The first 200 lines.
Pesta Semua Orang Kudus 1 November 2006
14 Bulan Setelahnya
- Robert! - Aku harus latihan, Bu.
Mainkan di jalanan sebentar. Suaranya mengganggu Ibu!
- Ibu tidak mau menyuruhmu lagi! - Baiklah.
Rasa es limunnya tetap sama. Lebih baik.
- Syukurlah. - Aku lihat foto toko ini di koran.
Antreannya sampai mengelilingi blok.
- Semuanya merindukan toko ini. - Kami senang bisa kembali.
Ini ide bagus, Sof.
Andai saja Ayah ada di sini.
Kita akan membawa perahu ke pulau mimpi
Menuruni sungai ke New Orleans
Band itu sudah ada di sana untuk bertemu kita
Teman-teman ada di sana untuk menyapa kita
Tempat cahaya dan gelap bertemu
Surga di Bumi Mereka menyebutnya Basin Street
Basin Street
Dasar peniru!
Basin Street Itulah nama jalannya
Angkat menu ini untuk meja tiga!
Kami sedang membakar dua kerang!
Satu ravioli. Satu burung dara dan bebek.
Berikutnya, tiga salad, Dua tartar tuna.
Dua ikan kod, satu ikan kakap merah.
Baiklah, hati-hati! Ada dua pesanan Cote masuk!
Hei, Nak!
- Aku? - Ya, kau.
Ambilkan lobster.
- Tak mungkin. Dia pasti bercanda. - Dia serius.
Hal terbaiknya adalah kita tidak punya lobster.
Dia akan menyuruhnya ke pecinan untuk membelinya.
Beli 12 lobster 600 gram. Bawakan bonnya. Pastikan segar.
- Aku mau lobster yang segar. - Baik.
- Antreannya dimundurkan? - Perubahan menu.
Kita akan memasak lobster kukus lemon dengan coulis jagung bakar...
Dan sisanya ditentukan nanti.
- Entremetier, cepat bakar jagung! - Baik, Chef!
Dia menyuruh kita membuatnya. Rasanya aku mau menangis.
Hidangan cicipnya apa?
Kita ada...
Ada kerang, salem, dan kod. Dan kini dia mau sisipkan lobster?
Kenapa dia tidak sekalian memasukkan nanas ke bokongku?
Dia menyuruh Saucier untuk menyiapkannya.
Chef sudah memerhatikan semalaman. Kau lihat tatapannya?
Ya, aku melihatnya di mimpi burukku.
Karena itu aku berusaha tidak melihat dia secara langsung.
Karena tatapannya sangat tajam.
Begitulah caranya memengaruhi dan masuk ke pikiranmu.
Dia merangkak ke otakmu dan buang air di sana.
Lalu dia berhasil memengaruhimu.
- Jadi, hindari tatapan matanya. - Benar.
Saucier!
Ada apa, Chef?
Buat hidangan lobsternya. Siapkan tempatmu.
Baik, Chef. Aku datang.
Di belakang.
Aku pernah memiliki bayangan
Seperti kisah cinta zaman dahulu
Aku ingin berbisik di telingamu
Menatap cahaya di matamu
Cahaya di matamu
Kalian benar! Annie Tee sang violis!
- Kami sangat menyukaimu, Annie! - Tentu saja.
Kampung halamanku biasa merayakan Pesta Semua Orang Kudus.
- Connecticut juga merayakannya? - Tidak!
Bagaimana dengan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman? Tak tahu?
Itu hari yang penting di New Orleans.
Jadi, kami akan menyanyikan lagu berikut ini untuk kalian.
Terpahat di atas batu Nama yang akan aku ingat
Ya, Sayang!
Kulit dan tulang juga hati yang sangat lembut
Ini Sofia B, dari New Orleans.
Mungkin kalian sudah lupakan kami, tapi kami masih di sini.
Bisa kita bicara soal pemulihan? Itu menyebalkan!
14 bulan berlalu, seharusnya situasi di sini semakin membaik.
Seharusnya semua semakin mudah.
Seharusnya semua sudah diperbaiki. Kalian mengerti maksudku?
Tapi tidak begitu. Setiap hari semua semakin sulit.
Setidaknya, masih ada ratusan rumah kosong di New Orleans.
Masih ada 100.000 keluarga yang tidak bisa pulang.
Semua orang kecanduan obat penghilang sakit dan alkohol!
85 persen warga di sini memakai narkoba untuk mengatasi masalah.
Kami butuh senapan AK-47 untuk keluar saat malam hari.
Garda Nasional berpatroli di jalanan.
Kami seperti berada di Fallujah.
Kau tahu...
Berikan aku 50 dolar, Berengsek.
Tadi lagu dari Tenth Ward Buck, dengan musik abadinya...
"Drop and Gimme Fifty."
Kini saatnya kalender konser OZ. Aku akan segera kembali.
- Davis. - Darnell. Kukira kau sudah pergi.
Aku dengar pertunjukanmu dan kembali. Kombinasikan lagunya!
- Ya. - Aku serius.
Aku juga serius. Lihat saja wajahku.
"Gin In My System".
Kukira itu soda! Jangan tumpahkan di papan kendali! Kau harus ganti!
Ancaman kosong. Lalu kau akan menahanku di sini selama 20 tahun.
Ada lagu "Gin In My System" dalam deretan laguku.
Lagu Big Freedia. Musik yang bersemangat untuk variasi lagu.
Bukan itu yang kumaksud. Kelompok musik tiup, funk...
Jaz tradisional, rock 'n roll, apa saja.
Aku mengerti. Bagaimana jika Piedmont blues dari Bumble Bee Slim?
Lagu tidur untuk menidurkan para pendengar kita.
Aku tidak keberatan kau memainkan lagu yang bersemangat.
Tapi sesekali saja, jangan terus menerus.
Kombinasikan lagunya, Davis.
Pergilah keluar rumah dan tonton konser musik lokal.
Jangan lupa bawa senjata.
Lagu ini untuk seseorang yang sedang kupikirkan saat ini.
Teruskan dan berkendaralah yang menyenangkan
Lalu pikirkan aku
Saat kau mencapai tujuanmu
Berpegang teguh
Pada hal-hal yang selalu kau ajarkan kepada kami
- Itu acara kulit putih. - Begitu?
Memakai kostum? Ya, di Belanda juga merayakan Halloween, bukan?
- Tidak. - Mereka tidak merayakannya? Sial.
Tapi mereka ada perayaan Mardi Gras.
- Itu perayaan umat Katolik. - Kalian bukan penganut Katolik?
Tidak banyak. Tapi kami punya perayaan Hari Ratu.
- Semua orang memakai warna jingga. - Bagiku itu seperti Halloween.
Lima korban. Kami harap 4 korban luka itu segera pulih.
Maaf mengecewakanmu. 5 korban jiwa memang berita yang lebih menarik.
Ini tidak dipublikasikan, 'kan?
Jika kau ingin pernyataan resmi, hubungi Kantor Informasi Umum saja.
Petunjuk?
Tidak ada petunjuk.
Satu atau dua, kami masih mencari tahu.
Semua memburuk di musim semi lalu dan musim panas ini.
Aku yakin itu berdampak pada pariwisata.
Kejadian itu tidak ada kaitannya dengan badai Katrina.
Pelakunya seorang tentara veteran dari Irak.
Dengar. Aku sudah baca pesannya dan mendatangi TKP itu.
Kejadian seperti itu bisa terjadi di mana saja.
Kompor dan kulkasnya. Tapi dia tidak memakan wanita itu.
Tidak seperti pria di East Village bertahun-tahun lalu itu.
Cari tahu saja. Kau akan singgung hal itu di artikelmu?
Sama-sama.
Astaga. New York Times. Sepertinya mereka hidup...
Untuk berita aneh terbaru di New Orleans.
Mereka suka berita Zack dan Addie. Dapat info apa?
2 orang bodoh masuk klub dan melihat orang bodoh lain...
- Pergi ke mobil dan ambil senjata. - Bawa penjahat ke sini.
Ponselku terus berdering.
Penembakan itu menarik banyak perhatian orang.
Perhatianku juga.
Ayo berangkat.
- Bagaimana bisnismu? - Sangat bagus.
- Benarkah? - Kami dapat banyak pekerjaan.
Bagus sekali.
Kurasa kita...
- Kita akan bertemu lagi nanti? - Mungkin.
- Semoga harimu menyenangkan. - Baiklah.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Silakan saja, kalian bisa mengatakannya.
Aku tidak berniat mengkritik. Aku tak suka menghakimi.
Benarkah? Memangnya kenapa?
Aku tidak tahu. Peraturan pertama, bukan?
- Jangan tiduri "lantai". - Dia bukan "lantai"-ku.
Dia bukan "restoran"-ku. Aku dapat "bungkusan" saat mau pulang.
- Tidak masalah, bukan? - Maaf sudah meragukanmu.
- Kau mau mengisap ganja? - Aku harus kerja.
Kurasa kau butuh otak untuk bekerja. Tetap waspada dan bertahan.
- Kalian bisa bekerja sambil teler? - Tidak juga.
Kami tidak ada kegiatan sampai pukul 14.00.
Aku tidak akan mau teler di dekat Brulard.
Pria itu bisa merasakan rasa takut. Itu yang kudengar.
Lalu dia akan menekanmu hanya untuk membuktikan dia bisa.
Dia menyukainya.
- Tapi dia koki hebat, bukan? - Sangat hebat.
Benar, bukan?
Stasiun Carroll St
- Kita tidak ada masalah, bukan? - Ya.
- Datanglah lagi. - Terima kasih.
Beri tahu temanmu.
- Apa-apaan itu? - Tenanglah, kami mengenalnya.
Tetap saja.
Kau butuh minuman keras?
Riley!
Kenalkan sepupuku, Nelson. Dia dari Dallas.
- Thad Riley. - Nelson Hidalgo.
- Kau kerabatnya? - Karena pernikahan.
Bahasa Spanyolmu buruk sekali, aku sama sekali tidak mengerti.
- Berapa lama kau di sini? - Kita lihat saja nanti.
- Selamat datang di New Orleans. - Sejauh ini, aku suka tempat ini.
Astaga, Albert.
Tandaku?
Kini kau mengerti kenapa ibumu tidak tahan untuk kembali.
Dahulu ibuku bisa mengatasi segalanya.
Lihat. Ibu pasti menaruh album ini di sini dan lupa membawanya.
Album foto ini sudah berkerut.
Itu tak terkena air.
Kondisinya masih bagus meski sudah lebih dari setahun ada di sini.
Kurasa ibumu melakukan hal yang tepat.
Setidaknya ibuku mendapatkan sesuatu.
Tapi sayang juga. Kalian tumbuh di rumah ini.
Untuk apa kita kembali ke sini? Kita tidak mampu perbaiki rumah ini.
Kurasa begitu. Kapan dia dapatkan uang itu?
46 minggu setelah kau mengurusnya. Mereka sebutkan jumlahnya.
No comments yet. Be the first to leave one.