The first 200 lines.
Program ini memerlukan dampingan orang tua karena mengandung topik, risiko peniruan,
yang tidak pantas untuk ditonton oleh anak-anak di bawah usia 15 tahun
Program ini mengandung iklan secara tidak langsung dan virtual
Karakter, tempat, institusi, peristiwa, organisasi, dan latar belakang
dalam drama ini hanyalah fiksi dan tidak terkait dengan dunia nyata.
Apa yang sedang kau lakukan!
- Cepat serahkan ponselnya. - Ponsel apa?
Ponsel Yoon Tae-Kyung yang kau ambil dari kantornya.
Apa maksudmu!
- Sakit. - Cepat berikan ponsel Yoon Tae-Kyung!
Ponsel yang berisi catatan kriminalmu?
Benar, aku yang membawanya.
Kau sudah gila rupanya.
Itu adalah bukti. Tidak ada alasan untukku memberikannya kepadamu.
Kau pikir aku sedang bermain-main denganmu?
Aku tidak takut dengan orang sepertimu.
Dengar, aku tidak ada niatan untuk membalik keadaan ini.
Tapi jika kau terus mengusikku aku tidak akan tinggal diam.
Kau dengar itu?
Apa?
Sedang apa kalian di sini?
Apa yang kau lakukan! Lepaskan tidak!
Kau tidak mau melepasnya?
Kau dulu yang menelepaskannya!
Apa yang kalian lakukan?
- Ini di kantor. - Ketua Tim Audit?
Lantas mengapa? Aku bahkan bukan bawahannmu.
Aku juga bukan pegawai perusahaan ini.
Aku tidak pantas diperlakukan seperti ini olehmu!
Begitu?
Ayo kita lihat apakah aku bisa memecatmu atau tidak!
Coba saja!
Aku akan mengungkapkan semuanya di internet atau petisi publik!
Aku juga akan mengungkapkan namamu!
Aku tidak melakukan apapun.
Dimulai dari Ketua, silakan lepas cengkeramanmu terlebih dahulu.
Cepatlah!
Sekarang kau juga.
Tidak.
Silakan Bu Petugas Kebersihan juga melepasnya.
Ya ampun.
Kau pasti sudah gila.
Maaf, saya yang akan menggantikan permintaan maaf darinya.
Tidak perlu meminta maaf pada wanita seperti ini!
Aku benar-benar meminta maaf.
Dan sekali lagi, aku tidak ada hubungannya dengan kejadian ini.
Geum Jan-Di, apa kau gila?
Dengar Park Sung-Kyu.
Ini adalah kantor. Apa kau lupa?
Baik, baik, Ketua Tim Audit.
Aku yang sudah menyelamu tadi.
Karena cinta yang telalu besar dari teman seangkatan,
terungkap bahwa identitas perusahaan saham yang bersikap arogan akan muncul,
dalam petisi publik di papan buletin Gedung Biru karenamu.
Ini memang salahku.
Lagi pula mengapa kau ikut campur ini adalah masalah kami berdua.
Kau tidak dengar apa yang dia katakan?
Tindakan aroganmu tadi bisa membuat kita dalam masalah.
Tindakan arogan apa maksudmu.
Kau tidak tahu dunia ini seperti apa?
Maka dari itu, dunia macam apa sekarang yang membuatmu mencengkeram lehernya?
Mereka adalah orang-orang yang tak kenal takut.
Tidak akan kehilangan apa pun. Tidak pula melindungi apa pun.
Sudahlah! Kau berisik!
Walau tidak kehilangan apapun,
tetapi aku memiliki sesuatu untuk dilindungi.
An In-Kyung.
Bisa kita bicara sebentar, An In-Kyung?
Ada ponsel yang menghilang.
Semua bukti yang sudah terkumpul selama dua tahun ada di dalamnya.
Apa...
Kau mengetahui sesuatu?
Tidak, aku tidak mengetahui apapun.
Begitu?
Mengapa di mataku kau terlihat seperti mengetahui sesuatu?
- Pembohong. - Aku benar-benar tidak tahu.
Jika kebohongan itu terungkap apa yang akan kau lakukan?
Dipenjara lima tahun karena menghalangi penyelidikan dan menyembunyikan bukti?
Tentu saja,
kau akan kehilangan pekerjaan,
dan akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan lagi.
Sepertinya tidak ada pilihan lain selain melapor ke polisi.
Tunggu sebentar!
Ini berarti kau mengetahui di mana ponsel itu berada.
Aku juga tidak tahu itu di mana ponselnya.
Begitu?
Kami akan menghubungkan anda dengan 112.
Tunggu sebentar!
Halo, dengan petugas 112 di sini.
Aku menemukannya di kantor saat bersih-bersih.
Aku tidak tahu kalau itu penting.
Aku akan mengembalikannya, tetapi pintu kantor terkunci jadi...
Ini cerita yang sesungguhnya!
Sekarang karena kau sudah mengetahuinya, kau harus mengembalikannya, bukan?
- Sebenarnya aku tidak memilikinya. - Aku tahu.
Eo Yong-Mi yang membawanya.
Bagaimana aku tahu?
Aku bahkan menemukan bahwa informasi perusahaan tingkat lanjut,
bocor selama penyelidikan internal.
Tidak ada yang perlu ditangisi,
dan jika ini diketahui di luar,
perusahaan akan mengalami kerugian.
Aku berusaha menyelesaikan ini sendiri.
Dalam rencana itu ada ponsel itu.
Pertama-tama aku akan bicara pada Kak Yong-Mi.
- Itu merepotkan. - Mengapa?
Yang menyebabkan ini,
An In-Kyung, bukan?
bukan Eo Yong-Mi.
Kakak itu adalah orang yang sangat baik.
Aku tahu.
Jadi tolong bantu kami untuk menyelesaikan masalah ini.
Karena penyelidikan ini adalah masalah yang sangat rahasia,
jangan beritahu siapa pun, termasuk Eo Yong-Mi, mengerti?
In-Kyung!
- Ya? - Aku tidak melihatmu, kau pergi ke mana?
Itu tempat sampah...
Benar! aku baru saja membuang isi tempat sampah.
Kenapa kau begitu aneh, ada apa?
Apa yang terjadi?
Apa maksudmu dengan apa yang terjadi? Kau aneh, Yong-Mi.
Ada apa lagi dengannya?
Tidak ada orang lain selain In-Kyung tempatku membicarakan rekening pinjaman.
Halo?
Apa kabar?
Ya, baik.
Aku menerima abalon sebagai hadiah, tetapi jumlahnya agak banyak,
jadi aku harus membaginya dengan orang lain.
Bisakah kau memberiku alamatmu?
Alamat rumahku...
Ah, tidak usah.
Kau tidak suka abalon?
Apa ada orang yang tidak menyukai abalon?
Apakah kita tidak dekat untuk sekedar memberikan alamat?
Tidak, hanya...
Baiklah, mari kita bertemu dan kau bisa ambil...
Tidak, sebaiknya jangan begitu.
Ayo bertemu untuk makan malam.
Aku akan mengundangmu ke rumahku.
Ke rumahmu?
Baiklah.
Apa aku harus bilang aku menyerah saja?
Tapi aku sudah sampai di tahap mendapat 100 juta.
Duduklah.
Apa sulit mencari alamatku?
Dibanding itu karena tidak tahu kesukaanmu jadi aku datang dengan tangan kosong.
Jika tanganmu berat untuk undangan ringanku,
hatiku pun menjadi berat.
Silakan duduk.
- Tentang penjualan singkat... - Hari ini kita hanya akan makan malam.
Aku juga berterima kasih atas pekerjaan nenekku.
Karena makanannya belum siap,
kau dapat menikmati minumannya sambil aku menyelesaikannya.
Ya.
Haruskah aku membantunya?
Apa tidak ada yang bisa aku bantu?
Kau bisa memakannya dengan nikmat nanti.
- Kau tidak bawa mobil, 'kan? - Ya.
Moju tidak apa-apa, 'kan?
Ya, tentu saja.
Silakan ke ruang tamu.
Jika aku berusaha keras ini akan bisa dimakan dalam satu jam.
- Apa kau pandai bermain piano? - Tidak, tidak sama sekali.
Kau bisa memainkan piano?
Aku hanya bisa memainkan "The Sound Of Silence" oleh Simon dan Garfunkel.
- Bisakah aku menantikannya? - Tidak sebagus itu sebenarnya.
Ini luar biasa.
Apa ini tidak apa?
Ya.
Alangkah baiknya jika teringat pada kenangan masa kecil.
Terima kasih.
Apakah kau pernah mengatakan kau sudah menikah?
Aku tidak pernah melakukan percakapan pribadi seperti itu,
tetapi ya, aku pernah melakukannya.
Berarti itu ada di masa lalu.
Aku sedang membesarkan dua anakku.
Anak laki-laki? Atau perempuan?
Perempuan. Dua anak perempuan.
Aku juga sudah pernah melakukannya.
Tetapi tidak memiliki anak.
Astaga, aku terlihat menyedihkan.
Bisa jadi tidak memiliki anak adalah hal yang menguntungkan.
Apa itu menguntungkan?
Jalan untuk menjadi orang tua yang baik itu panjang dan sulit.
Orang tua yang baik...
Apakah kau harus menjadi orang tua yang baik?
Jika memungkinkan.
Apakah tidak sopan jika bertanya mengapa kau memulai bisnis ini?
Pastinya karena uang.
Bukankah begitu?
Ya, karena aku harus membesarkan anak-anakku.
Aku hanya,
ingin menghasilkan banyak uang, bukan untuk siapa pun atau apa pun.
Uang itu sendiri adalah tujuannya.
Kau tidak mencoba menghasilkan uang karena kau membutuhkannya?
- Lalu mengapa? - Ini semacam koleksi.
Agak sulit dimengerti.
Pemahaman ini,
hanya mungkin ada,
pada tingkat yang sempurna seperti saat ketika jungkat-jungkit,
No comments yet. Be the first to leave one.