Top Dog

Top Dog

Download Indonesian Subtitle

Release info

Top Dog 2014 720p Bluray x264 DTS-EVO
A Commentary by cursedsoulz
Cursedsoulz @idfl.me

Tags

BluRay
x264
720p
720
TS
Published on: 2014-11-15
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ketakutan adalah senjata yang luar biasa.

Dengan ketakutan di sisimu, kau bisa membuat orang melakukan apapun.

Berkata apapun atau percaya apapun.

Itulah kekuatan. Kekuatan sejati.

Darimana aku berasal, kau mempelajarinya sejak kau masih kecil.

Tapi kekuatan melalui ketakutan diikuti dengan sebuah harga.

Karena akan selalu ada yang tidak bisa ditakuti.

Itu adalah hukum rimba.

Di hutan ini,

mereka yang memutuskan untuk mencoba dan menaklukkan kekuatan lebih baik menjaga dirinya.

Kau lihat, pemimpin yang sebenarnya ditentukan oleh kekuatan mereka menghadapi tantangan.

Darimanapun atau siapapun dia berasal.

Dan apapun konsekuensinya.

AC! AC! AC!

Apa yang terjadi? Ada apa, Bill?

Kemari, Tubbs, aku pikir kau bertemu dengan fans Villa?

Tidak, polisi coba menghentikanku saat aku kemari, Bill.

Oh, maka itu menjelaskan kenapa banyak pria berseragam di jalanan.

Itu bagus. Baiklah, kawan.

Perkumpulan terbesar yang pernah ada, Polisi.

Ya, bertemu dengan fans Villa, begitu mereka turun dari kereta

Mereka menemui polisi itu agar tidak terlihat membuat masalah.

- Sialan polisi itu. - Dasar brengsek...

Terima kasih untuk hari tandang ini, itu yang bisa aku bilang. Lebih menyenangkan.

Bukankah itu kenyataannya, bro?

Ini, PJ, berdirilah, teriaki mereka.

- Ayolah, kawan. - AC! AC! AC!

Dengar, Hawk. Berbicara soal hari tandang, kita ada hal besar yang harus kita lakukan.

Mungkin ide yang bagus berkumpul, bersama satu hari.

Kapan sebaiknya? Kamis?

Ya, bagus. Dengar, itu tidak di sini. Kita harus cari yang lain.

- Dimana? - Tidak tahu. Bagaimana kalau Saint George?

Ke rumah pamanmu? Kau sudah lama tak kesana.

Kau yakin Sal tidak akan memotong lehermu?

Aku rasa kita akan mencari tahunya hari Kamis kan?

Kemari, ayolah, siapa yang punya barang?

- Ambil ini. - Bagus. Ya. Sangat bagus.

Muka bantal. Hampir sampai.

Oh, sial. Maaf, Aku ketiduran.

Jam berapa kau harus kerja di pagi hari?

Aku tidak berangkat. Aku sedang libur.

Sangat beruntung.

Aku harus pergi ke Brixton jam 10:00.

Beberapa orang tua ingin dipilihkan mobilnya

Itu pasti sangat menyusahkan. Iya kan!

Ini untuk mereka jika tahu apa yang aku tawarkan.

Lalu pergilah. Pergi.

Oh, berikan nona cantik ciuman dariku?

Oh, ya, dia akan, menyukainya kan?

- Sampai nanti. - Selamat malam, bro.

Dasar sialan! Benda sialan.

Tidak, tidak, kawan. Aku serius. Itu bukan aku. Aku sudah bilang padamu.

Kau mengenalku lebih dari itu. Aku tak akan pernah melakukannya kan?

Dasar brengsek! Apa yang sudah kau lakukan dengan mesin ini?

Ya Tuhan. Aku menghabiskan seluruh uangku untuk ini.

Kau masih di sana? Ya. Ya, ya. Aku akan menemuimu nanti.

Aku akan menemuimu nanti dan berbicara denganmu tentang ini, ya.

Ya, Aku akan berbicara lagi denganmu nanti, kawan. Sampai jumpa.

Dimana bebek crispy-ku?

- Maafkan aku! - Ya ampun!

Betapa susah mencarinya, dasar kau China bodoh?

Dasar sialan, tempat ini.

Apa masalahmu? Bodoh!

Sampai jumpa, tampan, kau harus belajar bersikap,kan?

Apa? Kau mau dipukul ya? Pergilah!

Hei, sayang. Ambillah hari libur besok dan betulkan jendelanya, oke?

Apa ada serbet di dalamnya?

Bagus sekali.

Pada siapa kau menyeringai?

Sedang mencari tahu bagaimana kau meresponnya.

- Oh, ya? - Kau tampak lebih seksi.

Oh, kau menjijikkan. Oh, sebenarnya sayang, dengar.

Aku akan menemui Julie besok jadi aku mungkin butuh sedikit uang

karena aku ingin mengajaknya kencan dan mentraktirnya.

Ya, bagus. Benar.

Aku akan pergi melihat Alfie dan kemudian mandi.

Mau mandi dulu?

Kau sangat cantik, kau tahu itu kan?

Ya Tuhan, kau tidak bisa memberi tahu dahulu?

Apa yang kau inginkan?

- Billy! Lama tidak berjumpa. - Halo, Steve.

- Jadi, bagaimana rasanya hidup di desa? - Barnet lah yang senang hidup di desa.

- Masih bekerja di garasi? - Ya. Masih baik saja di garasi, sampai sekarang.

Aku bertemu beberapa teman di sekitar sini sesekali.

Tidak apa jika aku ke atas?

Lebih baik kau tidak menyentuh bar-ku lagi!

Tenanglah. Itu sudah tahun lalu, Sal. Aku bahkan sudah lama tidak mengingatnya.

Di hadapan mata puteraku!

- Jadi, bagaimana kabar sepupu, baik saja? - Ya, baik saja.

- Darren masih bertinju kan? - Ya.

Ya, dia baik saja. Aku melihatnya berjualan.

Benar. Jadi sudah berapa lama ini terjadi?

Apa?

Oh, ayolah, jangan buat aku seperti orang bodoh Bibi Sal.

Kau tahu betapa susahnya di sekitar sini. Ini pengeluaran bisnis yang sah.

- Berapa banyak? - 250 seminggu.

Karena itu, kami masih bisa menjaga seluruh jendela toko.

- Jadi siapa mereka? - Kami hanya berurusan dengan mereka berdua.

- Mereka bekerja untuk Mickey James. - Mickey James?

- Aku pikir dia dipenjara. - Tidak, dia sudah keluar. Enam, tujuh bulan lalu.

Dia menginjakkan kaki ke semua bar di sekitar sini sekarang?

Sepertinya begitu. Aku tahu dia punya orang di Camden dan beberapa di Kilburn.

Aku terkejut polisi tidak menghentikan itu.

Zaman yang berbeda kan? Kemari, sayang.

Apa yang kau mau?

Kau tidak harus melakukannya, Sal.

Perintahkan saja dan aku akan memasang tanda AC di tempat ini.

- Lalu apa? - Dia tidak akan datang lagi kemari.

Itu ide yang bagus, Billy, tapi ini bukan permainan.

Orang seperti kami yang tidak ingin mereka dekati.

Apa yang harus aku lakukan?

Perintahkan saja, Sal.

Senang melihatmu, Billy.

Tapi kau masih orang brengsek.

Aku pikir itu akan menyelesaikannya kan? Ini akan mudah.

- Kau tahu yang kau lakukan? - Ya, aku tahu. Ya, ya.

Oh, jadi seperti itu.

- Ya. - Semuanya jelas?

- Bagus. - Mari lakukan.

- Kau tidak apa, bos? - Kau tidak apa, Bill? Kau jadi pendiam.

Aku ada urusan.

Tidak sepenuhnya soal sepak bola, tapi ini berpengaruh pada AC dan tempat ini.

Tempat ini? Kawan, tempat ini sudah sangat buruk.

Ya, tapi ini soal tempat bibi dan pamanku. Seseorang memeras mereka.

Jadi bagaimana maksudmu?

Yang aku ingin bilang, kita buat tempat mereka jadi tempat kumpul resmi kita.

- Kau membuat segala keputusannya sekarang? - Ya. Ada yang tidak setuju?

Bagus.

Yang pertama harus kita lakukan adalah

Aku ingin beberapa orang berkumpul di sana hari Kamis. Aku butuh orang yang banyak.

Kau masih sama seperti kemarin? Cobalah rubah sedikit.

Kau tahu aku sadar kapan terakhir kali aku memotong kuku kan?

Sangat bagus menjadi sedikit seperti perempuan.

Terima kasih, sayang. Aku membutuhkan itu.

Shush. Dan ngomong-ngomong, kau terlihat...

Jangan bilang bersinar, demi Tuhan. Karena Graham sudah sering mengatakannya.

Jika kau membiarkanku menyelesaikannya, aku akan bilang kau terlihat sangat cantik.

Terima kasih, tapi aku terlihat seperti sebuah rumah.

Tentu tidak, kau hanya terlihat sedang hamil, kau ingat aku?

Aku sangat besar saat mengandung Alfie. Sangat besar.

Betisku hampir seukuran seekor badak. Itu konyol.

Jadi bagaimana Graham?

Oh, dia baik saja.

Sedikit stres sejak dia kehilangan pekerjaan, tidak ada yang bisa kita lakukan, kan?

Apa? Kenapa kau tidak bercerita?

Sesuatu terjadi. Selalu begitu kan?

Sayang, dengarkan aku.

Aku tahu kau dan Billy tidak pernah bertatap mata,

tapi apa kau ingin aku berbicara padanya?

Karena, sayang, aku tahu kita bisa menyelesaikannya.

Tidak, karena dia tidak ingin Billy tahu.

Di samping itu, sangat tidak baik mereka menonton bola sepanjang hari.

Bisa kau bayangkan mereka bekerja bersama?

Di samping itu, itu lebih baik jika kita melakukannya segera.

Sayang, jangan katakan segala sesuatunya seburuk itu.

Jangan, jangan sekarang. Ooh!

Dasar serangga! Demi Tuhan, jika pemotong kuku ini membuatku sakit sekali lagi,

Aku akan memotongnya sendiri!

Kau tahu dia ingin menamakannya siapa?

- Oh, Tuhan, apa? Teruskan. - Glenn. Dari Glenn Hoddle. (nama pelatih)

- Apa? Oh, Tuhan, itu buruk. - Aku tahu.

Apa yang akan kau lakukan jika bayi perempuan?

Dia bilang akan dipanggil Glenn juga, karena Glenn juga nama seorang perempuan.

Glenn Close, Fatal Attraction. (Bintang Film tahun '87)

Maksudku, dasar bodoh. Apa yang dia pikirkan?

Maksudku, berbicara soal ketel-kelinci.

Ooh, ini lagi.

Bill? Ke atas.

Apa ada yang penting?

Pergilah lewat tangga.

Halo, Mickey. Lama tidak berjumpa.

Billy Evans.

Semua ini sudah semuanya, bukankah begitu?

Apa maksudnya semua ini?

Tempat ini. Ini milik kami sekarang.

Apa maksudmu, "Milik kami"?

- Milik AC. - Acton Casuals.

Sialan. Apakah tidak ada yang memberitahumu segala omong kosong sepakbola sudah mati bertahun yang lalu?

Itu sekarang hanya lelucon, kawan.

Kami tidak tertawa.

Dengar...

Kau menginjak kaki-ku, dan itu tidak sopan.

Dan masalahnya adalah, aku punya reputasi yang harus kupikirkan.

Jadi itu artinya aku. Kami.

Lalu kau ada masalah dengan kami kan?

Bukan aku, kau.

Dan bagaimana kau akan melakukannya?

Pernah kau lihat massa pendukung sepak bola menghancurkan bar, Mickey?

Hanya butuh dua menit.

Kau mendekati tempat ini lagi, aku akan membelah rumahmu menjadi dua.

Tiga jika mood-ku sedang jelek.

Dan setiap saat aku mencium keberadaanmu di sekitar sini, kami juga akan melakukannya.

Dan kemudian aku akan mulai dengan klub mu.

Lihat apa yang akan terjadi dengan reputasi besarmu.

Kami akan memenggal kepalamu.

Oh, bukankah itu bagus. Apa dia mendapatkan perlakukan baik untuk semua itu?

Dasar kau penjahat kecil.

Dengar.

Yang aku ingin tempat ini ditinggalkan. Itu saja.

Aku harap kalian tahu apa yang sedang kalian hadapi.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left