahun
"Dok Island Is Our Land",
banyak bagian lagu ini diperbaiki
untuk merefleksikan keadaan terkini Pulau Dok.
Benar. - Benarkah?
Berubah seperti apa? - Bait ketiganya berbunyi
"Cumi-cumi, bayi gurita, ikan kod, pollack, dan kura-kura".
Untuk menggambarkan sistem ekologi Pulau Dok, bait tadi diubah menjadi,
"Cumi-cumi, bayi gurita, ikan kod, kerang, dan teritip".
"Telur ikan salmon, telur burung air, ruang tunggu penyelam wanita"
mencerminkan nama warga pertama
dan kepala desa Pulau Dok saat ini.
Kalimat ini diubah menjadi, "Pendaftaran penduduk Choi Jung Duk,
kepala desa Kim Sung Do."
Lantas bagaimana perubahan
bait keduanya, "Nomor satu,
Do-dong, Nam-myeon, Ulleung-gun, Provinsi Gyeongsang Utara"?
Harusnya aku tahu. - Ini...
Aku tidak tahu daerah itu. - Alamatnya berubah?
Alamatnya berubah.
Ya, harusnya aku mengetahuinya.
Aku tidak tahu alamatnya. - Begini.
semua alamat kita berubah menjadi sesuatu-gil, bukan?
Sesuatu-ro.
Sesuatu-ro. - Semua nama jalanan berubah.
Alamat itu pasti berubah menjadi nama jalanan.
Kita perlu kesempatan memakai ponsel.
Sulit sekali. - Kita harus menanyai...
Kepala desa itu? - Jeong Gwang Tae?
Jeong Gwang Tae. - Ya.
Apa? - Jeong Gwang Tae.
Dia menyanyikan "Kimchi Song" dan lainnya.
Benar. - Tentu saja.
Jeong Gwang Tae. - "Harus bagaimana tanpa kimhci"
Dia juga menyanyikan lagu itu?
Kamu akrab dengannya? - Aku tidak tahu nomor ponselnya.
Benarkah? - Nomor ponsel Jeong Gwang Tae.
Yang terkait dengan Pulau Dok... - Sulit.
Bagaimana dengan Profesor Seo Kyoung Duk?
Hyung Don!
Harusnya katakan dari tadi. - Kyoung Duk pasti mengetahuinya.
Kamu akrab dengannya?
Aku kenal baik. - Hubungi dia.
Kita hubungi Seo Kyoung Duk. - Baik.
Bagus. - Ayo.
Profesor Kyoung Duk teman Eun I.
Kalian sepantaran? - Tidak, dia lebih muda dariku.
Benarkah?
Dia lebih muda darimu? - Ya.
Dia lebih muda darimu. - Profesor itu lebih muda dariku.
Benar. Karena itulah waktu itu aku terkejut.
Profesor Seo Kyoung Duk datang, Eun I katakan, "Hei, Kyoung Duk."
Kupikir, "Apa-apaan dia?"
Karena dia lebih muda darimu.
Dia lebih muda dariku. - Dia sangat sopan saat mengatakan,
"Eun I, halo." - Dia memanggilku
dengan formal. - Hubungan yang baik.
Ya. Itu hubungan yang baik? - Ya.
Kita beruntung.
"Dia menghubunginya"
Lagu "Piano Man".
Astaga. Eun I!
"Dia sangat sopan"
Astaga. Eun I!
"Eun I puas"
Halo? - Sudah kubilang, dia sopan.
Profesor Seo Kyoung Duk.
Sekarang aku sedang rekaman Problem Child in House.
Sapa dahulu teman-temanku.
Halo.
Kamu satu-satunya kesempatan kami. - Halo, senang mendengar kalian.
Kamu pernah pergi ke Pulau Dok, bukan?
Tentu saja, aku sering ke Pulau Dok.
Kapan kali terakhir kamu ke sana?
Sekitar setahun lalu. - Setahun lalu?
Saat itu alamat di sana sudah berubah.
Ya. - Alamatnya sudah berubah.
Kalau begitu, kamu tahu lagu "Dok Island Is Our Land"?
Ya. - Liriknya diubah.
Kamu mengetahuinya?
Aku memang dengar liriknya berubah.
Begitu? - Ya.
Dia pernah mendengarnya. - Benar.
Alamat "Nomor satu, Do-dong,
Nam-myeon, Ulleung-gun, Provinsi Gyeongsang Utara"...
Kamu ahli Pulau Dok.
Profesor Seo Kyoung Duk. - Ya.
Kami... - Kami tidak pakai kata "ahli"
untuk menyebut sembarang orang. - Tentu saja.
Kami berharap banyak padamu. - Tentu saja.
No comments yet. Be the first to leave one.