Release info

My Dear Lady EP02 - EP03
A Commentary by JinHan_27

Tags

other
Published on: 2020-08-01
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 194 lines.

Baik hati.

Terus terang.

Coba yang ini.

Tulus.

Kamu yakin itu Cheng Li bos kalian?

Aku bilang padamu,

sepertinya kita salah paham.

Lihatlah dirimu.

Hanya karena dia ke rumah sakit,

dan kasih kamu cuti libur 1 minggu,

kamu langsung berubah.

Kamu ini, lupa rasa sakit setelah sembuh.

Ku bilang padamu.

Jangan menganggap

kebaikan bos di tempat kerja

sebagai sifat asli.

Tahu?

Iya, sudah tahu.

Hak agensi.

Saya?

Betul.

Hak agensi Ying Shu

Tapi Manajer Lin

selalu gagal mengambil projek ini.

Kamu coba hitung,

karyawan kita ada berapa orang.

Aku tidak pekerjakan orang santai.

Gaji kamu itu gaji Asisten Senior,

jadi harus ada kemampuan yang setimpal.

Jika dalam 1 minggu tidak bisa dapatkan hak agensi,

keluar saja.

Kerjaanmu lancar?

Lancar.

Dia sudah kasih aku kerjaan,

dan naikkan gajiku.

Naik gaji?

Kamu adalah orang pertama yang akan dipecat,

dan masih ingin bahas gaji denganku.

Tapi aku mengerjakan 2 kerjaan.

Kamu tak perlu kerumahku,

aku akan cari bibi pembersih rumah.

Tapi,

kamu setiap pagi malam harus kemari duluan,

memantau kerjaan bibi pembersih.

Tapi paman Wen bilang padaku,

kamu tak suka tinggal bersama orang asing,

dan tak suka berhubungan dengan orang asing.

Barulah mencari asisten pribadi.

Aku bisa penuhi semua persyaratanmu.

24 jam siap sedia,

tidak ada kehidupan sendiri.

Orang seperti ini susah dicari,

jadi permohonanku ini harusnya masuk akal.

Masuk akal?

Apa lagi?

Bolehkah pindah dari gudang ke kamar tamu?

Sebelum tidur bisa melihat bulan,

saat bangun bisa lihat cahaya matahari.

Apakah selanjutnya bahas tentang

masalah harga sewa?

Ini,

kamu harusnya tidak masalah.

Aku sudah diskusi dengan Asisten Wang.

Sebagian gajiku tiap bulan

semua akan dihitung cicil

ke uang ganti rugi perbaikan mobilmu.

Ini hal yang tidak merugikanmu.

Bagaimana menurutmu.

Aku kagum teknik negosiasimu,

sedikit terhina,

tapi juga masuk akal.

Setuju.

Kenapa?

Saat bicara soal uang kamu hebat,

malah takut bersalaman?

Jadi, kamu tidak perlu khawatir.

Ini baru 1 minggu,

aku sudah dari gudang

pindah ke sebuah

kamar yang ada jendela dan toilet,

dan juga villa termahal di kota ini.

Aku masih Ling Xunxun yang penuh semangat itu.

Pokoknya aku tetap dengan kata itu,

kalau merasa dirugikan,

merasa terlalu susah,

pulanglah.

Bubble tea.

Bagus, kak Xunxun.

Ada daya penilaian.

Bukankah karena baru masuk kerja,

ingin ucap salam pisah dengan dulu.

Bagus.

Data Ying Shu.

Terima kasih.

Manajer Lin,

boleh minta nomor penanggung jawab mereka?

Jangan bercanda.

Kamu beneran lucu dan polos.

Merek kosmetik Yu Mei Ling kita

adalah merek tua yang sudah hampir bangkrut.

Ini kamu juga tahu.

Jadi soal mendapatkan hak agensi Ying Shu

adalah pesanan besar pertamanya di perusahaan.

Gaji tinggi pekerjakan Manajer Lin

untuk manfaatkan jaringan koneksinya.

Jadi kenapa tetap tidak sukses negosiasinya?

Coba kamu pikir,

Ying Shu tiba-tiba ganti eksekutif,

semua hal juga digantinya.

Manajer Lin sendiri tidak ada cara,

dan masih mencari koneksi juga.

Tidak tahu tujuan Direktur Cheng apa,

tiba-tiba menyuruhmu mengikuti proyek ini.

Ini jelas untuk memberinya tekanan.

Dan lagi,

kamu juga,

kamu masih dengan bodoh

pergi memintanya kenalkan koneksi.

Kamu ini menghinanya atau memprovokasinya?

Kalau itu aku tidak mengerti,

Jadi,

kenapa Direktur Cheng menyuruhku urus proyek ini?

Kalau menurutku,

ada dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama,

ingin kamu mundur sendiri,

sendiri mengundurkan diri.

Tamat.

Kemungkinan kedua,

Kurasa dia ingin Manajer Lin mengusikmu hingga keluar.

Tamat juga.

Jadi,

Kamu masih belum aman.

Semangat!

Karena kamu mentraktirku bubble tea,

aku akan memberimu petunjuk.

Manajer brand Ying Shu yang baru namanya Eric.

Eric

Terima kasih.

Apa kabar.

Aku ingin bertemu Eric.

Apakah ada janji?

Tidak.

Apa kamu ada kartu nama?

Aku bisa kasih kartu namamu kepadanya.

Buat janji hari lain saja.

Tidak ada juga.

Kuberi satu petunjuk.

Jaringan koneksi

adalah sebagian kemampuan bertahan di dunia kerja.

Kusarankan kamu bisa duluan jadi teman.

Carilah siapa penanggung jawab baru Ying Shu.

Terima kasih, Zhou Quan.

Tapi aku tak bisa terus mengandalkanmu.

Halo?

Betul.

Satu porsi makan siang,

antarkan ke Eric di Ying Shu.

Harus dia sendiri yang ambil ya.

Harus.

Kenapa kamu berdiri? Cepat tiarap.

Tidak bagus aku tiarap.

Kenapa tidak?

Sudahlah, cepat.

Mundur sedikit.

Agak belakang.

Semua salahmu.

Sudah mati, 'kan?

Orang baru itu,

kamu biarkan dia tangani Ying Shu,

serius?

Kamu tidak takut dapat masalah dengan cara ini?

Tim mana yang tak pernah mengajari anak baru.

Aku ajari kamu berapa bulan,

kamu baru di tingkatan sekarang.

Aku aja dikorbankan saat lakukan tugas.

Jika berhasil keluar, itu namanya teman pertempuran.

Yang tidak berhasil keluar,

dia baru jadi pengorbanan.

Halo, pesanan Eric.

Dimohon ambil sendiri.

Baik.

Eric, pesanan kamu.

Halo.

Aku Ling Xunxun dari Yu Mei Ling Beauty Makeup,

Asisten Direktur Cheng.

Boleh kasih aku waktu sepuluh menit?

Naik.

Mau aku yang jadi supirmu?

Maaf.

Maaf.

Masih ada delapan menit.

Sebelumnya perusahaan kami ada pengajuan

proposal agen untuk Ying Shu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left