The first 200 lines.
Carter? Kau ingat cara kita memulainya?
Hitung mundur dari 100 dengan lompat 7 angka.
100, 93...
...86...
...79...
...72...
...66...
66...
Tunggu. Apa pertanyaannya?
Carter, bagaimana perasaanmu?
Baik.
Penilaian profesional dariku? Dia tampak sangat buruk.
Ya, aku tak menyukainya, tapi organ vitalnya normal.
Dia melampaui varian yang diproyeksikan.
Tidak, ada yang tidak beres. Lihat dia.
Dia tampak sangat kacau.
Kau tahu di mana kau berada?
Ya.
Kau tahu namaku?
Carter.
Namaku Carter.
Carter, kau sudah tidur?
Lebih cepat kau jawab, lebih cepat kita selesai.
Tidak.
Belum.
Baiklah.
Tolong lepaskan jaketmu.
Kita akan selesaikan ini.
Baiklah.
Pergilah.
Apa itu?
Dia hanya menguap.
Tidak, dia makan sesuatu.
- Seperti pil atau semacamnya. - Apa? Sungguh?
Bisa putar ulang?
Hei.
Hei.
Hei. Lihat kemari.
Hei. Di mana headphone-ku?
Atau abaikan saja aku. Baiklah.
Kau yang terakhir pakai. Kembalikan padaku.
Hei. Kau tak apa-apa?
Sial.
Carter, apa yang kau...
Aku akan tanyakan padanya.
Jangan. Kalau dia bohong?
Entahlah. Kita tak bisa geledah dia.
Aku bersumpah kalau dia mengacaukan ini...
Baik. Mungkin hanya obat sakit kepala.
Tidak bisa. Dia harus bersih.
Carter! Ada yang tidak beres!
Carter. Kau depresi?
Aku mengerti, Kawan. Ini hari yang buruk.
Buka pintunya. Kita bisa membicarakannya.
Carter, kau bisa mendengarku?
Tolong buka pintunya.
Ambil kuncinya.
Ambil kuncinya.
Carter. Tenang. Buka pintunya.
Di mana kunci sialan itu?
Sial!
Diterjemahkan oleh mifae :)
Memar di kepala, beberapa luka
termasuk luka mematikan di pembuluh darah leher
dan dia mencungkil matanya
dengan pecahan gelas kopi.
Tn. Slater, bisa ceritakan sedikit
tentang perilaku Tn. Carter beberapa pekan terakhir?
Tak menentu.
Gejala umum tidak tidur dalam waktu yang lama.
Baik, tapi bisa jelaskan secara lebih mendalam?
Perilakunya...
didokumentasikan dengan baik.
Tak ada pertanda atau indikasi
dia bisa membahayakan dirinya sendiri.
Lanjutkan.
Penglihatan terbatas, halusinasi pendengaran
mudah marah, bingung
berkurangnya koordinasi antara tangan dan mata.
Dosis tinggi adenosine dalam aliran darahnya.
Ya, Francine. Semua itu ada dalam catatan kami
tapi bagaimana perilakunya?
Apa dia pernah menyebut bunuh diri, Tn. Gillman?
Ada ide menyeramkan yang berulang?
Dia mahasiswa
dalam program psikologi bertekanan tinggi.
Tentu saja dia bicara tentang bunuh diri.
Berarti dia memang menyebut bunuh diri?
Mana kutahu. Kami tak pernah bicara.
Aku punya urusan sendiri yang perlu dikhawatirkan.
Ada lagi yang bisa kau ceritakan pada kami?
Dia menandatangani formulirnya.
Kami tak pernah berkata ini akan mudah, Yang Mulia.
Ini bukan ruang sidang, Tn. Gillman.
Lalu kenapa aku merasa seperti sedang disidang?
Dia anak yang baik.
Aku coba mengajaknya bicara.
Aku coba mengajak mereka semua bicara
tapi waktunya sedikit.
Aku berusaha memastikan
semua terawat dengan baik, aman
bahagia, dan sebagainya, tapi...
Tapi kau tak melihat indikasi
hal ini akan terjadi?
Sama sekali tidak.
Jika ada indikasi seperti itu
kami wajib untuk segera mendokumentasikannya.
Aku sangat menyesal dia meninggal
tapi tak ada lagi yang bisa kutambahkan.
Biar kuluruskan, Dr. Whatley.
Kau anggap tidur sebagai penyakit?
Tanpa menyulitkanmu dengan sains
militer mengembangkan obat pencegah tidur
yang melebihi amfetamin biasa selama beberapa dekade.
Solusi kami...
Nama obatmu "cognifin"?
Cogniphan.
Bukannya mengatasi gejala
langsung bekerja di korteks serebral dan formasi retikular.
Maaf. Apa?
Kami berusaha menyembuhkan tidur.
Bagaimana fisiologi Carter
bereaksi pada obatmu?
Tak ada reaksi.
Apa?
Carter tak bereaksi terhadap Cogniphan.
Dia pegang kendali atas dirinya.
Dia tak memakan obatnya.
Bagaimana Ibumu?
Menanyakan Ibuku? Serius?
Terima kasih, Freud.
Hipersomnia idiopati.
Tentu saja mereka belum pernah lihat yang begini.
Itu diagnosis mereka hari ini.
Aku turut prihatin.
Jadi...
Kudengar kau beri tahu dewan Carter pegang kendali atas dirinya.
Benar.
Baiklah.
Aku tak keberatan soal itu.
Aku hanya mau memastikan.
Aku tak masalah kau membohongi dewan.
Kau tahu mereka takkan mengerti.
Aku setuju denganmu, Ella.
Mereka mau menyingkirkanku.
Jika mereka bisa menyalahkan Cogniphan atas kematiannya
hanya informasi itu yang mereka butuhkan.
Benar, tapi menurutmu itu bukan karena Cogniphan?
Bukan.
Itu karena obat lain yang dia konsumsi bersama Cogniphan.
Aku sudah lihat videonya. Dia makan...
- Trazodone. - Apa?
Aku geledah kamarnya sebelum penyidik medis dan polisi tiba.
Dia punya resep dari dokter.
Berbohong saat mendaftar dalam studi ini.
Astaga.
Kapan dewan akan mengabarimu lagi?
Entahlah.
Mungkin besok
atau sebelum semester musim gugur dimulai.
Jadi, tak bisa ditentukan?
Benar sekali. "Skors tak terbatas."
Bagus.
Kau tak beri tahu mereka soal hubungan kita, kan?
Apa? Tidak.
Terima kasih.
Tak perlu berterima kasih padaku.
Aku menyukaimu.
Sekarang bagaimana?
Aku punya waktu dua pekan
untuk bersihkan kantor dan sekian.
Waktumu dua pekan?
Sampai tanggal 14 Juni.
Gedung itu akan kosong seluruhnya saat itu, kan?
Ya. Kenapa?
Baik. Hubungi semua anggota tim.
Ajak mereka bertemu di kelas besok pagi.
Terima kasih.
Kau lihat apa?
Kau lihat apa?
Halo?
Aku tahu kau mau jadi kaya.
Aku juga sama. Uang.
Tapi apa mereka tak sadar kita bisa menolong orang?
Kita bisa melakukan kebaikan.
Aku tak mau jahat, tapi mereka hanya...
Pecundang tua yang tak tahu apa-apa?
Benar.
Aku mau bilang mereka tak berpikiran jauh
tapi itu juga benar.
Kurasa aku bisa mengajar.
Dapat sertifikat bukan hal sulit.
Terjun dari jurang juga bukan hal sulit.
Benar.
Mengajar? Tidak! Sebarkan atau mati!
Jika kita tak selesaikan ini
aku akan kembali bekerja di RadioShack
dan itu menyebalkan.
Pinjaman siswaku sudah habis.
Aku tak punya uang.
No comments yet. Be the first to leave one.