Succession

Succession

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Succession S01 Complete WEB-HD 720p x264 [Pahe in]
A Commentary by Vilanelle
Resync for Amazon / Pahe / PSA ; Tested 99% with Gom player

Tags

web
x264
720p
720
HD
Published on: 2021-06-09
Downloads: 400
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku di mana?

Di mana aku?

Logan? Logan?

Logan, di mana kau?

Logan.

- Aku di mana? - Tenang. Kita di rumah baru.

Tak apa-apa. Butuh sesuatu?

- Tidak. - Kau yakin?

Brooklyn, Bronx, Queens dan Staten.

Dari Battery hingga puncak Manhattan.

Asia, Timur Tengah dan Latin.

Baik hitam maupun putih, semua ada di New York.

Konblok, menara air, pohon dan pencakar langit.

Penulis, petinju dan Pialang Wall Street.

Kami datang dengan kereta...

- Ada apa, Kawan? - Kita sudah sampai, Tn. Roy.

Ini dia. Hari ini kita akan berhasil, Fikret.

Kau ahlinya, Pak. Kau ahlinya.

- Aman? - Astaga.

Hai, Semuanya! Senang bertemu kalian.

Jadi, apa kita sudah siap?

Ya. Begini, aku benar-benar minta maaf.

Tampaknya kita punya masalah.

Ayolah, aku sudah datang jauh-jauh, Bung.

Maafkan aku, Bung.

Dengar, kau tahu aku suka dengan hasil kerjamu, 'kan?

Aku bersedia mempertahankan dirimu dan timmu, Lawrence.

- Kurasa Vaulter itu barang bagus. - Kami "barang bagus"?

Ya. Apa yang kau mau?

Perlu kukirim Jaguar Antik ke rumahmu hari ini?

Akan kulakukan itu.

Tentu saja. Begini, intinya kurasa...

Aku bisa memberi lebih pada pemegang saham kami.

- Kuharap kau tak tersinggung. - Aku paham maksudmu.

Aku paham soal ini.

Kami hargai ketertarikanmu atas perusahaan kecil kami...

Tapi kurasa sampai di sini saja.

Ayolah. Itu saja? Ini belum selesai.

Apa yang terjadi?

Hei, tunggu.

Tunggu dulu.

- Kau paham maksudku? - Apa?

Aku tak akan sudi perusahaan kami digagahi manusia gua seperti kalian.

Maaf?

Kalian kawanan dinosaurus buncit yang tak sadar...

Era kalian sudah lewat. Persetan denganmu, Anak Ayah.

Ayolah. Jangan batalkan ini.

Aku pernah mendanai salah satu media baru...

Paling menarik di dunia. Kau punya apa?

Bekas ruam hasil melempar sampah?

Terima kasih sudah datang. Senang bertemu denganmu.

Maaf, ini tak akan berhasil.

Tidak, ini akan berhasil.

Tidak, tidak akan.

Jaga dirimu, Bung.

Bajingan. Apa-apaan ini, Frank?

- Aku... - Apa yang bisa kita lakukan?

- Kau masih mau mengejarnya? - Ya, tentu saja.

Aku ingin mengumumkan. Ini bagian rencana besarku.

Ini resep rahasianya. Penawarannya perlu dinaikkan?

Kau mau menawar lebih tinggi?

- Ingin menghubungi ayahmu? - Apa aku perlu hubungi ayahku?

Tidak. Aku tak mau menghubungi dia. Kau mau menghubungi ayahmu?

- Tidak. - Tidak?

Kau mungkin? Ada yang perlu bicara dengan ayahnya?

Baik. Tak ada yang mau bicara dengan ayah mereka.

Kita sudah terlanjur memulai. Ayo beli perusahaan sialan ini!

- Naikkan tawaran ke 120. Paham? - Baik.

- Bagaimana? - Aku sedang mengurusnya, Ayah.

- Berhasil kau beli? - Ya, tak masalah.

Kami belum sepakat. Penawaran kunaikkan ke 120.

Jadi, masih aman.

Apa kita masih bisa mengumumkannya?

Bagus. Sebab aku juga agak melambung.

Seperti kata Frank dan Rava, harga sengaja dilambungkan.

- Oleh siapa? - Kedua pihak. Entahlah.

Selamat ulang tahun, Pak Tua.

Ini menyenangkan. Akan bagus untukmu, Yah.

Aku senang.

Waystar Royco adalah keluarga...

Keluarga yang tersebar di empat benua, 50 negara...

Serta tiga divisi. Yaitu hiburan, berita dan sanggraloka.

Bekerja sama menyusun jaring yang mampu menahan dunia...

Atau melontarkannya ke petualangan selanjutnya.

Bergabung dengan Waystar Royco, berarti bergabung di salah satu...

Perusahaan berita dan hiburan paling dinamis di dunia.

- Rasakanlah. - Rasakanlah.

- Bagaimana, Semuanya? - Bagus.

Bagus sekali. Hai, pikiranmu di sini?

Ayo keluar dan berikan anak-anak itu hari terbaik dalam hidup mereka.

- Rasakanlah. - Rasakanlah.

- Hai! - Hai, Doderick!

Hai, selamat pagi!

- Hentikan itu. - Hai, Doderick.

Ini aku, Doderick. Selamat ulang tahun.

Jangan tarik ekorku.

Jangan pukul aku.

Hei, hentikan itu!

Tolong turun. Bisa kau turun sekarang?

Tolong pergi dari sini.

Dia muntah dari matanya!

Bantu orang ini. Bawa dia.

Ke arah sini, ayo.

- Greg? - Hai, Bu.

Kau baik-baik saja? Apa kabarmu?

Ibu, maaf. Aku dapat masalah.

Itu bukan karenaku. Tapi ada seorang anak...

- Greg? - Dia mengisap ganja di mobilku.

Anak?

Ada anak yang meminta tumpangan dan kubantu pagi tadi.

Sebab pagi tadi hujan dan aku tak mau...

Aku khawatir dia jadi korban pelecehan.

- Greg, apa-apaan ini? - Bahkan sebelum bisa menjawab...

Dia dengan agresif mengeluarkan semacam...

Kau tahu apa itu namanya? Semacam lintingan.

Lalu mobil jadi penuh dengan bau itu dan aku juga.

Lalu mereka memecatku.

Greg, tak terpikir olehmu untuk bilang siapa dirimu sebenarnya?

Tidak. Aku tak mau jadi menyebalkan dan membuat kesal.

- Entahlah. - Ini yang harus kau lakukan.

Beli tiket pesawat ke New York untuk bertemu pamanmu.

Itu ulang tahun Paman Logan, akan ada pesta besar.

Akan kukabari Marcia soal kedatanganmu.

- Hari ulang tahunnya? - Kau harus datang ke pestanya...

Memberinya kado bagus dan tampil rapi...

Dalam balutan kemeja dan blazer formal.

Blazer?

Nanti kukabari.

Mereka tak akan bergeming kecuali penawarannya konyol.

- Konyol seperti apa? - Seperti puluhan triliun, entahlah.

Sebab 120 itu sudah konyol. Apa aku salah? 120 sudah konyol.

- Kini itu bukan soal uang. - Tn. Roy, ada yang mencarimu.

- Baik. Siapa dia? - Hai.

- Kendall Roy? - Ya. Hai.

Aku dikirim Roman untuk membakar sage.

- Maaf? - Itu membawa nuansa baik.

Aku seorang ahli alkimia bisnis. Itu hadiah dari adikmu.

- Memicu alarm asap? - Biasanya tidak.

- Biasanya tidak? - Itu belum.

Hai, Payah.

- Roman? - Dia orangku?

- Kau sedang membakar sage? - Kami khawatir soal alarmnya.

- Ya, itu membawa pengaruh buruk. - Aku bisa pakai atsiri.

Kurasa kau pergi saja. Terima kasih. Bagaimana kabarmu?

Bagus, hanya sedang bersiasat.

Bersiasat? Bagus. Sampai jumpa.

- Dia hebat. - Kau baik-baik saja?

Baik-baik saja? Ya, aku baik-baik saja.

- Tentu saja. Kenapa menanyakan itu? - Entahlah. Kau tahu...

Di sini? Aku sudah muak sekali. Aku tak cocok untuk ini.

Lagi pula, aku memang tak cocok jadi penjilat korporat.

Bahkan aku tak pernah berhasil ke lantai ini di gedung ini.

Aku tertahan di Los Angeles dengan orang lama ini.

Kita dulu sering berenang. Betul, Frank? Banana Cabana?

Masa yang menyenangkan.

- Jadi, berapa penawarannya? - Penawarannya?

Apa? Itu rahasia? Aku masih anggota dewan.

- Kami menawar 125 juta dolar. - 125 juta dolar?

- Apa? - Sial.

Apa? Itu rendah atau tinggi? Mengapa kau tertawa?

- Tidak. Itu untuk Vaulter, 'kan? - Ya.

- Untuk konten dan merek dagangnya? - Bukankah itu bagian pentingnya?

Apa yang kau tertawakan?

Aku hanya meracau. Sebentar lagi kau yang akan memimpin...

- Jadi aku tak... - Diam, Bung.

Sial.

Maaf.

Masa bodoh. Anak magang saja tahu kau akan mengambil alih.

Sungguh, selamat untukmu. Aku senang bisa keluar dari sini.

Bagiku tempat ini sebuah kandang.

Aku harus pergi. Persetanlah. Selamat, Kawan.

Terima kasih sudah mampir.

Lihat semua omong kosong ini.

Ya, serius sekali.

Aku sayang padamu, Kak.

Bagus.

Pastikan semuanya lurus, paham?

- Marcy. - Apa?

Aku mau ke luar. Seperti yang disarankan dokter.

- Baik. Sampai pukul 13.00 saja. - Baiklah.

Tapi tidak di sini. Aku tak mau kena serangan jantung akibat kejutan.

Serta jangan kerumuni aku saat turun dari lift.

Beri jarak. Posisikan mereka di sini...

- Dan juga... - Apa?

Jangan terlalu berisik.

Kau mau kuberi tahu detail kejutannya lewat surel?

- Sampai nanti. - Ya.

Kenakan mantelmu.

- Richard, bawakan mantelnya. - Tentu.

Periksa lagi, baik. Kapan pidato itu mau kau baca?

Akan kulihat Minggu malam saat kembali.

Tapi kantor itu butuh nomor teleponnya sebelum "prakan".

- Prakan? Apa itu prakan. - Pra akhir pekan, itu Jumat.

Paling lambat Jumat. Tak bisa dia bilang Jumat saja?

Prakan itu dimulai malam Kamis hingga Jumat sore.

Baiklah. Minta Renee mencari nomornya.

Shiv, ini kacau sekali. Kau harus membantuku memilih.

Apa kado yang akan dia suka?

- Ayahku tak begitu suka benda. - Tak suka benda?

- Tidak juga. - Harus bisa menyampaikan...

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left