The first 200 lines.
Dari mana saja kamu? Apa kamu tahu berapa lama aku menunggu...
Kenapa kamu melakukan ini kepadaku?
Apa ayahku menyulitkanmu?
Kamu dapat melampiaskannya kepadaku seperti tempo hari.
- Se Hyun. - Lepaskan dia.
Apa?
- Apa kamu bilang? - Sudah kubilang, lepaskan dia.
- Sudah kubilang jangan ikut campur. - Aku hendak mengatakan itu.
- Apa? - Dia harus memukulku.
Aku mau melunasi utangku, jadi, jangan menghalangi.
Kamu yang harus berhenti mengganggu kencan kami. Pergilah.
Apa itu yang kamu inginkan?
Ya.
Baiklah. Sampai bertemu nanti saat kamu kembali.
Selamat menikmati kencanmu.
Seo Jun, apa kamu serius?
Se Hyun, ayo pergi.
Aku lapar. Ayo pergi.
"Episode 19"
Terima kasih atas makanannya.
Aku bilang aku akan mentraktirmu sesuatu yang lezat.
Bu, dia bertanya kenapa aku memilih menu tidak enak
padahal dia menawarkan untuk mentraktir makanan lezat.
Kamu harus mencobanya. Ramyeon ini akan mengejutkanmu lagi.
Pertama, tekstur mi, lalu kaldunya.
Kamu bisa mengeluarkan bayamnya.
Aku makan bayam sekarang.
Apa karena itu badanmu sangat tinggi?
Ketika
melihatmu setelah sekian lama, tinggi badanmu membuatku terkejut.
Kupikir tinggi badan kita tidak banyak berbeda di masa lalu.
Ya, tinggi kita memang beda.
Kamu selalu setinggi ini.
Itu tidak benar.
Aku setinggi itu.
Aku rasa wanita bisa menyusut.
Makanlah.
"Kiriman Kilat"
Apa terjadi sesuatu dengan Ayah di tempat kerja?
Kenapa? Apa Ayah tidak mau makan?
Dia tidak makan. Dia biasanya tidak pernah lupa makan.
Omong-omong, tentang bangunanmu di Oksu-dong...
Aku mengusir semua orang untuk bulan ini.
Memang apa hakmu untuk mengusir mereka?
Siapa aku?
Tidak bisakah seorang suami mengurus sewa gedung milik istrinya?
Kenapa kamu ikut campur?
Aku perlu menggunakan gedung itu untuk urusan bisnis.
Apa kamu tidak tahu itu satu-satunya peninggalan dari ibuku?
Aku akan memberimu uang sewa bulananmu.
Semua orang di gedung itu sudah membayar sewanya secara rutin.
Kenapa kamu mengusir mereka?
Sudah kubilang, aku akan memakainya untuk bisnis! Apa masalahnya?
Astaga.
Jangan khawatir.
Apa kamu tidak tahu siapa kakakmu?
Aku Bang Yoon Tae, Presdir LX Apparel.
Aku bisa menghadapi adikmu dengan mudah.
Apa kamu sudah bicara dengan Mi Ri?
- Apa ini? - Rencana pensiunmu.
Rencana pensiunku?
Mari jujur. Akting adalah hal baik selagi kamu muda dan cantik.
Bukankah pendapatanmu sekarang hampir tidak cukup untuk hidup?
Penghasilanku cukup untuk diriku sendiri.
Apa kamu menabung untuk komunitas pensiunan?
Komunitas pensiunan?
Sejujurnya, kamu tidak memiliki suami atau anak.
Jadi, bukankah kamu seharusnya bergabung dalam komunitas pensiunan?
Aku rasa begitu.
Kamu Jang Mi Ri, aktris favorit di layar kaca.
Kamu tidak boleh memilih yang murah.
Tentu saja tidak.
Itu sebabnya kamu perlu membuat rencana.
Bagaimana caranya?
Kamu biarkan Tae Woong memergokimu agar aku terkena masalah?
Untuk apa aku melakukan hal itu?
Lalu kenapa kamu terus menyusuinya padahal kamu bilang sudah berhenti?
Aku benar-benar hendak berhenti pada awalnya,
tapi aku malah menundanya
karena dia sangat menggemaskan ketika aku menyusuinya.
Astaga.
Choi Seo Hyung! Kemari!
Astaga.
Seo Hyung!
Aku tahu kamu ada di kamar.
Keluarlah!
Kamu menganggap suamimu tidak ada artinya.
Di mana kamu mabuk-mabukan? Ayo, bangun.
Ayo.
- Lepaskan aku. - Astaga.
Hei, Berengsek.
Beraninya kamu menipuku seperti itu
padahal kamu tahu betapa aku mengagumi Eun Byeol?
Aku akan menceritakan semuanya. Duduklah dahulu.
Menjauh dariku.
Kamu bisa saja menolak ketika aku menginginkan bayi.
Kenapa kamu harus berbohong dan bilang itu bayiku padahal bukan?
Astaga.
Eun Byeol.
Eun Byeol.
Aku tidak percaya aku bukan ayahmu.
Eun Byeol.
Eun Byeol.
Eun Byeol.
Ke mana kamu pergi?
Bantu aku mengangkatnya.
Eun Byeol.
- Astaga, Eun Byeol. - Ada apa denganmu?
- Aku sangat mencintaimu. - Astaga.
Astaga.
Eun Byeol.
Mo Eun Byeol.
Aku yang memberimu nama itu.
Itu berarti kamu harus menjadi bintang paling sukses.
Eun Byeol.
Kenapa kamu melakukan ini kepada Eun Byeol?
Dia akan terkejut.
Eun Byeol!
Eun Byeol.
Eun Byeol.
Tae Woong.
Hei, awasi dia.
Kamu mau ke mana?
Awasi saja dia.
Hei, Bu Choi.
Kenapa kamu meneleponku pada jam ini?
Tae Woong tahu tentang Eun Byeol.
Apa kamu mabuk dan membuat kesalahan?
Aku tidak gila.
Aku tidak akan membuat kesalahan seperti itu meskipun aku pingsan.
Lalu bagaimana dia mengetahuinya?
So Dam, si berengsek itu, bilang bahwa dia berhenti menyusui bayiku.
Tapi ternyata tidak, dan begitulah dia ketahuan.
Itu sebabnya dia harus berhenti menyusui di Amerika
sebelum dia kembali ke Korea.
Apa dia tertangkap basah sedang menyusui bayinya?
- Ya. - Itu tidak baik.
Karena dia melihat segalanya, kamu tidak akan bisa menyangkal.
Dan Tae Woong bermulut besar, jadi, rahasianya tidak akan lama.
- Apa yang harus aku lakukan? - Kita harus membuat rencana.
Apa ibuku meneleponmu?
Apa?
Kurasa begitu. Apa yang dia katakan?
Dia tidak meneleponku.
Bila ibuku, ketua,
atau Seo Hyung memintamu untuk bertemu,
jangan temui mereka sendiri dan katakan kepadaku sebelumnya.
Baik, aku akan melakukannya.
- Dia mungkin masih di sini. - Tidak mungkin.
Dia terlalu keras kepala.
Dia tidak tahan lapar.
Jangan khawatir. Aku akan membawanya pulang.
Baik.
Dia tidak ada di sini.
- Menurutmu dia sudah pergi? - Kurasa begitu.
- Kamu bisa pergi sekarang. - Baik, pergilah dahulu.
Mari kita berpencar pada saat bersamaan.
Tentu.
- Sampai jumpa. - Lihat ke depan. Kamu akan jatuh.
Kamu bisa menggendongku jika aku terjatuh.
Kalau begitu terjatuhlah.
Sampai jumpa.
- Mari kita saling menangkap. - Astaga.
Sedang apa kamu di sana?
Aku pasti sudah gila.
Aku tahu kamu bilang kamu akan berkencan,
tapi aku khawatir kamu tidak akan punya nafsu makan
karena yang ayahku lakukan kepadamu,
dan kamu akan menderita karena kamu tidak bisa memberi tahu Se Hyun.
Aku berada di lingkungan kumuh ini karena mengkhawatirkanmu.
Kamu tidak perlu datang ke lingkungan kumuh ini lagi.
Tidak akan ada gunanya bagimu untuk berurusan denganku.
Apa suara itu berasal dari perutmu?
Ibu.
Astaga, ibu pasti tertidur.
Belakangan ini, ibu mengantuk kapan pun dan di mana pun.
Ibu tidak mengerjakan banyak hal. Hanya makan dan tidur.
Ibu seperti bayi yang baru lahir.
Apa maksudnya Ibu tidak mengerjakan banyak hal?
Tubuh Ibu sedang berjuang melawan penyakit.
Ibu seharusnya tidur di kamar.
Di mana So Dam?
Sepatunya tidak ada.
Chae Young, So Dam belum pulang?
Belum.
Sepertinya kamu menunggunya, jadi, aku mengirim pesan teks kepadanya.
Tapi dia tidak membalas.
Ke mana dia pergi?
Bu Choi mengirim sopir
dan membawa So Dam dan bayinya ke rumahnya.
Biar aku saja.
Pergilah dan lakukan apa yang kamu butuhkan.
Jika kamu mau, aku bisa menyanyikan lagu pengantar tidur untukmu.
Aku bisa menyanyikan semuanya, dari musikal, trot, dan jazz.
Aku tidak tahu ada pengantar tidur bergenre trot.
"Jangan menangis"
Kenapa kamu menangis?
"Ini hanyalah insomnia biasa"
"Singkirkan kekhawatiranmu"
"Dan semuanya, mari menari"
No comments yet. Be the first to leave one.