Release info

발칙한 동거 빈방 있음 Outrageous Roommates E 18
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[VIU Version] Perfectly synced for all versions [Single Video].|| Follow IG: @sultan_khilaf_sub

Tags

other
Published on: 2017-08-20
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa itu?

Aku tahu.

Itu... - Itu zip line.

Zip line. Ayo naik ini.

Zip line? - Di sana sangat panas.

Apa itu? - Itu sangat menyenangkan.

Terlihat mengerikan. - Tidak, itu sangat menyenangkan.

Aku sangat menyukainya. - Ada satu untuk Pulau Jara

dan satu lagi untuk Pulau Nami.

Itu seru. Wahananya kukuh.

"Zip line bergerak menurun di ruang terbuka yang indah"

Ini menuju pulau? - Tentu saja.

Menurutmu itu menuju ke mana? - Ini langsung menuju pulaunya?

Ke Seoul? - Bukan itu maksudku.

Aku pernah kemari saat transportasinya hanya perahu

ketika aku baru masuk SMA.

Apa itu 20... 30 tahun yang lalu?

Ya. - Saat itu belum ada ini.

Belum ada ini. - Ini belum ada lima tahun silam.

Pernahkah kamu mencoba ini?

Aku tidak takut mencoba-coba saat sedang syuting.

Sungguh?

Aku mencoba-coba jika diperlukan. - Kamu tidak takut mencoba?

Aku pernah mencoba terjun lenting dari ketinggian 250 meter.

Luar biasa.

Yang ini. Aku pernah melakukannya.

Lihatlah. Aku mahir. - Astaga.

Aku pernah melakukannya dan tidak bisa menahannya.

Itu dari ketinggian 250 meter. Aku tidak bisa menahannya.

"Liftnya menjulang 80 meter, setinggi gedung 30 lantai"

Sepertinya menyenangkan.

Itu lebih murah untuk orang yang tinggal di Gyeonggi.

Aku suka aktivitas seperti itu. - Itu sangat seru.

"Sang Ryeol sangat gugup"

Kakiku sudah keram.

"Dia menjerit di kursi depan"

Dia mudah takut. - Astaga!

Kurasa hatiku akan keluar! Hatiku!

Ayo keluar. - Aku tidak takut mencoba.

"Mereka tiba di puncak"

Astaga. Di mana kita? - Apa ini...

Biayanya 38 dolar? - Astaga.

Astaga. - Tapi kita dari Gyeonggi.

Aku pusing. Aku naik kapal saja. - Tinggi sekali.

Kamu harus naik ini.

Aku naik kapal saja. - Jangan, ini sudah diputuskan.

Ada Hyeon Gyeong juga.

Hyeon Gyeong, bisakah kamu naik ini?

Mungkin kamu pikir ini berbahaya,

tapi nyatanya tidak. Ini terasa menyenangkan.

Hyeon Gyeong, tidak apa-apa. - Baiklah.

Semuanya aman begitu kamu naik. - Baiklah.

Naiklah seperti ini.

"Meneguk air"

Kenapa kamu minum?

Aku berniat memberimu minum.

Kamu gugup dan haus. - Dia mengikutiku.

Dia memercayai dan mengikutiku.

Sepertinya menyenangkan.

Di sini kamu mendorongnya perlahan, bukan?

Pemandangan luar tidak terlihat.

Ini akan menyenangkan.

Aku butuh yang lebih besar.

Tunggu, aku salah pijakan.

"Dia mentertawai Hyeon Gyeong karena ini belum gilirannya"

Astaga. - Sepertinya keren sekali.

Itu menyenangkan. - Kamu hebat dalam hal ini.

Semangat, Hyeon Gyeong! - Begini caranya?

Kakinya diluruskan seperti ini? - Pintu dibuka.

Kakinya diluruskan seperti ini? - Pintu dibuka.

"Pintu terbuka"

Astaga!

"Aku tidak sanggup"

Semuanya baik-baik saja. - Aku harus bagaimana?

Kelihatannya menyenangkan. - Aku harus bagaimana?

Aku akan memercayai energimu. - Tentu saja.

Ayo mulai.

Aku takut ketinggian.

Baiklah.

Akan kami hitung mundur. Tiga, dua, satu.

Astaga.

Sepertinya menarik.

"Berderik"

"Terengah-engah"

"Tertawa"

"Ketakutan mereka segera menghilang"

"Mereka menikmati wahananya"

Kamu harus tertawa begitu memulainya.

Kamu harus tertawa seperti ini. - Astaga.

Itu sungguh menyenangkan.

Astaga.

"Salut"

Segar sekali rasanya.

"Astaga"

Itu zip line yang panjang.

Ya, panjang sekali.

"Mereka terus melaju dengan kecepatan tinggi"

"Hyeon Gyeong dan Gu Ra menerobos angin"

Menyenangkan sekali.

Sepertinya dia menikmatinya setelah zip line-nya melaju.

Tentu saja. Itu sangat menyenangkan.

Dia seperti orang bodoh.

Dia seperti orang bodoh. - Aku harus ke sana naik kapal.

"Keduanya sudah tiba di Pulau Nami"

"Setelah melintasi Sungai Bukhan"

"Mereka tiba di hutan hijau"

Menyenangkan sekali. - Itu sungguh...

"Kami hampir sampai"

Kamu tiba terlebih dahulu? - Tentu, karena aku lebih berat.

Itu sangat menyenangkan.

Itu sangat menyenangkan.

"Melambaikan tangan seperti Miss Korea"

Dia seperti Chunhyang saat naik ayunan.

Bagaimana ini? Bagaimana cara berhenti?

Jangan bergerak.

Menyenangkan, bukan?

Menyenangkan sekali. Mari kita coba lagi.

Sungguh? - Menyenangkan, bukan?

Mari kita lakukan lagi. Ini menyenangkan sekali.

Ini tidak semenakutkan dugaanku. - Ini sangat menyenangkan.

Ini tidak menakutkan. - Terima kasih.

Ini tidak begitu landai dan seru. - Ya.

Itu tadi sungguh menyenangkan. - Ini harus kuapakan?

Lepaskanlah.

Lepaskanlah.

"Dia menghampirinya"

"Apa yang mereka lakukan?"

Seperti ini. - Apa-apaan musik latar belakangnya?

Ini... - Apa ini?

Kenapa mereka memasukkan musik seperti ini?

Aku hanya melepaskannya. - Ini menyenangkan.

Ya. - Wahananya sangat kukuh.

Aku harus berenang melintasi sungai.

Dia merusak suasana.

Dia ditinggal sendiri. - Dahulu kami naik kapal.

Kenapa mereka membuat ini? Sungguh tidak perlu.

Astaga. - Dia mudah takut.

Tapi dia tetap naik.

Lihat wajah paniknya.

Ternyata dia takut ketinggian. - Itu tinggi sekali.

Seberapa tinggi ini? - Orang yang takut ketinggian

tidak bisa naik wahana begitu. - 80 meter?

"Akankah Sang Ryeol menaklukkan rasa takutnya dan memulainya?"

Itu tadi menyenangkan sekali.

Astaga. - Ayo.

Astaga.

Menyenangkan sekali.

Kamu tahu hutan di sini... - Ya.

Kita sudah melewatinya tadi. - Ya.

Ini menyenangkan.

Kami akan memulainya. - Pintu dibuka.

"Astaga"

Dia pasti sangat ketakutan.

"Akhirnya Sang Ryeol berangkat!"

Dia sangat ketakutan.

Akhirnya aku berangkat.

"Astaga"

"Astaga"

Kenapa dia terus berteriak?

"Dia membentangkan lengannya setelah menjerit"

Dia terlihat kaku.

Menyenangkan sekali!

Dia merasa itu menyenangkan.

Aromanya enak.

Ini enak. - Aku sangat menyarankan ini.

Ini menyenangkan. - Itu menyenangkan.

Wahananya kuat, bukan?

Ini menyenangkan. - Menarik, bukan?

Ini menyenangkan. - Menarik, bukan?

Lihat dia. - Astaga.

Dia sangat terkejut. - Itu bagian yang menakutkan.

Kenapa kamu pura-pura menikmatinya?

Kamu membentangkan tanganmu. - Aku melakukannya sejak awal.

Bau sungainya enak.

Terima kasih. - Kamu ketakutan tadi?

Tentu saja tidak. - Tidak takut?

Kamu sungguh tidak takut?

Dia terlihat seperti ketakutan.

Kalian tidak ingin naik wahana lainnya?

Pulaunya sudah berubah banyak. - Ya.

Aku tidak mengenali apa pun.

Jika ingin melihat perubahannya...

Kalian tahu "Yonsama"? - Ya.

Mereka membuat sesuatu untuknya.

Apa? - Ada patung.

Di sini? - Kamu akan tahu begitu melihatnya.

Itu tidak mirip "Yonsama". Malah mirip kamu.

Jika sudah diganti, berarti itulah yang berubah.

Itu berarti kamu "Jisama"?

Dahulu, ada patung "Yonsama".

Patung itu dibuat secara asal-asalan.

Saat kami masih SD, ada patung Lee Sun Shin

dan patung Lee Seung Bok. - Patung itu jauh lebih baik.

Dibuat dengan sangat baik. - Benar.

Lebih buruk dari patung mereka? - Patungnya sungguh terlihat aneh.

Patungnya lebih mirip denganmu.

Kenapa kamu terus menyebutnya mirip denganku?

Lihat saja sendiri.

Kenapa aku marah saat dia berkata aku mirip "Yonsama"?

Ada patung yang membuatmu bertanya-tanya

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left