The first 200 lines.
= Just Between Lovers = =Brought to you by GoldenEto=
= English to Indonesian Translator = = By GoldenEto=
Tekanan darah 70/40 dan terus menurun.
Pupilnya tidak responsif, Ia tak bisa bernafas sendiri.
- Berikan intubasi dan panggil Kepala. - Aku mengerti.
Apa ini ? Ada apa ? Apa yang terjadi ?!
Oppa ! Oppa ! Tunggu di sini, tidak ada gunanya mengikutinya.
Jae Yeong.
Jeong xxx Hee Operasi sedang berlangsung
Jeong Sook Hee Nama : Jeong Sook Hee, Wanita, 75 tahun, Dokter penanggung jawab : Lee Soo Young Perawat : Yoon Jeong Hee Opname tanggal 9 Januari 2018
Sook Hee.
Issh, bahkan namanya cantik, nenek-ku ...
Tak apa.
Tidak apa-apa.
Karena tekanan di otaknya terlalu tinggi, kami tak bisa menghentikan pendarahannya tepat waktu.
Edema juga sangat parah sehingga lokasi operasi ...
Saat di opname ia menandatangani formulir penolakan pengobatan apapun yang tidak berhubungan dengan perawatan kondisinya.
Jika ia tak siuman, Kepala akan mengevaluasi ulang kondisinya.
dan mencabut respirator .
Siapa yang beri izin ?
Tidak lihat dia masih bernapas ?
Dia masih hidup.
Dia tidak bisa bernapas sendiri. Respiratornya--
Sentuh dia... dia hangat.
Obati dia. Kemarin dia baru saja memaki ku. Bangunkan dia.
Pengunjung dilarang masuk. Keluar.
Sedang apa kau ? / - Maafkan aku.
Pergi / - Jangan berani sentuh respiratornya.
Kau tidak bisa bersikap begini. Keluar.
- Oppa, ayo bicara di luar. - Tidak mau pergi !
Rawat dia denganku di sini. Di saat aku melihatnya.
Bangunkan dia ! Bukankah kalian belajar untuk menyelamatkan orang ?
Tapi kenapa diam saja ?
Lepaskan aku dan lakukan sesuatu, sialan !
Nenek ! Ayo pergi. Cepat bangun !
Jangan sentuh dia ! Jangan berani menyentuhnya !
Kalau kau sentuh repirator itu, aku tidak akan tinggal diam !
Lepaskan ! LEPASKAN AKU, BRENGSEK !!
LEPAS ! LEPASKAN !
MAU MATI ?!
Gang Doo.
Jangan. Kalau kau begini nanti tidak bisa bertemu nenek.
Jika dia membuat masalah lagi, dia tidak akan boleh masuk.
Dia tidak akan melakukannya.
Tolong beri dia ... waktu.
Pergilah.
Pergi.
Tadi aku ,
tidak sempat mengatakannya pada nenek karena sedang marah.
Saat orang meninggal,
kudengar mereka akan kembali di saat mereka paling cantik.
Jadi, jangan khawatir.
Suami nenek ...
akan langsung terpana melihat nenek.
Augh, harusnya aku yang cemas.
Aku akan langsung terpikat pada nenek.
Nantinya,
kalau aku berusaha melewatimu...
Jangan pura-pura tidak mengenalku.
Maki saja aku.
Agar aku mengenali nenek.
Jangan pura-pura tak mengenalku.
Episode 11
Hyung, tidur terus. Dia tidur seharian.
Mau kubangunkan ?
Tidak. Biarkan saja dia tidur.
Dia tidak tidur saat menyiapkan pemakaman. Lebih baik Ia tidur seperti ini.
- Tetap saja -- / - Kalau dia bangun, Sang Man ssi tolong berikan dia ini.
Hyung.
Kalau lapar bilang padaku.
Aku punya banyak makanan enak.
Mengerti ?
Eonni.
Eonni!
Setelah proyek ini selesai eonni akan pergi ?
Ya ?
Ketua Tim memberitahuku untuk kembali ke Tim Desain mulai minggu depan.
Eonni akan keluar ?
Ya ?
Seluruh model bisa kau selesaikan minggu depan ? / - Ya .
Kau sudah bekerja keras.
Anu ... kalau begitu aku ... ?
Ini draf proposal desain taman memorial.
Tidak ada yang istimewa, tapi ini bagus buat referensi.
Ya ?
Kami cuma punya ruang. Tapi desainnya masih belum direncanakan.
Lakukanlah ... sendiri.
Aku ? Aku cuma punya lisensi awal.
Makanya itu kau membutuhkan pengalaman.
Tetap saja, mana bisa aku sendirian ?
Selalu ada yang pertama bagi semua orang.
Kalau ada kesulitan katakan padaku. Aku akan membantumu.
Aku juga sedang berusaha keras. Agar jadi sunbae yang baik untukmu.
Tetap saja ... menurutku ini tidak benar.
Bebannya terlalu besar. Aku merasa tidak enak pada CEO..
- Setelah aku menyelesaikan modelku -- - Tidak perlu merasa tidak enak padaku.
Dari awal harusnya aku meminta maaf.
Perusahaan akan mempublikasikan bahwa taman memorial ini di desain oleh korban yang bertahan dari runtuhnya gedung.
Orang akan menerimanya dan menahan diri atas kesalahpahaman tidak penting.
Ini akan membebanimu.
Tapi, di masa itu, aku bisa mendapatkan hasil yang bagus dari itu.
Gang Doo. Makan dulu baru tidur.
Jika terus tenggelam dalam penderitaanmu, bisa celaka.
Setidaknya makan dulu ... Oh !
Ke mana dia ?
Perjanjian saldo terhutang Pengacara Hwang Jeong Seok
Ini .
Penyelesaian pendaftaran persetujuan pemindahan tanah hibah
Tanda tangan.
Pendonor : Jeong Seok Hee Penerima : Lee Gang Doo
Kau beruntung. Katanya jual ke orang ini.
Mereka sudah menyetujui harganya.
Tidak bawa ini ?
Aku sudah mengenalnya.
Katanya setelah menerima uang, bayar dulu hutangmu. Lalu buat tabungan atas namamu untuk menaruh sisanya.
Katanya kau tidak boleh membawa uang tunai.
Apa ? Dia mati ?!
Padahal belum lama ini dia makan makanan berminyak tanpa masalah. Kenapa mendadak meninggal ?
Kontraknya bagaimana ?
Makanya itu, harusnya dia menyerahkan itu dulu saat aku rela membayar lebih.
Kenapa dia bohong kalau properti itu akan jadi milik orang lain ?
Tenyata ada yang lebih penting dibandingkan uang.
Yaa, mana ada sesuatu yang lebih penting daripada uang ? Semakin tua, kita semakin butuh uang.
Kau berkata begitu juga padanya ?
Tentu saja ! Waktu itu nyaris kugenggam dia.
Sebaiknya cepat, tidak baik menunda lebih lama, kalau tidak tim legal --- / - Kau gila ya ?!
Lagipula Dewan Direksi mengincarku. Akan kuatasi sendiri.
Padahal dia tak punya anak. Lalu diberikan ke siapa ? Aah, merepotkan sekali !
Kau memang bisa mengatasinya dengan omongan seperti itu.
Jika ada yang meninggal, harusnya kau juga berduka bersama mereka.
Kalau tidak punya hati, setidaknya gunakan otakmu.
Semua orang lahir dan mati. Kita semua punya penyakit kronis.
Memangnya siapa yang hidup abadi ?!
Restoran Yoo Ra
Kenapa kau di sini ? Mana Mama ?
Meninggal
Kapan ?
Sudah lunas semua ?
Selesaikan transaksi
Tunggu, tokonya bagaimana ? Kau lanjutkan ?
Dia tidak ada ?
Tidak ada. Entah ke mana dia. Makan saja tidak.
Ibu ! Oh, Moon Soo ssi.
Hyung tidak ke toko nenek juga.
Lalu ke mana dia ? Aah anak itu bikin masalah lagi ?
Aku mengenalmu.
Kalau cuma mondar-mandir tanpa rencana, kau tidak akan bisa menemukannya.
Kau lebih bodoh dari penampilanmu.
Aku sudah mencarinya di tempat biasa, tapi dia tak ada.
Ponselnya juga tak di jawab.
- Jika terjadi hal buruk pada Gang Doo ... - Kenapa Gang Doo harus mengalami hal buruk ?
Ya ?
Kau ... masih belum mengenal Gang Doo.
Jangan khawatir soal anak itu. Dia tidak mudah runtuh semudah itu.
Gerahamku di sisi ini adalah implan gigi.
Semuanya rontok saat aku dipukuli. / - Ya ?
Sudah sekitar 10 tahun ? Aku bertemu pria salah dan dipukuli habis-habisan.
Aku melarikan diri karena takut aku akan mati.
Saat aku dipukuli, tidak ada yang bisa menghentikannya.
Dia mengataiku perempuan matre yang membawa lari uangnya, dan dipercaya orang-orang.
Saat itu aku berpikir "aku pasti akan mati sengsasara saat ini" Di saat itu ...
Jangan pukul dia.
Seorang anak laki-laki berdiri dan berteriak dengan suara gemetar.
Kalau kau memukulnya, aku akan memukul ahjushi juga.
"Aku akan memukul ahjushi"
Bocah kerempeng itu, mau melawan lelaki yang 3x lebih besar darinya. Mana mungkin bisa ?
Pada akhirnya, kami berdua kena pukul habis-habisan.
Apakah itu layak ditertawakan ?
Ya. Aku suka memikirkan saat itu.
Saat Gang Doo di hajar habis-habisan, dia tidak melepaskan batu dalam genggamannya sama sekali.
Jadi aku tanya padanya, "kenapa kau memegangnya padahal tak bisa memukulnya?" tebak apa jawabnya ?
Karena aku takut.
Dia ingin kabur, tapi jika melakukannya, aku akan dipukuli sampai mati.
Katanya, dia hanya bisa menahannya sembari memegang erat batu itu.
Gang Doo itu ... begitu.
Jadi nona tak perlu khawatir.
Percaya padanya ... dan tunggu dia.
Gang Doo ...
Gang Doo
Wan Jin Eonni
Eonni sedang apa ?
Menunggu telponmu. Agar kita bisa makan bersama. Kenapa ?
Untuk Gang Doo
Pergilah ke kantor Pengacara Hwang Jeong Seok dan ikuti perintahnya.
Myungmoon Bio di Gedung Komersial Goyang-dong 2 Unit 301, bayar 187.000 won untuk obat-obatan
Chorae-dong Seongil Arcade Unit 105, Farmasi Sangmoon.
untuk obat-obatan dan cairan infus, bayar 384,000 won ($384)
Untuk obat buatan Park ssi di Moonseon-dong, bayarkan 220,000 won ($220).
Distrik komersial Hyeonjin, Unit 101
Tagih 400,000won ($400) untuk uang sewa ayah Boksu.
Kalau bos Shin dari Toko Camilan Bunga terlambat membayar sewa lagi, katakan uang jaminannya akan kau potong.
Tagih 320,000 won ($320) setiap bulan dari Bos Kim dari KpEngeenering dan
30,000 won ($30) untuk obat-obatan ibu Soo Ah.
Tagih ($20) dari Bank Nampheun Daegyeong Micro
10. Mampirlah setiap beberapa hari sekali dan bersih-bersih.
Daritadi lihat ponsel terus. Kau tidak melakukan yang kusuruh ?!
Yaa, pindahkan kotak-kotaknya.
Yaa, yaa, yaa ! Lap debunya baik-baik.
Peras airnya dari lap !
Tetap bersihkan meskipun tidak ada pelanggan.
No comments yet. Be the first to leave one.