Love a Lifetime

Love a Lifetime (暮白首)

Download Indonesian Subtitle

Release info

一Love a Lifetime一EP19 Indo
一Love a Lifetime一EP20 Indo
A Commentary by skysoultan
iQiyi. Follow @skysoultan on Instagram.

Tags

other
Published on: 2020-06-26
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Love a Lifetime

Episode 19

Ayo, kita lihat ke depan!

Ayolah!

Belakangan ini di dunia persilatan mulai beredar

kabar jika Kota Longyin telah kehilangan kehebatannya.

Tidak sedikit aliran

yang sedang mencari tahu tentang gosip ini.

Para murid juga agak khawatir

Hanya saja...

jika hal ini diketahui oleh Kota Longyin bahwa

kabar ini disebarkan oleh kita

Serikat Salju,

apakah mereka akan mencari kita untuk balas dendam?

Jika aku telah berani menyebarkan kabar ini,

itu berarti telah mempersiapkan segalanya dengan baik.

Aku menyuruh kalian beberapa murid pergi mengurus sesuatu,

maka kalian hanya perlu melaksanakannya saja.

Apakah dengan menanyakan begitu banyak hal,

ada untungnya bagi kalian?

Baiklah!

Apakah... telah terjadi sesuatu dengan

Mutiara Chihua keluarga Rong?

Bagaimana Nona Liuli bisa mengetahui kabar ini?

Kamu ini apakah sudah bosan hidup?

Murid tidak berani.

Hanya saja...

belakangan ini Ketua Serikat tidak ada,

Serikat Salju lalu menyebarkan kabar

mengejutkan seperti ini.

Murid khawatir,

setelah Ketua Serikat kembali akan menyalahkan kami.

Disebabkan Murid seperti kalian ini yang

tidak berwawasan luas,

makanya hingga sekarang tidak mendapatkan posisi apa pun

di dalam dunia persilatan.

Benar, benar, benar!

Tentu saja Murid tidak berani dibanding

dengan Nona Liuli.

Hanya saja Xuanye dari Kota Longyin ini

sudah menunggu di depan pintu selama beberapa hari.

Dia dengan wajah masam berdiri di sana,

sungguh mengganggu kita dalam berdagang.

Xuanye?

Tidak mau bertemu!

Biarkan dia menunggu.

Baik!

Semenjak Nona Besar Rong pergi,

juga telah ikut membawa pergi hati Kepala Departemen kita.

Dengarkan aku,

ini bukanlah masalah besar.

Tidak peduli apa pun yang terjadi,

aku akan tetap menemanimu.

Hari itu kami telah sepakat

akan bergandengan tangan hidup bersama.

Hari ini dia pergi tanpa berpamitan,

pasti ada kesulitannya sendiri.

Karena kalian juga telah berjanji,

maka aku sebagai saudara

pasti akan dengan tulus mendoakan kalian.

Hanya saja,

aku tidak habis pikir.

Mengapa kamu bisa menyukai

seorang wanita yang jahat seperti dia?

Tentu saja

atas dasar cinta,

maka tidak ada logika yang masuk akal.

Bukankah begitu?

Aku melihat beberapa hari ini,

hubungan kamu dan Nona Rong bagaikan lem,

sangat baik sekali.

Lalu buat apa kemari mengatakan hal-hal seperti ini?

Apakah terjadi sesuatu dengan hubungan kalian?

Apakah kamu ini orang yang

tidak tahan melihat orang lain senang,

tidak tahan melihat orang lain saling mencintai,

tidak tahan melihat orang lain bahagia?

Kata-katamu ini

sungguh cemburu.

Sudah berusia berapa,

masih begitu kekanak-kanakan.

Sampai harus berdebat siapa yang lebih hebat saat berkata-kata.

Aku masih kekanakan?

Mengatakan aku kekanakan.

Di antara kita berdua siapa sebenarnya yang kekanakan!

Dasar!

Kekanakan!

Tertawalah!

Kenapa memasang wajah masam?

Tertawa sekali.

Pendekar!

Pendekar, kamu tidak boleh masuk!

Pendekar!

Pendekar, kamu tidak boleh masuk!

Kamu tidak boleh masuk!

Bagaimana kamu bisa masuk?

Nona Liuli,

kami berdua sungguh tidak dapat menahan dia.

Sungguh berani.

Bahkan bertindak sebuas ini di Serikat Salju?

Berat sekali.

Ini adalah uang muka.

Setelah urusannya selesai

akan ditambah 10 kali lipat.

Ini akan membuat kaya.

Peraturan Serikat Salju

adalah tidak akan berbisnis dengan pelanggan yang sama

untuk kedua kalinya.

Lagi pula

sebelumnya kalian Kota Longyin yang melanggar janji terlebih dahulu.

Uang perak dari kalian,

tidak akan diterima lagi oleh kami Serikat Salju.

Berapa lama kamu ingin tinggal di Serikat Salju,

itu adalah urusanmu.

Hanya saja bisnis ini

tidak bisa kita lakukan lagi.

Kalian

bantu aku layani dengan baik pelanggan ini!

Baik!

Pendekar,

sebaiknya kita keluar saja!

Pendekar,

Silakan!

Dengan susah payah baru menemukan sebuah

tempat yang cocok untuk tumbuh,

kalian harus tumbuh dengan cepat.

Dengar tidak?

Kalian sama dengan aku,

sama-sama dari Kota Longyin datang ke sini.

Awalnya aku juga tidak cocok,

tidak selera makan, tidur tidak nyenyak.

Namun perlahan-lahan,

aku telah menyesuaikan diri.

Jadi,

kalian juga harus perlahan-lahan menghadapi hidup seperti ini.

Setelah itu,

tumbuhlah dengan cepat dan baik.

Harus tumbuh lebih kuat dari sebelumnya.

Dengar tidak?

Harus patuh.

Kamu sedang berbicara dengan dia?

Kenapa?

Tidak boleh, kah?

Boleh.

Tentu saja boleh.

Hanya saja setelah tumbuh sebesar ini,

belum pernah mendengar ada orang yang

berbicara dengan tanaman yang dia tanam sendiri.

Coba pikir mereka bukan orang,

juga bukan anjing atau kucing kecil.

Bagaimana mungkin mengerti apa yang kamu katakan?

Kecilkan suaramu!

Jangan biarkan mereka mendengarnya!

Segala makhluk itu memiliki jiwa.

Bagaimana kamu tahu jika mereka tidak mengerti?

Lagi pula,

ini adalah resep rahasiaku.

Asalkan kamu setiap hari berbicara dengan mereka,

merawat mereka seperti keluarga sendiri,

pasti akan tumbuh dengan cepat dan baik.

Apa yang kamu lihat?

Apakah di wajahku ada sesuatu?

Tidak ada apa pun.

Aku merasa,

kamu juga tumbuh dengan sangat baik.

Coba lihat belakangan ini

suasana hatimu cukup bagus.

Makanan di paviliun juga diperbaiki.

Wajah ini

juga terlihat lebih bulat.

Benar, kah?

Aku sungguh menjadi gemuk?

Dasar kamu Nalan Yue!

Membohongiku!

Sudah, sudah, sudah!

Berhenti, berhenti, berhenti!

Kali ini aku datang mencarimu

adalah untuk bertanya kepadamu

apakah sudah mempelajari

jurus tenaga dalam yang ada di dinding ini?

Tentu saja!

Jurus tenaga dalam ini

sangat cocok dengan tubuh orang berhawa dingin.

Di tambah lagi dengan arahan dari Nyonya,

Aku merasa akhir-akhir ini

perkembanganku sangat pesat.

Jika kamu sendiri telah memuji diri sendiri berkembang pesat,

mari bertanding dengan Kakek Guru-mu!

Biar Kakek Guru melihat perkembanganmu.

Cobalah!

Ilmu bela dirimu hanya begini saja?

Kelihatannya kelak murid kecil

masih harus lebih banyak berlatih.

Tenaga dalammu

sudah berbeda dengan sebelumnya.

Ada, kah?

Ibu,

sebenarnya apa yang terjadi?

Jalur utama di tubuhmu

karena dihalangi oleh hawa dingin,

Love a Lifetime subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Love a Lifetime

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left