The first 200 lines.
Love a Lifetime
Episode 19
Ayo, kita lihat ke depan!
Ayolah!
Belakangan ini di dunia persilatan mulai beredar
kabar jika Kota Longyin telah kehilangan kehebatannya.
Tidak sedikit aliran
yang sedang mencari tahu tentang gosip ini.
Para murid juga agak khawatir
Hanya saja...
jika hal ini diketahui oleh Kota Longyin bahwa
kabar ini disebarkan oleh kita
Serikat Salju,
apakah mereka akan mencari kita untuk balas dendam?
Jika aku telah berani menyebarkan kabar ini,
itu berarti telah mempersiapkan segalanya dengan baik.
Aku menyuruh kalian beberapa murid pergi mengurus sesuatu,
maka kalian hanya perlu melaksanakannya saja.
Apakah dengan menanyakan begitu banyak hal,
ada untungnya bagi kalian?
Baiklah!
Apakah... telah terjadi sesuatu dengan
Mutiara Chihua keluarga Rong?
Bagaimana Nona Liuli bisa mengetahui kabar ini?
Kamu ini apakah sudah bosan hidup?
Murid tidak berani.
Hanya saja...
belakangan ini Ketua Serikat tidak ada,
Serikat Salju lalu menyebarkan kabar
mengejutkan seperti ini.
Murid khawatir,
setelah Ketua Serikat kembali akan menyalahkan kami.
Disebabkan Murid seperti kalian ini yang
tidak berwawasan luas,
makanya hingga sekarang tidak mendapatkan posisi apa pun
di dalam dunia persilatan.
Benar, benar, benar!
Tentu saja Murid tidak berani dibanding
dengan Nona Liuli.
Hanya saja Xuanye dari Kota Longyin ini
sudah menunggu di depan pintu selama beberapa hari.
Dia dengan wajah masam berdiri di sana,
sungguh mengganggu kita dalam berdagang.
Xuanye?
Tidak mau bertemu!
Biarkan dia menunggu.
Baik!
Semenjak Nona Besar Rong pergi,
juga telah ikut membawa pergi hati Kepala Departemen kita.
Dengarkan aku,
ini bukanlah masalah besar.
Tidak peduli apa pun yang terjadi,
aku akan tetap menemanimu.
Hari itu kami telah sepakat
akan bergandengan tangan hidup bersama.
Hari ini dia pergi tanpa berpamitan,
pasti ada kesulitannya sendiri.
Karena kalian juga telah berjanji,
maka aku sebagai saudara
pasti akan dengan tulus mendoakan kalian.
Hanya saja,
aku tidak habis pikir.
Mengapa kamu bisa menyukai
seorang wanita yang jahat seperti dia?
Tentu saja
atas dasar cinta,
maka tidak ada logika yang masuk akal.
Bukankah begitu?
Aku melihat beberapa hari ini,
hubungan kamu dan Nona Rong bagaikan lem,
sangat baik sekali.
Lalu buat apa kemari mengatakan hal-hal seperti ini?
Apakah terjadi sesuatu dengan hubungan kalian?
Apakah kamu ini orang yang
tidak tahan melihat orang lain senang,
tidak tahan melihat orang lain saling mencintai,
tidak tahan melihat orang lain bahagia?
Kata-katamu ini
sungguh cemburu.
Sudah berusia berapa,
masih begitu kekanak-kanakan.
Sampai harus berdebat siapa yang lebih hebat saat berkata-kata.
Aku masih kekanakan?
Mengatakan aku kekanakan.
Di antara kita berdua siapa sebenarnya yang kekanakan!
Dasar!
Kekanakan!
Tertawalah!
Kenapa memasang wajah masam?
Tertawa sekali.
Pendekar!
Pendekar, kamu tidak boleh masuk!
Pendekar!
Pendekar, kamu tidak boleh masuk!
Kamu tidak boleh masuk!
Bagaimana kamu bisa masuk?
Nona Liuli,
kami berdua sungguh tidak dapat menahan dia.
Sungguh berani.
Bahkan bertindak sebuas ini di Serikat Salju?
Berat sekali.
Ini adalah uang muka.
Setelah urusannya selesai
akan ditambah 10 kali lipat.
Ini akan membuat kaya.
Peraturan Serikat Salju
adalah tidak akan berbisnis dengan pelanggan yang sama
untuk kedua kalinya.
Lagi pula
sebelumnya kalian Kota Longyin yang melanggar janji terlebih dahulu.
Uang perak dari kalian,
tidak akan diterima lagi oleh kami Serikat Salju.
Berapa lama kamu ingin tinggal di Serikat Salju,
itu adalah urusanmu.
Hanya saja bisnis ini
tidak bisa kita lakukan lagi.
Kalian
bantu aku layani dengan baik pelanggan ini!
Baik!
Pendekar,
sebaiknya kita keluar saja!
Pendekar,
Silakan!
Dengan susah payah baru menemukan sebuah
tempat yang cocok untuk tumbuh,
kalian harus tumbuh dengan cepat.
Dengar tidak?
Kalian sama dengan aku,
sama-sama dari Kota Longyin datang ke sini.
Awalnya aku juga tidak cocok,
tidak selera makan, tidur tidak nyenyak.
Namun perlahan-lahan,
aku telah menyesuaikan diri.
Jadi,
kalian juga harus perlahan-lahan menghadapi hidup seperti ini.
Setelah itu,
tumbuhlah dengan cepat dan baik.
Harus tumbuh lebih kuat dari sebelumnya.
Dengar tidak?
Harus patuh.
Kamu sedang berbicara dengan dia?
Kenapa?
Tidak boleh, kah?
Boleh.
Tentu saja boleh.
Hanya saja setelah tumbuh sebesar ini,
belum pernah mendengar ada orang yang
berbicara dengan tanaman yang dia tanam sendiri.
Coba pikir mereka bukan orang,
juga bukan anjing atau kucing kecil.
Bagaimana mungkin mengerti apa yang kamu katakan?
Kecilkan suaramu!
Jangan biarkan mereka mendengarnya!
Segala makhluk itu memiliki jiwa.
Bagaimana kamu tahu jika mereka tidak mengerti?
Lagi pula,
ini adalah resep rahasiaku.
Asalkan kamu setiap hari berbicara dengan mereka,
merawat mereka seperti keluarga sendiri,
pasti akan tumbuh dengan cepat dan baik.
Apa yang kamu lihat?
Apakah di wajahku ada sesuatu?
Tidak ada apa pun.
Aku merasa,
kamu juga tumbuh dengan sangat baik.
Coba lihat belakangan ini
suasana hatimu cukup bagus.
Makanan di paviliun juga diperbaiki.
Wajah ini
juga terlihat lebih bulat.
Benar, kah?
Aku sungguh menjadi gemuk?
Dasar kamu Nalan Yue!
Membohongiku!
Sudah, sudah, sudah!
Berhenti, berhenti, berhenti!
Kali ini aku datang mencarimu
adalah untuk bertanya kepadamu
apakah sudah mempelajari
jurus tenaga dalam yang ada di dinding ini?
Tentu saja!
Jurus tenaga dalam ini
sangat cocok dengan tubuh orang berhawa dingin.
Di tambah lagi dengan arahan dari Nyonya,
Aku merasa akhir-akhir ini
perkembanganku sangat pesat.
Jika kamu sendiri telah memuji diri sendiri berkembang pesat,
mari bertanding dengan Kakek Guru-mu!
Biar Kakek Guru melihat perkembanganmu.
Cobalah!
Ilmu bela dirimu hanya begini saja?
Kelihatannya kelak murid kecil
masih harus lebih banyak berlatih.
Tenaga dalammu
sudah berbeda dengan sebelumnya.
Ada, kah?
Ibu,
sebenarnya apa yang terjadi?
Jalur utama di tubuhmu
karena dihalangi oleh hawa dingin,
No comments yet. Be the first to leave one.