The first 200 lines.
Sudah bertarung begitu lama,
tapi kekuatannya masih begitu besar.
Berbahaya!
Lu Heng sudah menyerap
100 kali lipat Kekuatan Diyu.
Kesadaranmu baru saja pulih.
Energi spiritual belum pulih.
Cepat lepaskan tanganmu!
Lu Heng!!!
Aku adalah Qin Tian.
Kita pernah bertarung bersama.
Di sini
kamu pernah berkata,
sesusah apapun, tetap akan berjuang bersama dengan kawan seperjuangan.
Apakah kamu sudah lupa?
Sesusah apa pun?
Benar.
Kita adalah saudara.
Kami pernah bersumpah bersama,
untuk setia mengabdi kepada Kaisar Langit.
Lu Heng!
Cepat sadarlah!
Saudara.
Lu Heng!
Jangan tertipu oleh mereka.
Jangan lupa
siapa yang memberimu
kekuatan yang begitu besar.
Qin Tian!
Cepat.
Mereka hampir tidak bisa bertahan lagi.
Kaisar Langit.
Akhirnya kita bertemu lagi.
Dewa iblis.
The Great Ruler
Episode 39
Kenapa pintu ini terbuka?
Apakah
Mu Chen dan yang lainnya sudah menang?
Kaisar Langit.
Serahkan nyawamu!
Celaka.
Lu Heng telah sepenuhnya dikendalikan oleh Dewa iblis.
Chen!
Mu Chen!
Anak muda.
Aku bisa merasakan
Menara Futu yang ada di dalam tubuhmu.
Kamu adalah putra Qing Yanjing kan?
Kaisar Langit.
Tariklah Pedang Kaisar Langit yang ada di sampingku.
Sekarang hanya kamu
yang dapat menghentikan Lu Heng.
Ibu.
Tunggulah aku.
Aku akan segera pergi menjemput Ibu.
Kaisar Langit.
Jangan terlalu cepat merasa senang.
Pada akhirnya dunia ini
tetap adalah milikku.
Mu Chen sudah menang.
Saudara.
Soal perlindungan terhadap Kaisar Langit,
harus merepotkan kalian.
Hari ini
aku bersalah terhadap kalian.
Jangan bicara lagi.
Energi spiritualmu terkikis.
Tidak bagus jika banyak bicara.
Aku obati lukamu.
Kamu akan pulih.
Jangan menyia-nyiakan
energi spiritualmu lagi.
Waktuku
sudah tidak banyak lagi.
Lu Heng.
Kaisar Langit.
Aku hanya mohon
pengampunan dari Anda.
Itu bukan salahmu.
Aku yang salah.
Kamu melindungi aku
selama 4.999 tahun.
Menghadapi berulang kali
kekalahan dalam bertempur.
Aku dapat membayangkan
betapa menderita dan sedihnya hati kamu.
Aku lah
yang meremehkan kejahatan lawan.
Aku lah yang melupakan
5.000 tahun yang lalu,
bagaimana Mo Hetian terkikis oleh hasrat
selangkah demi selangkah
demi mendapatkan kekuasaan.
Apakah kamu masih ingat
hari ketika aku memakaikan
topi baja di atas kepalamu?
Aku…
Mana mungkin aku melupakannya.
Itu adalah hari
paling cemerlang bagiku.
Kaisar Langit.
Aku…
Aku telah…
menghilangkan Peluit Istana Langit.
Qin Tian.
Kita tidak hanya merupakan kawan seperjuangan.
Tapi kita terlebih adalah
saudara sehidup semati.
Sudah 5.000 tahun.
Sejak awal kita sudah merupakan…
merupakan…
- Satu Keluarga - Lu Heng, Lu Heng.
Lu Heng!
Lu Heng!
Lu Heng!
Lu Heng!
Lu Heng!
Lu Heng!
Sadarlah!
Lu Heng!
Anak Qing Yanjing.
Iya.
Kemarilah.
Siapa namamu?
Jawab Kaisar Langit.
Namaku Mu Chen.
Sepertinya
tanpa disadari
semuanya sudah ditakdirkan.
Karena kamu sudah mengeluarkan Pedang Kaisar Langit,
maka kamu adalah pemilik
yang dipilih oleh Pedang Kaisar Langit.
Merupakan Dewa penakluk dunia
di masa depan.
Aku hanya ingin mengalahkan Dewa iblis
dan menyelamatkan ibuku,
agar keluarga kami dapat berkumpul kembali.
Merupakan berkah yang besar
jika dapat membebaskan manusia di dunia
dari pengaruh Dewa iblis.
Tapi aku tidak pernah berpikir
untuk menaklukkan dunia.
Semua hal besar di dunia
terbentuk dari hal kecil.
Orang suci tidak pernah serakah terhadap imbalan,
sehingga dapat melakukan hal yang besar.
Di dalam hatimu tidak ada hasrat yang besar,
hanya ada target kecil.
Ini mungkin adalah hal yang baik.
Mu Chen bodoh.
Harap Kaisar Langit katakan dengan jelas.
Kamu tidak perlu mengerti saat ini.
Kamu hanya cukup ingat
apa yang baru saja kamu katakan.
Selalu mengutamakan makhluk hidup di dunia.
Suatu hari nanti
kamu akan menggunakan energi cakrawala
untuk mencapai prestasi yang menguntungkan ribuan tahun,
membawa perdamaian abadi ke dunia.
Kaisar Langit.
Ini…
Aku sudah memberikan kekuatan seumur hidupku kepadamu.
Sekarang aku akan mewariskan
mantra dewa Pembentukan 3 kepribadian
kepada kamu.
Semoga kamu bisa menggabungkan semua kemampuanmu
dan menggunakannya untuk tujuan yang benar.
Mu Chen.
Misi untuk menyelamatkan makhluk hidup di dunia,
akan kuserahkan padamu.
Kaisar Langit.
Nak!
Di dunia ini,
ada orang hidup,
maka akan orang yang mati.
Siklus demi siklus,
terus silih berganti.
Inilah bagian yang
paling misterius dari dunia ini.
Jangan terlalu bersedih.
Ibumu,
Qing Yanjing
terkurung di tempat terdalam dari Istana Langit,
di dalam Formasi Naga Api.
Aku bisa merasakan
energi spiritualnya semakin lemah.
Kamu harus segera pergi ke sana.
Tidak banyak lagi
waktu yang tersisa
untuk pertemuan kalian.
Cepat pergilah.
Bagus sekali.
Sudah lama aku tidak melihat
cahaya matahari yang begitu cemerlang.
Dunia ini kuserahkan kepada kalian.
Kaisar Langit.
Kaisar Langit.
Aku memang adalah
bunga mandala yang ditanam oleh Kaisar Langit.
No comments yet. Be the first to leave one.